Publication Search

69,914 articles from 605 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Gustita Arnawati Putri

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Increasing technological developments require many parties to always adjust to all kinds of changes that will occur in the future, both economic conditions, government regulations, consumer conditions, and conditions of competitors. The way companies communicate with their investors has also changed, as a result of the rapid development of the internet. The internet that companies use to report financial information to investors is called Internet Financial Reporting (IFR). Today, IFR has been put forward by most countries because it can minimize the negative effects of information asymmetry, reduce agency costs, reduce capital costs, and increase firm value. Companies in achieving their goals are faced with uncertain conditions. The purpose of this study is to find out how the differences between IFR and ERM in commercial banks in Indonesia with high and low market capitalization values. This research is a non-static analytical descriptive study. The sample used is only two commercial banks to be compared. The results of the comparative analysis carried out showed that there was no significant difference in the implementation of IFR, but in the implementation of ERM there were significant differences.  

Dwi Agata, Adelia

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Kecelakaan dalam perjalanan, merupakan sesuatu yang sangat tidak diharapkan, akan tetapi apabila terjadi, kita tidak mampu menghindarkannya. Demikian juga dengan kecelakaan kereta api. Oleh karena itu perlu untuk diteliti, apabila terjadi kecelakaan kereta api, apakah PT KAI Indonesia, dalam hal ini wilayah Daop 4 Semarang, sudah melaksanakan kewajibannya. Penelitian ini bertujuan untuk membahas permasalahan Perlindungan Penumpang Terkait Kecelakaan Kereta Api Indonesia di Daerah Operasi 4 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah Yuridis Normatif, dengan spesifikasi penelitian bersifat Deskriptif. Perolehan data menggunakan Data Sekunder melalui studi kepustakaan dan Teknik wawancara sebagai pelengkap dari data sekunder yang kemudian dianalisa menggunakan Metode diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang telah melaksnakan tanggung jawb dan kewajibannya sesuai dengan Pasal 87, Pasal 157, Pasal 167    Undang-Undang No  23 Tahun 2007  Tentang Perkeretaapian, yaitu melakukan evakuasi secepatnya, membewa ke rumah sakit terdekat, memberikan santunan dengan besaran fariasi antara Rp 500 ribu s/d Rp 50 juta. Bagi penumpang, dapat juga melakukan upaya hukum yaitu dengan cara musyawarah, konsiliasi,mediasi,dan arbitrase, walaupun dalam kenyataannya yang dilakuan adalah mengajukan gugatan gugatan kelompok (class action). Kendala PT. Kereta  Api  Indonesia  Daerah  Operasi  4  Semarang adalah masih banyaknya penumpang yang belum memahami cara klaim santunan Jasa Raharja bagi korban kecelakaan. Kendala lain adalah kurang lengkapnya persyaratan pengajuan  santunan  PT.  Jasa Raharja yang diajukan oleh penumpang.   Kata kunci : PT Kereta Api Indonesia, Kecelakaan, Tanggung Jawab

Khasanah, Mufidatul; Suliantoro, Adi

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perlindungan konsumen yang menggunakan kosmetik yang tidak terdaftar izin edarnya di BPOM, akibat hukum bagi pelaku usaha kosmetik yang tidak mendaftarkan izin edar produknya ke-BPOM dan solusinya. Metode penelitian yang digunakan Yuridis Normatif, dengan spesifikasi penelitian bersifat Deskriptif Analitis. Perolehan data menggunakan Data Sekunder melalui studi kepustakaan dan Teknik wawancara sebagai pelengkap dari data sekunder yang kemudian dianalisa menggunakan Metode diskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian, diperoleh simpulan bahwa akibat hukum bagi pelaku usaha kosmetik yang tidak mendaftarkan izin edar produknya ke-BPOM yaitu sanksi administratif dan sanksi pidana sesuai dengan Pasal 45, pasal 60 dan 62 Undang- Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999, Pasal 47 Ayat (2) Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 12 Tahun 2020, Pasal 20 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1175/Menkes/Per/XII/2010 Tentang Notifikasi Kosmetik, Pasal 98, 106, 196 dan 197, UUNomor 36Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Solusi dari masalah tersebut adalah bahwa pelaku usaha sebelum mengedarkan produk kosmetik yang dihasilkannya diwajibkan untuk mendaftarkan terlebih dahulu produknya ke- BPOM, agar tidak terjadi komplain, gugatan bahkan sanksi pidana.   Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Kosmetik, Izin edar, BPOM

