SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,336 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-20 of 560

Analytics

Stefany, Fadean; Ghazali, Imam; Hanina Trisnanda, Salma; Maulidia, Putri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Anemia masih menjadi problematika gizi utama pada remaja putri di Indonesia yang berdampak buruk terhadap performa akademik serta kesehatan reproduksi jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran gizi terkait pencegahan anemia melalui intervensi edukasi sadar gizi di SMAN 1 Sampang. Metode yang diterapkan berbasis pendekatan partisipatif interaktif, meliputi ceramah, pemanfaatan media visual (leaflet dan poster), simulasi penyusunan menu sehat kaya zat besi, serta kuis edukatif. Evaluasi program diukur secara kuantitatif melalui instrumen pre-test dan post-test, serta secara kualitatif melalui observasi keaktifan peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai definisi, dampak, dan pencegahan anemia, serta perubahan sikap positif terhadap pola konsumsi seimbang dan kepatuhan sarapan. Kesimpulannya, edukasi gizi yang terstruktur dan interaktif terbukti efektif dalam membangun kesadaran kesehatan remaja, sehingga dapat dijadikan strategi preventif yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Yuliana, Rita; Abrori, Rian; Emilia Sula, Atik

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pengabdian ini bertujuan memperkuat akuntabilitas pengelolaan dana pembangunan masjid melalui penyusunan informasi keuangan berbasis ISAK 335. Pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui observasi, wawancara, dan pendampingan penyusunan laporan keuangan. Kegiatan dilakukan melalui klasifikasi transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta analisis efisiensi dan partisipasi donatur. Hasil pengabdian berupa tersusunnya laporan keuangan pembangunan masjid yang lebih sistematis dan informatif. Takmir memperoleh pemahaman mengenai efisiensi penggunaan dana dan pola partisipasi masyarakat. Transparansi laporan keuangan juga memperkuat kepercayaan jamaah terhadap pengelolaan dana pembangunan. Pengabdian ini berdampak pada penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan keberlanjutan partisipasi masyarakat dalam memakmurkan masjid.

Ernawati, Sri; Yaningsyah, Yaningsyah; Anisah, Nur; Hairunisa, Hairunisa; Wiwin, Wiwin

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Logo merupakan identitas visual yang memiliki peran penting dalam membangun citra dan meningkatkan daya saing suatu usaha, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki logo yang menarik dan representatif, seperti yang terjadi pada UMKM Maira Produksi di Kota Bima. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam merancang logo usaha sebagai bagian dari strategi branding dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi dan praktik langsung pembuatan desain logo. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari di rumah pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar desain logo serta berhasil membuat logo yang sesuai dengan karakteristik produk masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas dan inovasi pelaku usaha dalam mengembangkan identitas produk. Dengan demikian, pelatihan pembuatan logo ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas branding, daya tarik produk, dan daya saing UMKM di pasar.

Susanto, Heri; Supriadi, Dedi; Wulandari, Hikmayanti

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Guru di sekolah dasar Tahfidz sering kali menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan pengajaran Al-Qur’an dengan kemampuan pedagogik modern yang mendukung pembelajaran aktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional para guru di SD Tahfidz Ibnu Umar Karawang melalui pelatihan metode pengajaran yang bermakna dan inovatif. Permasalahan utama yang ditemukan di mitra sasaran adalah keterbatasan guru dalam menerapkan pendekatan PAIKEM serta kesulitan dalam menyusun perangkat ajar yang adaptif terhadap prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi ceramah interaktif, workshop penyusunan modul/RPP, dan praktik langsung melalui sesi microteaching. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama: (1) pemahaman karakteristik peserta didik usia 7–12 tahun berdasarkan aspek kognitif, sosial-emosional, dan psikomotorik; (2) desain pembelajaran bermakna (meaningful learning); serta (3) strategi pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL), Discovery Learning, dan pembelajaran kooperatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman 15 guru peserta dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa (student-centered) serta kemampuan mengintegrasikan teknologi pembelajaran modern (IPTEKS) seperti Canva dan media interaktif dalam proses KBM. Luaran dari program ini mencakup modul pelatihan pedagogik, publikasi artikel ilmiah, dan video diseminasi hasil implementasi metode pembelajaran.

