Limbah kulit Jeruk peras , yang sering dibuang dan menimbulkan masalah lingkungan, sebenarnya memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan kembali. Kulit Jeruk peras mengandung minyak atsiri yang dapat diolah menjadi reed diffuser, pengharum ruangan alami yang ramah lingkungan. Namun, pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan kulit Jeruk peras masih terbatas. Siswa SMA, sebagai generasi muda yang sedang mempersiapkan diri untuk dunia kerja atau wirausaha, dapat memainkan peran penting dalam mengembangkan inovasi ini. Melalui pendidikan dan pelatihan, siswa SMA dapat mempelajari proses pembuatan reed diffuser dari kulit Jeruk peras , mulai dari ekstraksi minyak atsiri hingga pengemasan produk. Hal ini tidak hanya melatih keterampilan teknis dan kreativitas, tetapi juga membuka peluang kewirausahaan. Pemanfaatan kulit Jeruk peras untuk reed diffuser sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan, yang menekankan pemanfaatan sumber daya secara efisien. Dengan menguasai keterampilan ini, siswa SMA dapat berkontribusi dalam mengurangi limbah organik sekaligus menciptakan produk bernilai ekonomi tinggi. Ini juga mendukung visi pendidikan SMA untuk menciptakan lulusan yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di dunia kerja. Pengabdian masyarakat kali ini dilaksanakan di SMA Islam 1 Surakarta, Kota Surakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Instagram terhadap perilaku, identitas sosial, dan gaya hidup Generasi Z. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap empat informan Generasi Z yang aktif menggunakan Instagram, yakni Jay, Kalista, Manda, dan Maria. Selaras dengan empat rumusan masalah yang diajukan—mengenai pola penggunaan, pembentukan identitas, pengaruh terhadap gaya hidup, serta strategi pengelolaan—hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram memberikan pengaruh yang beragam: sebagai sumber informasi dan hiburan utama, sebagai platform pembentukan identitas dan personal branding, serta sebagai media yang memengaruhi gaya hidup meliputi fashion, pilihan makanan, dan destinasi wisata. Temuan juga mengungkapkan bahwa sebagian besar informan mampu mengontrol penggunaan Instagram secara mandiri melalui strategi seperti menonaktifkan akun, menghapus aplikasi sementara, dan memilah konten. Meskipun Instagram memberikan dampak positif seperti perluasan jaringan sosial dan akses informasi, terdapat potensi dampak negatif berupa gangguan aktivitas belajar dan tekanan sosial akibat standar kehidupan yang ditampilkan di platform tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan kemampuan manajemen diri dalam penggunaan media sosial, khususnya bagi Generasi Z yang tumbuh bersama teknologi digital.
Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan kontributor penting dalam pembangunan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, dan penguatan struktur ekonomi berbasis lokal. Namun demikian, banyak IKM masih menghadapi tantangan berkelanjutan yang berkaitan dengan keterbatasan kapasitas inovasi, rendahnya adopsi pemasaran digital, serta lemahnya akses terhadap kemitraan strategis. Sentra IKM Srikayu di Surakarta merupakan klaster industri furnitur yang mengkhususkan diri pada produk berbahan kayu jati dan mahoni dengan karakteristik kualitas yang kuat, namun perluasan pasar dan pengembangan kemitraannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi internal dan eksternal Sentra IKM Srikayu menggunakan analisis strategis berbasis SWOT sebagai dasar perumusan strategi pengembangan akses pasar dan kemitraan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan mengintegrasikan diskusi kelompok terfokus, wawancara mendalam, dan analisis data sekunder. Hasil analisis matriks IFAS dan EFAS menunjukkan skor masing-masing sebesar 2,82 dan 2,62, yang menempatkan sentra pada Kuadran I, yang mengindikasikan strategi pertumbuhan agresif. Rekomendasi strategi meliputi penguatan branding dan pemasaran digital, diversifikasi desain produk sesuai tren pasar, perluasan kemitraan strategis, serta peningkatan kapasitas produksi dan kapabilitas sumber daya manusia guna menjamin daya saing dan keberlanjutan jangka Panjang.
