Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 24

Analytics

Fahri Ramadhan; Yayat Suharyat

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Dalam dunia pendidikan model pembelajaran menjadi ujung tombak tercapainya tujuan pembelajaran. Permasalahan yang sering ditemui dalam proses pembelajaran yaitu kurangnya daya tarik minat siswa dalam pembelajaran, guru menjadi perancang strategi pembelajaran yang cocok digunakan di kelas, yang mana harus mengenal berbagai macam model pembelajaran yang kooperatif digunakan pada situasi pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran kooperatif yaitu model pembelajaran Snowball throwing. Dalam kegiatan pengabdian ini penulis menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas adalah kajian tentang situasi sosial dengan maksud untuk meningkatkan kualitas tindakan melalui proses diagonis, perencanaan, pemantauan dan mempelajari pengaruh yang ditimbulkan. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif yakni data dimulai dengan menelaah dari awal pengambilan data sampai seluruh data terkumpul. Tulisan ini berdasarkan temuan di SMA Negeri 1 Tambun Utara sebagai tempat pelaksanaan praktik kerja lapangan dan bahan penelitian penulis melaksanakan model pembelajaran ini di kelas XII IPS 3 yang memiliki kendala dalam proses pembelajaran membuat kurang minatnya belajar siswa karena model pembelajaran yang monoton. Hasil penelitian menggambarkan perbedaan nilai ketuntasan dari 3 tahapan proses penilaian yaitu penilaian siklus 1, penilaian siklus 2, dan penilaian siklus 3. penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dapat meningkatkan minat belajar siswa di kelas XII IPS 3 SMA Negeri 1 Tambun Utara. Dapat diambil kesimpulan bahwa model pembelajaran snowball throwing ini berhasil.    

Muani, Muani

Penelitian ini membicarakan tentang Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk sikap sosial siswa Madrasah. kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Implementasi membentuk sikap sosial siswa dalam Pembelajaran PAI di Madrasah. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi wawancara dilakukan terhadap guru Pendidikan Agama Islam, Kepala Sekolah, Siswa, Komite, Tokoh Masyarakat. Observasi dilakukan dengan melihat tindakan siswa ketika berada di dalam maupun diluar kelas, dan mengamati kondisi sekolah dan segala objek penelitian di sekolah. Teknik analisa data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengimplementasikan sikap sosial siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Sikap sosial yang diterapkan antara lain: religius, jujur, toleransi, disiplin, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, peduli lingkungan dan peduli sesama.

Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tanggungjawab kepala sekolah sebagai pengawas yang bertugas menyusun, melaksanakan, dan menggunakan hasil pengawasan untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran dan pendidikan. Kepala sekolah memegang peranan penting dalam mengontrol kemajuan suatu sekolah. Pengawasan dilakukan untuk membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran daring bagi siswa di masa pandemi. Kondisi tersebut tidak membuat guru kehilangan tanggung jawab atas tugas dan kewajibannya serta malas untuk bersekolah. Hal ini tidak terlepas dari peran kepala sekolah dalam melakukan pembinaan terhadap sekolah. Untuk mengetahui peningkatan kinerja guru dan kedisiplinan di masa pandemi melalui supervisi pengeajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah; untuk mngetahui cara meningkatkan disiplin kinerja guru di masa pandemi melalui pengawas mengajar dan solusi yang dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan disiplin kinerja guru di masa pandemi melalui pengawas mengajar. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research), dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini akan dideskripsikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: kemampuan kepala sekolah sebagai pengawas dalam melaksanakan, menyusun dan mengevaluasi guru dalam mengoptimalkan disiplin kerja guru melalui aturan dan peraturan jadwal supervisi serta melakukan evaluasi dan memberikan arahan terhadap guru yang kurang kompeten. Kebijakan kepala sekolah dalam kedisiplinan kepada bawahan, menegur guru yang tidak disiplin, melakukan evaluasi kerja dengan memberikan arahan, kritik dan saran.

