Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Marlince Diana Lende; Junidar Gulo; Malik Bambangan

Pengharapan : Jurnal Pendidikan dan Pemuridan Kristen dan Katolik 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The purpose of this study is to understand Romans 12:-2 from a hermeneutic point of view, especially in relation to the concept of "renewal of the mind" as the key to spiritual transformation in the Christian life. Paul emphasizes the importance of a profound inner change in order to be in harmony with God's will, which is not only a change in behavior, but also a change in mindset influenced by God's Word. Paul's letter to the church in Rome, written to the church in Rome, teaches about salvation through faith and the relationship between the Law and faith in Christ. In Romans 12:2, Paul exhorts believers not to follow worldly values, but to have experiences that renew their minds so that they understand God's will. This hermeneutic interpretation suggests that the renewal of the mind leads believers to live differently from the norms of the world, which affects all aspects of daily life, including relationships with others. However, challenges arise from cultural influences, world customs, and personal weaknesses that hinder change. The results of this study show that the transformation of the heart and mind that Paul teaches is an ongoing spiritual journey that requires dedication, discipline, and patience. This change enables believers to live according to God's good, pleasing and perfect will and bear witness to the world in the truth.

Gregorian M Irwan Hale; Katharina Woli Namang

Gaya bahasa adalah penggunaan kata kiasan dan perbandingan yang tepat untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran, gaya bahasa berguna untuk menimbulkan keindahan karya sastra dalam berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya bahasa dan makna dalam lagu - lagu ciptaan dari derfi negara hale ditinjau dari aspek sosial budaya. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam proses ini peneliti menggunakan pendekatan kajian stilistika dengan mengkaji tentang penggunaan bahasa dan gaya bahasa di dalam karya kesusastraan serta meneliti ciri khas penggunaan bahasa dan amanat yang disampaikan pengarang di dalam lagu – lagunya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu peneliti melakukan wawancara langsung kepada pencipta lagu dan mengumpulkan dokumentasi berupa lirik lagu dan juga foto cover lagu tersebut. Teknis analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  

Andreas Heri Kurniawan

Bahasa memiliki bentuk yang unik, yaitu tidak hanya dapat digunakan dalam bentuk lisan maupun tulisan saja, tetapi juga dapat digunakan dalam bidang lain seperti lagu, film, puisi, novel dan masih banyak lagi. Lagu merupakan salah satu media komunikasi yang paling populer di masyarakat untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya. Lagu memadukan alunan musik dan lirik untuk menyampaikan perasaan, ide, perasaan, dan pikiran. Di era sekarang ini, banyak orang yang gemar mendengarkan lagu. Dalam sebuah lagu, salah satu unsur yang dapat menjadi media utama untuk menyampaikan ide, perasaan, atau pikiran adalah lirik dalam lagu tersebut. Lirik dalam sebuah lagu dapat menimbulkan perasaan sedih, senang, depresi, dan lain sebagainya. Dalam lirik tersebut, terdapat banyak pesan yang dapat disampaikan penciptanya kepada pendengar melalui lirik lagu tersebut. Akan tetapi, sebagian pendengar terkadang tidak hanya berusaha memahami lirik lagu tersebut, tetapi mereka berusaha mencari makna yang disampaikan oleh pencipta lagu tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis deiksis dalam lirik lagu “Set Fire to the Rain” karya Adele. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis deiksis yang digunakan dan menemukan jenis-jenis deiksis yang dominan terdapat dalam lirik lagu tersebut.

Daffa Khairunnisa; Ari Kusuma Dewi

Pemakaian gadget atau (smartphone) yang terlalu berlebihan dan tidak sewajarnya akan berdampak terhadap segala bidang priadi, sosial, belajar dan karir pada peserta didik. Situasi penggunaan gadget (smartphone) saat ini didapati tinggi dibeberapa peserta didik pada salah satu sekolah menengah pertama di Kota Surabaya. Yang mana, ini terlihat dari kurang menyimak penjelasan guru dengan sembunyi-sembunyi memainkan gadget (smartphone) ketika pembelajaran berlangsung, tidak dapat lepas dari gadget (smartphone) sehingga sulit untuk fokus atau konsentrasi dalam belajar atau hal lainnya. Penelitian ini dilaksanakan, untuk mengetahui tingkat penggunaan gadget (smartphone) dibeberapa peserta didik pada salah satu sekolah menengah pertama di Kota Surabaya, yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 48 Surabaya. Dalam penelitian ini, menggunakan analisis data dengan teknik statistik deskriptif. Hasil dari analis penggunaan gadget (smartphone), ialah didapati beberapa peserta didik pada salah satu sekolah menengah pertama di Kota Surabaya, yaitu SMP Negeri 48 Surabaya berada pada 86%. Yang mana, tingkat tersebut berada pada tingkat sedang. Peserta didik juga menggunakan dan memainkan gadget (smartphone) sebagai bahan hiburan ketika banyak pikiran atau stres, mengusir rasa kesepian dan melupakan masalah untu beberapa saat.

