Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Sudarsono; Gema Sari Muslimah

Meningkatnya kasus bullying yang terjadi di sekolah saat ini menjadi salah satu masalah utama dalam sistem pendidikan saat ini. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya berita tentang ramainya kasus bullying di sekolah. Pendidikan karakter merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan dalam mengatasi dan mencegah terjadinya bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk; 1) Mengetahui penerapan pendidikan karakter di MTs Insan Mulia Jimbaran; 2) Bentuk pencegahan praktik bullying di MTs Insan Mulia Jimbaran; 3) Bagaimana pengelolaan pendidikan karakter dalam pencegahan praktik bullying di MTs Insan Mulia Jimbaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data penelitian yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dari wawancara dan observasi, dan sekunder yang didapatkan dari dokumentasi yang berasal dari MTs Insan Mulia. Hasil dari penelitian; 1) Pelaksanaan pendidikan karakter di MTs Insan Mulia dilakukan dengan menerapkan beberapa nilai seperti nilai agama, kejujuran, keadilan, kebijaksanaan yang diintergrasikan ke dalam kegiatan intrakulikuler, kokurikuler, dan ekstrakulikuler; 2) Bentuk pencegahan praktik bullying di MTs Insan Mulia berupa tata tertib/peraturan, konseling behavior, diberikan pemahaman dan pengetahuan, dan kerjasama antara sekolah dengan orang tua; 3) Pengelolaan pendidikan karakter di MTs Insan Mulia dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.

Fauziah Nasution; Alyyatul Nisa Ragil Lesmana; Nabilah Irwani; Shafa Sizli Kania

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This study examines the role of religious moderation as an ethical foundation for economic practices in sustainable community empowerment in Bintang Meriah Village. The research employs a descriptive qualitative approach with a participatory model through the Community Service Program (KKN) of the State Islamic University of North Sumatra. The values of religious moderation were integrated into various social, economic, and environmental programs, including anti-bullying campaigns, Islamic financial literacy, eco-print training, and the use of papaya leaf extract as an organic pesticide. Religious moderation serves as an ethical basis for fostering tolerance, social responsibility, and economic balance, while eco-theology strengthens ecological awareness and sustainability. The findings indicate an increase in community awareness of the importance of ethical and spiritual values in economic and environmental activities. The synergy between students, the community, and local government created empowerment practices that are not only economically beneficial but also uphold spiritual values and social sustainability.

M. Rizal Ramadhan; Herliani Herliani; Agnes Hernitiana; Veni Kristin

Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

The rapid development of technology encourages the change in crime patterns from conventional to digital through the use of electronic devices. This phenomenon makes many individuals and groups use technology not only for positive purposes, but also to gain financial gain illegally. Instagram as one of the most popular social media applications has also become a space for digital crime practices, especially through the creation of fake accounts. Fake accounts are used for various harmful acts such as online fraud, the spread of fake news, the use of identities or photos without permission, acts of bullying and negative comments that trigger conflicts, to the spread of pornographic content. This research aims to identify the forms of fake account practices on Instagram, analyze the causative factors, and evaluate the application of applicable laws, especially Law Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions. The research method used is empirical legal research with a qualitative approach. The data was collected through interviews with investigators from the Directorate of Criminal Investigation of the Metro Jaya Police, academics, and civil society organizations (CSO). The results of the study show that the practice of fake accounts still often occurs due to low digital literacy, weak supervision from platforms, and not optimal law enforcement. Although Article 35 jo Article 51 paragraph (1) of the ITE Law has regulated the prohibition of data and identity manipulation, its implementation still faces a number of obstacles from aspects of legal substance, enforcement structure, and community legal culture. This study recommends the need for collaboration between the government and social media platforms in limiting the creation of fake accounts, improving people's digital literacy, and reformulating legal rules that are clearer and more adaptive to the dynamics of digital crime. These efforts are needed so that the protection of social media users is optimal and able to create a safe digital space.

Kuriake Kharismawan

DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

This research aims to describe anti-bullying behaviour among employees in Indonesia and its relationship to individual and organizational characteristics. The research used a quantitative approach involving 107 employees in Indonesia who were obtained through incidental sampling. Data was obtained using the Negative Act Questionnaire-Revised (NAQ-R), distributed online and then analyzed using descriptive statistical analysis. The results of the research are that anti-bullying behaviour among employees in Indonesia tends to be in the high category. However, the number of respondents who have anti-bullying behaviour tends to be low and is also relatively large (>10%). Internal and external factors enable anti-bullying behaviour. Internal factors, such as gender, while external factors, such as anti-bullying policy practices.

