SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

18,135 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-20 of 30

Analytics

Purwasih, Intan

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Instalasi gawat darurat merupakan unit pelayanan di rumah sakit yang menangani pasien dalam kondisi darurat, kritis, dan membutuhkan tindakan segera. Pelayanan yang berkualitas sangat penting dalam kondisi ini karena berkaitan dengan nyawa seseorang. Dalam kondisi yang menuntut pelayanan cepat dan tepat, kepuasan pasien menjadi penilaian utama terhadap keberhasilan layanan gawat darurat. Kepuasan pasien adalah respon emosional yang muncul karena terpenuhinya ekspetasi pasien terhadap pelayanan. Kepuasan pasien IGD dapat memengaruhi citra rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang bertujuan untuk mengkaji apakah terdapat hubungan antara faktor usia, tingkat pendidikan, dan fasilitas pelayanan terhadap kepuasan pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 109 pasien. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menyimpulkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah fasilitas pelayanan (p=0,018). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah usia (p=0,475) dan tingkat pendidikan (p=0,340). Saran dari penelitian ini adalah diharapkan institusi kesehatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di IGD, terutama pada aspek kenyamanan ruang tunggu.

gece, Gilang Caesar Ramadhan; Azizah , Aisyah Nur; Riyadi , Raden Sugeng

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pemulihan kesadaran setelah general anestesi merupakan fase kritis yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan sevoflurane sebagai agen anestesi inhalasi. Waktu pulih sadar yang terlalu lama dapat berisiko menimbulkan komplikasi pascaoperasi dan memperpanjang waktu perawatan di ruang pemulihan. Variasi dalam penggunaan volume persentase sevoflurane dapat memengaruhi waktu pulih sadar pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persentase sevoflurane dengan lama pulih sadar pasien yang menjalani anestesi umum di Instalasi Bedah Sentral RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional. Sampel terdiri dari pasien dewasa (19–59 tahun) yang menjalani operasi dengan anestesi umum menggunakan agen inhalasi sevoflurane. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, jam, dan data dari mesin anestesi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian dari 60 jumlah responden yang diteliti, responden yang mengalami pulih sadar lama sebanyak 21 responden (35,0%), lalu pulih sadar sedang sebanyak 24 responden (40,0%), dan yang mengalami pulih sadar cepat sebanyak 15 responden (25,0%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai signifikansi (p-value) 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan adanya korelasi positif antara kedua variabel tersebut.

Khafifaturrahmi; Setyowati, Anita; Muhaji

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Pemberian anestesi spinal menimbulkan efek samping mual muntah pasca operasi yang dapat menimbulkan kekurangan cairan.Terapi non farmakologi yang dapat digunakan ialah pemberian aromaterapi lemon. Aromaterapi lemon dapat menurunkan intensitas mual muntah pada pasien pasca operasi karena akan memberikan efek relaksasi pada pasien. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan one group pretest and posttest design. Sampel pada penelitian ini pasien pasca operasi dengan anestesi spinal yang mengalami mual muntah di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo berjumlah 30 responden.Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test.Hasil: Hasil uji statistik Nilai p-value 0.000<0,005 Ha diterima ada pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo. sebelum diberikan aromaterapi Mayoritas responden merasa mual saja sebanyak 21 (70%),setelah pemberian aromaterapi lemon mayoritas responden tidak merasa mual dan muntah sebanyak 26 (86,7%).Simpulan: Adanya pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Intensitas Mual Muntah Pasca Operasi Dengan Anestesi Spinal di RSUD R.A.A Tjokronegoro Purworejo.Saran: peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan sampel yang lebih besar dan dapat mengendalikan faktor durasi pembedahan.

