Publication Search

74,541 articles from 728 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 30,028

Analytics

Sabilla Eka Wahyuningsih; Sungging Widagdo; Sri Prastiti Kusuma A.

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

Cultural values are life principles that guide Javanese society in acting. This article aims to analyze how Javanese cultural values are contained in the novel Sumirat Ing Mripat. The approach used is a semiotic approach from the perspective of Rolland Barthes. The analytical method used is Rolland Barthes’ semiotic theory. This analytical method consists of denotation, connotation, and myth. The analysis is carried out by linking the results of the interpretation of signs to five cultural value relationships. The semiotic approach is used to reveal the meaning and signs of Javanese cultural values. The novel Sumirat Ing Mripat was taken as a data source in this study. The results show that the novel Sumirat Ing Mripat represents cultural values. These values are the value of rationality in the relationship between humans and themselves, the value of piety in the relationship between humans and God, the value of non-rationality in the relationship between humans and others, the value of harmony in the relationship between humans and nature, and the value of deliberation in the relationship between humans and society. This study confirms that literary works function as a representation of the system of Javanese cultural values.

Ikawati Ikawati

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

The role of guidance and counseling teachers in student career planning in vocational schools is still weak. The purpose of the study was to analyze the implementation of the BK service program in career planning for vocational school students. The study used a qualitative descriptive method. The study was conducted at SMK Muhammadiyah Paguyangan with research subjects being BK teachers, vice principals for curriculum, and vocational school students. Data collection through observation, interviews, and document studies. Data validation applied triangulation of sources and methods. Data analysis used the Atlas ti.8 application. Research stages; determining topics, compiling interview guidelines, selecting data collection methods, collecting data, analyzing data, and drawing conclusions. Research results; (1) the role of BK teachers in identifying students' potential, interests, talents, providing guidance in choosing education or careers, as motivators, facilitators, mediators, directors, program managers, and informants, (2) BK teacher strategies in student career planning; providing basic services to recognize self-potential, motivating, encouraging the use of technology, and digital platforms, and (3) implementation of BK programs through an integrated process, including; program planning, resource provision, implementation of evaluation services, feedback, and continuous improvement. Program innovation and monitoring are integral parts to maintain the relevance and effectiveness of BK services. The success of BK program implementation depends on the quality of coordination and commitment of all parties in developing the program.

Wulan Suci Rahmadhani, Wulan; Roisul Basyar, Muhammad

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengelolaan arsip dokumen klaim merupakan aspek krusial dalam mendukung akuntabilitas administrasi perusahaan penjaminan kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan arsip dokumen klaim berdasarkan prinsip good governance dalam meningkatkan akuntabilitas administrasi PT Penjaminan Kredit Daerah Jawa Timur (Perseroda). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan pencatatan lapangan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip dokumen klaim belum sepenuhnya memenuhi prinsip good governance, khususnya pada aspek transparansi dan akuntabilitas yang tercermin dari sistem penemuan kembali arsip yang masih dilakukan secara manual serta rendahnya pemanfaatan Electronic Document Management System (EDMS) dalam praktik kerja sehari-hari. Optimalisasi EDMS disertai penguatan SOP dan peningkatan kapasitas pegawai menjadi solusi strategis yang direkomendasikan.

