Publication Search

69,224 articles from 598 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-10 of 10

Analytics

Dyah Pitaloka; Tiara Putri Ryandini

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Teh merupakan minuman yang sangat umum dalam kehidupan seharihari.Produk teh tidak hanya dihasilkan dari daun teh saja tetapi masih banyak tanaman yang dapat digunakan salah satunya adalah tanaman Moringa oleifera lamk atau yang kita kenal dengan Kelor. Tanaman kelor banyak ditanam di daerah Desa Dawung Kec. Palang Kab.  Tuban sebagian besar masyarakat memanfaatkan pohon kelor hanya sebagai pagar  dipekarangan rumah, masih banyak warga yang belum mengetahui manfaat dari tanaman tersebut. Secara umum dipahami bahwa daun kelor sangat baik untuk tubuh dan membawa banyak manfaat bagi kesehatan kita. Metode: Dengan pelatihan, pendampingan dan evaluasi yang dilakukan selama program pengabdian masyarakat sampai para mitra mampu mengembangkan bisnis dengan baik. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan kewirausahaan setiap rumah tangga untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pendapatan keuangan. Hasil :dari kegiatan ini yaitu 1) meningkatkan pendapatan setiap  kepala rumah tangga dalam upaya mendukung kegiatan pengembangan masyarakat, terdapat peningkatan pendapatan keuangan meskipun belum dalam sekala besar ; 2)  omunitas wirausaha memiliki kemampuan perencanaan bisnis; 3) meningkatkan  kemampuan komunitas wirausaha dalam melakukan operasi bisnis. Hasil yang di dapatkan dari pelatihan tersebut adalah warga selain mendapatkan ilmu dalam mengola daun kelor juga mendapatkan pemasukan tambahan dalam keuangan dari hasil penjualan teh kesehatan. Simpulan: Dari kegiatan inidi bahwa masyarakat akan kreatif dan produktif untuk meningkat pendapatan.

Fitrian Prila Wardani; Amalia Nurul Azizah; Fina Oktaviani

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Sebagian besar masyarakat sudah mengetahui apa itu kain perca, kain sisa potongan yang sudah tidak terpakai tersebut ternyata masih bisa dimanfaatkan. Bahkan di tangan - tangan kreatif, kain perca dapat disulap menjadi barang-barang kerajinan yang trendi dan tentunya bermanfaat. Membuat kerajinan kain perca, ternyata tidak serumit yang kita bayangkan, cukup sedikit ketelitian dan kreatifitas kita saja.Pelaksanaan pelatihan pembuatan bross dengan kain perca sebagai bahan dasat menggunakan metode sebagai berikut : 1. Sosialisasi kegiatan pelatihan dan pendampingan pembelajaran konsep-konsep ilmiah yang relevan terkait pemanfaatan dan pengelolaan kain perca menjadi kerajinan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi grup yaitu memberikan waktu untuk tanya jawab tentang materi yang telah diberikan. 2. Pendampingan pelatihan melalui beberapa metode. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan materi secara menyeluruh terkait kegiatan. Selain metode ceramah juga menggunakan metode demonstrasi dan latihan. Metode ini dilakukan dengan mempraktekkan dan memberikan pelatihan dalam pembuatan bross dari kain perca kepada masyarakat. Pelatihan dibimbing pemateri dan setiap kelompok juga berkesempatan untuk saling bertukar pikiran, ide dan mengadakan latihan bersama untuk berkreasi dalam menghasilkan bross dengan berbagai variasi. 3. Pendampingan pelatihan dan manajemen pengembangan usaha yang baik. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, metode diskusi, dan latihan. Masyarakat yang hadir cukup antusias dalam mengikuti pelatihan pemanfaatan kain perca. Masyarakat menirukan apa yang dicontohkan oleh tim pelaksana, kebanyakan masyarakat belum pernah membuat bross dari kain perca. Namun, Alhamdulillah dengan adanya pelatihan, masyarakat dapat membuat bross dari kain perca bahkan salah beberapa masyarakat bisa membuat bross dengan sangat bagus sehingga tim pelaksana memberikan hadiah sebagai penghargaan dan apresiasi agar merangsang masyarakat untuk menekuni pemanfaatan kain perca untuk dijual, sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Desa Sudagaran Kecamatan Sidareja.Program Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan dunia pendidikan. Dari kegiatan yang telah dilakukan yaitu "Pelatihan Pembuatan Bross dengan Bahan Dasar Kain Perca" dapat menambah pengetahuan, meningkatkan pemahaman, kreativitas, produktivitas dan keterampilan serta tingkat ekonomi masyarakat Desa Sudagaran Kecamatan Sidareja.

