Publication Search

70,604 articles from 612 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-13 of 13

Analytics

Ulya, Iza Nikmatul; Nugroho, Sigit Sapto; Subadi, Subadi

DINAMIKA HUKUM 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 13 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani serta mengidentifikasi faktor penghambat pelaksanaannya dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris yang mengkaji hukum tidak hanya sebagai norma tertulis, tetapi juga sebagai praktik pelaksanaannya dalam masyarakat. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan aparatur Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, penyuluh pertanian, serta petani. Selain itu, penelitian juga menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi pemerintah daerah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan membandingkan ketentuan hukum dengan kondisi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah dilaksanakan melalui beberapa program perlindungan dan pemberdayaan petani, seperti bantuan sarana produksi berupa benih unggul, pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian, pelaksanaan program Asuransi Usaha Tani Padi, perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, serta kegiatan pelatihan dan penyuluhan bagi petani. Namun pelaksanaan kebijakan tersebut masih menghadapi beberapa hambatan, antara lain belum diterbitkannya Peraturan Bupati sebagai regulasi turunan, keterbatasan anggaran daerah, rendahnya partisipasi petani, serta koordinasi antarinstansi yang belum optimal sehingga pelaksanaan kebijakan belum berjalan secara maksimal dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Eva Hidayati Safitri; Djoko Kristianto

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The Karanganyar Regency Government functions as an autonomous region comprising various work units, including offices, agencies, and departments. This study aims to examine the influence of budget participation and work motivation on managerial performance, and to analyze the moderating role of leadership style within this relationship in the Regional Government Work Units (SKPD) of Karanganyar Regency. This research employed a quantitative approach, utilizing primary data as its main source. The study population consisted of all 8,019 employees across the SKPD in Karanganyar Regency. A purposive sampling technique was used to select 100 employee respondents. The findings indicate that Budget Participation has a positive but not statistically significant effect on managerial performance. Conversely, the Work Motivation variable demonstrates a positive and statistically significant influence on the managerial performance of SKPD in Karanganyar Regency. Furthermore, Leadership Style was found to moderate the effects of both Budget Participation and Work Motivation on Managerial Performance. This suggests that an improved leadership style can enhance the effectiveness of budget participation and work motivation in boosting managerial performance within the SKPD of Karanganyar Regency

I Putu Sawitra Danda Prasetia; Komang Adi Sastra Wijaya; Ni Putu Anik Prabawati

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2025 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Bangli Regency created an e-government  based public complaints program called Bangli Era Baru 24 Hour Fast Service. Implementation of this program builds synergy among all public service delivery organizations, one of which is Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. However, in implementing this synergy there are still various problems. This research aims to determine the extent of the synergy in handling complaints about clean water services in Bangli Regency from an electronic government perspective and analyze the influencing factors. This research applies descriptive qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results show that the synergy between Diskominfosan and Perumda Air Minum Tirta Danu Arta in handling clean water service complaints has gone well. The support and value elements have been fulfilled because there is clear regulatory support, stakeholder commitment, and benefits felt by the community and stakeholders. However, there are elements of capacity that have not been met because there are challenges such as limited human resources and a minimal budget for managing complaint channels. The recommendations include increasing human resource capacity, better budget allocation, and optimizing outreach to increase community participation. Kabupaten Bangli menciptakan sebuah program pengaduan masyarakat berbasis e-government  yang bernama Layanan Cepat 24 Jam Bangli Era Baru. Implementasi program tersebut membangun sinergi seluruh organisasi penyelenggara layanan publik, salah satunya adalah Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. Namun dalam pelaksanaan sinergi ini masih memiliki berbagai permasalahan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk  mengetahui sejauh mana sinergi  penanganan pengaduan pelayanan air bersih di Kabupaten Bangli dari sudut pandang electronic government dan menganalisis faktor–faktor apa yang mempengaruhi. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa sinergi antara Diskominfosan dan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta dalam menangani pengaduan  pelayanan air bersih telah berjalan baik. Elemen dukungan (support) dan manfaat (value) sudah terpenuhi karena terdapat dukungan regulasi yang jelas, komitmen pemangku kepentingan, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan. Namun, terdapat elemen kemampuan (capacity) belum terpenuhi karena terdapat tantangan seperti terbatasnya sumber daya manusia dan minimnya anggaran untuk pengelolaan kanal pengaduan. Pemberian rekomendasi mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, alokasi anggaran yang lebih baik, dan optimalisasi sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Muammar Khadafi; Najiatul Husna; Nurul Safitri; Fera Fera; Tasya Afani

Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

For managers, budgeting is a very important issue that affects the future survival of the organization. Given that key stakeholders are often involved in budget preparation, this preparation process raises questions regarding the relationship between participation in budget preparation and management motivation and performance. This article explains that when subordinates are involved in management, they are more likely to accept budget goals and therefore more motivated to participate in budget planning. Another aspect is that participation in budget preparation has a positive impact on budget adequacy. If the budget is decided unilaterally, the opposite will be true. This involvement motivates subordinates to be more proactive in achieving budget goals. From another perspective, subordinate participation in budgeting means that planning results are more realistic because subordinates have more accurate information about local conditions than superiors.

Fadhlurrahman Dwi Febrianto; Noor Endah Cahyawati

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2024 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aimed to examine the effect of Budget Participation, Budget Emphasis on Budgetary Slack with Ethical Consideration as Moderating Variable. This kind of study is quantitative research with primary data collected in a questionnaire distributed to 38 respondents. The data is processed with multiple linear regression analysis by using Statistical Program for Social Science (SPSS). The results showed that budget participation and budget emphasis has effect on budgetary slack. Meanwhile, ethical considerations cannot moderate the relationship between budget participation and budget emphasis on budgetary slack.