This study develops a computational-based system to identify individual potential through the analysis of signature patterns using Artificial Neural Networks (ANN) and the Backpropagation algorithm. The research aims to explore and examine the effectiveness of applying ANN in recognizing and identifying signature patterns that are assumed to be related to an individual’s potential. In the data processing stage, Principal Component Analysis (PCA) is employed as a dimensionality reduction and feature extraction technique to optimally obtain the main characteristics of signature images. The system performance evaluation is conducted using a total of 80 signature images, consisting of 60 training data and 20 testing data. This study analyzes two network architecture configurations, namely a model with one hidden layer and a model with two hidden layers. The experimental results show that both network configurations achieve the same accuracy level of 92.5%. These findings indicate that the use of Artificial Neural Networks with the Backpropagation algorithm is effective in producing high accuracy in the signature pattern recognition process. Furthermore, the developed system has broad potential applications in the field of personal identification, such as employee evaluation, selection systems, and other applications across various organizational and industrial sectors.
This community service program is designed to address the problem of low understanding of MA Taruna Islam Kraksaan students regarding the process of psychological development and self-potential. Many students do not understand the rhythm of development, abilities, and past experiences as important components in the formation of identity, which causes a lack of self-confidence, learning motivation, and ability adaptation. The main objective of this activity is to help students understand the laws of developmental rhythm, the law of survival, and the law of self-development so that they can gradually optimize their potential. Using qualitative methods, mentoring is carried out through lectures, group discussions, observations, interviews, and documentation. This ensures that students not only get theory but also engage in a reflective and participatory process. This program really helps improve students' understanding of self-development, as shown by increased self-confidence, motivation to learn, self-reflection skills, and readiness to face academic and social challenges. In addition, students show a more positive and adaptive attitude towards their potential in academic, emotional, and social terms.
Anak difabel memiliki kebutuhan khusus akibat adanya gangguan dalam pertumbuhan dan perkembangan, baik secara fisik, sensorik, intelektual, maupun emosional. Salah satu gangguan yang umum adalah gangguan motorik, yang berdampak pada keterbatasan dalam melakukan aktivitas fisik sehari-hari. Penanganan melalui latihan motorik yang sesuai sangat penting untuk meningkatkan kekuatan otot, koordinasi, fleksibilitas, serta efikasi diri anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di YPAC Surakarta dengan tujuan meningkatkan pengetahuan guru olahraga dan orang tua mengenai pentingnya latihan motorik yang disesuaikan dengan klasifikasi gangguan anak. Metode kegiatan meliputi observasi, penyuluhan, pelatihan langsung, dan evaluasi menggunakan pre-test, post-test, serta monitoring keberlanjutan latihan di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan latihan yang individual dan terstruktur dapat meningkatkan pemahaman pendamping (guru dan orang tua), sekaligus membantu anak difabel mengembangkan potensi fisik dan psikologisnya. Kolaborasi antara pendidik, orang tua, serta tenaga profesional menjadi kunci dalam membentuk anak difabel yang berdaya saing dan berjiwa juara
Afrianto, A., Parjito, P., Rahma, E. A., & ... (2023). Rintisan desa cerdas: Penguatan literasi digital bagi Karang Taruna Neba. Prosiding Seminar.... https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/senadiba/article/view/8417
Akbarinasasi, A., & Panduwinata, L. F. (2023). Pengaruh pengetahuan kewirausahaan, social skill, dan peluang usaha terhadap keberhasilan usaha angkringan. Nomicpedia: Journal of .... https://journal.inspirasi.or.id/nomicpedia/article/view/232
Anisti, A., Sidara, S., Veranus, V., & Imran, M. S. (2024). Tantangan literasi digital generasi Z: Kajian systematic literature review. Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Bahana, 30(2), 152–161. https://doi.org/10.33751/wahana.v30i2.11870
Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13. https://doi.org/10.20885/jsb.vol20.iss1.art1
Erstiawan, M. (2021a). Good corporate governance penyelenggara pendidikan dalam perspektif agency theory. Majalah Ekonomi, 26(1), 40–51. https://doi.org/10.36456/majeko.vol26.no1.a3952
Erstiawan, M. (2021b). Kepatuhan emiten dalam taksonomi extensible business reporting (XBRL). CAPITAL: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 5(1), 71–85. https://doi.org/10.25273/capital.v5i1.10308
Erstiawan, M. S. (2024). Menggali potensi diri bisnis santripreneur berbasis bimbingan teknis. ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 11–18. https://doi.org/10.61434/adima.v2i4.238
Erstiawan, M. S., & Y. R. (2022). Implikasi corporate social responsibility dalam perspektif akuntansi pada subsektor telekomunikasi. Jurnal Sosial Sains, 2(2), 385–396. https://doi.org/10.36418/sosains.v2i2.343
Erstiawan, M. S., et al. (2021). Efektivitas strategi pemasaran dan manajemen keuangan pada UMKM roti. Dikemas, 5(1), 57–61. https://doi.org/10.32486/jd.v5i1.574
Hodsay, Z. (2021). Pengaruh manajemen keuangan keluarga dan hasil belajar kewirausahaan pada era pandemi Covid-19 terhadap motivasi berwirausaha. Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi, 5(1), 91–103. https://doi.org/10.31851/neraca.v5i1.5890
Kartini, T. M., Suhendra, S., Tan, E., & ... (2024). Pelatihan pengelolaan SDM di era digital pada Karang Taruna dan usaha kecil di Provinsi Jawa Barat. SABAJAYA Jurnal .... https://journal.sabajayapublisher.com/index.php/jpkm/article/view/346
Mendari, A. S., & F. S. (2019). Hubungan tingkat literasi dan perencanaan keuangan. Jurnal Moduk, 31(2), 227–240.
