Publication Search

58,296 articles from 461 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 146

Analytics

Novitasari, Dwi; Endah Tri Wahyuningtyas; Dina Anggraeni Susesti

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel pengabdian ini menyajikan program partisipatif yang mengintegrasikan pengelolaan sampah rumah tangga dan kebun hidroponik untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di Desa Betro. Program dirancang berdasarkan kondisi awal berupa kebiasaan membuang sampah campur, belum optimalnya pemanfaatan sampah organik, serta masih terbatasnya pemanfaatan pekarangan rumah. Kegiatan dilaksanakan melalui analisis situasi, sosialisasi 3R, pelatihan pemilahan sampah dan pengomposan sederhana, pembuatan demplot hidroponik, serta pendampingan kader. Pendekatan yang digunakan ialah participatory action dan edukasi berbasis komunitas dengan melibatkan unsur PKK, karang taruna, dan perangkat desa. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman warga tentang pengelolaan sampah, munculnya kebiasaan memilah sampah dari rumah, terbentuknya titik kumpul sampah anorganik yang bernilai jual, serta pemanfaatan kebun hidroponik sebagai media belajar lingkungan dan sumber sayur rumah tangga. Integrasi kedua program mendorong perubahan perilaku yang lebih nyata, terukur, dan berkelanjutan.

Krismiyarsi; Hadi Karyono; Kunarto; Mahmuda Pancawisma Febriharini

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang semakin kompleks dan menjadi tantangan serius dalam kehidupan masyarakat, khususnya di lingkungan panti sosial pelayanan anak. Berbagai bentuk kenakalan remaja seperti pelanggaran tata tertib, pergaulan bebas, penyalahgunaan media digital, hingga tindakan yang berpotensi melanggar hukum menunjukkan pentingnya pembinaan karakter dan kesadaran hukum sejak dini. Kurangnya pemahaman tentang norma hukum, lemahnya kontrol diri, serta pengaruh lingkungan sosial menjadi faktor yang mendorong terjadinya perilaku menyimpang pada remaja. Kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan oleh Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (UNTAG) Semarang di Panti Sosial Pelayanan Anak Tawangmangu, Karanganyar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, membangun karakter positif, serta memberikan pemahaman kepada remaja mengenai konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi kasus sederhana yang dekat dengan kehidupan remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan hukum mampu meningkatkan pemahaman remaja terhadap norma hukum dan sosial, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perilaku disiplin dan tanggung jawab, serta mendorong terbentuknya sikap preventif terhadap tindakan kenakalan. Dengan demikian, penyuluhan hukum menjadi salah satu strategi efektif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja melalui pembinaan kesadaran hukum dan penguatan karakter sejak usia dini.

Johana Tania Arviana; Anita Oktavia; Catharina Aprilia Hellyani; Anna Triwijayati

Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The rapid growth of digital technology and social media has reshaped communication practices, consumer behavior, and marketing approaches, particularly among Generation Z, who are widely recognized as digital natives. For this generation, social media serves as a major channel for obtaining information and exploring product references before making purchase decisions. In this environment, influencer marketing has emerged as a prominent promotional approach because it can foster audience interaction, emotional connection, and trust more effectively than conventional advertising. This study examines the role of influencer marketing in shaping the digital behavior of Generation Z in Indonesia. A qualitative literature review method was employed by analyzing secondary sources drawn from academic journals, books, and related publications. The findings indicate that influencer marketing has a meaningful influence on information-seeking behavior, decision-making processes, and the level of digital engagement among Generation Z. Influencers are commonly viewed as more credible, relatable, and authentic sources of information. Furthermore, the effectiveness of influencer marketing is determined more by credibility, authenticity, and the quality of interaction than by follower count alone. These findings suggest that companies should adopt digital marketing strategies that are more interactive, personalized, and relationship-oriented in order to engage Generation Z more effectively.

Azizah Azizah; Syamzaimar Syamzaimar

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2026 International Forum of Researchers and Lecturers

This study aims to analyze the use of digital learning media in improving learning outcomes and to examine the impact of social media on adolescents’ behavior in daily life in the digital era. The method used is a qualitative approach with a literature study (library research) design, conducted through the collection, review, and analysis of various relevant scholarly sources. The findings indicate that digital learning media play an important role in enhancing students’ motivation, engagement, and learning outcomes, as they are able to present material in an interactive, engaging, and easily understandable manner. On the other hand, social media has a dual impact on adolescents’ behavior. Its positive effects include ease of communication, access to information, and the development of creativity, while its negative effects include addiction, decreased learning focus, social comparison that lowers self-esteem, exposure to negative content, and the emergence of the Fear of Missing Out (FOMO) phenomenon, which can affect mental health.  Therefore, the wise use of digital media and proper supervision are necessary to support the improvement of educational quality while also fostering positive character development in adolescents.