Dzikriyansah, Ahmad; Wiradika, M. Nur Hidayah; Hidayat, Dimas Taupik; Alexandri, Mohammad Benny; Hakim, Raden Marsha Aulia

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Indonesia is a country that has projections in 2020 of e-commerce market growth that will continue to grow to reach US $ 20 billion. Therefore, the number of e-commerce sites that have sprung up in Indonesia with the aim of finding as many customers as possible. Blibli.com and JD.ID are examples of many e-commerce in the Indonesian market. E-commerce is one of the creative industries that is approved with the main weapons that rely on creativity and the support they have to utilize more resources. Therefore, this study was conducted to analyze the creative e-commerce industry with a comparative descriptive method to find the differences and streghts of each e-commerce.   Key word: Creative Industries, E-commerce, Comparative Descriptive

Prisania Wardani

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini berjudul Implementasi Kedisiplinan Karyawan Dalam Peningkatan Kinerja di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Kedisiplinan Karyawan dalam peningkatan Kinerja. Faktor-faktor pendukung Kedisiplinan Kerja Karyawan dan Faktor- Faktor Penghambat Kedisiplinan Kerja Karyawan di PT. Delta Dunia Sandang Tekstil Demak.  Jenis Penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket( kuesioner), observasi, wawancara dan studi pustaka. Sedangkan metode analisisdata yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, kualitatif dengan angkaprosentase. Berdasarkan penelitian yang diuraikan dalam Tugas Akhir ini dapat ditarik kesimpulan bahwa disiplin kerja karyawan di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak dilaksanakan dengan menetapkan peraturan, kewajiban dan larangan. Pelaksanaan disiplin kerja pegawai di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak juga menerapkan sistem keadilan dengan cara memberikan penghargaan (reward) dan hukuman (punishment), dan melalui pendekatan progresif. Faktor-faktor yang menjadi pendukung kedisiplinan kerja di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak adalah kepemimpinan, balas jasa / penghargaan, motivasi kerja dan sanksi. Dalam hal ini sanksi menjadi faktor pendukung yang sangat berpengaruh. Faktor penghambat kedisiplinan dalam PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak adalah faktor lingkungan. Berdasarkan hasil analisis deskriptif kualitatif dengan angka prosentase menunjukkan bahwa disiplin kerja pegawai di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak dilaksnakan dengan sangat baik. Hal ini terlihat dengan hasil penghitungan angket. Sebagai penutup penulis mengungkapkan saran agar pelaksanaan disipli kerja pegawai di PT Delta Dunia Sandang Tekstil Demak semakin ditingkatkan.

Mahardika, Muhammad Nadif; Trisiana, Anita; Widyastuti, Awalin; Juhaena, Jihan Sephiani; Kirani, Ristiara Mea Amanda

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Strategi pemerintah adalah suatu bentuk ketahanan nasional dalam mengupayakan berbagai kepentingan nasional. Masa pandemi ini semua makhluk hidup berjuang menghadapi virus berukuran kecil penyebab infeksi saluran untuk bernafas, hingga kini masyarakat resah melihat ratusan bahkan ribuan orang meninggal akibat terjangkit virus yang disebut corona. Tujuan studi ini adalah meneliti susunan strategi yang dibuat pemerintah dan partisipasi masyarakat yang patuh dalam memberantas wabah Covid-19 yang berbahaya dengan berbasis semangat bergotong royong. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif pengumpulan data pada keadaan atau kondisi alamiah dari sumber data secara mendalam. Hasil penelitian ini memberitahukan pentingnya  strategi penanganan yang baik antara pemerintah dengan masyarakat untuk bersatu memerangi Covid-19 sehingga mampu bersikap positif dalam menghadapi situasi sulit serta diharapkan jumlah kematian rendah bahkan virus ini akan segera teratasi dan menghilang dari bumi ini. Kata Kunci: Pemerintah, Masyarakat, Mengatasi, Covid-19, Gotong Royong Â

