Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Atika Riasari

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This empowerment was carried out bearing in mind that there are still many banana tree fronds that are not used and only become waste, therefore to overcome the large amount of banana frond waste in Marga Mulya Village. And to find out what the benefits of banana fronds are for processed products that are useful and have economic value, we make use of these banana fronds by making processed banana fronds chips that have high economic power by empowering housewives in Marga Mulya Village. This community empowerment is carried out every Saturday with four meetings. And it is hoped that the manufacture of banana chips which has been implemented in Marga Mulya Village can continue and help the economy of local residents.

Ningsih, dwi -

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Penduduk di Wilayah RW IV Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta sangat beragam, dari yang berusia produktif hingga dengan lansia, diantaranya terdapat banyak ibu – ibu dan remaja putri yang tidak bekerja tetapi berkeinginan dan sangat potensial untuk mendirikan home industry yang dikelola warga secara bersama. Dalam kaitannya dengan upaya untuk membina dan mengembangkan potensi ibu ibu dan remaja putri, metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat dilakukan melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan produk yang mudah dibuat, murah bahannya, dan banyak diminati di pasar, yaitu masker peel off dari bahan alami. Akhir dari program pengabdian ini dilakukan evaluasi keberhasilan pengabdian masyarakat. Evaluasi dinilai berdasarkan kuisioner dari peserta dan berdasarkan penilaian dari Ketua PKK RW IV. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh peserta yaitu dengan kesungguhan peserta dalam mengikuti kegiatan ini.Pada evaluasi dari Ketua PKK RW IV, kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat bagi warga dalam meningkatkan kemampuan ibu-ibu dalam pembuatan masker wajah.

Made Agtya Kusumayudha; Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan, faktor pendukung dan penghambat  Peraturan  Bupati  Kendal  nomor  24  Tahun  2019  tentang  Pelimpahan  Kewenangan Bupati Kendal Kepada Camat Kendal Dalam Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Kendal. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam ((In-depth- Interview), dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, metode data (display data), dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kegiatan pembangunan sarana prasarana dan kegiatan pemberdayaan masyarakat secara teknis relative mudah, meskipun belum semua masyarakat dapat menikmati hasilnya. Perubahan perilaku masyarakat yang diharapkan belum tampak signifikan, pelimpahan wewenang aturan yang cukup jelas namun konsistensi aturan yang ada pada badan pelaksana belum berjalan sesuai aturan. Kegiatan yang berhubungan dengan pelatihan, penertiban umum atau pengelolaan lembaga masyarakat kurang direspon oleh masyarakat. Faktor-Faktor yang mempengaruhi keberhasilan kebijakan adalah sumber daya manusia, dukungan masyarakat, kerjasama antar individu atau tim pelaksana kebijakan dan komunikasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kegagalan minimnya sumber anggaran, dan sikap serta perilaku masyarakat.

Rahmad Purwanto Widiyastomo

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima dalam kaitannya dengan pemberdayaan pedagang kecil yang menjadi dalah satu daya Tarik dalam memperdagangkan hasil-hasil produksi lokal, seperti batik dan tenun serta produk kerajinan. Pengaturan, pembinaan  dan  pemberdaaan pedagang  kaki  lima  di  Kota  Pekalongan telah  diatur dengan  dengan mengacu kebijakan dari Pusat dan kebijakan daerah dalam rangka legalitas usaha, pemberdayaaan pedagang kaki lima dan ketertiban umum serta peningkatan kesejahteraan pelaku usaha.

Andry Kristanto; Rina Nuraini Selly

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian   ini   berjudul   Implementasi   Program   Penyediaan   Air   Minum   dan   Sanitasi   Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Di Desa Purwosari Kecamatan Blora. Permasalahan yang timbul adalah belum tercapainya target yang ditetapkan dalam program Pamsimas di desa Purwosari. Fenomena Gap ini terjadi karena beberapa faktor diantaranya terbatasnya sumber air dan pasokan air baku, sanitasi dan perilaku kebersihan yang buruk serta air minum yang tidak aman, masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup sehat dan kurangnya perilaku kebersihan di lingkungan masyarakat. Masalah dalam penelitian ini adalah : bagaimana implementasi program Pamsimas dan faktor-faktor apa sajakah yang dapat menjadi pendukung dan penghambat dalam dalam pelaksanaan implementasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat di Desa Purwosari   Kecamatan Blora, dan faktor-faktor yang dapat menjadi pendukung dan penghambat dalam dalam pelaksanaan implementasi Program Pamsmas. Pelaksannaan Program Pamsimas di Desa Purwosari Kecamatan Blora cukup berhasil baik ditinjau dari pemanfaatan sumberdaya. Komunikasi yang ada dalam pelaksanaan pamsimas cukup baik baik dilihat dari saluran komunikasi yang ada, dan kecenderungan- individu bersikap positif dan partisipatif dalam mendukung pelaksanaan program Pamsimas. Hal-hal yang mendukung adalah komunikasi yang berjalan baik, tanggapan masyarakat yang baik dan partisipatisipatif, pemberdayaan sumber daya yang optimal baik SDM, kewenangan maupun informasi yang ada. Hal-hal yang menghambat pelaksanaan Pamsimas antara lain: ketiadaan/kelangkaan sumber air baku untuk air bersih, keterbatasan pendelegasian kewennangan yang diberikan pemerintah pusat terhadap pelaksana di lapangan.