Amarseto, Binuko; Utami , Sri

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan faktor penting dalam menentukan kepuasan pasien, maka industri kesehatan perlu terus melakukan transformasi untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan atau kepuasan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dengan harapan. Kualitas pelayanan kesehatan yang baik dirumah sakit dapat memberikan kepuasan kepada pasien, dari pelayanan yang diterima oleh pasien apabila hasil yang dirasakan oleh pasien sama atau meleihi harapan makan akan timbul perasaan puas dan tidak puas. Untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan kualitas pelayanan fisioterapi terhadap tingkat kepuasan pasien di poli fisioterapi, RSU Astrini Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional. Populasi pada penelitian ini merupakan seluruh pasien di poli fisioterapi RSU Astrini Wonogiri. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling.  Jumlah sampel 120 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, dengan membagikan kuesioner Service Quality (Servqual) dan  Measuring Patient Satisfaction With Physical Theraphy Care (MRPS/Medrisk). Setelah semua data didapatkan, peneliti mengolah data menggunakan SPSS version 23.0.0 yaitu dengan uji chi-square. uji korelasi menggunakan uji chi-square pada program SPSS. Berdasarkan hasil uji korelasi signifikansi (2-tailed) 0.000 menunjukan nilai <0,05 dengan keterangan H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini dapat diartikan bahwa servqual mempunyai korelasi dengan medrisk. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien. Berdasarkan hal ini diharapkan pelayanan Fisioterapi dapat lebih ditingkatkan baik disegala aspek untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik sehingga kepuasan pasien terpenuhi.

Erni Wally

Jurnal ilmu Kesehatan Umum 2025 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Prolanis merupakan program pengelolaan penyakit kronis seperti hipertensi dan DM tipe 2 untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya kesehatan yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien peserta program prolanis di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Kota Makassar. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan kajian potong lintang (cross sectional study). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah peserta Hipertensi dan Diabetes Mellitus yang mengikuti kegiatan Prolanis di wilayah kerja RSUD Haji Kota Makassar dengan sampel sebanyak 106 peserta. Teknik penentuan sampelnya adalah dengan menggunakan metode accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah chi square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel keterjangkauan (p=0,000), keamanan (p=0,008), informasi (p=0,018), ketepatan waktu (p=0,002) berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Sedangkan kenyamanan (p=0,089) tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Hasil uji regresi logistik berganda secara bersamaan diperoleh bahwa keterjangkauan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien peserta prolanis di RSUD haji Kota Makassar. Kepada pihak Rumah Sakit Umum Daerah Haji Kota Makassar agar membenahi dan mengevaluasi hal apa saja yang menjadi keluhan pasien terutama dalam kenyaman pasien yang menggunakan fasilitas kesehatan di RSUD Haji Kota Makassar.

Akmal Haidar; Mardiana, Nova; Fitri , Nurwijaya

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Penyakit ginjal merupakan masalah serius di seluruh dunia. Penderita penyakit ginjal kronis harus menjalani terapi pengganti ginjal, seperti hemodialisis (HD). Masalah klinis yang sering ditimbulkan oleh pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa yaitu berdampak negatif terhadap fisik dan aspek psikologis yang dapat mempengaruhi tingkat kecemasan pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada pasien Hemodialisa di RSUD. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024.        Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross - sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah tindakan pasiel n GGK yang mel njalani hel modialisis di RSUD l Dr. (H.C) Ir.Soekarnol Provinsi Kepul l laul an Bangka Bel litul ng Tahul n 2024 pada bul lan oktober sebanyakl 36 kali tindakan.        Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara faktor usia (P-value = 0,017) faktor jenis kelamin (P-value = 0,008), faktor dukungan keluarga (P-value = 0,016) dengan tingkat kecemasan pada pasien Hemodialisa di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Saran dari penelitian ini yaitu diharapkan perawat mampu memahami kondisi pasien secara komprehensif meliputi biopsikologis, sosial, biologis, lingkungan, spiritual, fisik serta dukungan sosial.

Nabila, Ikrima; Mardiana, Nova; Fitri , Nurwijaya

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

ABSTRAK Komunikasi Terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan dan dipusatkan untuk membantu penyembuhan atau pemulihan pasien, komunikasi ini dilakukan oleh perawat untuk membina hubungan dengan pasien dan mendorong proses penyembuhan pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dan pengetahuan di RS Jiwa dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat rawat inap RS Jiwa dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 82 orang. Analisa data menggunakan uji chi squere dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini didapatkan nilai Pendidikan p-vaule 0,001 untuk nilai pengetahuan p-vaule 0,001. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan pendidikan dan pengetahuan terhadap Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Perawat Di Ruang Rawat Inap RS Jiwa dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Saran untuk penelitian sebagai literatur dan acuan untuk meningkatkan penyuluhan kepada perawat rawat inap tentang pentingnya komunikasi terapeutik.