Olivia, Sindika Galuh Candra; Suseno, Y Djoko; Sriwidodo, Untung

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PD. BPR BKK BOYOLALI Sindika Galuh Candra Olivia 1) Y Djoko Suseno 2) Untung Sriwidodo 3) 1,2,3)Program Magister Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta. e mail: 1)olivia@gmail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karir dan kompensasi terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening, dilaksanakan di PD BPR BKK Boyolali dengan Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PD. BPR BKK di Kabupaten Boyolali sebanyak 194 orang, adapun berdasarkan perhitungan diperoleh 140 karyawan PD. BPR BKK di Kabupaten Boyolali. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik cluster sampling (area sampling). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, adapun pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PD. BPR BKK Boyolali. Pengembangan karir, kompensasi dan kepuasan kerja berpengaruh negatif terhadap turnover intention pada karyawan PD. BPR BKK Boyolali. Pengembangan karir dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Kata kunci: pengembangan karir, kompensasi, turnover intention, kepuasan kerja

Jumanto, Jumanto; Wicaksono, Anggit Grahito

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kurikulum 2013 yang diterapkan di Sekolah Dasar merekomendasikan model pembelajaran berbasis pendekatan saintifik yaitu discovery learning, project-based learning, problem-based learning dan inquiry learning. Sebagian besar guru di SD Negeri Gandekan No 230 Surakarta mengaku belum memahami keempat model pembelajaran tersebut sehingga perlu adanya pelatihan tentang model discovery learning dan project-based learning. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelatihan, serta tahap evaluasi akhir. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Sari, Ayu Istiana; Al-Hakim, Lukman

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pembelajaran bahasa Inggris di taman kanak-kanak merupakan fenomena pendidikan. Poin yang paling menonjol adalah kemampuan untuk mempelajari bahasa baru dengan cepat. Anak-anak menggunakan berbagai jenis sumber daya mental untuk memasukkan kata dan makna. Mereka melakukan interpretasi terhadap yang didengarkan dan diamati di sekitar. Guru memainkan peran penting dalam membina perkembangan intelektual dan sosial anak. Pendidikan yang diperoleh siswa adalah kunci untuk menentukan masa depan siswa tersebut. Salah satu tugas guru ada membuat rancangan pembelajaran. . RPP adalah pedoman bagi guru untuk melaksanakan proses pembalajaran di kelas. Pengembangan dan perubahan kreatif dapat dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Metode pelaksanaan merupakan landasan atau acuan agar proses dalam program pengabdian kepada masyarakat ini berjalan secara sistematis, terstruktur, dan terarah. Setelah proses observasi lapangan dan identifikasi permasalahan dilakukan, maka akan dilakukan perancangan solusi. Selanjutnya solusi yang menjadi yang telah direncanakan akan ditawarkan kepada mitra. Metode yang akan digunakan dalam program ini Survey, Implementasi, dan Evaluasi.Pelatihan ini diberikan kepada guru-guru di KB TK IT Alif Smart Kadipiro Surakarta. Hasil dari pelatihan ini adalah berkembangnya kemampuan guru dalam membuat rancangan pembelajaran bahasa Inggris untuk KB dan TK. Produk yang dihasilkan yaitu berupa RPP pembelajaran Bahasa Inggris untuk KB dan TK.