Muhamad Sahli

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Terapi musik merupakan sebuah teknik relaksasi yang dirancang khusus untuk memberikan rasa tenang, mengendalikan emosi, serta membantu proses penyembuhan penyakit jiwa Terapi musik adalah salah satu metode relaksasi yang bertujuan untuk memberikan ketenangan, mengendalikan emosi, serta membantu dalam penyembuhan gangguan psikologis.Literatur review ini yaitu untuk  mengetahui pengaruh tindakan pemberian terapi musik klasik pada pasien halusinasi pendengaran.Referensi yang digunakan diambil dari database elektronik, khususnya Google Cendekia, untuk periode 2017 hingga 2021.Terapi musik klasik terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pasien yang mengalami halusinasi pendengaran. Dengan memberikan efek relaksasi pada tubuh dan pikiran, terapi musik ini dapat berkontribusi pada perkembangan diri serta penyembuhan gangguan psikologis yang dialami pasien.

Muhamad Sahli

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Terapi musik merupakan sebuah teknik relaksasi yang dirancang khusus untuk memberikan rasa tenang, mengendalikan emosi, serta membantu proses penyembuhan penyakit jiwa Terapi musik adalah salah satu metode relaksasi yang bertujuan untuk memberikan ketenangan, mengendalikan emosi, serta membantu dalam penyembuhan gangguan psikologis.Literatur review ini yaitu untuk  mengetahui pengaruh tindakan pemberian terapi musik klasik pada pasien halusinasi pendengaran.Referensi yang digunakan diambil dari database elektronik, khususnya Google Cendekia, untuk periode 2017 hingga 2021.Terapi musik klasik terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pasien yang mengalami halusinasi pendengaran. Dengan memberikan efek relaksasi pada tubuh dan pikiran, terapi musik ini dapat berkontribusi pada perkembangan diri serta penyembuhan gangguan psikologis yang dialami pasien.

Arfian Suryasuciramdhan; Risma Yanti; Reva Fisalsabila; Yusep Irsyad Najib Setiawan

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2024 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Excessive thinking is often experienced from adolescence to adulthood. The term that is better known in English is overthingking. Overthinking is a behavior of thinking about something excessively. This habit can make a person reflect too much on what has happened in the past, worry about the future, and think about things that will not necessarily happen. This excessive thinking often occurs when we are experiencing a problem, and are doubtful about what we have done. There are several ways to overcome overthinking itself, one of which is by using Mindfulness Therapy. War in the mind can be interpreted as a condition of someone who thinks about conditions without finding a result that will take action. War in the mind is also known as overthinking, namely overthinking over and over again thinking about things that can take up a lot of time. The aim of this research is to present a complete picture of content. This research explains the content/message of a piece of content. Overthinking has a negative influence on a person's thinking. To fight in one's mind means to speak against oneself, and purely from one's thoughts.

Elza Putri Ayundira Cory; Mustafiyanti Mustafiyanti

Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2024 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The school of Kalam science and its respective main points of thought. Kalam science, or Islamic theology, is a scientific discipline that discusses Islamic beliefs using rational methods and logical argumentation. This article discusses various schools in Kalam Science and their respective main points of thought. Some of the main schools in Kalam Science include:• Mu'tazilah: Mu'tazilah believed that the human mind is capable of understanding Islamic teachings rationally and that human actions are free. • Asy'ariyah: Asy'ariyah believes that human reason needs to be assisted by revelation to understand Islamic teachings and that human actions are not completely free. • Maturidiyah: Maturidiyah believes that human reason has an important role in understanding Islamic teachings, but revelation remains the main source knowledge.• Salafiyah: Salafiyah believes that the main source of Islamic knowledge is the Koran and Hadith, and that the use of reason in understanding religion must be limited. This article explains the differences in views between these schools in various theological aspects, such as the nature of God, free will, and destiny.

Lestiyoningsih, Dewi; Azhari, Nanang Khosim; Noviyanti, Laura Khattrine

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2024 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Penyakit Stroke merupakan penyakit serebrovaskuler ditunjukkan dengan kerusakan fungsional dan struktural yang bersifat sementara maupun permanen akibat kurangnya aliran darah ke otak. Depresi merupakan penyakit yang melibatkan tubuh, suasana hati dan pikiran, depresi pada penyakit kronis yang telah dikaitkan dengan kurangnya kepatuhan dalam program pengobatan, kecenderungan bunuh diri dan tingkat kelangsungan hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan tingkat depresi pada lansia dengan penderita  stroke  di  RSI  Sultan  Agung  Semarang.  Jenis penelitian  yang digunakan  yaitu kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 66 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan  Purposive sampling. Uji statistik  yang digunakan adalah uji Spearman Rank. Hasil yang diperoleh yaitu taraf signifikasi p-value (0,001 <0,05) dengan nilai correlation coefficient sebesar (-0,395) yang menunjukkan terdapat hubungan antara efikasi diri dengan tingkat depresi dalam kategori hubungan rendah dengan arah  korelasi negatif. Sehingga  dapat  disimpulkan bahwa efikasi  diri yang rendah  dapat menyebabkan tingkat depresi sedang pada pasien lansia dengan penderita stroke. Diharapkan peneliti selanjutnya perlu melakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor- faktor apa saja yang dapat mempengaruhi tingkat depresi pada pasien lansia dengan penderita stroke.