Sulistyaningrum, Danny Putri; I'ien Noer'aini; Naylul Izza

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2024 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Hemodialisa merupakan terapi pengganti ginjal bagi pasien dengan diagnosa medis gagal ginjal kronik, utamanya pada stadium akhir. Terapi ini dilakukan sepanjang hidup sehingga pasien rentan mengalami ketidakseimbangan masalah baik fisik, psikologis, sosial maupun spiritual. Lamanya terapi hemodialisa memberikan respon yang berbeda – beda pada setiap pasien. Timbulnya perasaan kesepian akibat kurangnya support keluarga, kekhawatiran yang berlebihan terhadap komplikasi, bahkan ansietas dan stress terhadap ancaman kematian. Apabila tingkat spiritual pasien rendah, maka pasien tidak akan mendapatkan tujuan hidup dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama hemodialisa dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yang menjalani terapi hemodialisa. Desain penelitian ini cross sectional yang melibatkan 62 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis statistic menggunakan uji spearman rank menunjukkan bahwa ada hubungan lama hemodialisa dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien yang menjalani terapi hemodialisa (p= 0.000).

Uci Pramida; Dety Mulyanti

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Rumah sakit sebagai lembaga pelayanan kesehatan memerlukan kinerja karyawan yang optimal dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pasien. Kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk keterampilan, pengetahuan, motivasi, dan lingkungan kerja. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi peningkatan kinerja karyawan di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yaitu dengan melakukan tinjauan terhadap artikel, jurnal, dan buku yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja karyawan di rumah sakit, antara lain pelatihan dan pengembangan karyawan, pemberian insentif dan reward, peningkatan komunikasi dan kolaborasi antar departemen, serta peningkatan kualitas lingkungan kerja. Hasil dari studi literatur menunjukkan bahwa strategi pelatihan dan pengembangan karyawan merupakan strategi yang paling efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan di rumah sakit. Pelatihan dan pengembangan karyawan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan karyawan, sehingga mereka dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien. Selain itu, pemberian insentif dan reward juga dapat meningkatkan motivasi karyawan, sehingga mereka lebih termotivasi untuk memberikan pelayanan yang berkualitas. Kesimpulannya, strategi peningkatan kinerja karyawan di rumah sakit perlu diimplementasikan secara efektif dan terencana, dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dari strategi tersebut. Dalam jangka panjang, strategi tersebut dapat meningkatkan kinerja karyawan, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit dan memberikan kepuasan kepada pasien.  

Andi Akifa Sudirman; Fadli Syamsuddin; Syahrain S.Kasim

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Appendisitis adalah proses peradangan akibat infeksi pada usus buntu atau umbai cacing atau disebut appendiks. Salah satu masalah yang paling dirasakan oleh penderita apendisitis adalah gangguan rasa nyaman “nyeri”.Penatalaksanaan nyeri pada penelitian ini dengan menggunakan teknik relaksasi napas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan skala nyeri pada pasien appendisitis di IRD RSUD Otanaha Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan Pre Eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test design, dengan Sampel sebanyak 10 responden. Hasil penelitian ini setelah dilakukan teknik relaksasi napas dalam mayoritas skala nyeri pasien appendisitis termasuk dalam kategori sedang yaitu sebanyak 7 pasien (70.0%) dan kategori ringan 3 orang (30.0%). Hasil perhitungan statistik menggunakan paired sampel t test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tekhnik relaksasi napas efektif dalam menurunkan menurunan Skala Nyeri Pada Pasien Appendisitis di IRD RSUD Otanaha Kota Gorontalo. Maka disarankan perawat agar lebih maksimal dalam mengajarkan teknik relaksasi napas dalam untuk mengurangi nyeri yang dialami pasien.    