Ikhwanto , Ikhwanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimanakah latar belakang terbentuknya desa wisata? 2) Bagaimanakah bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan 1)Terbentuknya desa wisata di Desa Tlogoweru berawal dari gagasan pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta bantuan Program PNPM Mandiri Pariwisata, kemudian dikelola masyarakat setempat dengan tantangan dari pihak-pihak yang kurang mendukung adanya desa wisata. Justru hal tersebut menjadi tantangan bukan penghalang. Dengan kata lain, pemerintah membangunkan tidur panjang masyarakat dengan mendorong dan memfasilitasi adanya Desa Wisata Tlogoweru yang dikenal dengan ikon Penangkaran burung hantu. Pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pengelola dalam hal ini Pokdarwis Tlogoweru diterapkan dalam bidang atraksi dan akomodasi wisata. Pengelolaan masyarakat dalam bidang tersebut adalah dengan menyelenggarakan, a) pertemuan, b) pendampingan, c) bantuan modal sebagai stimulan, d) pembangunan sarana prasarana, e) pembentukan klompok sadarwisata (Pokdarwis), f) kerja bakti, g) Pemasaran. Hal ini relevan dengan teori benntuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat menurut Hutomo, namun terdapat bebarapa tambahan poin penting yang belum diungkapkan pada teori tersebut, misalnya pemasaran dan kerja bakti seperti yang terjadi pada Desa Wisata Tlogoweru. Sedangkan, Pengimplementasian bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka mempercepat terwujudnya keberdayaan dan kesejahteraan masyarakat Desa Wisata Tlogoweru. Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru berdampak pada bidang ekonomi yang meliputi peningkatan pendapatan masyarakat serta penciptaan lapangan pekerjaan baru. Desa Wisata Tlogoweru dengan ikonnya Penangkaran burung hantu yang menyimpan mitos ternyata membawa berkah kesejahteraan bagi warga sekitar setelah adanya upaya pengelolaan wisata.Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru memiliki dampak sosial-budaya mencakup peningkatan kualitas SDM, perubahan perilaku masyarakat agraris ke masyarakat pariwisata, pelestarian kebudayaan lokal berupa pelestarian seni wayang beber yang sudah langka ditemukan di Jawa, namun di sisi lain menimbulkan konflik perebutan kepengelolaan.

SE, Sunarti; Sarwono, Aris Eddy

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis UMKM konvensional maupun online memiliki potensi yang sangat besar dalam perekonomian negara. Berbagai permasalahan dihadapi oleh para pelaku UMKM salah satunya adalah permasalahan mengenai pengelolaan keuangan dan perpajakan mengingat UMKM ini memiliki potensi dan prospek pengembangan yang sangat baik. Peraturan perpajakan berubah sangat dinamis, khususnya peraturan pajak untuk UMKM. Melalui program pengabdian ini, permasalahan akan dipecahkan dengan melakukan pendampingan untuk proses penerapan akuntansi dan perpajakan sederhana pada UMKM.

Mukrodin, Mukrodin; Sugiyamta, Sugiyamta

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

SMK.S Al Habibatain Bumiayu Brebes memiliki dua program  studi yaitu Jurusan Teknik Komputer Jaringan dan Teknik Sepeda Motor, selama ini aktifitas yang dilakukan di sekolah masih menggunakan pelayanan manual bahkan sekolah tersebut belum memiliki website termasuk dalam pendafataran mahasiswa baru dan penelusuran alumni. Hal ini membuat pelayanan menjadi lambat dan sulit untuk menelusuri para alumni yang sudah bekerja ataupun yang sedang kuliah. Dari persoalan yang ada  maka penulis berinisiatif melakukan penelitian untuk mengembangkan  sistem informasi sekolah dengan menerapkan metode waterfall untuk meningkatkan pelayanan yang selama ini masih terkendala. Metode waterfall adalah metode yang bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun sebuah aplikas, waterfall juga sering disebut dengan classical life cycle. Sehingga metode waterfall sangat cocok dalam membangun aplikasi yang baru dan juga dalam pengembangan aplikasi dengan tingkat resiko yang kecil serta waktu pengembangan yang relative cukup cepat. 

