SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

29,653 articles from 386 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-14 of 14

Analytics

Indah Juwairiyah; Suryaningsih, Suryaningsih; Teguh Setiandika Igiasi

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mayoritas masyarakat suku laut adalah nelayan yang memiliki penghasilan tidak menetap. Oleh karena itu, perempuan suku laut di Kampung Panglong ikut berpartisipasi dalam perekonomian keluarga mereka. Salah satunya yaitu dengan produksi usaha industri rumah tangga berupa kerupuk ikan dan ikan asin. Dimana kegiatan ini dulunya hanya untuk dikonsumsi pribadi kini bertransformasi menjadi nilai jual. Adapun tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan bagaimana transformasi produksi industri rumah tangga perempuan suku laut di Kampung Panglong, Desa Berakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan informan sebanyak 4 orang, serta menggunakan teknik dan alat pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial oleh Atkinson dan Brooten. Hasil penelitian ini bahwa perempuan suku laut di Kampung Panglong yang memiliki usaha produksi industri rumah tangga mengalami sebuah perubahan keadaan yang berbeda dari keadaan sebelumnya. Dimana kegiatan yang awalnya untuk konsumsi pribadi bertransformasi menjadi bentuk yang berbeda dari bentuk sebelumnya yang memiliki nilai jual yaitu usaha produksi industri rumah tangga. Perempuan suku laut di Kampung Panglong dalam proses pembuatan sudah menggunakan alat canggih yaitu blender dalam proses penghalusan ikan.

Retno Hartati; Widianingsih; Ria Azizah

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan  pengabdian masyarakat adalah pengenalan metode dan teknologi tepat guna  dengan metode akuamber  untuk teknik memadukan  usaha bertanam sayur mayur  dengan budidaya ikan dalam wadah ember.  Pelaksanaan  kegiatan di lahan  sempit, pekarangan  dan masih terkena sinar matahari karena tanaman sayuran dan ikan membutuhkan sinar matahari.   Hasil usaha dapat dimanfaatkan konsumsi, peningkatan gizi bagi Balita dan anak  serta anggota keluarga yang lain. Bahkan dapat dikonsumsi bersama dalam kegiatan rukun tetangga (RT/RW) dan kegiatan PKK sebagai usaha swadaya masyarakat.  Keberlanjutan kegiatan  PPM kepada  kelompok sasaran  dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga dengan menerapkan aplikasi probiotik pada budidaya polikultur antara ikan dan tanaman sayuran skala rumah tangga.

Saiful Bahri, Efrain Patola &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2024 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman tentang pekarangan, sayuran organik dan teknik budidayanya; serta (2) meningkatkan keterampilan teknik membudidayakan sayuran secara organik. Sedangkan target khusus yang ingin dicapai adalah PKK Rt 05/RW 08 dapat memproduksi sendiri berbagai sayuran organik sehingga mnereka dapat merasakan manfaat dari nutrisi sayur yang belum memudar, rasanya yang masih segar, serta menghemat pengeluaran rumah tangga. Kegiatan ini telah dilaksanakan di kelurahan Banyuanyar kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang diikuti 30 orang peserta dari PKK Rt 05/RW 08. Metode kegiatan yang digunakan adalah “pemberian pengetahuan dan pembentukan sikap melalui ceramah, diskusi, dan praktek budidaya sayuran organik. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa Ibu-Ibu PKK Rt 05 RW 08 sudah dapat memahami dan membudidayakan sayuran organik secara benar.Kata Kunci : Pekarangan, sayuran organik, teknik budidaya

Endang Yuliana S, Tri Wahyu Widiastuti &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2024 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Dalam kehidupan rumah tangga sering terjadi pertentangan dan perbedaan pendapat yang sering berujung pada tindak kekerasan fisik maupun psikis yang dilakukan suami terhadap isteri atau sebaliknya. Untuk mencegah, melindungi korban dan menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga, negara dan masyarakat wajib melaksanakan pencegahan, perlindungan dan penindakan terhadap pelaku sesuai falsafah Pancasila dan UUD 1945. Negara berpandangan bahwa segala bentuk kekerasan, terutama kekerasan dalam rumah tangga adalah pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan terhadap martabat kemanusiaan serta bentuk diskriminasi. Oleh karenanya perlu diadakan pencegahan dan penindakan terhadap pelaku dengan menggunakan perundang-undangan yang berlaku.Kata kunci : pencegahan, kekerasan dalam rumah tangga.

