Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Dimas Aji Pratama; Dwiki Fitri; Aidatul Mufidah; Amalia Agamasi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Stunting is a chronic nutritional problem that remains a major public health challenge in Indonesia, including in Ngombakan Village, Polokarto District, Sukoharjo Regency. Moringa leaves (Moringa oleifera Lam.) are known as a superfood plant with nutritional content far exceeding conventional food ingredients, including protein, vitamin A, calcium, potassium, iron, and vitamin C, making them highly potential as a functional food for stunting prevention. This community service activity aims to improve the knowledge of mothers at the Posyandu of Ngombakan Village about stunting and the benefits of moringa leaves, while also introducing the innovation of moringa leaf pudding as a nutritious supplementary food for toddlers. The activity was carried out from August 13 to September 6, 2024 through 6 meetings at the posyandu using lecture methods, leaflet distribution, and pudding-making demonstrations. The results showed a significant increase in mothers' knowledge about stunting and the nutritional content of moringa leaves, as well as positive enthusiasm from participants in accepting moringa leaf pudding as an affordable and nutritious supplementary food alternative for toddlers.

Wahyu Unggul Widodo; Inzaghi, Kentama; Anggraini, Siska; Sari, Novita; Wulan Safitri, Restu Kurnia +4 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Stunting merupakan kondisi pada balita yang ditandai dengan tinggi badan menurut usia berada di bawah standar. Kondisi ini terjadi akibat asupan zat gizi yang tidak adekuat dalam jangka waktu panjang. Salah satu tanaman yang berpotensi digunakan dalam upaya pencegahan stunting adalah daun kelor. Daun kelor dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan untuk membantu mengatasi kekurangan gizi pada anak-anak sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi pembuatan puding daun kelor di balai desa kopek dengan 15 peserta. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan memanfaatkan daun kelor sebagai bahan pangan yang bernilai gizi. Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan puding daun kelor diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan derajat kesehatan dan pemenuhan gizi seimbang masyarakat Desa Kopek.