Sulistiyawaty Putri a. Umar; Firmawati Firmawati; Ani Retni

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang paling sering. Hampir 1% penduduk didunia menderita skizofrenia selama hidup mereka. Dampak dari skizofrenia dapat mengakibatkan seseorang mengalami ketidakmampuan untuk berkomunikasi atau mengenali realitas. Selain itu dampak yang muncul adalah Personal Hygiene yang Menurun pada pasien skizofrenia. Hal terjadi akibat ada perubahan proses pikir sehingga kemampuan untuk aktivitas perawatan diri menjadi menurun yang akan mempengaruhi kemandirian perawatan diri pasien. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik dengan kepatuhan personal hygene pada pasien skizofrenia. Desain penelitian menggunakan survey analitik dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 57 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan responden dengan Komunikasi terapeutiknya baik yaitu berjumlah 36 responden (63,2%) dan komunikasi terapeutik Kurang berjumlah 21 responden (36,8%), Personal Hygiene baik berjumlah 12 responden (21,1%). cukup 21 responden (36,8%) dan Kurang 24 responden (41,1%%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai p value=0,000(<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan komunikasi terapeutik dengan kepatuhan personal hygene pada pasien skizofrenia. Sehingga dalam melakukan perawatan pada pasien skizofrenia dibutuhkan tingkat komunikasi terapeutik yang baik agar dapat meningkatkan rasa kepercayaan pasien serta dapat memberikan pengaruh dan sugesti yang membuat keadaan pasien menjadi lebih baik dari segi psikologis  

Zulfikar A. Mokambu; Pipin Yunus; Fadli Syamsuddin

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pengawas Menelan Obat (PMO) pada pasien TB Paru adalah seseorang yang dipercaya untuk memantau penderita TB paru untuk minum obat secara teratur. Untuk mendukung strategi DOTS, dibutuhkan kedisiplinan dari penderita TB itu sendiri dalam pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pengawas Minum Obat (PMO) terhadap keberhasilan pengobatan di wilayah kerja Puskesmas Bulango Ulu. jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Studi Retrospektif. juumlah sampel sebanyak 40 responden. Dari hasil analisis PMO yang berperan baik 21 orang (52,5%), berperan cukup 11 orang (27,5%) dan berperan kurang 8 orang (20%). Sedangkan pasien yang berhasil menjalani pengobatan 29 orang (72,5%) dan yang gagal/kabuh 11 orang (27,5%). Dari hail statistik menggunakan uji chi-square diketahui nilai p value sebesar 0,000 (< α 0,05) sehingga dapat di artikan terdapat hubungan signifikan Peran Pengawas Minum Obat (PMO) terhadap Keberhasilan Pengobatan TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bulango Ulu. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk sering melakukan kunjungan rumah pasien TBC secara berkala sebagai dukungan dan pengawasan terhadap pengobatan pasien.    

Safitriyanti Samarang; Sabirin B Syukur; Fadli Syamsuddin

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Suasana yang serba cepat dan aktivitas ICU yang sibuk menyebabkan keluarga mengalami masalah kecemasan. Dampak dari berbagai aspek memanjangnya lama rawat atau / average length of stay (AVLOS) seperti dalam bentuk medis dan ekonomi yang dapat memberikan kerugian baik untuk rumah sakit, pasien maupun keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui Hubungan Average Length Of Stay (AvLOS) Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Di Ruangan Intensive Care Unit (ICU) RSUD Otanaha. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 22 orang diambil dengan menggunakan teknik sampling yaitu accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas lama rawat responden berada pada kategori lama rawat panjang ≥ 5 hari sejumlah 15 orang atau sebesar (68.2%) serta tingkatan kecemasan sedang sejumlah 10 orang atau sebesar (45.5%). Terdapat Hubungan AvLOS (Average Length Of Stay / Rata-rata Lama Rawat) dengan Kecemasan Keluarga di RSUD Otanaha dengan nilai  p value = 0.03  < 0.05). Disimpulkan bahwa lama rawat berhubungan erat dengan kejadian kecemasan yang dialami oleh keluarga pasien dalam masa perawat pasien dirumah sakit. Saran Perawat dapat mencegah terjadinya kecemasan keluarga dengan meningkatkan komunikasi efektif pada pasien serta keluarga pasien.