Kapti Rahayu K, Merkuria Karyantina &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2024 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Warga perumnas Mojosongo terdiri dari 26% usia sangat produktif (25-40 tahun) yaitu masih mampu untuk melakukan banyak hal yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kelompok usia produktif tersebut ternyata kurang produktif, sebagian besar berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Ibu-ibu rumah tangga di wilayah perumnas Mojosongo yang dipilih menjadi mitra dalam kegiatan ini sehingga diharapkan memiliki tambahan ketrampilan yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Salah satu usaha yang berkembang di sekitar wilayah Perumnas Mojosongo adalah usaha pembuatan tahu. Usaha pembuatan tahu ini cukup prospektif, karena merupakan makanan favorit masyarakat. Permasalahan yang timbul adalah limbah dari usaha tahu, yaitu limbah sisa air perasan tahu dan ampas tahu, yang menimbulkan bau yang kurang sedap. Ampas tahu sering diolah menjadi tempe gembus, namun tidak semuanya yang terolah, sehingga masih ada limbah yang belum dimanfaatkan. Manfaat Pelatihan Pembuatan aneka olahan ampas tahu bagi warga adalah diharapkan mampu meningkatkan keterampilan para anggota dalam bidang pengolahan pangan, terutama dalam hal pembuatan olahan ampas tahu, sehingga mampu memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga. Ampas tahu masih mengandung protein yang cukup tinggi, sehingga berpotensi diolah menjadi produk pangan yang bergizi. Olahan ampas tahu adalah stik, kerupuk, rengginan, kue kering dan lain-lain. Bahan dan cara pembuatan olahan ampas tahu mudah diperoleh dan dipraktekkan.Kata Kunci : ampas tahu, pengolahan, produk pangan, perumnas Mojosongo

Bagus Hari sugiharto; Muhammad Buyung Saputra; Ahmad Dwiky Ali Hakim; Mochamad Saiful Rizal; Moh Nurus Shobah +2 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Berdasarkan data dari badan pusat stasistik (BPS), Indonesia mengalami kontransi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020. Hal ini menyebabkan perekonomian mengalami deflasi atau penurunan drastis karena perkembangan ekonomi di Indonesia mempunyai pergerakan yang kurang stabil. Perubahan yang terjadi dipengaruhi adanya pandemi covid-19.Pemerintah indonesia mengeluarkan kebijakan guna mengurangi penyebaran virus covid-19. Namun kebijakan tersebut menyebabkan berkurangnya jumlah konsumsi rumah tangga. Konsumsi di Indonesia yang tidak terkendali menyebabkan perekonomian mengalami penurunan, untuk itu pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk memulihkan perekonomian, pemerintah melaksanakan kebijakan dan membangun kerjasama dengan masyarakat ataupun pelaku usaha UMKM sebagai peran utama pada pergerakan pemulihan ekonomi Indonesia dan mendorong percepatan efektivitas ekonomi disetiap daerah. (Nainggolan, n.d.)  

Halwa Annisa Khoiri; Erny Untari; Doni Susanto; Andry Eka Wahyu Febrianto

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Manajemen keuangan dalam rumah tangga merupakan hal yan sangat penting dilakukan untuk menjga stabilitas keuangan keluarga sehingga terwujud kemandirian finansial. Salah satu kebiasaan yang menunjang manajemen keuangan rumah tangga adalah mencatat setiap pemasukan maupun pengeluaran keuangan, sehingga meminimalkan terjadinya pengeluaran yang melebihi pemasukan. Pelatihan manajemen keuangan keluarga dilaksanakan di perkumpulan PKK Desa Mojorayung Kabupaten Madiun dalam rangka memberikan wawasan dan pengenalan kepada para peserta mengenai manajemen keuangan keluarga. Untuk mempermudah dalam manajemen keuangan, diperkenalkan aplikasi sederhana yang dapat diunduh pada Play Store secara gratis. Pelaksanaan pelatihan diawali dengan penyampaian materi dan dilanjutkan dengan praktik dalam menggunakan aplikasi. Hasil dari kegiatan ini, peserta merasakan manfaat dan menambah pengetahuan mengenai bagaimana mengelola keuangan dalam rumah tangga.

Jamin, Nunung

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan gambaran, pengetahuan dan pemahaman tentang peran orang tua dalam mengembangkan jati diri anak melalui layanan Pos Paud, di Desa Kuala Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara, khususnya perempuan yang berprofesi sebagai guru Paud, Kader Posyandu, dan Ibu rumah tangga. Penyampaian materi fokus pada pentingnya peran orang tua dalam mengembangkan jati diri anak melalui layanan pos Paud. Kegiatan ini menghasilkan tambahan pengetahuan bagi peserta tentang pentingnya peran orang tua dalam menyediakan lingkungan keluarga yang penuh perhatian, pengertian, dan kasih sayang sehingga anak memiliki pandangan yang positif mengenai hal- hal yang melekat pada dirinya. Selain itu orang tua secara bersama-sama dengan layanan Paud lainnya dapat memberikan rasa aman dan nyaman, serta memberikan kebebasan bereksplorasi kepada anak dan terus berkomunikasi dengan guru dan kader supaya pendidikan anak terpenuni melalui berbagai layanan Paud yang ada di Desa. Kata Kunci: Peran Orang Tua, Jati Diri anak; Layanan Pos Paud.  

