Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Jonas Cristian Harahap; Dosri Astra Syah Putra Berutu; Andar Gunawan Pasaribu

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini mengkaji peranan pak remaja dan pemuda dalam membangun toleransi dalam lingkungan majemuk berdasarkan ayat-ayat Yakobus 3:16 dan Roma 15:1-2. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pak remaja dan pemuda dapat berperan dalam mempromosikan sikap toleransi dalam masyarakat yang beragam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menganalisis teks ayat-ayat Alkitab yang relevan serta studi literatur untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang konsep toleransi dan peran remaja dan pemuda dalam memperkuatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pak remaja dan pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam membangun toleransi melalui sikap inklusif, penghargaan terhadap keberagaman, dan kolaborasi lintas budaya. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya memperkuat peran pendidikan dan pembinaan moral di kalangan remaja dan pemuda untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya toleransi dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berdampingan secara damai.

Estelita Situmorang; Elsis Pane

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Modernisasi membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam nilai dan norma sosial yang dianut oleh masyarakat. Remaja, sebagai generasi penerus bangsa, perlu dipersiapkan dengan baik agar tetap kokoh dalam nilai-nilai moral dan spiritual mereka. Artikel ini mengeksplorasi peranan Pembinaan Anak dan Remaja (PAK Remaja) dalam mempersiapkan remaja menghadapi perkembangan modernisasi, dengan berfokus pada analisis dua teks Alkitab, yaitu 1 Samuel 1:1-16 dan Efesus 5:22-33. Dalam 1 Samuel 1:1-16, kisah Hana menyoroti pentingnya iman, komitmen, dan pengabdian kepada Tuhan dalam pembentukan karakter. Nilai-nilai ini relevan dalam pembinaan remaja di era modern untuk membentuk dasar moral yang kokoh. Efesus 5:22-33 membahas hubungan kasih dan penghormatan antara suami dan istri, yang prinsip-prinsipnya dapat diterapkan dalam pembinaan remaja untuk mengajarkan pentingnya kasih dan penghormatan dalam hubungan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis teks Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAK Remaja dapat berperan signifikan dalam mempersiapkan remaja menghadapi modernisasi melalui penanaman nilai-nilai kekristenan, pengembangan karakter dan moral, pelatihan keterampilan sosial, dan edukasi penggunaan teknologi secara bijak.

Sundari Sinaga; Alda Safitri Manalu; Pirmando Mendrofa; Stevania Yolanda Si Manullang

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam meningkatkan ketaqwaan beribadah siswa IX. Kunjungi sekolah menengah pertama. Masa remaja merupakan masa kritis dalam pembentukan jati diri dan nilai-nilai spiritual, dan ketaatan beribadah pada masa ini seringkali menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi studi kasus untuk memahami secara mendalam pengalaman dan cara pandang guru PAK dan remaja pelajar mengenai upaya membangun loyalitas beribadah. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam terhadap guru  dan siswa PAK, serta analisis dokumen terkait. Temuan penelitian mengungkapkan beberapa peran penting guru PAK dalam meningkatkan kesetiaan beribadah di kalangan remaja: (1) membangun hubungan yang positif dan saling percaya dengan siswa; ) mengintegrasikan nilai-nilai iman Kristen ke dalam proses pembelajaran, (3) ) mengamalkan secara aktif dan pendekatan pembelajaran terletak, dan  (4) memberikan dukungan dan bimbingan spiritual kepada individu. Temuan ini menyoroti pentingnya peran guru PAK sebagai panutan, pembimbing, dan pembimbing spiritual bagi generasi muda dalam menumbuhkan komitmen beribadah yang kuat dan bermakna.

Yeremia Rajagukguk; Natasya Purba

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini sangat penting, impilkasi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan budi pekerti sangat penting: Materi Roh Kudus sebagai ketahanan hidup sangat penting dengan ketahanan hidup remaja. Tujuannya untuk mengetahui dan memberikan pemahaman tentang Roh Kudus sebagai ketahanan hidup, langlah-langkah yang di lakukan adalah ini, hasil remaja yang memiliki ketahanan hidup. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman remaja dengan Roh Kudus memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan mereka. Para remaja yang memiliki pengalaman spiritual yang kuat menunjukkan kemampuan yang lebih baik untuk mengatasi stres, membuat keputusan etis, dan menjaga hubungan sosial yang positif. Selain itu, dukungan komunitas gereja yang dipandu oleh prinsip-prinsip Roh Kudus membantu remaja dalam membentuk identitas yang kuat dan mengembangkan rasa tujuan hidup.