Nikodemus

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Pada hakikatnya pendidikan bagi kebanyakan orang adalah usaha untuk mencapai suatu tujuan, atau suatu sarana untuk mengembangkan potensi diri, Zaim Elmubarok member pandangan bahwa Pendidikan adalah proses menanamkan dan mengembangkan diri pada peserta didik tentang hidup.  Pendidikan sangat penting bagi anak-anak karena dengan pendidikan anak-anak akan di ajarkan bagaimana menjadikan dirinya dewasa dan memeimpinnya kearah kedewasaan. Senada dengan itu Ester Putri Setiyowati mengatakan bahwa pendidikan juga merupakan upaya dan psikomotorik. Oleh karena itu membangun aspek kognisi, afeksi, dan dalam mengembangkan seluruh potensi siswa, potensi itu meliputi kognitif, afektif psikomotorik secara seimbang dan berkesinambungan adalah nilai pendidikan paling tinggi.

Titi Anjarini; Suyoto

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

proses pembelajaran saat guru menyajikan pembelajaran masih menggunakan metode ceramah da belum inovatif , penjelasan guru kurang menarik, serta materi disajikan dengan melakukan praktik atau percobaan langsung namun kenyataan yang secara terjadi materi masih disajikan dengan metode penugasan yang hanya menggunakan ranah C1-C3, sedangkaan saat ini pada kurikulum merdeka pendidik dituntut untuk menyajikan perangkat pembelajaran yang lengkap yang di dalamnya ada berbasis proyek. 2)  Peserta didik lebih tertarik jika proses pembelajaran dilaksanakan dengan melakukan percobaan atau praktik langsung terutama di kelas IV khususnya pada mata pelajaran IPAS yaitu pada materi proses fotosistesis dan perubahan wujud zat. Tujuan penelitian ini: 1) mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis proyek terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar, 2) mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran berbasis proyek terintegrasi HOTS di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode angket yang ditujukan kepada ahli media, materi, praktisi dan respon peserta didik. Hasil dari pengembangan mendapatkan penilaian ahli media mendapatkan rata-rata 3,6. Hasil penilaian ahli materi mendapatkan rata-rata 3,6. Hasil penilaian dari praktisi mendapatkan rata-rata 3,7. Sehingga dari ketiga uji kevalidan tersebut dikategorikan sangat valid. Uji coba skala terbatas mendapatkan rata-rata 3,6 dan dikategorikan sangat praktis. Pada uji coba luas mendapatkan rata-rata 3,7 dan dikategorikan sangat praktis. Sehingga produk sudah memenuhi yaitu sangat valid dan sangat praktis

Satria Aji, Dany; Yusuf, Yusuf; Sugiaryo, Sugiaryo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

The aims of this study are: (1) To determine the values ​​of democratic character in SMP Negeri 1 Mojolaban (2) To analyze the role of PPKn teachers in developing democratic character values ​​in students at SMP Negeri 1 Mojolaban. This research was conducted at SMP Negeri 1 Mojolaban. The subjects of this research include principals, vice principals, PPKn teachers, and students. The data source uses primary data sources and secondary data sources. Data was collected through interviews, observation, and documentation. The validity of the data was tested by triangulation, both techniques and sources. The research data were analyzed using interactive model qualitative analysis techniques. Based on the results of data analysis, it can be concluded that: (1) at SMP Negeri 1 Mojolaban has implemented democratic character values, by integrating democratic character values ​​in each subject so that students are accustomed to applying democratic character values, (2) teachers at SMP Negeri 1 Mojolaban has carried out its role well, it can be shown that the teacher always provides encouragement, motivation and habituation to students in developing the value of the character of honesty. Â

Siti Nur Halimah; Mukhammad Faishol Sururi; Nuril Ayuning Ifadah; William Kindy Wahidah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Situasi pandemic corona virus disease 2019 atau yang biasa disingkat dengan covid-19 menjadi sebuah tantangan global. Dalam mencegah penyebaran virus beberapa pemerintah daerah menetapkan kebijakan social distancing, WFH, dan Lockdown. Karena ada kebijakan Lockdown atau karantina ini menyebabkan kelumpuhan dalam berbagai sector. Hal tersebut sesuai dengan peraturan Mendikbud Nomor 4 tahun 2020 dengan adanya istilah belajar dirumah. Untuk mewujudkan layanan bimbingan konseling pada masa pandemi ini, guru BK dituntut untuk menggunakan berbagai teknologi dalam menjalankan perannya dalam membantu permasalahan yang dialami oleh siswa di masa pandemi.