Basir, Basri; Musfirah, Ria; Rahayu, Andini

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan PSAK Nomor 109 dalam pengelolaan zakat profesi di Kementerian Agama Kab.Barru.Jenis penelitian yang di gunakan Pada penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian tersebut digunakan untuk mengkaji dan menganalisa lebih mendalam tentang penerapan PSAK Nomor 109  dalam pengelolaan zakat profesi di lingkup Kementerian Agama Kabupaten Barru. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dikementrian Agama di kabupaten Barru telah menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Badan Amil Zakat yang menghimpun dana zakat, infak dan sedekah secara nasional dengan sangat baik dan maksimal sebagaimana yang diatur oleh Undang-undang No.23 Tahun 2011. Peneliti telah manganalisa Laporan Keunagan Baznas Kabupaten Barru tahun 2016, BAZNAS Kabupaten Barru belum menyusun laporan keuangannya sesuai dengan Akuntansi Zakat, Infak/Sedekah yaitu PSA

Lutfi Tyas Candra Widyaningrum

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan di Laras Asri Resort and Spa Salatiga yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan: Bagaimana peranan tenaga casual di Laras Asri Resort and Spa Salatiga? Apakah strategi yang digunakan Laras Asri Resort and Spa untuk memaksimalkan kinerja tenaga casual? Manfaat apa yang di dapat Laras Asri Resort and Spa dengan adanya tenaga casual? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan 5 orang sebagai responden dengan rincian 2 responden tamu, 1 responden tenaga casual, 3 responden manajemen Laras Asri and Spa. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1. Dalam melakukan peranannya yaitu sebagai tenaga bantu lepas di Laras Asri Resort and Spa Salatiga tenaga casual sudah bekerja cukup baik dan sangat membantu kinerja hotel 2. strategi tersendiri dalam mengatasinya salah satunya adalah demgan melakukan pengawasan dan pengarahan kepada tenaga casual baik sebelum, sesudah maupun selama bekerja, 3. Penggunaan tenaga casual di Laras Asri Resort and Spa mempunyai pengaruh penting dan memberikan manfaat yang positif bagi Laras Asri Resort and Spa Salatiga terutama pada bagian Food and Beverage Department karena selain mengurangi beban pegawai tetap juga dapat membantu semua pekerjaan di food and beverage department serta dapat menekan pengeluaran.

Barata SatriaWicaksono

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada Healhty Lounge Rumah Sakit Telogorejo Semarang yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kompetensi waiter dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu di Healhty Lounge. Metode yang digunakan dalam penelitian dan metode penyajian datanya adalah kuantitatif dengan mengambil tempat penelitian di Rumah Sakit Telogorejo Semarang, adapun teknik pengumpulan data berupa Kuesioner, observasi, studi pustaka. Hasil analisis data menunjukkan bahwa untuk menciptakan kualitas pelayanan yang baik dibutuhkan waiter yang berkompeten dan operasional kerja sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak manajemen maupun kepuasan tamu. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regrensi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan namun sebelum dilakukan uji tersebut makan yang dilakukan pertama adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisis regrensi menunjuka bahwa peningkatan mutu hygiene dan sanitasi terhadap kepuasan konsumen. Maka hasil uji analisis regrensi berganda menunjukan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi (R2) sebesar 0,279. Hal ini menunjukan bahwa kompetensi dan kualitas pelayanan mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan tamu secara bersama-sama dengan kecepatan hubungan sebesar 27,9 %. Hal ini menunjukan bahwa untuk meningkatkan kepuasan tamu perlu adanya peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan yang baik.