Zuhrina Aidha; Anna Tasya Putri; Abdinda Lorensyifa; Rini Deby Astria Lubis; Serahayati br. Hasibuan +3 more

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Faktor utama yang harus diperhatikan oleh keluarga adalah kesehatan. Oleh karena itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran PHBS rumah tangga di Bagan Deli. Penelitian ini menggunakan survei silang dengan metodologi kualitatif. Sebanyak 65 ibu rumah tangga berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai responden. Menurut temuan studi tersebut, rumah tangga Bagan Deli kurang mempraktekkan hidup bersih dan sehat; mayoritas rumah tangga di sana masih kekurangan jamban dan tempat pembuangan sampah, dan banyak orang merokok, sering berolahraga, dan mengkonsumsi sayuran. dan buah masih kurang. Rata-rata keluarga hanya menerapkan 4 dari 10 indikator perilaku hidup bersih dan sehat dalam tatanan rumah tangga menurut Dinas Kesehatan Sumut. Indikator yang termasuk dalam kategori baik adalah: tempat persalinan, pemberian ASI, imunisasi di posyandu dan pemenuhan air bersih. Sedangkan kategori lainnya berada pada kategori kurang baik.  

Sari, Aprina Cempaka; Megawati, Wenny

DINAMIKA HUKUM 2022 Universitas Stikubank

Kekerasan dalam rumah tangga dapat artikan sebagai bentuk penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan (fisik, psikis, emosional, seksual, penelantaran) yang dilakuan untuk mengendalikan pasangan, anak, atau anggota keluarga atau orang lain yang menetap atau berada dalam suatu lingkup rumah tangga. Ragam bentuk kekerasan itu muncul dalam pola hubungan kekuasaan dilingkup rumah tangga, antara anggota rumah tangga tersebut yang tidak seimbang (asimestris). Dalam penelitian ini, peneliti mengambil 2 (dua) rumusan masalah. Antara lain; 1) Bagaimana penerapan hukum oleh hakim terhadap kekerasan fisik dalam Rumah Tangga pada Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 549/Pid.Sus/2018/PN.Smg. 2) Bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pada kasus Putusan Pengadilan Negeri Semarang Nomor 549/Pid.Sus/2018/PN.Smg. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui dan memahami penerapan hukum yang terjadi pada kasus kekerasan fisik dalam rumah tangga 2) Untuk mengetahui dan memahami pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana pada kasus kekerasan fisik dalam rumah tangga. Penelitian ini diharapkan menjadi sumbangsi dalam perkembangan ilmu hukum, khususnya mengenai tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang marak terjadi di masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif atau penelitian hukum kepustakaan (library research). Dan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Terdakwa dijatuhi hukuman pidana sesuai dengan dakwaan tunggal sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Pertimbangan hokum yang diberikan oleh hakim sesuai dengan unsur-unsur pidana yang termuat dalam pasal yang mengikutinya, keterangan saksi, surat dan melihat dari fakta- fakta dan bukti yang muncul dalam perkara ini, serta melihat dari sisi keadaan yang memberatkan dan meringankan.   Kata kunci : Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga

Triwanto, Triwanto; Aryani, Esti; Brian, Gilang

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

AbstrakKeharmonisan keluarga tentulah menjadi dambaan dan harapan setiap keluarga. Namun apabila terjadi tindak kekerasan dalam rumah tangga, sudah ada Undang-Undang yang mengaturnya yaitu UU No 23 tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Dalam Undang-Undang tersebut telah diatur mengenai perlindungan terhadap hak-hak korban kekerasan dalam rumah tangga. Agar upaya perlindungan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga dapat terwujud diperlukan kerjasama yang sinergis antara Lembaga penegak hukum dan Lembaga-lembaga lain yang bertugas memberikan perlindungan. Peran serta masyarakat dan kesadaran hukum masyarakat untuk melaporkan kekerasan yang dialaminya juga merupakan hal yang penting. Oleh karena itu kepada masyarakat dan para mahasiswa perlu diberikan bekal pengetahuan mengenai perlindungan hak-hak korban kekerasan dalam rumah tangga.            Kata kunci       :           korban, perlindungan, kekerasan, rumah tangga