Dumar, Bergita; Wahyuni, Ida; Astarina Prajayanti, Ni Made Dwi; Yahya Fujianti, Mery Eka; Mulyani, Sri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan yang berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan psikososial anak. Tingginya kejadian bullying, baik secara fisik, verbal, maupun digital, menyebabkan siswa merasa tidak aman, mengalami kecemasan, serta penurunan interaksi sosial dan prestasi belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta upaya pencegahannya. Metode  pengabdian  yang  dilakukan  berupa  pemberian  penyuluhan  kesehatan menggunakan participatory  action  research (PAR)  dengan  tema “Edukasi Kesehatan Tentang Bullying Pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli“. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan cara mencegah bullying, serta meningkatnya sikap empati dan keberanian untuk melaporkan kejadian bullying. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali perilaku bullying dan berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulannya, kegiatan edukasi melalui pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terkait bullying, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental anak.

Nadia Shafira Ristyaning Putri; Sri Sumarmi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Inappropriate complementary feeding (MPASI) practices remain a public health concern, particularly during the first 1,000 days of life, as they contribute to the risk of growth disorders such as stunting. This study aimed to analyze the relationship between socioeconomic factors and maternal decision-making processes with complementary feeding practices based on consumer behavior theory. This study employed an observational analytic design with a cross-sectional approach involving 240 mothers with children aged 6–23 months in the working area of Puskesmas Putat Jaya, Surabaya. Data were collected through structured interviews and analyzed using the Chi-Square test. The results showed significant relationships between socioeconomic status and decision-making processes, as well as between decision-making processes and complementary feeding practices (p<0.05). Mothers with higher socioeconomic status tended to have better decision-making processes and more appropriate feeding practices. However, overall practices were not fully aligned with recommended standards. These findings indicate that improving complementary feeding practices requires not only knowledge enhancement but also strengthening maternal decision-making capacity within their socioeconomic context.

Indri Basiru; Rambu Ina yowa; Gloria Maria Tilman De Araujo; Andiani Herlina Novianti; Tan Evan Tandiyono

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan Instagram terhadap perilaku, identitas sosial, dan gaya hidup Generasi Z. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap empat informan Generasi Z yang aktif menggunakan Instagram, yakni Jay, Kalista, Manda, dan Maria. Selaras dengan empat rumusan masalah yang diajukan—mengenai pola penggunaan, pembentukan identitas, pengaruh terhadap gaya hidup, serta strategi pengelolaan—hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram memberikan pengaruh yang beragam: sebagai sumber informasi dan hiburan utama, sebagai platform pembentukan identitas dan personal branding, serta sebagai media yang memengaruhi gaya hidup meliputi fashion, pilihan makanan, dan destinasi wisata. Temuan juga mengungkapkan bahwa sebagian besar informan mampu mengontrol penggunaan Instagram secara mandiri melalui strategi seperti menonaktifkan akun, menghapus aplikasi sementara, dan memilah konten. Meskipun Instagram memberikan dampak positif seperti perluasan jaringan sosial dan akses informasi, terdapat potensi dampak negatif berupa gangguan aktivitas belajar dan tekanan sosial akibat standar kehidupan yang ditampilkan di platform tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan kemampuan manajemen diri dalam penggunaan media sosial, khususnya bagi Generasi Z yang tumbuh bersama teknologi digital.

Kerin Ari Chaniago; Innaya Aulia Putri; Risma Anita Puriani

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2026 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

This article discusses the relationship between parenting styles and adolescents’ social behavior. Adolescence is a developmental stage characterized by increasing social demands, making the role of the family, particularly parents, crucial in shaping adolescents’ social adjustment. This study employed a literature review method by examining relevant textbooks and national and international journal articles related to parenting styles and adolescents’ social behavior. The findings indicate that parenting styles have a significant influence on adolescents’ social behavior. Authoritative or democratic parenting is identified as the most effective style in promoting positive social behaviors, such as empathy, cooperation, social concern, and adaptive social skills. In contrast, authoritarian and permissive parenting styles are associated with various social behavior problems, including aggression, social anxiety, and low social competence. Furthermore, the relationship between parenting styles and adolescents’ social behavior is mediated by internal psychological factors, such as self-control and emotional intelligence. Therefore, warm, responsive, and consistent parenting practices are essential to support optimal social development in adolescents.