Pranoto Pranoto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Lembaga Pendidikan Profesi Perhotelan sebagai salah satu sumber tenaga kerja terampil, dituntut untuk selalu melakukan inovasi penyesuaian program belajar dan strategi pembelajaran sehingga menghasilkan peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan industri perhotelan. Strategi pembelajaran bidang housekeeping yang diterapkan di LPP Graha Wisata Semarang adalah menggunakan strategi geladi karya. Strategi pembelajaran Geladi Karya, disusun untuk mengajarkan pengetahuan dan keterampilan di bidang housekeeping, menyiapkan peserta didik dengan pola pikir dan kesiapan mental untuk menjadi seseorang  Integrated Housekeeper.  Langkah strategis ini adalah berupa pembelajaran melalui pembentukan pola pikir sebagai seorang housekeeper, pengembangan  product knowledge, dan pembentukan keterampilan melalui praktikum secara berulang-ulang. Penerapan strategi Geladi Karya menghasilkan peserta didik yang memiliki integritas terhadap bidang housekeeping, memiliki  kemampuan penyesuaian diri di lingkungan industri perhotelan dan mampu bersaing di bursa tenaga kerja baik yang sifatnya lokal maupun internasional. Kendala yang dihadapi yaitu masih munculnya anggapan bahwa housekeeping adalah pekerjaan yang tidak menjadi favorit dan tidak bergengsi di industri perhotelan, sehingga minat peserta didik tidak maksimal. Adapun faktor yang mendukung penerapan strategi ini adalah adanya kebebasan bagi Instruktur untuk mengembangkan bahan ajar dan strategi pembelajaran, serta kesiapan lembaga untuk menyediakan sarana-prasarana pembelajaran. Geladi Karya perlu ditindaklanjuti sebagai sebuah strategi pembelajaran yang memberikan kesempatan lebih bagi peserta didik untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan yang terintegrasikan dalam diri seorang housekeeper.

Sugeng Wahyudi; Suharnomo; Hersugondo; Rio Dhani Laksana; Sri Supriyati +2 more

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kabupaten Kendal merupakan salah satu sentra penghasil bandeng dan produk olahannya yaitu bandeng presto, otak-otak bandeng, bandeng tanpa duri dan produk olahan lainnya. Meskipun telah menjadi produk unggulan di Kabupaten Kendal, produk bandeng dan olahannya kerap mengalami permasalahan terkait kontinuitas produksi, kualitas serta pemasaran hasil budidayanya. Tujuan umum program adalah untuk menghimpun informasi terkait kondisi terkini teknologi pangan berbasis bandeng (bandeng presto, otak-otak bandeng dan bandeng tanpa duri), manajemen wirausaha terpadu dan terintegrasi (manajemen produksi, sumber daya manusia, keuangan, pemasaran), analisis usaha bagi industri mitra, pengembangan konsep wilayah sebagai sentra wisata edukasi dan kuliner bandeng; 3) Penyediaan peralatan pengolahan produk bagi industri mitra dan instrument untuk pengembangan budidaya bandeng bagi petani bandeng 4) Penerapan teknologi, pelatihan, dan pendampingan usaha produksi pangan berbasis bandeng bagi industri mitra dan pengembangan budidaya bagi petani  bandeng serta pengembangan wisata edukasi dan kuliner bandeng; 5) pengembangan inkubator bisnis olahan pangan berbasis bandeng serta wisata edukasi dan kuliner bandeng.