Lestari, Wiwin; Fachry Jiyad Setiawan

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mendorong pentingnya kemampuan personal branding bagi generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah atas. Personal branding menjadi salah satu strategi yang dapat membantu individu membangun citra diri positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia pendidikan maupun karier di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya personal branding melalui workshop interaktif di SMA Negeri 1 Batujaya. Kegiatan melibatkan 12 siswa yang terdiri atas duta siswa dan perwakilan aktif sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, praktik sederhana, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipatif dan umpan balik peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya membangun citra diri positif dan penggunaan media sosial secara lebih strategis dalam mendukung pengembangan diri. Pendekatan partisipatif melalui workshop interaktif dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung.

Winarni, Marti; Susanto, Anang

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pemanfaatan sisa-sisa hasil pertanian di Desa Jabung yang berpotensi digunakan sebagai bahan perbaikan tanah masih belum optimal, meskipun ketersediaannya cukup melimpah baik di lahan sawah maupun lahan kering. Hingga saat ini, masyarakat masih memiliki keterbatasan informasi mengenai pemanfaatan biochar sebagai bahan pembenah tanah yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan penggunaan bahan kimia pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Jabung mengenai manfaat biochar dalam meningkatkan kualitas tanah dan mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta observasi lapangan. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih efektif melalui pengalaman langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan yang diberi perlakuan biochar memiliki kondisi tanah yang lebih gembur dan mampu mempertahankan kelembapan lebih baik dibandingkan lahan tanpa perlakuan. Selain itu, pembelajaran lapangan memberikan pemahaman yang lebih nyata kepada masyarakat mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan biochar dari sisa-sisa hasil pertanian yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, biochar dapat menjadi alternatif yang ekonomis, mudah diterapkan, dan berkelanjutan untuk mendukung perbaikan kualitas tanah serta peningkatan hasil pertanian.

Hidayati, Arina; Azzakhusna, Famita; Triyono, Triyono

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri. Namun, proses pembelajaran akuntansi di beberapa SMK di Kabupaten Karawang masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru dan belum sepenuhnya menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru akuntansi melalui pembelajaran berbasis Design Thinking. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan memperkenalkan tahapan Design Thinking yang terdiri atas empathize, define, ideate, prototype, dan test. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pre-test dan post-test, serta penilaian terhadap perangkat pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran akuntansi yang inovatif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep Design Thinking, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran kontekstual, serta motivasi untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil post-test menunjukkan rata-rata pemahaman guru mencapai 75,88 dan lebih dari 80% peserta mampu menjawab dengan benar tahapan Design Thinking. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Design Thinking dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru serta mendukung pengembangan pembelajaran akuntansi yang kontekstual, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Putranias Zebua; Yessi Florentina Pasaribu; Anisa Putri Hulu; Kristina Enjelika Pasaribu; David Pasaribu

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study examines eschatology within the framework of Catholic faith as a reflection of faith and hope of salvation, not merely as a depiction of the end times. The background highlights the need to avoid reducing eschatology to a sole event of judgment day, by emphasizing the close relationship between eschatology, Christology, and soteriology, as well as the role of faith in the daily life of Catholic believers. The aim of the study is to articulate eschatology as an integrative framework that connects faith, hope, love, sacraments, liturgy, and inculturation in the Church’s praxis, and to consolidate the active participation of the faithful in the Kingdom of God, which has been initiated but not yet completed. The research method is descriptive-analytical literature review, comparing the views of experts, the Church Magisterium, and contemporary liturgical and theological documents to construct a comprehensive theoretical framework. The main findings indicate that Catholic eschatology functions as a moral and spiritual engine: (1) it integrates the “already and not yet” in the experience of faith; (2) it links eschatological hope with the actions of love, justice, and social liberation; (3) it bridges private faith with sacramental practice and inculturation. Theological and pastoral implications include strengthening faith formation, participation in liturgy, and an imaginative response to present-day social and environmental challenges. This narrative affirms a living, inclusive, and relevant eschatology for the Church’s life of faith in the contemporary era.

