SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

46,045 articles from 408 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Aliyan Syarif Mukhtar; Jeni Fadhila; Faisal Kurnia; Tuti Rahmi; Utari Febriani

Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi. 2025 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Assertive is a form of learning that forms the identity of an individual. Assertive ability can also bring up communication skills that can assist individuals in carrying out their social demands. Assertive behavior is important for children to have to prevent sexual violence, bullying and communication difficulties in children. The purpose of this study was to determine the effectiveness of pop up books in increasing assertiveness in children. The method used in this study is an experimental research method which uses a pre-test post-test control group design. Data collection was carried out through observation with the checklist recording technique. Data analysis used is descriptive analysis. The subjects in this study were class II children of SD Negeri Padang Lua for the 2022/2023 academic year, aged 8-9 years. Based on the results of the pre-post test analysis, there was a significant difference in the form of an increase in assertive behavior in the experimental group. This proves that the use of pop up books is effective in increasing assertiveness in children. It is hoped that future researchers will implement this research in a more conducive environment and with a longer intervention time.

Salsadilla Celina Rinaldi; Arbana Syamanta

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran guru dalam mengembangkan perilaku asertif pada peserta didik, metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode studi literatur dimana studi literatur merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data. Teknik pengumpulan data yang dipakai pada penelitian ini adalah kajian teoritis dimana informasi atau data yang diperoleh dari browsing internet, jurnal ilmiah dan juga sumber lainnya yang relevan. Sebagai guru atau pendidik yang professional harus berperan dalam membentuk karakteristik pada peserta didik , dimana guru terlebih dahulu memahami karakter pada peserta didik, guru juga harus bertugas mendisiplinkan, memberikan tanggung jawab, mengajari berbicara yang baik, dan memberi bebas dalam mengeluarkan pendapat pada peserta didik. Makna dari perilaku asertif adalah menerapkan keberanian untuk secara jujur, dan terbuka menyatakan perasaan seperti perasaan suka atau tidak suka, perasaan nyaman atau tidak nyaman, perasaan bahagia atau tidak bahagia, kebutuhan dan keberanian untuk mengemukakan pikiran- pikiran seperti ide-ide pendapat dan argumentasi apa adanya. Berdasarkan kajian tersebut hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dalam hal mengungkapkan pendapat para peserta didik tidak langsung dapat menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Peserta didik masih perlu diberikan pilihan untuk dapat menjawab. Guru dapat membuat kelompok-kelompok dalam pembelajaran agar peserta didik dapat berinteraksi satu sama lain, peserta didik bebas berpendapat dalam kelompok tersebut. Tetapi masih ada peserta didik yang hanya diam saja saat di dalam kelompok dan tidak mau mengeluarkan pendapat. berdasarkan data yang di diperoleh guru berperan banyak dalam membentuk afirmasi diri peserta didik.    

Luluk Purnomo; Sheli Dela Saputri; Sri Mintarsih; Wijayanti

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang : Masih banyak kasus ditemukan dengan keluhan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang masih kurang, dokter datang terlambat, perawat kurang peduli pada keluhan pasien, sehingga pasien merasa mutu pelayanannya tidak sesuai, oleh karena itu pasien akan mencari tempat pelayanan kesehatan yang lebih baik. Perilaku asertif merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan di Rumah Sakit. Tujuan : menganalisa hubungan perilaku asertif perawat dengan mutu pelayanan pada pasien. Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan quasi experimental dengan rancangan penelitian cross-sectional design. Pengambilan sampel menggunakan pursosive sampling dengan 37 responden. Instrumen penelitian menggunakan alat ukur instrumen perilaku asertif perawat Liesmangku Langit dengan 12 pertanyaan dan instrumen mutu pelayanan keperawatan pada pasien Nurul dan Anisa dengan 25 pertanyaan. Uji Normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan Analisa data Chi-Square. Hasil Penelitian : Hasil uji Shapiro-Wilk pada perilaku asertif yaitu 0,364 dan mutu pelayanan yaitu 0,145. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji Chi-Square, diperoleh perilaku asertif dan mutu pelayanan dengan p value = 0,031 dimana <0,05. Kesimpulan : Ada hubungan antara perilaku asertif perawat dengan mutu pelayanan keperawatan.