Ayla Azira; Amanda Amanda; Sri Mulyeni

Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial 2026 International Forum of Researchers and Lecturers

This study was conducted to examine how social media influences Fear of Missing Out (FOMO) behavior among its users. The research employs a qualitative method with a literature review approach by analyzing and reviewing 20 previous research journals related to FOMO behavior in social media users. The reviewed journals were published. The findings indicate that FOMO behavior is driven by high-intensity social media use, in which increased frequency and duration of use are associated with higher levels of anxiety and fear of missing information and social experiences. Continuous exposure to content and activities shared by other users encourages social comparison, which contributes to increased anxiety, self-dissatisfaction, and difficulties in emotional regulation, particularly among individuals with low self-esteem. These conditions may lead to dependence on social validation and promote increasingly addictive patterns of social media use, which in the long term can reduce self-control and negatively affect psychological well-being. When self-esteem is low and psychological well-being is disrupted, individuals may experience heightened pessimism and an increased risk of engaging in self-harm behaviors. Overall, the findings suggest that self-regulation and self-determination serve as preventive factors against FOMO behavior and its psychological and mental health impacts; therefore, strengthening self-regulation and self-determination is essential to prevent FOMO.

Irianto Putra, Adhika Graha; Dwi Hadian, Mohammad Sapari; Nugraha, Awaludin; Maharani, Najla Raisa

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This study aims to analyze the transformation of tourist behavior in mountain hiking activities in the Sindoro, Sumbing, and Slamet (3S) area of Central Java within the context of nature-based tourism trends and digital mediation. A descriptive qualitative approach was employed, involving eight purposively selected hikers. Data were collected through semi-structured interviews, participant observation, and analysis of social media posts. The findings reveal a shift in motivation from physical challenge-oriented goals toward self-fulfillment, personal reflection, and psychological balance. Mountain hiking has also become normalized as part of an urban modern lifestyle. Furthermore, social media plays a significant role in shaping aspirations, documentation practices, and the reproduction of tourist behavior, extending the experience of nature beyond physical engagement into digital representation. These findings indicate that contemporary tourist behavior is constructed through the interaction of intrinsic motivation, social needs, and the logic of digital representation in nature-based tourism.

Abas, Mamat; Frans Mitran Ajami; Risti Ristianingsih Badu; Ukhti Nurfajriah Sasmita Ijonu

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Suka Makmur di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo merupakan wilayah beriklim panas dengan kondisi permukiman yang cenderung gersang akibat minimnya pemanfaatan pekarangan rumah. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai teknologi budidaya sederhana menyebabkan pekarangan dibiarkan kosong dan tidak memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan melalui penerapan teknologi hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) sebagai upaya penghijauan lingkungan dan penguatan ketahanan pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan perakitan instalasi hidroponik, serta praktik budidaya langsung. Pelaksanaan program menghasilkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat secara signifikan, ditandai dengan kemampuan warga merakit sistem NFT, mengelola nutrisi, serta memelihara tanaman hingga masa panen. Selain itu, pekarangan warga mulai mengalami perubahan menjadi ruang hijau produktif yang mampu menurunkan kesan gersang pada lingkungan permukiman. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi hidroponik dan pendekatan pemberdayaan masyarakat efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, meningkatkan kemandirian pangan, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan.

Regita Dwi Sufiana; Zaneta Ghea Azzahra; Rani Amelia; Masturoh

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam melanjutkan pembangunan Negara, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa remaja merupakan aset atau modal utama sumber daya manusia bagi pembangunan bangsa di masa depan. Oleh karena itu, kesehatan remaja perlu dijaga agar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, produktif dan berkualitas. Metode penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Metode PAR menggunakan beberapa teknik, antara lain; pertama, observasi, focus group discussion (FGD), Sharing Knowladge, wawancara mendalam, pelatihan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pertama, kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMADAN) tahun 2026 di Panti Asuhan Ma'had Tahfidz Al Anwar, Desa Tegalandong, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, berhasil memberikan edukasi kesehatan reproduksi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan gizi kepada 63 peserta anak dan remaja. Kedua, diskusi menekankan bahwa kesehatan reproduksi, PHBS, dan gizi merupakan aspek krusial bagi remaja, terutama dalam mencegah masalah seperti anemia, stunting, dan penyakit menular. Ketiga, secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menjadi pemicu bagi remaja untuk menerapkan pola hidup sehat, meskipun diperlukan evaluasi lebih lanjut dan penguatan bahan gizi untuk dampak yang maksimal.