Darlina Darlina; Henni Somantik; Sanci Amelia Malelak; Marthen Mau

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Education is an integral part of human life starting from birth until the end of life. Students' interest in learning is an important aspect in the learning process, especially in character formation and understanding learning concepts. Teachers have a crucial role in facilitating students' interest in learning, because they are the main actors in the internalization of character education. However, the COVID-19 pandemic has changed the educational landscape by forcing a transition to distance learning. The impact is felt in the decline in students' interest in learning, which is caused by various factors such as physical health and changing learning environments. This research highlights the decline in students' interest in learning since the start of the pandemic, focusing on changes in learning motivation and behavior.    

Tri Hendriani; Yadi Ardiawan; Dwi Oktaviana

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Filter Game Edukasi Berbasis Instagram untuk siswa kelas VII SMP Negeri 2 Ketapang yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian dengan model rancangan pengembangan ADDIE, yang terdiri atas lima tahapan pokok, yaitu analisys (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (penerapan), dan evaluation (evaluasi). Subjek dalam penelitian ini terdiri dari ahli (validator) yaitu validator materi dan validator media. Serta subjek uji coba penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP sebanyak 16 orang.Cara pemilihan sampel menggunakan Sampling Purposive. Tingkat kevalidan filter game edukasi berbasis Instagram mencapai kriteria sangat valid dengan kevalidan materi mencapai 87,62% dan kevalidan media mencapai 86,11%. Tingkat kepraktisan filter game edukasi berbasis Instagram mencapai kriteria sangat praktis melalui angketrespon guru yang mecapai 85% dan angket respon siswa mencapai 86%. Selanjutnya tingkat keefektifan filter game edukasi berbasis Instagram melalui validasi empiris dengan kriteria tergolong tinggi dan sangat tinggi, indeks kesukaran dengan kriteria tergolong sedang, daya pembeda dengan kriteria tergolong baik dan sangat baik, dan reliabilitas mencapai 0,84 kriteria tergolong sangat tinggi.    

Arif Wahyudinata; Syarifah Fadillah Al Hadad; Sandie Sandie

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan mobile learning untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi himpunan yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dimana prosedur penelitian ini menggunakan rancangan 4-D yang dimodifikasi menjadi 3-D, yaitu: Define (pendefinisian), design (perancangan), dan development (pengembangan). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sungai Raya sebanyak 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi untuk melihat kevalidan mobile learning, angket respon guru dan siswa untuk melihat kepraktisan mobile learning, dan hasil belajar pre-test dan post-test untuk melihat keefektifan mobile learning untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa. Berdasarkan validasi ketiga validator terhadap mobile learning dinyatakan sangat valid dengan presentase indeks rata-rata 86,53%. Tingkat kepraktisan mobile learning berdasarkan rata-rata angket respon guru dan siswa 82,65% dengan kriteria praktis. Dan mobile learning yang bernilai efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi himpunan berdasarkan uji statistik dimana t hitung = 18,76 > t tabel = 2,045.

Eli Juwita; Yadi Ardiawan; Yudi Darma

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian dan Pengembangan (RnD). Rancangan penelitian dan pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model Thiagarajan yang juga dikenal dengan model 4D yang dimodifikasi menjadi 3D yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), dan development (pengembangan). Alat pengumpul data yang digunakan berupa tes kemampuan pemahaman matematis, lembar validasi, dan angket respon guru. Subjek uji coba produk dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII A MTs Negeri 2 Sambas yang berjumlah 28 orang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan E-LKPD berbasis Etnomatematika dalam Permainan Senaporan dan Selimban berbantuan Live Worksheet terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis pada Materi Peluang di Kelas VIII MTs Negeri 2 Sambas yang dilihat dari tingkat kevalidan, keefektivan dan kepraktisan. Hasil dari rata-rata persentase validasi yang diperoleh adalah 94,44% dengan kriteria sangat valid. Untuk hasil dari angket respon guru memproleh persentase nilai sebesar 96,47% dengan kriteria sangat praktis, maka E-LKPD yang dikembangkan telah dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar dengan sedikit revisi. Ketuntasn belajar klasikal dapat tercapai jika memenuhi 75% dengan nilai peserta didik harus lebih besar atau sama dengan 75. Hasil dari tes peserta didik memperoleh persentase nilai 85,72% dengan kriteria sangat efektif. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan layak untuk digunakan.