Haryanto, Tiara Julianti; Titania, Rahma; Widiyatmoko, Faris

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelayanan publik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengembangkan Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai inovasi pelayanan yang terintegrasi dan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip good governance yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsivitas, efektivitas dan efisiensi, serta partisipasi pada Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelusuran jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, laporan kinerja instansi pemerintah, dokumen resmi DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, serta berbagai sumber literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip transparansi telah diterapkan melalui penyediaan berbagai kanal informasi dan pengaduan yang mudah diakses masyarakat. Prinsip akuntabilitas tercermin dari capaian kinerja organisasi yang seluruh indikatornya mencapai target dengan predikat sangat berhasil. Responsivitas diwujudkan melalui sistem pengelolaan pengaduan berbasis quick response. Efektivitas dan efisiensi terlihat dari tingginya indeks kepuasan masyarakat serta optimalisasi pelayanan berbasis digital. Sementara itu, prinsip partisipasi diwujudkan melalui pelibatan masyarakat dalam evaluasi pelayanan melalui Survei Kepuasan Masyarakat. Dengan demikian, penerapan prinsip-prinsip good governance pada PTSP DKI Jakarta secara umum telah berjalan dengan baik dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Prabowo, Adi; Kertati, Indra; Karmanis; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan pendidikan dan promosi terhadap keputusan mendaftar menjadi mahasiswa di Politeknik Bumi Akpelni Semarang, sebuah institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada bidang kemaritiman. Fenomena penurunan jumlah pendaftar dari 944 orang pada 2019 menjadi 352 orang pada 2023 menjadi latar belakang yang mendorong urgensi penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah 846 taruna aktif Politeknik Bumi Akpelni, dan sampel sebanyak 140 responden diperoleh menggunakan formula Hair. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) lingkungan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan mendaftar dengan koefisien regresi 0,453 dan nilai t hitung 5,853 > t tabel 1,980 (sig. 0,000); (2) promosi berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,376 dan nilai t hitung 4,855 > t tabel 1,980 (sig. 0,000); dan (3) secara simultan keduanya berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 96,462 > F tabel 3,060 serta koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,579 atau 57,9%. Lingkungan pendidikan terbukti menjadi faktor dominan dibandingkan promosi. Penelitian ini berkontribusi mengisi kesenjangan literatur yang selama ini mengkaji kedua variabel tersebut secara terpisah, serta menambahkan perspektif spesifik pendidikan vokasi kemaritiman yang masih sangat terbatas. Implikasi manajerial mencakup peningkatan kualitas fasilitas kampus secara berkelanjutan dan transformasi strategi promosi menuju pendekatan digital yang lebih inovatif.  

Nugroho, Zahra Mesvari; Linda Agustina Ningtyas; Mashur Hasan Bisri

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) diperkenalkan pada 6 Januari 2025 melalui Peraturan Presiden No. 83 Tahun 2024, menjadi salah satu inisiatif sosial terbesar di Indonesia dengan dana sebesar Rp71 triliun dan memperkirakan 82,9 juta penerima manfaat. Pengelolaannya ditangani oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui SPPG. Studi ini menganalisis pemanfaatan TikTok sebagai alat transparansi dalam manajemen SOP MBG untuk meningkatkan akuntabilitas publik dalam konteks hubungan keuangan antara pusat dan daerah melalui DAK Nonfisik. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan analisis dokumen dan konten publik di TikTok. Sumber data terdiri dari dokumen resmi BGN, Juknis No. 401.1 Tahun 2026, laporan dari ICW dan CISDI, akun TikTok SPPG, serta penelitian akademik. Validitas ditentukan melalui triangulasi serta analisis perbandingan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TikTok SPPG berperan dalam tiga dimensi transparansi: verifikasi di tingkat pusat, pengawasan lokal, dan akuntabilitas publik di tingkat nasional. Namun, ada empat tantangan utama, yaitu kurangnya konsistensi konten di berbagai akun SPPG, ketimpangan digital di daerah 3T, ketiadaan mekanisme tindak lanjut resmi, dan potensi kriminalisasi partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan model optimalisasi yang mencakup standardisasi konten, perlindungan partisipasi masyarakat, serta integrasi dengan sistem pengawasan resmi untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas MBG dengan pendekatan digital.

Kurniawati, Priskila; Sitanggang, Rena

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan penggunaan layanan perbankan digital dalam masyarakat. Kondisi tersebut diikuti dengan meningkatnya kejahatan siber, khususnya Phishing, yang menyebabkan hilangnya dana nasabah melalui manipulasi data dan penyalahgunaan sistem elektronik. Kejahatan Phishing tidak hanya menimbulkan kerugian bagi nasabah, tetapi juga menimbulkan persoalan hukum mengenai tanggung jawab perbankan terhadap keamanan sistem dan perlindungan dana nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kelalaian perbankan dalam perlindungan sistem elektronik serta pertanggungjawaban pidana bank terhadap raibnya dana nasabah akibat Phishing. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan yang terdiri dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelalaian perbankan dapat dilihat dari lemahnya sistem keamanan digital, pengawasan transaksi elektronik, serta perlindungan data nasabah. Pertanggungjawaban pidana terhadap pihak perbankan dapat dikaitkan dengan prinsip corporate criminal liability apabila terbukti terdapat unsur kelalaian yang mengakibatkan kerugian nasabah. Pengaturan mengenai perlindungan konsumen, keamanan sistem elektronik, dan perlindungan data pribadi menjadi dasar penting dalam menentukan tanggung jawab hukum perbankan terhadap korban Phishing. Katakunci: Pertanggungjawaban Pidana, Perbankan, Phishing, Cybercrime, Perlindungan Nasabah.