Adi Rahmat Sihombing; Ayu Nopita Sigalingging

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Abstrak Pacaran adalah hubungan khusus antara dua orang yang bertujuan untuk saling mengenal lebih dalam. Namun, pacaran di era modern sering kali menghadapi tantangan seperti pengaruh negatif dari teknologi, gaya hidup bebas, dan tekanan sosial yang tinggi. Masalah seperti kehamilan remaja, penyakit menular seksual, dan hubungan yang tidak sehat kerap muncul akibat kurangnya pemahaman dan penerapan nilai-nilai moral yang kuat.Pacaran yang sehat harus berlandaskan firman Allah dan mematuhi perintah-Nya, menghindari perilaku yang melanggar norma kesusilaan dan agama. Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran penting dalam membimbing pemuda untuk menjalani pacaran yang sesuai dengan prinsip-prinsip iman Kristen. PAK memberikan dasar moral dan spiritual yang kuat, membantu pemuda mengatasi pengaruh negatif dari perkembangan teknologi dan gaya hidup modern. PAK juga berfungsi untuk membentuk karakter dan iman yang teguh, sehingga hubungan pacaran dapat dijalani dengan integritas dan komitmen yang tinggi. Pacaran yang benar harus berorientasi pada kasih kepada Allah, menghormati tubuh sebagai bait Roh Kudus, dan menjunjung tinggi kesucian. PAK membimbing pemuda dalam menerapkan nilai-nilai Kristiani seperti kasih, kesetiaan, dan penghormatan dalam hubungan pacaran, sehingga tercipta hubungan yang sehat, berkelanjutan, dan memuliakan Allah.

Eunike Gracia Br. Rumabutar; Elshaddai Betsyeba Siburian; Judika Lumbanraja

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Banyak hal yang ada di dunia ini yang dapat menggoyahkan hati, hal-hal tersebut dapat membuat diri merasakan perasaan benci dan dapat membuat hati tidak nyaman. Untuk mencegahnya maka harus dapat berdamai dengan hati dan membiarkan perasaan damai menguasai hati. para remaja yang belum dapat sepenuhnya untuk mengatur segala emosi yang ada, sangat perlu diarahkan dan diberi pengertian tentang bagaimana pengampunan oleh Allah melalui Yesus Kristus. Metodologi penelitian ini menggabungkan pendekatan deskriptif dengan penelitian kualitatif untuk dapat mendapatkan hasil sikap remaja terhadap karya pengampunan yesus kristus.Tuhan berdamai dengan kita melalui Kristus, sehingga mengampuni kita. Tuhan memperkuat hubungan-Nya dengan manusia melalui pengampunan. Sikap remaja berdasarkan hal ini adalah dengan memahami konteks pengampunan dan menerapkannya, tau akan dosa, dan menjauhi hal-hal yang akan menjadikan dosa.

Shindy Roidola Napitupulu; Intan Sari Deli Sidabutar; Monika Gultom

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Pendidikan Agama Kristen (PAK) membantu siswa mengembangkan kepribadian yang lebih sadar diri dan sederhana dengan menanamkan cita-cita Kristen dalam diri mereka. Prinsip utama kehidupan orang Kristen terdapat dalam Matius 5:3–30 dan Galatia 5:22–26. Ini adalah nilai-nilai Kristiani. Kebajikan Kristiani seperti kasih, kegembiraan, kedamaian, kesabaran, kebaikan hati, kebaikan, kesetiaan, kelembutan, dan pengendalian diri adalah contoh buah Roh. Teknik deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data mengenai penerapan PAK bagi remaja dan generasi muda di sekolah dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Untuk menilai seberapa baik prinsip-prinsip Kristiani digunakan dalam membentuk karakter siswa kelas VIII, penelitian ini bermaksud untuk mengetahui peran dan kontribusi remaja dan generasi muda dalam pendidikan.

Yemi sembiring Depari; Feronica Simanjuntak; Damayanti Nababan

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

remaja dan pemuda generasi yang memiliki suatu spiritualitas keinginan yang tinggi Remaja dan pemuda adalah objek pelatihan yang harus dibina agar kehidupan iman dan spiritualitas mereka lebih baik dari sebelumnya, iman remaja dan pemuda tumbuh dalam pengetahuan akan Allah. Dan Alkitab adalah sumber yang digunakan untuk membesarkan. Ini adalah upaya bagi setiap pelatih spiritual yang terus melakukan kegiatan pelatihan untuk setiap remaja dan pemuda. Dan metode dalam pelatihan dilakukan dengan panduan pengajaran, iman, etika, dan pelayanan. Di mana sistem ini dilakukan agar remaja dan pemuda benar-benar dibangun dalam spiritualitas dan iman mereka kepada Yesus Kristus, sehingga mereka dibebani dan bertanggung jawab dalam pelayanan yang dipercayakan kepada setiap remaja dan pemuda. Pelatihan yang tepat dapat memiliki dampak yang baik sehingga pertumbuhan di dalam setiap gereja dapat tumbuh dengan cepat. Keberhasilan pelatihan dapat membuat setiap remaja dan pemuda memiliki hati dalam pelayanan dan memiliki komitmen dan tanggung jawab dalam pelayanan yang diberikan kepada setiap remaja dan pemuda.