Fuadi, Salis Irvan; Feri Tulistiyono

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kualitas pendidikan yang baik dipengaruhi salah satunya standar pendidik dan tenaga kependidikan. Kualitas tenaga pendidik mempunyai peranan yang cukup penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran, karena tenaga pendidiklah yang berhadapan langsung dengan peserta didik, mengelola kelas, membimbing siswa dan memberikan ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi positif peserta didik terhadap guru praktik pengalaman lapangan PAI FITK UNSIQ di SMK Darunnajah Banjarnegara. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa PPL PAI FITK UNSIQ tahun 2022. Metode peneliatian dengan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara . Hasil penelitian ini adalah 1). Dalam proses pembelajaran dikelas atau saat praktik mengajar, Guru PPL secara keseluruhan sudah sangat baik. Hal ini mencakup sikap, membuka dan menutup pembelajaran serta penguasaan materi yang cukup bagus. 2) Dalam Personal Sosial yang meliputi Kepemimpinan, Tanggungjawab, Sosialisasi, Kedisipilinan dan Kerapian Guru PPL PAI FITK sudah mendapat respon dan pengamatan yang baik dari peserta didik.    

Andri Andri; Julizal Julizal; Rudi Prasetya; Reko Syarif Hidayatullah

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Penguasaan teknologi informasi dan komunikasi atau lebih dikenal dengan istilah ICT (Information and Communication Technology) sangat penting di era globalisasi. Penggunaan komputer untuk mengakses, mengolah, dan menyajikan informasi, baik secara individu maupun kelompok, intra network/intranet maupun internasional network/ internet, sudah bukan saja sebagai kebutuhan primer namum juga sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian banyak kalangan. Pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional juga telah merespon keadaan di atas dengan merumuskan kebijakan peningkatan akses, efisiensi, efektivitas dan kualitas pendidikan serta manajemen pendidikan melalui implementasi ICT. Dengan pemanfaatan ICT dalam dunia pendidikan sangatlah perlu, agar kualitas sumberdaya manusianya yang merupakan produk dari pendidikan itu semakin baik dan dapat bersaing dalam dunia yang berbasiskan teknologi, dan dalam hal ini  kami memandang perlunya pelatihan tentang pemanfaatan ICT dalam pembelajaran di sekolah, namun perlu disadari bahwa apapun media yang digunakan prinsip pendidikan tetap dipegang teguh. Umumnya, pemanfaatan ICT dalam pendidikan menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) beserta aplikasinya, seperti: perangkat komputer yang tersambung dengan jaringan internet, LCD atau proyektor, CD pembelajaran, televisi, bahkan menggunakan web atau situs-situs tertentu dalam internet. Dukungan koneksi berbasis web (internet) sangat diperlukan, hal ini memungkinkan para siswa, pegawai maupun guru melaksanakan aktifitas pembelajaran tidak harus selalu bertatap muka secara langsung, akan tetapi bisa dengan cara online yang terkoneksi dengan jaringan internet. Dampak positif pembelajaran dengan media ICT adalah:   Lebih efektif, Siswa terlihat lebih bersemangat, Meningkatkan pengetahuan tentang teknologi, Mudah dalam mencari informasi.