Naufal, H. A. (2021). Literasi digital. Perspektif, 1(2), 195–202. https://doi.org/10.53947/perspekt.v1i2.32
Nurcahyawati, V., Wulandari, S. H. E., & Sutomo, E. (2020). Penerapan urun daya berbasis internet untuk pemenuhan bahan baku pada usaha kecil menengah (UKM) batik Sidoarjo dan UKM Mekar Sari Surabaya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 26(2), 84. https://doi.org/10.24114/jpkm.v26i2.16829
Oetama, S. (2022). Orientasi kewirausahaan terhadap keunggulan dalam bersaing. Google Books. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=L1h-EAAAQBAJ
Poerna Wardhanie, A., Naufal, A. Z., & Eko Wulandari, S. H. (2021). Perancangan strategi digital marketing dengan metode RACE pada layanan online food delivery berdasarkan perilaku pelanggan generasi Z. Journal of Technology and Informatics (JoTI), 3(1), 1–11. https://doi.org/10.37802/joti.v3i1.187
Rahmawati, E., Wardhanie, A. P., Wulandari, S. H. E., & Effendi, P. M. (2023). Pelatihan perancangan prototype aplikasi pemasaran untuk mendukung keikutsertaan Gen Z pada festival inovasi dan kewirausahaan siswa Indonesia (FIKSI). Jurnal Abdi Insani, 10(2), 1002–1011. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v10i2.939
Rinaldi, M., & Ramadhani, M. A. (2024). Peningkatan literasi perpajakan dalam kalangan UMKM: Langkah menuju kemandirian finansial. Eastasouth Journal of Effective Community Services, 2(03), 158–169. https://doi.org/10.58812/ejecs.v2i03.240
Sagirani, T., Effendi, P. M., Erstiawan, M. S., Eko Wulandari, S. H., & Rahmawati, E. (2025). AI untuk siswa: Pendekatan experimental learning dalam pengenalan artificial intelligence di tingkat SMA. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 1014–1025. https://doi.org/10.31004/abdira.v5i3.846
Sagirani, T., Nugroho, L. E., Santosa, P. I., & Kumara, A. (2015). User experience model in the interaction between children with special educational needs and learning media. 2015 2nd International Conference on Information Technology, Computer, and Electrical Engineering (ICITACEE), 72–75. https://doi.org/10.1109/ICITACEE.2015.7437773
Septiani, R. N., & W. E. (2020). Pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM di Sidoarjo (Doctoral dissertation, Udayana University). https://doi.org/10.24843/EJMUNUD.2020.v09.i08.p16
Slamet, S., & Sagirani, T. (2024). Peningkatan kesiapan kerja siswa SMK melalui pengembangan soft skills di SMKN 1 Sambeng Lamongan. Tekmulogi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 79–90.