Anggraini, Rini; Junaidi; Amanda, Meilani Rizki; Ketrin, Nabila Apriliya; Talia, Ela +1 more

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelanggaran jam operasional kendaraan bertonase besar di kawasan Simpang Patal Kota Palembang masih sering terjadi dan menyebabkan kemacetan, risiko kecelakaan, serta kerusakan jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis alternatif kebijakan yang paling tepat untuk penertiban mobil barang di kawasan tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan evaluasi kebijakan menggunakan pendekatan Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) berdasarkan kriteria William N. Dunn. Terdapat tiga alternatif kebijakan yang dianalisis, yaitu mempertahankan kebijakan yang berlaku (status quo), revisi Perwali Nomor 26 Tahun 2019 dan implementasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta penyediaan kantong parkir (holding area) di kawasan Pelabuhan Sungai Lais. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif penyediaan kantong parkir (holding area) memperoleh skor tertinggi sebesar 91 dengan rata-rata 4,55 sehingga dinilai paling optimal dalam mengurangi pelanggaran, kemacetan, dan risiko kecelakaan serta mendukung transportasi perkotaan yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Kurniawan, Rafi; Mulyawan, Budy; Widayat, Wisnu

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelayanan paspor bagi pemohon disabilitas di Indonesia, khususnya di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, masih menghadapi kesenjangan signifikan dalam implementasi prinsip pelayanan publik ramah Hak Asasi Manusia (HAM), termasuk hambatan fisik dan prosedural. Meskipun ada kebijakan afirmatif, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak pemohon disabilitas masih mengalami kesulitan. Kendala ini mencakup aspek normatif, kelembagaan, sumber daya, infrastruktur, dan budaya pelayanan yang belum sepenuhnya menjadikan HAM sebagai inti orientasi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan penerapan prinsip ramah HAM dalam pelayanan paspor bagi pemohon disabilitas di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) untuk menggali dan menganalisis urgensi implementasi prinsip pelayanan publik ramah HAM, didukung oleh studi kasus kontekstual dari analisis kebijakan, laporan lembaga, dan publikasi daring. Penerapan prinsip keselamatan, kemudahan, kegunaan, dan kemandirian di Kantor Imigrasi Semarang menunjukkan arah positif dalam pelayanan paspor yang selaras dengan semangat pelayanan publik ramah HAM. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan standar teknis, kurangnya petugas terlatih, fasilitas fisik yang belum universal, dan orientasi kinerja yang fokus pada efisiensi administratif. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang telah berada pada jalur pelayanan publik yang inklusif dan berdimensi HAM, namun memerlukan penguatan melalui standar operasional eksplisit, pelatihan SDM berkelanjutan, penataan fasilitas universal, dan reformasi budaya pelayanan untuk mewujudkan pelayanan yang manusiawi dan nondiskriminatif.

Damara Risa Cahya Maulidya; M Bimo Bramantyo Aji; Fithri Estikhamah

Jurnal Teknik Sipil 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Pierhead casting is a critical activity in toll road infrastructure projects that requires continuous concrete supply to maintain quality and execution time. Factors influencing the smooth casting process include the regularity of truck mixer arrival intervals and the work cycle of the truck concrete pump. This study aims to analyze the effect of truck mixer intervals and truck concrete pump performance on the productivity of pierhead casting at Pierhead P37S on the Solo–Yogyakarta–NYIA Toll Road Project, Section 2 Package 2.1A. The analysis method used field observation through time study techniques to measure the cycle duration of truck mixers and the operating time of the truck concrete pump. The analysis stages included calculating cycle time, productivity, production capacity, and working duration of each equipment. The results show that the truck concrete pump achieved a productivity of 0.425 m³/minute, while the truck mixer reached 0.989 m³/minute. These values were influenced by cycle time, equipment condition, work area condition, execution method, and work volume. Based on duration analysis, the truck concrete pump required about 4.7 hours to complete the casting of 120 m³ of ready-mix concrete, while the truck mixer required 2.022 hours to support the concrete supply process.

