Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Reski Dwi Okti; Megawati, Megawati; Alfianto, Lucky; Affandi, Mohammad Ilman; Angelin, Namira Maulidya +6 more

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Mojosari merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Puger dan sebagian masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Potensi yang berada di Desa Mojosari berupa Sektor Pertanian, yang sebagian besar menanam tanaman semangka. Selain itu masyarakat Mojosari juga sebagian besar memiliki ternak sapi. Permasalahan yang terjadi pada Desa Mojosari saat ini yaitu mengenai wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dimana virus ini menyerang hewan ternak seperti Sapi, Kambing dan Kerbau milik warga yang memungkinkan untuk terjangkit virus dan menyebabkan kematian pada hewan ternak. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mencegah dan menangani penyebaran virus PMK pada hewan ternak di Desa Mojosari. Pelaksanaan kegiatan melalui KKN-Kolaboratif ini dilakukan dengan memberikan sosialisasi pada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan virus PMK pada hewan ternak di Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Hasil pengabdian yang dilakukan berupa masyarakat mampu memahami dan menerapkan langkah atau cara mencegah dan menangani persebaran virus PMK pada hewan ternak yang dipelihara.

Reza Al Alif; Said Iskandar Al Idrus

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sapi merupakan hewan yang hidup di darat, yang menjadikan salah satu dari sekian banyak sumber protein dan lemak yang dibutuhkan manusia. Sapi merupakan hewan pemakan tumbuhan yang sangat berguna bagi banyak orang terutama dari segi susu, daging, kulit dan kotorannya. Komoditas telur, daging, dan susu ialah komoditas pangan yang memiliki protein dan lemak yang tinggi. Sapi juga termasuk dalam kategori hewan ternak. Dalam menjaga kualitas serta pemeliharaan sapi ditemukannya kendala, yakni adanya penyakit yang menyerang sapi. Hal ini menjadi hambatan bagi peternak sapi. Kendala dalam mendiagnosis penyakit sapi ialah kurangnya pengetahuan peternak tentang penyakit sapi, keterbatasan waktu, dan pengambilan keputusan dalam proses pencegahan. Dari teknik berternak hingga penanganan penyakit, seharusnya berkonsultasi dengan ahlinya (dokter hewan) untuk mendapatan solusi terbaik dari permasalahan tersebut agar peternak mendapatkan hasil yang maksimal Dalam hal ini sistem pakar dijadikan sebagai alternatif kedua dalam membantu mengatasi pemecahan masalah. sistem pakar ini memberikan informasi tentang berbagai jenis penyakit yang menyerang hewan sapi, sistem pakar ini menggunakan metode Forward Chaining, dimana Sistem ini diharapkan dapat membantu dalam penanganan konsultasi peternak sapi dalam mendiagnosa penyakit. Sistem ini disediakan untuk memberi peluang peternak agar dapat membantu mengetahui gejala sebelum ditangani dokter hewan dan dapat mencegah gejala penyakit tersebut secara cepat.