Yolla Oktavia Pangau; Sabirin B Syukur; Hamna Vonny Lasanuddin

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis Hubungan Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Ruang Rawat Inap Interna 3 RSUD Tani Dan Nelayan Kab.Boalemo. Jenis penelitian adalah penelitian Survei Analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional, dengan jumlah populasi 116 Orang kemudian di ambil sampel menjadi 54 responden menggunakan rumus Slovin, dengan criteria inklusi dan ekslusi dan alat ukur kuesioner, variable bebas yaitu Asuhan keperawatan dan variable terikat Kepuasan Pasien. Analisis data pada penelitian ini mengguakan uji Chi Square dengan nilai ρ – value sebesar 0.000 < 0.05, maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada hubungan signifikan antara Pelaksanaan asuhan keperawatan dengan kepuasan pasien di rang rawat inap interna 3 RSUD Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo.

Lilis Hulumudi; Sabirin B. Syukur; Rosmin Ilham

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sebagai tenaga kesehatan, perawat berperan penting dalam memberikan asuhan keperawatan untuk pelayanan spiritual seperti membantu memberikan nasehat agama untuk meningkatkan semangat hidup pasien. Hal tersebut belum sepenuhnya diterapkan di rumah sakit, dan kebanyakan perawat memperhatikan kondisi fisik saja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelayanan keperawatan spiritual dengan kepuasan pasien rawat inap di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan studi pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap pada bulan Desember yang berjumlah 54 orang. Jumlah sampel sebanyak 35 orang. Uji analisis data yang digunakan yaitu uji chi square. Hasil penelitian uji analisis chi square didapatkan nilai p-value = 0,036 < dari nilai α 0,05 yang artinya ada hubungan antara penerapan spiritual dengan kepuasan pasien rawat inap di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie. Kesimpulan penelitian ini, kebutuhan pasien beranekaragam yang salah satunya adalah ibadah. Mendukung ibadah berarti perawat selalu ada untuk membantu atau memfasilitasi pasien dalam beribadah.. Adanya penelitian ini diharapkan dapat menambah dan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penerapan spiritual dalam kesembuhan.    

Sabirin B. Syukur; Andi Nur Aina Sudirman; Sindi Rafliani Harun

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam proses keperawatan perawat memiliki berbagai peran, salah satunya adalah sebagai advokasi pasien. Advokasi merupakan tindakan profesional perawat untuk melakukan dukungan dan perlindungan kepada pasien.sehingga asuhan keperawatan yang diberikan sesuai dengan prosedur tindakan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi peran advokasi perawat di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian perawat berjumlah 42 responden dengan jumlah sampel 42 responden menggunakan teknik total sampling. Analisa data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa perawat yang memiliki kualitas peran advokasi baik berjumlah 35 responden (83,3%) penilaian ini termasuk pada indikator membela hak pasien, mediator antara pasien dengan tenaga kesehatan lain, bertindak atas nama pasien dan melindungi keputusan pasien. Perawat dapat bekerja profesional dan fokus pada perlindungan hak-hak pasien dan keluhan pasien didengar. Diharapkan instansi rumah sakit dapat ,e,berikan seminar atau pelatihan untuk menambah pengetahuan perawat mengenai hak dan kewajiban pasien.  

Ayu Sutraviani Talib; Sabirin B. Syukur; Fadli Syamsudin

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Keselamatan pasien dijadikan prioritas yang utama dalam pelayanan kesehatan dan pelayanan keperawatan sekaligus sebagai aspek paling penting dari manajemen yang berkualitas. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran perawat dalam keselamatan pasien. Desain penelitian deskriptif. Jumlah populasi sebanyak 34 perawat yang berada di ruang anak, bedah dan interna. Jumlah sampel sebanyak 34 perawat atau total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran perawat dengan kategori baik sebanyak 31 orang, berdasarkan pada dimensi peran perawat care giver sebagian besar baik sebanyak 34 orang, dimensi coordinator sebagian besar baik sebanyak 31 orang dan dari dimensi collaborator sebagian besar baik sebanyak 31 orang. Rata-rata 34 orang perawat melakukan enam (6) goals patient safety. Sehingga disimpulkan bahwa sebagian besar peran perawat di RSUD Otanaha berada pada kategori baik dan melakukan enam (6) goals patient safety. Saran diharapkan perawat agar tetap melakukan enam (6) goals patient safety secara jujur demi keselamatn pasien serta untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik.  