SU, Setyaningsih; Wibowo, Edi; Susanti, Rina

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kelompok kerja PKK yang berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat yaitu Pokja III yang membidangi program pangan, sandang, perumahan dan tatalaksana rumah tangga.Pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Ngunut kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar dalam memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga diharapkan dapat menjadi alternatif peningkatan pendapatan keluarga Permasalahan yang dialami bahwa jumlah TOGA yang ditanam di pekarangan jumlahnya masih terbatas.Belum semua masyarakat mengetahui peluang usaha tanaman TOGA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan berwirausaha dengan memanfaatkan tanaman toga dan meningkatkan ketrampilan dalam pengolahan tanaman TOGA sehingga bisa menambah pendapatan keluarga. Metode yang di gunakan penyuluhan. Kegiatan ini memberikan manfaat ibu-ibu PKK Desa Ngunut yang semula belum pernah berwirausaha bisa mencoba untuk berwirausaha dan yang sudah berwirausaha bisa melakukan pengembangan usaha melalui diversifikasi produk aneka tanaman obat keluarga sehingga akan meningkatkan pendapatan keluarga.Kata kunci:tanaman obat keluarga, DesaNgunut, peluang usaha, diversifikasi produk,pendapatan

Putri Pertiwi, Erinda Dhayana; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2019 Universitas Stikubank

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau biasa disebut kekerasan domestik (domestic violence) merupakan suatu masalah yang sangat khas karena kekerasan dalam rumah tangga terjadi pada semua lapisan masyarakat. Sebagian besar korban kekerasan dalam rumah tangga khususnya penelantaran rumah tangga ini adalah anak. Kedudukan anak dalam rumah tangga lebih lemah, dan lebih rendah dari pada orang dewasa dan masih bergantung pada orang-orang dewasa di sekitarnya. Penelantaran anak merupakan bagian dari bentuk kekerasan terhadap anak, karena ia masuk kedalam kekerasan secara sosial (social abuse), Kekerasan yag bersifat psikis dan sosial (struktural) juga membawa dampak buruk dan permanen terhadap anak. Berdasarkan uraian diatas, perumusan masalah dalam penulisan skripsi ini yang pertama adalah faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya penelantaran terhadap anak didalam rumah tangga, kedua adalah bagaimana kajian kriminologi terhadap penelantaran anak sebagai jenis kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Untuk mendekati permasalahan dalam penelitian ini penulis menggunakan spesifikasi penelitian secara deskriptif analitis. Analisis ini yang dipergunakan dalam penulisan skripsi ini adalah kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penelantaran terhadap anak didalam rumah tangga dapat dijelaskan menggunakan teori kriminologi meliputi teori differential association dan teori sosio-kultural (sosiologi kriminal), adapula faktor-faktor lain yang berkaitan dengan penelantaran terhadap anak, antara lain: faktor perceraian orang tua, faktor kemiskinan, faktor lingkungan dan faktor pendidikan. Kajian Kriminologi Terhadap Pelaku Penelantaran Anak dapat dijelaskan dengan teori kriminologi yaitu differential association terkait dengan perilaku kejahatan yang dipelajari karena faktor eksternal dan yang meliputi teknik dan motifnya. Kajian Penelantaran Anak Sebagai Jenis Kekerasan Dalam Rumah Tangga yaitu berupa penelantaran anak yang dilakukan oleh orang tuanya temasuk dalam jenis kekerasan yang terjadi dalam lingkup rumah tangga yaitu penelentaran dalam rumah tangga yang sesuai menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada pasal 9 ayat 1.

Martana, Efrain Patola &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman tentang pekarangan, tanaman obat keluarga, dan teknik budidayanya; serta (2) meningkatkan keterampilan teknik membudidayakan tanaman obat keluarga. Sedangkan target khusus yang ingin dicapai adalah PKK Rt 05/RW 08 dapat memproduksi sendiri berbagai tanaman obat keluarga sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan obat, serta menghemat pengeluaran rumah tangga. Kegiatan ini telah dilaksanakan di kelurahan Banyuanyar kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang diikuti 30 orang peserta dari PKK Rt 05/ RW 08. Metode kegiatan yang digunakan adalah “pemberian pengetahuan dan pembentukan sikap melalui ceramah, diskusi, dan praktek budidaya tanaman obat keluarga. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa Ibu-Ibu PKK Rt 05 RW 08 sudah dapat memahami dan membudidayakan tanaman obat keluarga secara benar.Kata Kunci: Pekarangan, tanaman obat keluarga, teknik budidaya