Hutari Adeningsih; Said Said; Imam Tri Wibowo

Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study analyzes the influence of Social Media, Impulsive Buying Behavior, Financial Technology Trust, and Financial Literacy on the Interest in Using Shopee PayLater among Generation Z youth in Jombang Village, South Tangerang. Out of a population of 6,618 teenagers, a sample of 150 respondents was selected using Purposive Sampling, exceeding the initial Slovin formula requirement of 99 participants to ensure higher data reliability. The research adopts a quantitative approach with multiple linear regression analysis processed via SPSS version 25. Data collection integrated primary sources from structured questionnaires with secondary data from comprehensive literature reviews. The results demonstrate that Impulsive Buying Behavior and Financial Technology Trust significantly and positively affect Shopee PayLater usage interest. Conversely, Social Media and Financial Literacy do not show a significant positive impact to Shopee PayLater usage interest. These findings provide critical insights into the digital consumption patterns and financial decision-making behaviors of the modern Indonesian youth demographic.

Ilham Achmad Fakhrezi; Sherly Putri Revika; Ega Trianingsih Aksana; Siti Maysarah

Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Health education at the elementary school level represents a long-term investment in developing a stronger and more capable generation. By fostering a proper understanding from an early age, children are expected to build a resilient defense against various health threats. This community service program aims to broaden the knowledge and awareness of students at SDN 054945 Dogang Village, Gebang District, Langkat Regency, North Sumatra, regarding Clean and Healthy Living Behavior (known as PHBS). As a promotive and preventive strategy, PHBS is essential to instill from childhood to cultivate healthy habits and prevent various health disorders. This study utilizes a qualitative approach, applying the Miles and Huberman interactive analysis model. The activity, conducted on July 20, 2024, involved 77 fourth and fifth-grade students and followed three main stages: preparation, implementation, and evaluation. Socialization was carried out interactively through handwashing tutorial videos, physical exercises, PHBS-themed songs and rhythmic clapping, and Q&A sessions. The results indicated an improvement in students' understanding of various PHBS indicators, including handwashing habits, waste management, healthy food consumption, physical activity, growth monitoring, avoiding tobacco smoke, maintaining toilet cleanliness, and eradicating mosquito larvae. The active participation shown by the students reflects a heightened awareness of practicing PHBS within the school environment. In conclusion, this educational initiative has delivered a positive impact on student knowledge and holds the potential to foster a sustainable culture of clean and healthy living, both at school and in their daily lives.

Riza Larenahadi; Harry Kurniawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Pasar merupakan bagian penting dalam perkembangan arsitektur pembangunan sebuah kota di Indonesia. Tidak hanya berperan dalam aspek ekonomi, pasar juga berperan dalam aspek sosial budaya masyarakat di wilayahnya. Pentingnya peran pasar tradisional ini direspon pemerintah melalui pelbagai program revitalisasi agar lebih mengikuti konteks zaman dan tidak kalah bersaing dengan jenis pasar yang lain. Namun permasalahan yang baru muncul setelah program revitalisasi dilaksanakan terutama menurunnya transaksi ekonomi dan tingkat keramaian di pasar. Revitalisasi Pasar Prawirotaman menjadi kasus yang diteliti pada permasalahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola perilaku pengguna pasar tradisional untuk mengetahui tingkat optimalisasi fungsi ruang bangunan pasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pemetaan perilaku pengguna pasar melalui place-centered mapping dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa pola perilaku pengguna memiliki jumlah frekuensi kegiatan berbeda di setiap lantainya dan pemilihan elemen aksesibilitas oleh pengguna bersifat langsung dan terarah sehingga mempengaruhi tingkat optimalisasi fungsi ruang.

Frans Mitran Ajami; Abas, Mamat; Iken Meyti Katili; Marwan Bakari Suleman

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pemanfaatan lahan kosong di wilayah perdesaan sering kali belum optimal akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap fungsi ruang terbuka hijau dan konsep desain lanskap. Desa Suka Makmur, Kabupaten Pohuwato, merupakan salah satu wilayah yang memiliki lahan terbuka cukup luas namun berada dalam kondisi gersang dan belum tertata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan lahan kosong melalui sosialisasi dan edukasi desain lanskap ruang terbuka hijau sebagai upaya awal pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah KKN-PAR (Participatory Action Research) dengan tahapan identifikasi awal, sosialisasi dan edukasi, serta evaluasi perubahan pemahaman masyarakat. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test terhadap 24 responden. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat pada seluruh indikator yang diukur, meliputi fungsi ruang terbuka hijau, manfaat ekologis dan sosial, serta konsep dasar desain lanskap. Peningkatan pemahaman ini mengindikasikan terjadinya perubahan perilaku awal masyarakat pada aspek kognitif. Hasil pengabdian ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam membangun kesadaran lingkungan dan dapat menjadi landasan bagi pengelolaan ruang terbuka hijau yang berkelanjutan di wilayah perdesaan.

