Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Ema Fitriyani; Muhamad Sopyan

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

This study aims to determine the relationship between visits to historical sites and nationalism attitudes of History Education students at Mulawarman University. The research background emphasizes the importance of learning history that is not only theoretical, but also based on direct experience. The method used is a quantitative approach with a correlational design, using a questionnaire as an instrument analyzed through the Spearman correlation test. The results showed that the majority of students had a level of field trips that ranged from moderate to high, with a significant positive relationship to their nationalism attitude. The obtained correlation coefficient value of 0.620 with a significance value of 0.000 (p < 0.05) indicates that the higher the frequency of field trips, the higher the students' nationalism attitude. As much as 47.4% of the results of variation in nationalism attitude can be explained by the frequency of field trips, while the rest is influenced by other factors. Thus, visits to historical sites play an important role in shaping students' nationalism attitudes.

Eko Nursanty; Rahmawaty

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Paper ini mengkaji hubungan kompleks antara batas visual dan fisik dengan keaslian situs warisan di Jawa. Studi ini mengidentifikasi bagaimana elemen batas tertentu, seperti gaya arsitektur, pengaturan taman, dan penghalang protektif, berkontribusi pada persepsi keaslian di antara pengunjung dan konservasionis. Melalui analisis komparatif beberapa kota di Jawa, makalah ini menonjolkan peranan batas-batas ini tidak hanya dalam menjaga integritas fisik tetapi juga dalam membentuk narasi sejarah yang dialami oleh publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara dengan pemangku kepentingan lokal dan pengamatan di lokasi, untuk menarik kesimpulan tentang efektivitas strategi pelestarian saat ini dan dampaknya terhadap warisan budaya Jawa. Temuan menunjukkan bahwa batas yang dirancang dan dipelihara dengan baik dapat meningkatkan keaslian situs warisan, sehingga mendukung upaya konservasi yang lebih luas dan memperdalam koneksi publik terhadap situs sejarah. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan manajer situs yang mencari keseimbangan antara tekanan pengembangan dengan kebutuhan untuk menjaga keaslian budaya.

Moh. Trio Fajar Subqi; Dita Hendriani

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research was motivated by the lack of enthusiasm of class X MA Assalam Jambewangi Selopuro Blitar students in learning history. History learning is carried out in the classroom in a conventional way which seems monotonous and boring. This greatly affects students' way of thinking, creativity and understanding of the material and has an impact on learning outcomes that are less than optimal, therefore it is necessary to innovate learning methods so that the idea emerged from researchers to research the use of Penataran Temple as a source of historical learning. The problem formula in writing this inscription is 1. What are the steps for learning history, 2. What are the supporting and inhibiting factors, and 3. What are the implications of implementing history learning (by using the Penataran Temple Site as a source of history learning by applying to class X MA students Greetings). This research aims to find out the steps for learning history, what are the supporting and inhibiting factors, and what are the implications of implementing the use of the Penataran Temple Site as a source of history learning by applying the inquiry method to class X MA Assalam students. This research is a descriptive qualitative type of research with data collection techniques through observation, in-depth interviews and documentation.

Yuniar Prawesti; Eudia Christina Wulandari; Tri Yulianingsih; Dwi Yogo Utomo; Melani Pratika Yudaningrum

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Kembangkuning Village has potential as a historical attraction. The potential of historical attraction is the Watu Lumpang Site that rarely visited even by the local community. Therefore, the idea to optimize the potential of Kembangkuning Village to become a historical tourism village that will be known by the wider community. The method used in this service activity is descriptive qualitative method with data collection in the field through observation, identification, interviews, and documentation. The result of this community service activity to change the mindset of local people to consider the Watu Lumpang Site as a dangerous place are slowly starting to disappear. This is proven by the event of area cleanup activities with local residents after this activity was carried out.

Previari Umi Pramesti; Riza Susanti; Shifa Fauziah

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Provinsi Jawa Tengah memiliki beragam potensi wisata, termasuk wisata alam, wisata budaya, dan wisata religi, yang semuanya berpadu menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu tujuan wisata terpopuler di Indonesia. Desa Gogodalem merupakan sebuah desa di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah yang memiliki potensi wisata religi yang cukup besar karena peninggalan dari situs sejarah zaman Tumenggung Niti Negoro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji keadaan lingkungan eksternal-internal dan mengusulkan strategi pengembangan desa wisata religi Gogodalem. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini. Pembobotan dan penilaian digunakan bersama dengan analisis SWOT sebagai metode analisis. Berdasarkan temuan investigasi, Kawasan Religi di Desa Gogodalem menuntut desain fasilitas penunjang Desa Wisata yang representatif untuk menekankan identitas religi kawasan dan memberikan manfaat seperti rute dengan aksesibilitas yang sesuai. Sehingga, desain komprehensif fasilitas penunjang ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan desa.

Fatimah Azzahra

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya potensi pariwisata bersejarah di Indonesia. Potensi pariwisata ini menunjukkan adanya peningkatan kunjungan wisatawan yang memilih mengunjungi tempat wisata bersejarah. Wisata bersejarah disajikan dapat berupa bentuk bangunan bersejarah dan memiliki cerita tersendiri, salah satunya adalah bangunan Candi yang merupakan peninggalan ajaran Agama Hindu. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui sejarah lengkap tentang situs Candi Cangkuang, (2) menganalisis potensi pariwisata pada situs Candi Cangkuang di kota Garut dan (4) bagaimana upaya untuk melestarikan situs budaya Candi Cangkuang agar tetap lestari. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan historis. Metode sejarah digunakan untuk mendeskripsikan peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Metode pendeketan historis ini digunakan untuk mencari informasi dengan menggunakan cara sistematis mengenai situs Candi Cangkuang di Kota Garut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa situs Candi Cangkuang memiliki potensi untuk lebih dikembangkan. Rancangan upaya pelestarian dan pengembangan meliputi beberapa rancangan, salah satunya dengan melakukan pemugaran pada situs Candi Cangkuang guna bertujuan mengembalikan keaslian bentuk Candi Cangkuang.    

Raden Sulistiyanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Artikel ilmiah ini ditulis untuk mengundang antara lain untuk mempelajari sejarah semarang, sambil bersenang-senang rekreasi. Artikel ilmiah ini ditulis dengan studi literatur dan metode wawancara. Hasil dari artikel ilmiah ini adalah, menjadi mengerti tentang sejarah kita, dan muncul dari nasionalisme kita, dan muncul dari sejarah conciusnes, sebagai panduan pendidikan perilaku dan karakter yang baik, dan kepribadian keluarga, kepribadian masyarakat, dan kepribadian bangsa. Rekreasi, tersedia dengan tur kota, mengunjungi situs sejarah di Semarang. Kota Semarang, memiliki banyak situs sejarah. Rekreasi di Situs Sejarah Semarang ini, tidak terlalu mahal. Ada, rekreasi keagamaan di Kuburan Syekh Jumadil Kubro, ada Schooll Building History, ada sejarah gedung pemerintah, ada sejarah food courner. Memiliki situs sejarah yang menyenangkan untuk rekreasi, akan muncul pengetahuan sejarah Semarang, munculnya nasionalisme, dan munculnya kesejarahan sejarah, dan munculnya karakter dan kepribadian Indonesia.