Gesang Mulya Uga Wicaksana; Muh. Hanif

Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

This qualitative study aims to explore the effectiveness of reward-and-punishment-based Islamic Religious Education in strengthening students' learning motivation at SMA Negeri 1 Bukateja using Travis Hirschi's social control theory framework. This research was conducted through a case study approach in one of the public high schools in Purbalingga Regency. Data were collected through interviews, participant observation, and documentation studies. The results of the study indicate that the implementation of rewards and punishments functions as a social control mechanism that is able to activate four elements of social bonds: attachment, commitment, involvement, and trust. The reward system in the form of praise, certificates, and gifts has been proven to strengthen the emotional bond between students and teachers, thereby increasing active participation and enthusiasm for learning. Meanwhile, educational punishments, such as reprimands, additional assignments, and community service, are able to build student commitment to rules and reduce indiscipline behavior.This study contributes to the development of Islamic education theory through a social control perspective and serves as a practical reference for Islamic Religious Education teachers in designing effective, fair, and sustainable learning systems.

Stefani, Greciela Yolanda; Aji Fajar Ramadhani; Nugrahani Astuti; Annisa Nur’aini

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Mie basah bebas gluten umumnya memiliki kandungan protein yang relatif rendah karena didominasi oleh bahan berpati, sehingga diperlukan upaya peningkatan nilai gizi tanpa menurunkan tingkat penerimaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung ikan teri medan (Stolephorus sp.) terhadap tingkat kesukaan mie basah bebas gluten serta mengetahui karakteristik kimia pada perlakuan terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf penambahan tepung ikan teri medan, yaitu P0 (0 g), P1 (5 g), P2 (10 g), dan P3 (15 g). Tingkat kesukaan dinilai oleh 40 panelis pada parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan uji hedonik. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Perlakuan terbaik ditentukan menggunakan metode indeks efektivitas dan selanjutnya dianalisis secara proksimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung ikan teri medan berpengaruh terhadap tingkat kesukaan mie basah bebas gluten. Perlakuan terbaik diperoleh pada P1 (5 g) berdasarkan nilai indeks efektivitas tertinggi. Hasil analisis kimia pada P1 menunjukkan kadar air 37,33%, kadar abu 1,71%, kadar lemak 3,34%, kadar protein 9,76%, dan kadar karbohidrat 47,86%. Kadar protein telah memenuhi persyaratan mutu mie basah berdasarkan SNI 2987:2015, meskipun kadar air masih melebihi standar. Penambahan tepung ikan teri medan berpotensi meningkatkan nilai gizi mie basah bebas gluten dengan tetap mempertahankan tingkat penerimaan konsumen.

Maghfira Arum Lestari; Dennis Farina Nury; Puji Rahayu; Amelia Naomi Agustina; Muhamad Iqbal Putra +5 more

Jurnal Agrifoodtech 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Karbohidrat dan protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Penelitian ini diarahkan untuk melakukan identifikasi kualitatif karbohidrat (gula pereduksi) dengan uji benedict dan uji fehling, serta melakukan identifikasi/konfirmasi protein dengan uji biuret pada berbagai sampel pangan, serta mendiskusikan interpretasi hasil uji. Pada uji biuret, perubahan warna menjadi ungu / violet menandakan adanya protein (ikatan peptida). Pada uji benedict, perubahan warna menjadi hijau berarti terdapat sedikit gula reduksi, kuning berarti sedang, oren berarti signifikan, dan terberntuk endapan merah bata berarti banyak terdapat gula reduksi. Pada uji fehing, hasil positif ditandai dengan berubahnya warna larutan biru menjadi hijau dan terdapat endapan merah bata. Pangan yang signifikan mengandung protein adalah tempe, ayam, nugget, sosis, dan telur mentah. Pangan yang mengandung protein tetapi tidak begitu siginifikan adalah roti tawar dan croissant. Bahan pangan yang tidak terdeteksi adanya kandungan protein pada uji biuret adalah mie dan jeruk nipis. Bahan pangan yang signifikan mengandung gula pereduksi adalah nasi, mie, croissant, dan roti tawar. Bahan pangan yang tidak begitu signifikan mengandung gula pereduksi adalah jeruk nipis, tempe, nugget, dan telur mentah. Bahan pangan yang tidak mengandung gula pereduksi pada penelitian ini adalah ayam dan sosis.