Dian Rahayu; Dhini Aminarti; Alya Salsabila Oktaviranda

Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Acute Respiratory Infection (ARI) is one of the most common health problems among elementary school-aged children and contributes to a high morbidity rate. One of the contributing factors to ARI is the low implementation of Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) as an early preventive measure. This community service activity was conducted at State Elementary School 18 Dewantara, Aceh Utara District, targeting 10 fifth-grade students. The method used in this activity was health education through interactive lectures and discussions, accompanied by a pre-test and post-test evaluation using questionnaires. The materials provided included the definition of ARI, risk factors, and the implementation of CHLB such as proper handwashing, personal hygiene maintenance, and correct coughing and sneezing etiquette. The results showed an increase in students’ knowledge after the educational session, with the average score rising from 78% to 88%, indicating an improvement of 10%. This demonstrates that the educational method used was effective in improving students’ understanding of ARI prevention. This activity is expected to foster clean and healthy habits among elementary school students and support promotive and preventive health efforts in the school environment.

Alya Marsasetya Fahman; Mokhamad Nurhadi; Tiara Putri Ryandini; Mei Widyawati

Inovasi Kesehatan Global 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The diversity of social media used by teenagers today can influence Fear of Missing Out (FoMO) behavior, a condition where someone feels left out of information, trends, or activities carried out by others. This condition is characterized by fear, anxiety, difficulty controlling the desire to stay connected, and a tendency to compare oneself with others on social media. Teenagers are the group most vulnerable to FoMO due to their high intensity of social media use and their still-developing social needs. This reseach seeks to examine the association between scial media diversity and FoMO behavior among eleventh-grade student at SMAN 4 Tuban. The study employed a quantitative analytic design using a cross-sectional approach. The research population consists of all 11th grade students, totaling 157 respondents, selected using simple random sampling. The instruments used are a social media diversity questionnaire and a FoMO behavior questionnaire. Data analysis uses the Chi-Square test with a significance level of α = 0.05. The results of the study show a p-value of 0.000, which means p < 0.05, so H1 is accepted. This shows that there is a significant relationship between social media diversity and FoMO behavior in adolescents. The more diverse the social media platforms used, the higher the tendency for adolescents to experience FoMO. Based on these results, it can be concluded that social media diversity influences FoMO behavior among 11th grade students at SMAN 4 Tuban.

Alfani Azhard; Haris Pratama; Putri Nabawy

Modem : Jurnal Informatika dan Sains Teknologi 2026 Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

The rapid development of digital technology has significantly increased public access to online activities, including online gambling, which has emerged as a serious social problem in Indonesia. This study aims to analyze the impact of online gambling on the mental health and social behavior of young people. This research employed a descriptive method with a survey approach. Data were collected through questionnaires distributed to young respondents who had experience or exposure to online gambling activities. The findings indicate that involvement in online gambling has a significant impact on mental health disorders such as stress, anxiety, and depressive symptoms. In addition, online gambling contributes to a decline in social interaction quality, increased family conflict, social withdrawal, and reduced productivity. Behavioral changes such as impulsivity and decreased self-control were also identified among respondents. These results demonstrate that online gambling not only affects individuals psychologically but also disrupts social relationships and family harmony. Therefore, comprehensive preventive efforts are needed through digital literacy enhancement, family involvement, and psychological support services to protect young people from the negative consequences of online gambling.

Harry Zulkifli

Modem : Jurnal Informatika dan Sains Teknologi 2026 Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

The development of social media has encouraged students to be more active in interacting, sharing information, and establishing relationships online. However, the high intensity of social media use also increases the risk of personal data leakage. This literature study aims to examine the relationship between privacy awareness and students' safe behavior in social media use. The research was conducted by examining various sources, including scientific journals, articles, research reports, books, and online references relevant to digital security issues. The results of the study show that privacy awareness has a significant role in shaping students' safe behavior. This awareness is reflected through the practice of using strong passwords, the implementation of two-factor authentication, and prudence in sharing personal information in the digital space. Although knowledge about digital threats is quite adequate, students' safe behavior is still influenced by the level of internalization of privacy awareness. Therefore, increasing privacy awareness requires not only information, but also educational strategies that emphasize the formation of consistent digital attitudes and habits. This study makes an important contribution to understanding the relationship between privacy awareness and safe behavior, as well as being the basis for the development of more effective digital literacy programs among students.