Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Dewi Agustina; Ade Fitri Arianti; Bunga Elvyan Br. Damanik; Istikhoma Rambe; Rehana Nugraha B. Sitorus

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sarana prasarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat  dalam  mencapai maksud  dan tujuan. Sarana  prasarana  pelayanan kesehatan adalah sarana prasarana yang menyediakan bentuk pelayanan yang sifatnya lebih luas daripada bidang  klinik,  yaitu bersifat promotif, preventif dan rehabilitative. Ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan, personalia puskesmas atau sumber daya dapat mempengaruhi perilaku. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan tenaga kesehatan yang ada di puskesmas guna berlangsung baiknya suatu pelayanan kesehatan. Metode penelitian: Penulisan artikel ini menggunakan metode pencarian artikel menggunakan dua database, yaitu Google Scholar dan PubMed Kesehatan dengan kata kunci sumber daya manusia, personalia puskesmas dan peran kinerja. Hasil: Kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dianggap masyarakat sebagai profesionalisme kerja oleh seorang tenaga kesehatan. Tuntutan masyarakat akan terpenuhi jika pemberi layanan memiliki propesionalisme yang tinggi dan mampu mempertahankan citra dan kinerja yang memenuhi standar pelayanan. Disiplin kerja juga mempunyai kontribusi terhadap kualitas pelayanan keperawatan yang pada akhirnya berdampak pada produktivitas kerjanya.Tanpa ada dukungan disiplin yang tinggi dari karyawan, perusahaan atau organisasi sulit untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai. Kesimpulan: Produktivitas suatu organisasi dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain disiplin dan karakteristik individu. Produktivitas layanan kesehatan puskesmas juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM)/personalia yang dimiliki.

Maulidatul Hasanah; Mursyidul Ibad; Sukamto Sukamto

Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masa  remaja  adalah  masa  transisi  antara  masa  kanak-kanak  dengan  dewasa  dan  relatif  belum mencapai  tahap  kematangan  mental  dan  sosial  sehingga  mereka  harus  menghadapi  tekanan-tekanan  emosi  dan  sosial  yang  saling  bertentangan. Permasalahan utama kesehatan reproduksi remaja (KRR) di Indonesia adalah kurangnya informasi mengenai kesehatan reproduksi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk menggambarkan pengetahuan kesehatan  reproduksi  remaja di  Jawa Timur. Jumlah    sampel    sebanyak    1.768 remaja di Indonesia yang  diambil  dengan  cara kuota  sampling. Jenis  penelitian  ini  adalah kuantitatif deskriptif. Hasil  penelitian  menunjukkan  sebagian besar penetahuan remaja di Indonesia belum semuanya mengatahui pengetahuan dan perilaku kesehatan reproduksi dengan baik Hal tersebut terbukti dengan nilai indeks yang belum mencapai 50,0 maka dari itu perlu dilakukannya kegiatan promotif dan preventif secara terus menerus.