Oksa Marani; Dahmiri Dahmiri; Dessy Elliyana

Pusat Publikasi Ilmu Manajemen 2026 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Univ

This study aims to determine and analyze the impact of the work environment on employee job satisfaction at the Human Resources Development Agency (BPSDM) of Jambi Province. The research is motivated by the importance of a supportive work environment in creating comfort, increasing motivation, and improving employee job satisfaction, since preliminary observations found several work-environment problems such as inadequate room cooling, disrupted toilet water supply, and unstable Wi-Fi network. This study used a quantitative approach with an associative research design. The population consisted of 75 employees, all of whom were used as the sample through a saturated sampling technique. Data were collected using a four-point Likert-scale questionnaire and analyzed with validity tests, reliability tests, classical assumption tests, and simple linear regression using SPSS. The results show that the work environment has a significant impact on employee job satisfaction, evidenced by a significance value smaller than 0.05, with a coefficient of determination of 61.8 percent. This indicates that the better the work environment, both physical and non-physical, the higher the employee job satisfaction. This research is expected to serve as a consideration for the agency in improving the quality of the work environment to support employee job satisfaction and performance.

Akhzdor, Abdaniel Aulasamai; Kusumastuti, Anie Eka

JAPSI (Journal of Agriprecision and Social Impact) 2026 CV. Komunitas Dunia Peternakan

Cattle farming plays a strategic role in rural economic development by generating employment, supplementary household income, and contributing to food and nutritional security. However, in Indonesia, most smallholder cattle enterprises remain traditional and small-scale, leading farmers to treat livestock farming primarily as a secondary livelihood. While previous studies have largely focused on technical adoption and production performance, limited attention has been given to farmers’ psychological interest as a foundation for sustaining livestock enterprises. Therefore, this study aims to analyze the level of community interest in cattle farming and examine the influence of farmers’ characteristics (age, education level, herd size, number of family dependents, farming experience, and primary income) on such interest. A quantitative survey was conducted involving 34 cattle farmers in Taji Village, Jabung District, Malang Regency, selected using total sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that community interest in cattle farming is generally high, as reflected in emotional (3.93), cognitive (3.81), and conative (3.74) dimensions measured on a four-point Likert scale. Regression results indicate that age has a significant positive effect (p = 0.022), whereas farming experience has a significant negative effect (p = 0.025) on interest levels. Other variables show no statistically significant influence. These findings highlight that psychological engagement in cattle farming is shaped more by demographic and experiential factors than by formal education or income level. The study contributes to the literature by positioning interest as a psychological determinant of livestock sustainability. Policy implications emphasize the urgency of risk-mitigation extension programs to address farmer burnout, incentivized intergenerational knowledge transfer, and cooperative-based institutional support to ensure smallholder livestock sustainability.

Abdullah, Syarifudin; Ida Bagus Nyoman Pascima; I Nyoman Tri Anindia Putra

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

This study compared the performance of SARIMA and Prophet models in forecasting daily close prices of three major Indonesian banking stocks: BBCA, BBRI, and BMRI, using data from January 2020 to March 2026. Data were retrieved via the yfinance library, preprocessed, and split into 80% training and 20% testing sets. SARIMA modeling followed the Box-Jenkins procedure, while Prophet was configured with a Lag-1 regressor, weekly and monthly seasonality, Indonesian public holidays, and log transformation. Model performance was evaluated using MAPE, MSE, and Dstat metrics. Results showed that SARIMA outperformed Prophet in MAPE and MSE across all six stock-variable combinations, with MAPE values ranging from 1.3368% to 1.9386% for SARIMA and 1.5992% to 2.2300% for Prophet. However, Prophet demonstrated marginally higher Dstat values in several series. Both models achieved "Very Good" forecasting accuracy. A web-based forecasting system was also developed using Streamlit to make the models accessible to investors.

