Publication Search

68,563 articles from 588 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Ramadhani, Mutiara; Zahra, Syahmah Zaidatuz; Sa’idah, Masyita A’liyatus; Haq, Nifa’il Nasrul; Kusumo, Djati Wulan

Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penggunaan obat yang kurang tepat selama ibadah puasa masih menjadi permasalahan di masyarakat akibat keterbatasan pemahaman mengenai penyesuaian jadwal minum obat. Desa Banjarwati yang terletak di Kecamatan Paciran merupakan wilayah yang masih memerlukan peningkatan edukasi kesehatan, khususnya terkait penggunaan obat saat berpuasa. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2026 di Apotek Tiara Farma, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan berupa penyuluhan secara langsung melalui presentasi interaktif, diskusi, serta penggunaan media edukasi berupa leaflet dan poster. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 72,94 sebelum penyuluhan menjadi 92,94 setelah penyuluhan, dan analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 yang menandakan adanya perbedaan bermakna.

Wardani, Endang Susilo; Ariyanti, Eti; Irawati, Laila

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Kangklin Jaya Bersih di Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini populasi sebanyak 150 karyawan dan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan eror 5% dan diperoleh sampel sebanyak 86 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji realibilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regrensi Y = 4,371 + 0,800 X1. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,853 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 72,7%. Uji hipotesis diperoleh hasil t hitung > t tabel atau (14,953 > 1,988). Hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,05 atau (0,000 < 0,05). Lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regrensi Y = 3,163 + 0,867 X2. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,864 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 74,6%. Uji hipotesis diperoleh hasil t hitung > t tabel atau (15,694 > 1,988). Hal tersebut diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,05 atau (0,000 < 0,05). Disiplin kerja dan lingkungan  kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regrensi Y = 1,468 + 0,390 X1 + 0,474 X2. Nilai koefisien korelasi diperoleh 0,887 artinya memiliki hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 78,8% dan uji hipotesis diperoleh hasil F hitung > F tabel atau (153,833 > 3,11). Dengan demikian terbukti Ha3 diterima dan Ho3 ditolak. Hal ini juga diperkuat dengan nilai signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05). Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Kangklin Jaya Bersih Di Jakarta Selatan.

Indah Sumandani; Chairul Adhim; Asmawati Asmawati

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Transformasi digital dalam sistem transaksi ekonomi telah menggeser pola konsumsi masyarakat menuju penggunaan layanan finansial berbasis teknologi yang lebih instan, namun di sisi lain berpotensi memicu perilaku belanja yang tidak rasional. Fenomena ini tampak pada pesatnya adopsi fitur Buy Now Pay Later (BNPL) yang menawarkan fleksibilitas pembayaran tanpa agunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sistem pembayaran Shopee PayLater terhadap perilaku konsumtif mahasiswa STIE Yapis Dompu. Shopee PayLater merupakan inovasi layanan keuangan digital yang memberikan kemudahan transaksi dengan kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 94 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Shopee PayLater berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta koefisien determinasi sebesar 55,2%, yang menunjukkan kontribusi variabel penggunaan Shopee PayLater terhadap konsumtif mahasiswa. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi penggunaan Shopee PayLater, maka semakin tinggi pula perilaku konsumtif mahasiswa STIE Yapis Dompu.

Taqwanda, Klarisma Rizki; Riyanto, Joko

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh promosi, kemudahan transaksi dan kepercayaan terhadap menggunakan SPayLater. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Generasi Z (usia 18-29 tahun) di Kota Semarang yang menggunakan layanan SPayLater. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 orang yang tersebar di 5 kecamatan yaitu Gunungpati, Banyumanik, Gajahmungkur, Tembalang, dan Pedurungan dengan menggunakan metode purposive sampling dan proporsional random sampling. variabel eksogen (bebas) terdiri dari promosi, kemudahan transaksi,dan kepercayaan,yang mempengaruhi variabel endogen (terikat), yaitu keputusan pembelian. Teknik analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi pengaruh tersebut adalah analisis regresi linier. Hasil analisis data, diketahui bahwa variabel eksogen yang meliputi promosi, kemudahan transaksi, dan kepercayaan memiliki dampak searah dan berarti secara statistik terhadap penggunaan SPayLater dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Artinya Peningkatan promosi, kemudahan transaksi, dan kepercayaan terbukti mendorong penggunaan SPayLater di kalangan Gen Z Kota Semarang.

Jabadi, Aulia Putri

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2026 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Indonesia merupakan negara yang rawan gempa bumi, seperti yang terjadi di Yogyakarta tahun 2006 yang menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan besar. Hal ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan bencana di perguruan tinggi. Mahasiswa sebagai agen perubahan berperan penting dalam mitigasi bencana. Self efficacy atau keyakinan diri menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesiapsiagaan mahasiswa. Penguatan self efficacy di kalangan mahasiswa sangat penting untuk membangun kesiapsiagaan bencana di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mini video edukasi penanganan kegawatdaruratan gempa bumi terhadap self efficacy mahasiswa keperawatan anestesiologi. Metode penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan pretest and postest design tanpa kelompok kontrol. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling dengan instrumen berupa lembar angket kuisioner. Hasil bivariat menggunakan uji Wilcoxon.  Hasil analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon menunjukan perbedaan yang signifikan antara self efficacy sebelum dan sesudah pemberian edukasi video yaitu didapatkan nilai signifikansi atau sig (2-tailed) sebesar 0.000 <0.05. sehingga H0 ditolah dan Ha diterima. Kesimpulannya terdapat pengaruh pemberian mini video edukasi penanganan kegawatdaruratan gempa bumi terhadap self efficacy mahasiswa keperawatan anestesiologi.

Sofyani, Ajeng Ani; Rifzul Maulina

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2026 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Nyeri persalinan merupakan tantangan utama yang dihadapi ibu, khususnya pada kala I fase aktif. Penggunaan metode non-farmakologis seperti endorphin massage menjadi alternatif yang aman dan efektif untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas endorphin massage dalam menurunkan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sebanyak 12 responden dibagi menjadi dua kelompok: intervensi (diberikan endorphin massage) dan kontrol (perawatan standar). Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test dan independent t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor nyeri pada kelompok intervensi menurun signifikan dari 7,5 menjadi 4,0 (p = 0,000), sementara pada kelompok kontrol hanya turun dari 7,3 menjadi 7,0 dan tidak signifikan (p = 0,308). Uji independent t-test juga menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok setelah intervensi (p = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa endorphin massage terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk mengurangi nyeri persalinan. Teknik ini dapat diterapkan dalam praktik kebidanan sebagai metode yang aman, mudah, dan berpusat pada kenyamanan ibu.