Ofar, Moh.; Wahyudin, Ahmad; Faisol, Faisol; Sofa, Sofa; Muntaha, Hanem

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pengurus dan anggota Poktan Kelana Indah Desa Taddan dalam memahami serta menerapkan perencanaan keuangan yang efektif dan efisien guna mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik di masa depan. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu Tahap 1 melakukan survei dan diskusi dengan mitra, Tahap 2 pelaksanaan program kegiatan kepada mitra, dan Tahap 3 evaluasi program kegiatan yang bertujuan untuk melihat sejauh mana kegiatan yang telah dilaksanakan mampu mencapai sasaran yang tepat. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan keilmuan dan keterampilan dalam pemahaman keuangan di masa depan bagi Pengurus dan anggota Poktan Kelana Indah Desa Taddan. Setelah pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), para peserta menjadi lebih memahami dan menyadari pentingnya peran Poktan Kelana Indah Desa Taddan dalam melakukan perencanaan keuangan secara efektif dan efisien. Dengan demikian, diharapkan para peserta dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dalam memanfaatkan dan mengelola sumber keuangannya secara optimal.

Dumar, Bergita; Wahyuni, Ida; Astarina Prajayanti, Ni Made Dwi; Yahya Fujianti, Mery Eka; Mulyani, Sri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan yang berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan psikososial anak. Tingginya kejadian bullying, baik secara fisik, verbal, maupun digital, menyebabkan siswa merasa tidak aman, mengalami kecemasan, serta penurunan interaksi sosial dan prestasi belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta upaya pencegahannya. Metode  pengabdian  yang  dilakukan  berupa  pemberian  penyuluhan  kesehatan menggunakan participatory  action  research (PAR)  dengan  tema “Edukasi Kesehatan Tentang Bullying Pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli“. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan cara mencegah bullying, serta meningkatnya sikap empati dan keberanian untuk melaporkan kejadian bullying. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali perilaku bullying dan berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulannya, kegiatan edukasi melalui pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terkait bullying, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental anak.

Sihombing, Lisbet N.; Thesalonika, Emelda

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pembelajaran di Sekolah Dasar saat ini masih didominasi metode konvensional berpusat pada guru yang kurang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Kondisi ini menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kreatif siswa sebagai kompetensi abad ke-21. Selain itu, mitra guru menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman terhadap konsep Contextual Teaching and Learning (CTL), kurangnya variasi strategi, serta ketiadaan perangkat pembelajaran sistematis. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mensosialisasikan model CTL guna meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran inovatif. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep, pendampingan penyusunan Modul Ajar, praktik simulasi kelas, serta evaluasi bersama pihak sekolah. Target luaran meliputi peningkatan pemahaman guru, tersedianya Modul Ajar berbasis CTL yang aplikatif, dan publikasi artikel ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat. Sosialisasi model CTL menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kapasitas profesional guru untuk menciptakan suasana belajar yang bermakna. Implementasi CTL diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menstimulasi potensi berpikir kreatif siswa secara optimal guna menghadapi tantangan perkembangan zaman. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif signifikan bagi pengembangan kompetensi pendidik dan peserta didik di sekolah dasar mitra secara luas serta berkelanjutan melalui integrasi kolaborasi akademik yang kuat.

Kristianus Adrianto Virando; Silfanus Jemadin; Elfridus Darmin; Florianus Syukur; Yanuarius Juliano Sukardi +2 more

Anugerah : Jurnal Pendidikan Kristiani dan Kateketik Katolik 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Religious pluralism in Indonesia constitutes a unique national identity, yet it is vulnerable to horizontal conflicts and acts of intolerance. This study aims to analyze the importance of interfaith dialogue in fostering mutual understanding from Catholic and Islamic perspectives within Indonesia’s pluralistic society. The methodology employed is qualitative research using a literature review approach, involving the collection and analysis of various relevant sources such as books, journals, and academic articles. The results of the study indicate that both Islam and Catholicism possess strong theological foundations in support of interfaith dialogue, emphasizing openness, respect for differences, and a commitment to peace and coexistence. Interfaith dialogue has proven to be an effective means of addressing divisions or conflicts, combating intolerance, and fostering harmonious relationships within a multireligious society. Furthermore, it was found that barriers to dialogue are still influenced by factors such as fanaticism, a lack of understanding, and socio-political conditions. This study concludes that interfaith dialogue is a strategic approach to strengthening tolerance and national unity. Therefore, it is recommended that interfaith dialogue be continuously developed through education, interfaith cooperation, and the active role of religious leaders in fostering inclusive and sustainable communication.