Lahagu, Nicolas; Lahagu, Nicolas Elsada; Simbolon, Leni Kartika; Lotar Mateus Sinaga

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Manual server administration introduces operational inefficiencies and elevated risks of human error. This study evaluated the effectiveness of server administration automation utilizing Shell scripting and Cron Job scheduling within a virtualized Linux Debian 12 environment. An experimental method compared manual execution against automated procesases based on execution duration, resource consumption, and error reduction. The findings indicated that the automated system executed backup routines within 0.043 seconds, demonstrating a 95.16% time efficiency increase compared to the manual baseline of 0.89 seconds. Automated monitoring maintained a stable resource allocation, utilizing 275 megabytes of memory and low central processing unit usage between 0.0% and 1.3%. Furthermore, automation reduced operational failures to 0%. In conclusion, this integration significantly optimizes server reliability.

Siti Muntari; Febriansyah, Febriansyah

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Early Marriage in Pagar Alam City is currently still quite high, the Pagar Alam Religious Court only relies on a recap of the number of cases per year to draw conclusions about the early marriage data. This method has limitations in classifying early marriage factors, so the Religious Court has difficulty in monitoring and controlling the occurrence of Early Marriage in Pagar Alam City. The purpose of this research thesis is to produce a classification system for Early Marriage factors using the K-Nearest Neighbor Algorithm to find out what factors influence the occurrence of Early Marriage, the method used in this study is the Cross Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM) which has 6 stages, namely: Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Modeling, Evaluation, and Deployment. The testing stage in this study uses Confusion Matrix and BlackBox Testing. The final results of this study indicate that the system can classify Early Marriage factors. The classification model built achieved an Accuracy of 94.12% and a Precise value of 85.71% and a Recall value of 100.00%, while testing using Black Box testing in the form of alpha obtained a feasibility value of 83.2%, so this system is very suitable for use.  

AIN, LATHIFAH TSAMRATUL AIN; AIN, LATHIFAH

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

This review explores the integration of artificial intelligence in higher education, focusing on its impact on teaching and learning, barriers to adoption, and strategies for sustainable implementation. A narrative review of peer-reviewed literature published from 2023 to 2026 was conducted, emphasizing student and educator perspectives. The findings show that AI improves learning efficiency, supports personalized learning, and enhances academic writing, while also introducing concerns related to academic integrity, algorithmic bias, AI colonialism, and limited formal training. The review suggests that successful adoption depends on institutional support, AI literacy, ethical policy frameworks, and cross-disciplinary professional development. Generative AI should serve as an enhancer rather than a replacement in human-centered education.

Panca Ardhi Noer Cahaya; Irdha Yunianto; Ayyub Hamdanu Budi Nurmana M. S

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Local wisdom, particularly traditional snacks, constitutes an essential part of national cultural identity that needs to be introduced from an early age. However, observations at SDN 1 Tanggungharjo revealed that students' understanding of traditional snacks remains low, compounded by a lack of contextual and engaging visual learning media. This study aims to design an illustrated book titled "Belajar Jajanan Tradisional" (Learning Traditional Snacks) as a local wisdom-based educational medium for grades 3–6 students at SDN 1 Tanggungharjo. The Design Thinking method was employed through five stages: Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test. Data were collected through direct observation, teacher interviews, and student questionnaires. The outcome is a 20-page digital illustrated book in A5 PDF format covering four traditional snacks — klepon, dadar gulung, apem, and kue lapis — with content encompassing their origins, philosophy, cultural values, ingredients, and preparation processes. The applied design elements include character personification, vector cartoon style, bright color palettes based on the snacks' natural colors, rounded sans-serif typography, and a charactercentered layout tailored to the cognitive characteristics of students aged 9–12 years. Trial results demonstrated that the illustrated book effectively enhanced students' understanding of and interest in traditional snacks, while receiving positive feedback from teachers as a contextual and meaningful supplementary medium for thematic learning.