Soebijono, T., & E. M. (2020). Peranan revolusi industri 4.0 terhadap mutu pendidikan sekolah menengah kejuruan jurusan akuntansi. Jurnal Bisnis Perspektif, 12(2), 115–122. https://doi.org/10.37477/bip.v12i2.97
Wardhanie, A. P., Kartikasari, P., & Wulandari, S. H. E. (2019). Analisis penggunaan media internet pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jawa Timur untuk menembus pasar global dengan metode O2O. Jurnal Bisnis Terapan, 3(02), 179–188. https://doi.org/10.24123/jbt.v3i02.2513
Wulandari, S., & Rahmah, M. (2020). A survey on crowdsourcing awareness in Indonesia micro small medium enterprises. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 769, 012016. https://doi.org/10.1088/1757-899X/769/1/012016
The Community Service (PKM) activity with the theme "Improving Self-Potential to Become an Inspiring Young Leader" is one of the implementations of the Tridharma of Higher Education program implemented by STIE Ekadharma Indonesia. The main objective of this activity is to provide a real contribution to the community, especially students, in efforts to develop self-potential and leadership from an early age. This activity targets grade XII IPS 4 students at SMA Negeri 1 Cabangbungin with a total of 33 participants. In this activity, participants are given a deep understanding of the importance of recognizing and developing their potential, including abilities, talents, interests, creativity, and superior character that can be the foundation for becoming an inspiring and competitive young leader. The material presented in the seminar is designed to equip participants with applicable strategies and insights, such as how to recognize their strengths, build self-confidence, and improve communication and leadership skills. The material delivery process is carried out interactively to encourage active student participation and create a fun and meaningful learning atmosphere. This activity also reflects the spirit of collaboration between higher education institutions and schools in preparing young people who are ready to face future challenges. Evaluation results indicate that this activity was highly effective, demonstrated by the high level of participant enthusiasm, a strong understanding of the material presented, and a positive response to the speakers. This activity is expected to inspire and motivate young people to continue developing themselves and making positive contributions, both within the school environment, on campus, and in the wider community.
Artikel ini mengeksplorasi pendidikan akhlak berdasarkan interpretasi Q.S. Al-Baqarah ayat 83. Fokus utama adalah pada pentingnya pendidikan akhlak dalam konteks pengembangan potensi manusia dan pembentukan karakter yang berakhlak mulia. Melalui studi kepustakaan, penulis melakukan analisis terhadap ayat tersebut untuk menggali nilai-nilai pendidikan karakter yang mencakup hubungan individu dengan Allah SWT, Rasulullah SAW, diri sendiri, keluarga, dan komunitas. Kesimpulan yang ditarik adalah pendidikan Islam memberikan sumbangsih yang signifikan dalam mewujudkan karakter yang inklusif, peduli terhadap sesama, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika untuk menciptakan kerukunan dalam masyarakat yang majemuk.
Kegiatan perawatan pelampung suar di wilayah kerja Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, mengingat aktivitas ini melibatkan pekerjaan fisik berat serta kondisi lapangan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA), yang berfungsi untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta menetapkan langkah pengendalian yang sesuai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif observasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 40 responden, yang dipilih berdasarkan teori Arikunto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 jenis potensi kecelakaan kerja selama proses perawatan pelampung suar berlangsung. Dari jumlah tersebut, 9 termasuk dalam kategori risiko tidak diinginkan dan 4 lainnya dalam kategori dapat diterima dengan kontrol. Pengendalian risiko dilakukan melalui penerapan rekayasa teknik, pendekatan administratif, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta eliminasi bahaya langsung dari sumbernya. Hasil ini menunjukkan bahwa analisis risiko merupakan bagian penting dalam sistem manajemen keselamatan kerja di bidang navigasi laut.
Character is a trait possessed by an individual that is embedded in the soul and body, which is implemented through actions. In this day and age Christian character education is very minimal in Christian students, this can happen due to a lack of provision from parents regarding Christian character. If this continues to happen and is not resolved, it will become one of the obstacles in growing the nation's successors who have the potential to advance the nation. Therefore, the school has a very big role in teaching this to students, so that students have the correct Christian character, especially in dealing with the social life of children in the present. In solving this problem, the authors use the stages which include: Observation, implementation of PKM, and evaluation. The result of this PKM activity is to increase students' awareness of themselves not to continue to be in bad conditions so that the potential they have can be developed properly
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan permasalahan serius yang masih marak terjadi di masyarakat. Meskipun terdapat undang-undang yang melindungi korban, praktik budaya patriarki dan stigma sosial seringkali menghalangi pelaporan dan akses terhadap bantuan. Kader PKK memiliki potensi besar dalam pencegahan KDRT di tingkat komunitas. Dengan memberikan pelatihan yang memadai dan dukungan yang berkelanjutan, kader PKK dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak-anak. Melalui sosialisasi dan penyuluhan hukum ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kader tentang KDRT, peningkatan kepercayaan diri kader dalam menangani kasus, atau peningkatan pelaporan kasus oleh masyarakat.