Zahrotil, Diana; Mahrusun, Mahrusun; Hidayat, Tauhid

Jurnal Faidatuna 2022 STAI Denpasar Bali

This research is motivated by the phenomenon that the role of headmaster supervision in improving the professionalism of teachers at MI Al Kalam Denpasar is not as expected that the head of the madrasah supervises there are still some teachers who teach not their scientific discipline, teachers who are concurrently madrasah leaders, service teachers who do not have a S1 diploma. This is very important in paying attention to professional competence for a teacher. The purpose of this study was to determine the role of headmaster supervision in improving the professionalism of teachers at MI Al Kalam Denpasar and to determine the inhibiting and supporting factors in improving teacher professionalism at MI Al Kalam Denpasar. This type of research is descriptive with a qualitative approach with three data collection techniques, namely: observation, documentation, and interviews. The results of this study are the role of supervision of madrasah principals to improve teacher professionalism at MI Al Kalam, namely leading teachers and other education personnel, to improve teaching including stimulating, selecting teachers' positions, selecting, and revising educational goals, teaching materials and teaching methods and teaching evaluation.

Ratih, Dewi; Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini; Libriyanti, Yuyun

Jurnal Faidatuna 2022 STAI Denpasar Bali

This research was motivated by all teachers in MI Kalifa Nusantara have met academic qualification standards. However, it seems that the teacher’s academic qualifications have not been able to maximize the student’s learning achievement. This is evidenced by a decrease in learning achievement. The purpose of this research is to know qualifications teachers in improving student learning achievement and the inhibitory and supporting factors faced by teachers in improving student learning achievement at MI Kalifa Nusantara Years lesson 2019/2020. This study uses a qualitative approach, with a qualitative interpretive method. Determination of the informant was done by purposive sampling. The data collection techniques was by observation, interviews, and documentation. The results of the study revealed that, the role of teacher qualifications is improving learning achievement is determined by academic and non-academic qualifications, learning planning qualifications, learning process qualifications, personality qualifications, and learning process results through evaluation. While the supporting factors of learning achievement internally are student intelligence, internal motivation, as well as interests and talents. The external support factors are parental motivation, adequate facilities, out-of-school tutoring, and teacher rewarding. The inhibitory factor of learning achievement consists of internal factors, namely lack of motivation and interest in learning. Meanwhile, the external factor is the lack of attention from parents, students not taking additional lessons outside of school, and less supportive facilities.  

Annisa Alfath; Fara Nur Azizah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan merupakan suatu proses tranformasi ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Guru sebagai garda terdepan dalam menjalankan roda pendidikan memiliki peran yang penting untuk menentukan generasi berkualitas yang berakhlakul karimah. Berdasarkan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengenai kurikulum Merdeka belajar memiliki makna bahwa siswa berhak berfikir secara kreatif dalam mencari pengetahuan dari berbagai sumber untuk mewujudkan pembelajaran yang bermutu serta sanggup bersaing dalam arus perkembangan globalisasi. Dalam rangka menyongsong program merdeka belajar, peningkatan mutu pendidikan terus diupayakan dengan adanya pengembangan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan teknik analisis konten (content analysis) untuk menghasilkan data yang relavan.

Yohanes Indra, Yohanes Indra; Sugiaryo, Sugiaryo; Supeni, Siti

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

AbstractThis study aims to determine the role of Pancasila and Citizenship Education teachers indeveloping the Pancasila character for students, to find out the obstacles faced by CitizenshipEducation teachers, and to find out the strategies used by teachers in developing Pancasilacharacter in Science 1 and 2 class students of SMA Negeri Colomadu. This research is aqualitative research using a descriptive approach. The subject of this research is the PPKn 11grade science 1 and 2 graders of SMAN Colomadu. The object is the teacher's role indeveloping the character of Pancasila values and their implications in school life. Collectingdata through interviews, observation and documentation. The data analysis technique used isa qualitative descriptive analysis technique with an interactive model.The results of the study conclude that the role of Civics teachers at SMA Negeri Colomadu isas role models for students by applying behavior to each individual in instilling thedevelopment of Pancasila character, such as emphasizing honesty, noble character, wisdomand shared responsibility. The obstacle is that there are still some teachers who do notprovide examples of role models to their students, for example there are still teachers whoarrive late and the teacher has not been able to place themselves according to the charactervalues of their place and the last one is the development of a fast-paced and complex andmodern era, so that students experience deviations that result in juvenile delinquency. Thestrategy used is to apply the face-to-face lecture method and variation strategies in learningby exemplary in instilling Pancasila values in everyday life.Keywords: The role of PPKn teachers, Pancasila character.