Nugraeni, Nugraeni; Susilawati, Indah; Paramitalaksmi, Ratri

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kelompok Dasa Wisma adalah kelompok ibu-ibu yang ada di lingkungan Rukun Tetangga (RT) yang juga bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia terutama menyangkut kegiatan sosial dan ekonomi. Demikian juga ibu-ibu dasawisma di dusun Kunden, kelurahan Jogotirto, kecamatan Berbah, kabupaten Sleman. Pemilihan pedukuhan Kunden dikarenakan di pedukuhan ini terdapat banyak obyek wisata edukasi kelompok masyarakat seperti peternakan, pertanian, bank sampah dan pembuatan batik jumputan yang memiliki potensi usaha untuk dikembangkan lebih lanjut. Diantara beberapa wisata edukasi yang ada di pedukuhan Kunden, kami memilih satu kelompok masyarakat yang akan menjadi fokus kami dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat, yakni kelompok masyarakat Dasa wisma Mawar Jaya yang fokus dalam pembuatan batik jumputan. Saat ini program sudah melakukan pelatihan tentang pembukuan dan promosi online bagi pengelola Dasa Wisma Mawar Jaya, juga melakukan pendampingan untuk kedua kegiatan tersebut.

Murni, Endri Sintiana; Handayani, Endang Sri; Fuad, Figur Rahman

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Abstract Joyoraharjan village is a densely populated village. This densely populated village has a creative village empowerment program that supports the Surakarta City tourism awareness program. However, the existing potential needs to be supported by efforts to support the products contained in the village to become selling power and able to boost the residents' economy. The packaging for the products in Joyoraharjan Village has not been able to attract tourists to buy their products. So that the packaging training is held. Training on product packaging in Joyoraharjan Village as a tourism village has been started and in its manufacture through several activities both making logos and making packaging. The final result of the packaging training using printing techniques is in the form of several packaging models that are environmentally friendly and sustainable. Product packaging is made with environmentally friendly and easy-to-obtain manufacturing materials so that they are able to independently package their superior products. Abstrak Kampung Joyoraharjan merupakan kampung padat penduduk. Kampung dengan kondisi lingkungan padat penduduk ini memiliki program pemberdayaan kampung kreatif yang mendukung program sadar wisata Kota Surakarta. Namun, dari potensi yang ada perlu didukung dengan adanya upaya dalam mendukung produk-produk yang terdapat di kampung tersebut menjadi berdaya jual dan mampu mendongkrak perekonomian warga. Packaging pada produk yang terdapat di Kampung Joyoraharjan belum dapat menarik minat wisatawan dalam membeli produknya. Sehingga diadakannya pelatiahan packaging. Pelatihan packaging produk di Kampung Joyoraharjan sebagai kampung wisata mulai dilakukan dan dalam pembuatannya melalui berberapa kegiatan baik membuat logo dan membuat packaging. Hasil akhir dari pelatihan pembuatan packaging dengan teknik cetak ini berupa beberapa model packaging ramah lingkungan dan suistanable. Packaging produk dibuat dengan bahan pembuatan yang ramah lingkungan dan mudah didapatkan sehingga mampu untuk membuat packaging produk-produk unggulan mereka secara mandiri.

Ardiansyah Ahsanul Hayat; Muhammad Qirom; Irma Indira; Darianto Darianto; Fitrotun Azizah

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Many women in rural areas rely on working in the rice fields. Work in the fields is often only at the time of planting and at the time of harvest. Thus a lot of time is wasted on women. This community service activity is based on empowering rural communities through the development of soft skills in making onion crackers in Lamongan Regency to increase family income. The purpose of this activity is to empower women by providing skills that can increase family income

Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) merupakan dua ukuran yang selalu digunakan untuk menilai keberdayaan perempuan dan kontribusi pembangunan kepada perempuan. Ukuran dalam IPG adalah sama dengan IPM yang menunjukan dua indikator dampak dalam pembangunan ini memiliki kesetaraan yang harus diwujudkan bersama. Kajian ini bertujuan untuk mengurai perkembangan IPG dan IDG untuk mengetahui factor dominan yang mempengaruhi keberadaan IPG dan IDG. Hasil ananlisis secara keseluruhan pencapaian IPG dan IDG Kota Surakarta menunjukan posisi diatas capaian rata-rata Provinsi Jawa Tengah. Meskipun mengalami penurunan, beberapa indikator pembentuk IPG dan IDG menunjukan posisi yang lebih baik daripada posisi Jawa Tengah bahkan nasional. Pada indikator yang berkontribusi terhadap menurunnya posisi IPG dan IDG, selain dipengaruhi factor eksternal yaitu kebijakan pemerintah, aksesibilitas perempuan terhadapsumberdaya pembangunan, juga karena belenggu stereotype bahwa perempuan harus berada di ranah public, tidak dapat dielakan. Oleh karena diperlukan langkah-langkah affirmatif untuk mewujudkan pencapaian IPG dan IDg yang terus meningkat dari waktu ke waktu, melalui peningkatan capaian indikator pembentuk.