The aim of this research is to determine the form of developing students' self-potential through the educational process. This is motivated by the varying levels of students' self-potential in this school, some teachers understand and understand how to develop students' self-potential, but some teachers do not yet understand it, so that students' self-potential is formed by itself. However, the school has already developed students' potential. Therefore, researchers conducted research to analyze what form of development of students' personal potential was carried out by teachers at the school. This type of research uses a qualitative approach, with data collection techniques using observation, interviews and documentation. Then analyze the data using triangulation. Based on the research results, it is known that the form of developing students' self-potential carried out by teachers is providing intensive guidance for students, providing assistance for students who have less interest and motivation to learn, providing good role models, inviting students together. by cleaning the school environment, carrying out congregational Duha prayers every Friday morning, conducting tests on new students, holding extracurricular activities, and giving sanctions and warnings to students. Then the challenge for teachers in developing students' potential is the students' attitudes, interests and motivation, teacher competence, school facilities and infrastructure, and the environment around the students.
The balance between cipta, rasa and karsa is a fundamental concept in human beings. These three elements are terms proposed by Ki Hajar Dewantara known as the “Konsep Trisakti Jiwa”, namely: cipta, rasa, and karsa which are also known as reasoning, appreciation, and practice. What is meant in the concept is that in carrying out everything there must be a synergistic combination between the results of thought (cipta), the results of taste (rasa), and strong motivation within themselves (karsa). This concept emphasizes the importance of balancing these three aspects to form individual character and creativity. This research aims to provide information on what can be done to balance the three aspects of cipta, rasa, and karsa; and how important the balance of cipta, rasa, and karsa is in the process of developing one's potential. Through a literature review, this research analyzes several journals from the Google Scholar website, papers, books and so on that are in accordance with the topic being discussed. The results show that someone who can unleash all the potential within themselves does not solely focus on developing intellectual abilities, but they also continue to train to increase emotional awareness, and also motivate themselves to move forward. If in carrying out everything only relies on one of them, it is likely that it will be far to reach the goal. By balancing these three aspects of creation, taste, and karsa, individuals can increase self-awareness, so that this can make it easier for an individual to explore and develop their existing potential.
Interest in learning is an important factor that influences learning success. This interest is influenced by internal factors, such as motivation and learning style, as well as external factors, such as parental support, facilities, and the school environment. Low interest in learning has a negative impact on student learning outcomes. Therefore, strategies are needed to improve it, such as the use of creative learning methods, active student participation, parental attention, and a conducive school environment. In addition, the hope of developing self-potential is an important aspect in the formation of adaptive and competitive characters. Its implementation involves education, training, motivation, and environmental support. Individual awareness of their strengths and weaknesses, access to resources, and guidance also play a role in self-development. A holistic approach in this process is important to realize individual potential that is beneficial to oneself and society.
The purpose of this study is to find out whether the influence of self-potential, socioeconomic status on interest in continuing their studies to higher education in students of SMK Tirta Sari Surya. This study uses a quantitative approach with a survey method. Data collection was obtained by distributing questionnaires in the form of Google Forms. The data used in this study is primary data obtained from sources or first people. The population of this study consisted of 110 respondents in class XI MPLB at SMK Tirta Sari Surya. The sample used in this study was 86 people using the Slovin formula. The data collected through the questionnaire was measured using a Likert scale with a score of 1 to 5. The data analysis technique in this study uses a Structural Equation Model (SEM) based on Partial Least Square (PLS) with SmartPLS 4.0 software. The results of the study showed that self-potential had a positive and significant effect on students' interest in continuing their studies in SMK Tirta Sari Surya students, socioeconomic status had a positive and significant effect on students' interest in continuing their studies in SMK Tirta Sari Surya students, and self-potential and socioeconomic status had a partial or simultaneous effect on students' interest in continuing their studies in SMK Tirta Sari Surya students.
Self-potential is the ability that each person has that has the possibility to be developed. Knowing oneself is the basic principle of every determination of one's life. The goal is that by recognizing oneself, it will be able to make someone determine what his dreams are. Everyone must have a dream, where the dream is able to bring him to determine his life goals. This socialization activity was carried out at SMK Negeri 2 Panyabungan with three methods, namely preparation, implementation and evaluation. Everyone must be able to recognize, understand, and accept who they are as best as possible. By understanding oneself, a person will be able to achieve success because they will be able to behave more effectively. To know oneself, one must also know one's strengths and weaknesses and never think of comparing oneself with others because everyone has their own privileges.