Hamu, Fransiskus Janu

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Artikel pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru agama Katolik dalam melaksanakan pembelajaran secara online di tengah tantangan yang dihadapi selama pandemi. Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap pendidikan di seluruh dunia, termasuk pendidikan agama. Guru agama Katolik dihadapkan pada tantangan baru dalam mengajar online, yang memerlukan penyesuaian dan pengembangan kompetensi khusus. Hasil pengabdian ini memberikan rekomendasi praktis dan pedagogis bagi guru agama Katolik, lembaga pendidikan Katolik, dan penyelenggara pelatihan guru. Rekomendasi meliputi pelatihan intensif dalam penggunaan teknologi pendidikan, pengembangan keterampilan komunikasi virtual, dan pemanfaatan sumber daya online yang relevan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman tentang peran dan tantangan guru agama Katolik dalam mengajar online di masa pandemi. Dengan meningkatkan kompetensi guru agama Katolik secara efektif, maka dapat memfasilitasi pembelajaran agama yang bermakna dan akapmendukung perkembangan holistik siswa, bahkan dalam situasi pembelajaran jarak jauh.

Agnes Indra Runisa

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan sikap toleransi bagi peserta didik beragama Katolik di SMP Negeri 14 Palangka Raya. Sikap toleransi bagi peserta didik akan menjadikan  generasi muda  yang kreatif dan berguna bagi bangsa namun fenomena yang terjadi saat ini banyak peserta didik melakukan suatu perbuatan yang menyimpang. Misalnya tidak menghargai teman yang berbeda agama, tidak menghargai pendapat teman dan bahkan ketidakmampuan peserta didik untuk berinteraksi dan bersosialisai yang akan menimbulkan kurangnya rasa empati terhadap sesama. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2021 di SMP Negeri 14 Palangka Raya. Informan dalam penelitian berjumlah 12 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru agama Katolik, dan peserta didik beragama Katolik.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model  Miles and Huberman  yang terdiri dari 3 tahap  yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan sikap toleransi bagi peserta didik beragama Katolik di SMP Negeri 14 Palangka Raya sudah cukup baik. Dengan adanya pembelajaran sikap toleransi dapat membimbing dan membantu memperbaiki pribadi peserta didik menjadi lebih baik. Pendidikan sikap toleransi menjadi pedoman dan memiliki peran penting dalam membentuk untuk dan mengembangkan pribadi peserta didik dengan menanamkan nilai-nilai disiplin, jujur dan tanggung jawab, peduli, saling menghormati, dan saling menghargai satu sama lain.

Andi Fatmawati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penggunaan berbagai pendekatan pembelajaran, metode dan media dalam pembelajaran mempunyai peran yang besar terhadap pencapaian tujuan pembelajaran. Salah satu bidang studi yag sulit dipelajari oleh siswa di sekolah dasar yaitu IPA. Fakta di lapangan ditemukan bahwa guru dalam menyampaikan materi hanya menggunakan metode konvensional sehingga proses pembelajaran menjadi belum optimal, pembelajaran fakta dan konsep masih mengandalkan guru sebagai satu-satunya sumber belajar, siswa kurang dilibatkan secara langsung dalam proses pembelajaran, motivasi belajar IPA siswa kelas VIII masih kurang, dan siswa mudah lupa terhadap pelajaran yang telah dipelajarinya karena hanya menghafal tidak secara langsung mengamati media belajar yang nyata sesuai materi. Berdasarkan hal tersebut, mendorong peneliti untuk melakukan suatu penelitian tindakan yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerapan metode eksperimen upaya peningkatan motivasi belajar IPA pada Kelas VIII MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2021-2022. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan terjadi peningkatan daya serap kelompok pada Siklus I dan II sebesar 68,82% dan 84,49%. Sedangkan peningkatan ketuntasan kelompok pada Siklus I dan II sebesar 60,00% dan 90,00%. Dan peningkatan ketuntasan individu pada Siklus I dan II masing-masing sebanyak 12 dan 18 siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen memiliki efektivitas dan dapat meningkatkan motivasi belajar IPA pada siswa Kelas VIII MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2021-2022.