Asty Amanda; Eli Agustami; Nurhudawi Nurhudawi

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the understanding of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Harjosari II Village regarding Islamic financial inclusion and its contribution to expanding access to business capital financing. Although the national financial inclusion index continues to increase, the implementation of Islamic financial inclusion still faces challenges at the grassroots level. This research used a descriptive qualitative method with data collection techniques consisting of observation, documentation, and in-depth interviews with MSME owners in Harjosari II Village and staff from KSPPS & BMT Syariah Sejahtera (SS) Medan. The findings show that MSME owners’ understanding of Islamic financial inclusion is influenced by religiosity and the perception of justice through the profit-sharing system. Islamic financial inclusion is implemented through a kinship approach and simplified administrative procedures for the informal sector. However, the main obstacles to expanding financing access include limited Islamic financial literacy, restricted financing ceilings, and entrepreneurs’ lack of confidence in formal banking procedures. Islamic financing contributes to increasing production capacity and providing spiritual peace of mind by offering capital alternatives free from usury (riba). This study recommends strengthening direct technical socialization and implementing more flexible financing ceiling policies to support MSME growth in suburban areas.

Dwight Nusawakan; Abdul Malik Mufty; Nurul Chaerani Nur; Harianti Fajar; Yosef Marsianus Karno

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2026 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Malpractice in the health professions is one of the issues that can cause harm to patients, health professionals, and healthcare institutions. A lack of understanding among students as prospective health professionals regarding ethical aspects, legal principles, professional standards, and proper service procedures may increase the risk of malpractice. This Community Service activity aims to provide students of STIKES Pasapua Ambon with an understanding of the concept of malpractice, the factors causing malpractice, and preventive efforts through the implementation of professional ethics, compliance with standard operating procedures, effective communication, and the improvement of professional competence. The activity was carried out through counseling, educational sessions, interactive discussions, and guidance on health law for participants. The results of the activity indicate an increase in students’ knowledge and awareness of the importance of understanding the limits of professional authority, legal responsibility, and preventive measures to avoid malpractice in healthcare practice. This activity is expected to help develop future health professionals who are professional, ethical, and responsible in providing safe and high-quality healthcare services.

Dewi Ayu Wandirah; Nataria Wahyuning Subayani; Arya Setya Nugroho

Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to analyze fifth-grade students’ understanding of the water cycle concept at SD Muhammadiyah Sidayu using animated video assistance, as well as to describe supporting and inhibiting factors, identify obstacles faced by teachers and students, explain teachers’ efforts, and examine students’ responses in science learning. The research used a descriptive qualitative method with 23 fifth-grade students as participants. Data were collected through tests, questionnaires, interviews, and observations, and analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation of technique, source, and time. The results indicate that students’ understanding of the water cycle concept is categorized as moderate, with an average score of 69.43. Students are able to explain the definition and stages of the water cycle through images, classify events based on similarities in processes, and distinguish between evaporation and condensation. However, they still face difficulties in explaining the relationships between processes and in providing real-life examples related to the water cycle. Supporting factors include students’ interest and learning motivation, while inhibiting factors involve differences in comprehension abilities and students’ health conditions. Teachers face obstacles such as limited audio-visual facilities, shared LCD usage, and challenges in selecting appropriate animated videos. To overcome these issues, teachers use simple explanations, emphasize key points, replay videos, provide individual guidance, and assign diagram-based projects. Students’ responses are very positive, as animated videos increase their interest, attention, motivation, and conceptual understanding.

Khofifah Khofifah; Robingun Suyud El Syam; Rifqi Aulia Rahman

Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to analyze the implementation of the memorization method of the Jurumiyah book in improving students’ understanding of the yellow book at Al-Istiqomah Islamic Boarding School, identify supporting and inhibiting factors, and examine its contribution to students’ learning abilities. This research employed a descriptive qualitative field study conducted at Al-Istiqomah Islamic Boarding School in Tanjungsari Village, Petanahan, Kebumen, from December 2025 to February 2026. The research subjects included caregivers, khadimul ma’had, ustadz or ustadzah, and students. Data were collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed descriptively. The findings show that the memorization method of the Jurumiyah book is implemented through stages of preparation, memorization deposit, and evaluation. In the memorization process, students not only memorize the text but also understand its meaning and apply nahwu rules in reading the yellow book. Several supporting techniques, such as lalalaran, association, the cantol system, and tikrar, help strengthen students’ memorization. Supporting factors include motivation, discipline, teacher guidance, and a conducive environment, while inhibiting factors include differences in students’ abilities, lack of concentration, and limited learning time. Overall, the method contributes positively to improving students’ ability to read and understand the yellow book.  