Mujiburrahman Mujiburrahman; Nini Niatullah Aliyati

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penanganan penyakit demam berdarah dan Pasien yang berkunjung tahun 2021 yaitu 104 pasien. Adapun pasien yang kasus DBD berkunjung tahun 2022 yaitu sebanyak 70 orang pasien, dengan rentang waktu yaitu pada bulan februari-juni sebanyak 32 pasien. Akselerasi Pelayanan penting untuk mendapat atensi dan mengalami penurunan dengan jumlah kasus DBD. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui akselerasi penanganan penyakit demam berdarah di puskesmas Lambu. Kemudian metoede penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien Demam berdarah di Puskesmas lambu Kabupaten Bima dengan jumlah pasien 32 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien demam berdarah di Puskesmas Lambu Kabupaten Bima pada Bulan februari-juni tahun 2022 jumlah pasien sebanyak 32 Dengan menggunakan teknik Total Sampling. Adapun hasil penelitian yaitu akselerasi penanganan penyakit dan signifikan antara kualitas pelayanan petugas kesehatan dengan kehandalan dalam menangani penyakit demam berdarah dengue di Puskesmas Lambu Kabupaten Bima.    

Nini Niatullah Aliyati; Mujiburrahman Mujiburrahman

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pasien yang berkunjung pada tahun 2020 sebanyak 134 pasien. Dan data pasien kasus DBD yang berkunjung pada tahun 2021 yaitu sebanyak 120 pasien, sedangkan yang berkunjung pada tahun 2022 yaitu pada bulan januari-mei sebanyak 32 pasien. Pelayanan yang berkualitas pun penting untuk mendapat perhatian mengalami penurunan dengan jumlah kasus DBD. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penanganan penyakit demam berdarah di puskesmas plus sape. Kemudian metoede penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien Demam berdarah di Puskesmas Plus Sape Kabupaten Bima pada bulan Januari-Mei Tahun 2022 dengan jumlah pasien 72 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien demam berdarah di Puskesmas Plus Sape Kabupaten Bima pada Bulan Januari-Mei tahun 2022 jumlah pasien sebanyak 32 Dengan menggunakan teknik Total Sampling. Adapun hasil penelitian yaitu Hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan petugas kesehatan dengan kehandalan dalam menangani penyakit demam berdarah dengue di Puskesmas Plus Sape Kabupaten Bima Tahun 2022.  

Solehudin, Solehudin; Sancka Stella; Ahmad Rizal; Lannasari, Lannasari

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Identifikasi yang salah menyebabkan pasien menerima prosedur tindakan medis yang tidak benar. Kesalahan yang mengakibatkan pasien cedera dapat berupa ketidaktepatan identifikasi pasien yang berakibat kesalahan atau keterlambatan diagnosis, kegagalan dalam bertindak, kesalahan pengobatan, dan kesalahan dosis atau metode dalam pemberian obat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran penerapan identifikasi dalam melakasakan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan merupakan study kasus. Peneliti melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan identifikasi pasien di salah satu ruangan perawatan rumah sakit di Bogor. Instrumen penelitian menggunakan lembar cecklist yang disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur identifikasi pasien di rumah sakit tersebut. Peneliti melakukan pengamatan kepada 5 orang perawat setiap hari dalam jangka waktu 5 hari berturut-turut. Hasil observasi didapatkan masih ada perawat yang belum patuh dalam melaksanakan penerapan Standar Operasional Prosedur Identifikasi Pasien. Hasil wawancara didapatkan bahwa; “…SPO tersebut sudah disosialisasikan oleh kepala ruangan, perawat sudah memahaminya. Tetapi saat akan melakukan tindakan kepada pasien langkah-langkah identifikasi tidak dilakukan…” Kesimpulan hasil penelitian yaitu Identifikasi Pasien yang dilakukan oleh perawat belum optimal.