Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Nur’aini Budi Cahyani; Retno Mulatsih; Andar Sri Sumantri

Port Management and Maritime Administration Journal 2025 Indonesian Maritime Researchers and Lecturers

Shipping safety is an essential prerequisite in global and domestic maritime operations. However, ship accident incidents remain an annual vulnerability, often caused by suboptimal safety systems. This study aims to analyze the partial effects of the Implementation of the International Safety Management (ISM) Code (X1), the Implementation of Shipping Navigation Aids (SBNP) (X2), Master's Responsibility (X3), and Crewing (X4) on Shipping Safety (Y) at Gresik Public Port, East Jawa. The method used is descriptive and quantitative analysis with multiple linear regression. The research population consists of ship crew members at Gresik Port, with a sample of 100 respondents selected through the Quota Sampling technique. The results of the regression analysis show the equation Y = -1.480 + 0.293X1 + 0.314X2 + 0.187X3 + 0.311X4 + \mu. The partial hypothesis test (t-test) confirms that all independent variables have a positive and significant effect on Shipping Safety. The most dominant variable influencing Shipping Safety is SBNP Implementation (X2) with a coefficient of 0.314, followed closely by Crewing (X4) with a coefficient of 0.311. The Coefficient of Determination (R^2) is 0.685, indicating that 68.5% of the variation in Shipping Safety is influenced by these four variables. These findings underscore the importance of investing in technology-based navigation infrastructure and enhancing the competence of maritime human resources in high-traffic operational areas.

Fathur Rossi; Muhammad Dahri; Edi Kurniawan; Dian Junita Arisusanty

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kegiatan perawatan pelampung suar di wilayah kerja Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, mengingat aktivitas ini melibatkan pekerjaan fisik berat serta kondisi lapangan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA), yang berfungsi untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta menetapkan langkah pengendalian yang sesuai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif observasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 40 responden, yang dipilih berdasarkan teori Arikunto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 jenis potensi kecelakaan kerja selama proses perawatan pelampung suar berlangsung. Dari jumlah tersebut, 9 termasuk dalam kategori risiko tidak diinginkan dan 4 lainnya dalam kategori dapat diterima dengan kontrol. Pengendalian risiko dilakukan melalui penerapan rekayasa teknik, pendekatan administratif, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta eliminasi bahaya langsung dari sumbernya. Hasil ini menunjukkan bahwa analisis risiko merupakan bagian penting dalam sistem manajemen keselamatan kerja di bidang navigasi laut.