Adinda Oktavia

Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

This Community Service (PKM) activity aims to improve the religious understanding of students through reading the book at the Ar Rohman TPQ, Candinegoro Village, Wonoayu, Sidoarjo. The context of this activity is the limited skills of students in reading and understanding the contents of the book in depth, so that a more interactive and effective learning method is needed so that students are not only able to read, but also understand and practice religious values ​​in everyday life. The method used is Participatory Action Research (PAR) which involves active participation between the activity implementer, TPQ administrators, and students, with the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The activity was carried out through reading the book together, explaining the material, as well as question and answer sessions and direct practice that were adjusted to the level of understanding of the students to be more communicative and easy to understand. The results of the activity showed that the reading the book went well and received a positive response from students, marked by an increase in reading ability and understanding of the contents of the book, activeness, enthusiasm, and courage in practice and discussion. Furthermore, this activity contributes to character development, including discipline, responsibility, patience, and self-confidence. Therefore, it is effective in enhancing religious understanding while simultaneously shaping the character of students and deserves continued development.

Hafsah Ummu Syahidah; Triananda Nur Khairin; Refa Regita Aulia Diwanti; Muhammad Rifky Al Bukhori; Unna Ria Safitri

Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

This community service activity aims to improve students' understanding of entrepreneurship through the Socialization of Basic Entrepreneurship for Individual Businesses at SMKN 1 Banyudono, Boyolali Regency. Entrepreneurship education plays a crucial role in preparing vocational school students to enter the workforce and become independent entrepreneurs. However, students' understanding remains limited, both conceptually and practically, particularly regarding individual businesses. This activity was designed using a community organizing approach by actively involving students in all stages of the activity. The implementation method included entrepreneurship socialization, interactive discussions, case studies, simple business simulations, and short interviews. A mixed-method approach was used, namely qualitative through observation and discussion, and quantitative through pre-test and post-test evaluation. The results of the activity showed a significant increase in student understanding, marked by an increase in the average score from the pre-test to the post-test. In addition, there was a positive change in attitude in the form of increased participation, self-confidence, and student awareness of the potential of individual businesses as a realistic business option.

Erna Fatmawati; Sheva Rahmadhani; Nara Setya Wiratama

ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri 2026 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The Panji Story is one of the Intangible Cultural Heritage (ICH) that has historical, cultural, and local identity values, especially for the people of Kediri. However, currently, the community's understanding of the Panji Story tends to be limited and is often considered only as a romantic story, so that the historical and cultural values contained therein are not fully understood. This activity aims to strengthen the community's understanding of the Panji Story as a source of history and local cultural heritage through a national seminar. The activity was conducted in the form of a seminar involving presentations by expert speakers, interactive discussions, and question and answer sessions with participants from various backgrounds, such as students, the general public, and cultural activists. The results of the activity showed an increase in participants' understanding and awareness of the historical, cultural, and educational value of the Panji Story. Participants not only understood the diversity of versions of the Panji Story, but also began to view it as an important part of local cultural identity that needs to be preserved and sustained. This activity showed that national seminars can be an effective educational medium in building collective public awareness of the sustainable preservation of local history and culture.

Muhammad Anwar; Ahmad Zaki Sinulingga; Muhammad Nabil Nasution; Mahesa Marpaung; Siti Aisyah

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The rupiah plays a vital role as a symbol of national identity and sovereignty, but awareness among rural communities about its function and importance is often limited. In Kutalimbaru Village, the main challenges identified are low monetary literacy, which results in physical damage to money and a lack of awareness about counterfeit money. Through the Real Work Lecture (KKN) program, community service efforts were carried out with the aim of internalizing the values of “Love, Pride, Understanding (CBP) of the Rupiah.” The approach used was community-based education through interactive workshops and practical demonstrations on money care techniques and an introduction to the security features of the Rupiah. Findings in the field show a transformation in the community's attitude; from being indifferent to being more careful in handling paper money and better understanding the role of the Rupiah in economic stability. This program has succeeded in increasing the financial literacy of citizens while strengthening the spirit of nationalism through appreciation of the national currency. Keywords: community empowerment, micro businesses, tempeh products, entrepreneurship, Sialaman Village.