Pengembangan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran, diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan mampu mempunyai keterampilan untuk hidup dengan berbagai peluang dan tantangan yang akan dihadapi di era kemajuan teknologi dan informasi. Pembelajaran IPA SD dengan integrasi potensi lokal Purworejo dilakukan untuk meningkatkan kompetensi 4C. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan potensi lokal Kabupaten Purworejo dan mengintegrasikan potensi tersebut ke dalam kompetensi dasar muatan IPA SD sehingga mampu meningkatkan kompetensi 4C siswa guna menghadapai kehidupan abad ke-21. Adapun instrumen yang digunakan berupa angket penilaian buku terhadap kesesuaian potensi lokal Purworejo terhadap Kompetensi Dasar IPA SD serta analisis Kompetensi 4C dalam meningkatkan keterampilan siswa. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data skunder dengan studi literatur atau studi kepustakaan melalui metode tinjauan pustaka yang dilakukan dengan pengumpulan buku-buku, bahan-bahan tertulis serta referensi-referensi yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi potensi lokal Purworejo ke dalam muatan IPA SD kelas 4,5, dan 6 dapat meningkatkan kompetensi 4C dalam diri siswa.
Pendidikan karakter adalah pendidikan, nilai, kebiasaan, akhlak, budi pekerti, yang ditujukan untuk memaksimalkan potensi siswa dalam mengambil kebijakan yang benar dan buruk, memelihara yang baik, menciptakan dan menyebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari dan menyebarkannya dengan segenap hati. Maksud dari penelitian ini adalah agar tahu bagaimana peran guru agama Islam serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendidikan karakter pada peserta didik di SMP N 1 BONJOL. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan berbagai metode yang ada untuk mendiskripsikan apa yang diamati dalam bentuk bahasa, tulisan dan perilaku manusia. Dalam penelitian ini terdapat dua informan yaitu informan kunci adalah guru Pendidikan Agama Islam dan informan pendukung adalah wakil kepala sekolah dan peserta didik. Hasil penelitian yang penulis lakukan di SMP N 1 BONJOL menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam berperan sebagai teladan, pembimbing, dan guru yang penyayang dalam penerapan pendidikan karakter. Dalam hal melaksanakan peran tersebut, terdapat faktor yang mendukung dan yang menghambat bagi guru agama Islam untuk menerapkan pendidikan karakter pada peserta didik, yaitu: faktor pendukung adalah kegiatan yang diadakan di sekolah serta lingkungan keluarga dan masyarakat yang baik, sedangkan faktor penghambatnya adalah faktor internal yang disebabkan oleh diri siswa itu sendiri dan ketidaktahuan peserta didik yang menghambat penerapan pendidikan karakter. Faktor eksternal yang berasal dari lingkungan luar seperti pertemanan di luar sekolah yang kurang baik serta penyalahgunaan media sosial yang tidak dikontrol oleh orang tua.
Perkawinan anak menurut United Nations Children's Fund (UNICEF) merupakan pelanggaran berat terhadap hak setiap anak untuk mencapai potensi diri yang sepenuhnya. Maraknya perkawinan anak menimbulkan menurunnya SDM yang dimiliki suatu negara karena menurunnya produktifitas. Aktualisasi pengabdian masyarakat di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang memilih tema sosialisasi terkait pencegahan terlaksananya perkawinan anak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa terkait pentingnya mempertimbangkan kesiapan anak sebelum memasuki dunia rumah tangga. Adapun sosialisasi menggunakan media presentasi power point dengan membagi metode menjadi 4 komponen utama, yakni: metode ceramah, metode diskusi interaktif, metode konsultasi, dan metode evaluasi. Dengan adanya sosialisasi terkait hukum perkawinan anak, masyarakat Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang mendapatkan wawasan serta pemahaman yang cukup mumpuni untuk nantinya dapat turut serta dalam pencegahan terlaksananya perkawinan anak. Pencegahan adanya perkawinan anak dapat dimulai dari kesadaran orangtua sebagai figur acuan seorang anak. Orangtua perlu memahami apa saja dampak negatif yang dapat terjadi di kemudian hari bilamana perkawinan anak tetap dilaksanakan termasuk adanya perceraian.