Dinda Amalia Nasution; Agnes Damanik; Susi Krisdayanti Marbun; Rupma Riana Saragih; Sarah Theresia Zega +2 more

GARUDA : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Bullying is one of the problems that often arise in the school environment and is a serious problem in education. In this case, the role of schools as educational institutions in preventing this problem is needed. Teachers as the main actors of the educational process are highly responsible for creating a safe and comfortable learning environment for all students. This study aims to determine the duties of teachers and provide strategic recommendations to improve the effectiveness of dealing with bullying in schools. This study also contributes to the development of more effective educational policies in the prevention and treatment of bullying cases at the secondary school level. The research method in this study used a qualitative approach with a case study design. Data recording techniques were conducted by in-depth observation and document analysis in relation to school guidelines related to bullying. Teachers have a huge influence in preventing bullying with important outcomes such as the creation of a respectful and safe school culture, increased student understanding of the dangers of bullying, positive changes in student behavior, increased courage to report bullying cases, and improved quality of life for students. Thus, providing support to teachers in bullying prevention efforts is fundamental to building a positive learning environment and effectively addressing bullying issues in schools..

Wahyudi, Nur

Meningkatnya kasus bullying yang terjadi di sekolah saat ini menjadi salah satu masalah utama dalam sistem pendidikan saat ini. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya berita tentang ramainya kasus bullying di sekolah. Pendidikan karakter merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan dalam mengatasi dan mencegah terjadinya bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk; 1) Mengetahui penerapan pendidikan karakter di MTs Insan Mulia Jimbaran; 2) Bentuk pencegahan praktik bullying di MTs Insan Mulia Jimbaran; 3) Bagaimana pengelolaan pendidikan karakter dalam pencegahan praktik bullying di MTs Insan Mulia Jimbaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data penelitian yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dari wawancara dan observasi, dan sekunder yang didapatkan dari dokumentasi yang berasal dari MTs Insan Mulia. Hasil dari penelitian; 1) Pelaksanaan pendidikan karakter di MTs Insan Mulia dilakukan dengan menerapkan beberapa nilai seperti nilai agama, kejujuran, keadilan, kebijaksanaan yang diintergrasikan ke dalam kegiatan intrakulikuler, kokurikuler, dan ekstrakulikuler; 2) Bentuk pencegahan praktik bullying di MTs Insan Mulia berupa tata tertib/peraturan, konseling behavior, diberikan pemahaman dan pengetahuan, dan kerjasama antara sekolah dengan orang tua; 3) Pengelolaan pendidikan karakter di MTs Insan Mulia dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.

Istiyana, Linda; Jumari, Jumari; Khoeron, Khoeron

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Bullying merupakan tindakan yang merugikan orang lain secara sadar dan dilakukan secara berulang-ulang dengan penyalahgunaan kekuasaan secara sistematis. Dalam dunia pendidikan perilaku bullying dapat dicegah melalui pendidikan karakter. Berhasil atau tidaknya pencegahan perilaku bullying tergantung dari lembaga dan pendidik yang professional. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter di MI Insan Mulia Jimbaran Tahun Pelajaran 2019/2020, 2) Untuk mengetahui bentuk bullying yang terjadi di MI Insan Mulia Jimbaran Tahun Pelajaran 2019/2020, 3) Untuk mengetahui urgensitas pendidikan karakter untuk pencegahan praktik bullying peserta didik di MI Insan Mulia Jimbaran Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yakni melalui penyajian dan penafsiran data yang ada di lapangan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari 15 informan yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan meliputi: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian tersebut adalah 1) Penerapan pendidikan karakter di MI Insan Mulia dilakukan melalui pembiasaan-pembiasaan yang telah terencana, 2) Bentuk bullying yang terjadi di MI Insan Mulia yaitu saling mengejek dan tidak ditemani atau dikucilkan, 3) Pendidikan karakter merupakan kunci penting dalam membentuk kepribadian anak agar mejadi individu yang berkarakter.