Ferdy Bagas Cahyono; Amin Tohari; Sugeng Sugeng

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2023 Universitas 17 Agustus 1945

This research aims to analyze the influence of participation in budget preparation, leadership style, and good governance on the performance of the Panggungrejo Village government, Kauman District, Tulungagung Regency. This research uses a quantitative approach, with a casual research technique. Data collection was carried out using a questionnaire. The population and sample were all village officials at the Panggungrejo Village Office and analyzed using multiple linear regression with SPSS software. Researchers used statistical tests (F test) and partial tests (t test). The results of the F test show a significance figure of 0.000 < 0.005, which means that these three variables have a significant effect on the performance of the village government. The results of the partial test (t) show a significance figure of 0.004 < sig. 0.05 on X1 which means there is an influence of budget participation on the performance of the village government, 0.364 < 0.05 on It can be concluded that budget preparation and good governance have a significant influence on village government performance, while leadership style does not have a significant influence on village government performance. So, if these variables increase, government performance will also increase.

Maria Venselina Nona Yeni; Henrikus Herdi; Emilianus Eo Kutu Goo

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research aims to determine the effect of budget participation and responsibility accounting on managerial performance at KSP. Chief of Staff Hiro Heling. The type of research used in this research is quantitative associative research. The population in this study were all KSP employees. Kopdit Hiro Heling, with a sampling technique using a saturated sample so that the number of samples in this study amounted to 45 people. The data used in this study is primary data with data collection methods, namely questionnaires. Methods of data analysis using multiple linear regression analysis. The results showed that partially budgetary participation variables had an effect on managerial performance variables, responsibility accounting variables had an effect on managerial performance variables and budgetary participation and accountability accounting variables had an effect on managerial performance.

Yeli Amelia Angelina; Adianto Adianto

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Wisata Danau Rusa merupakan salah satu wisata yang dikembangkan oleh  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar. Konsep collaborative governance sangat penting dalam penerapan kolaborasi pengembangan destinasi wisata karena dalam kolaborasi ini tidak hanya melibatkan pemerintah saja, melainkan melibatkan masyarakat dan pokdarwis. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan wisata danau rusa di Kabupaten Kampar dan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori Purwanti yaitu: 1.Principled Engagement (Keterlibatan Prinsip), 2. Shared Motivation (Motivasi Bersama), 3. Capacity for Join action (Kapasitas Untuk Bergabung). Hasil dari penelitian ini adalah program pengembangan destinasi wisata yang sudah berjalan dengan baik karena dibuktikan dengan adanya keterlibatan prinsip yang baik, motivasi bersama yang sudah dipahami, dan keterlibatan prinsip yang telah dijalankan oleh pihak yang berkolaborasi. Adapun faktor penghambatnya yaitu faktor sumber daya manusia, faktor partisipasi masyarakat dan anggaran yang minim.    

Tika Riyanto; Dadang Mashur

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Salah satu upaya pemanfaatan sumber daya lokal yang ada di Desa Rantau Langsat yang optimal adalah dengan mengembangkan pariwisata dengan konsep ekowisata dalam hal ini wisata yang dilakukan memiliki bagian yang tidak terpisa kan dengan upaya – upaya konservasi, pemberdayaan ekonomi local dan mendorong rasa peduli yang lebih tinggi terhadap kultur atau budaya. Hal tersebut yang mendasari perbedaan antara konsep ekowisata dengan model wisata konvensional yang telah ada sebelumnya. Tujuan diadakannya penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana strategi pengembangan yang dilakukan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Indargiri Hulu dalam mengembangkan ekowisata di Desa Rantau Langsat dan factor – factor apa saja yang mempengaruhi strategi pengembangan yang dilakukan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Indargiri Hulu dalam mengembangkan ekowisata di Desa Rantau Langsat. Penelitian ini berlokasi di Desa Rantau Langsat dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data nya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu membuktikan bahwa dalam mengembangan ekowisata di Desa Rantau Langsat masih memiliki banyak kendala, serta factor penghambat dalam mengembangkan ekowisata yaitu sumber daya (anggaran), sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta partisipasi masyarakat.  

Moh. Abdan Syakur Buhungo; Sri Dewi Yusuf

Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh partisipasi penganggaran Kapasitas Individu,Kejelasan sasaran Anggaran terhadap senjangan anggaran Desa di Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. Pemilihan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dengan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada 43 responden pada 6 Kelurahan Di Kecamatan Kota Gorontalo. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi penganggaran berpengaruh positif terhadap senjangan anggaran. Sementara, Kejelasan Sasaran  anggaran dan kapasitas individu tidak mampu memoderasi hubungan partisipasi penganggaran terhadap senjangan anggaran.    

Indra Kertati

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Inpres 9 Tahun 2000 merupakan Inpres yang masih bertahan digunakan sebagai dasar dalam pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG). Meskipun tidak lagi sebagai bagian dari hirarkhi dalam peraturan perundang-undangan, namun Inpres 9 tahun 2000 merupanan tonggak penting penyelenggaraan PUG. Seperti diketahui PUG adalah sebuah strategi mengintegrasikan isu gender, pengalaman, aspirasi perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan. Dalam implementasinya upaya tersebut dilakukan dengan menerapkan tujuh prasyarat PUG yaitu komitmen, kebijakan, kelembagaan, Sumberdaya Manusia (SDA dan Sumberdaya Anggaran (SDA), alat yang digunakan, system data gender dan anak, dan partisipasi masyarakat. Prasyarat PUG ini tidak mudah diterapkan, selain rumitnya uraian dari prasyarat juga karena banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum peduli terhadap penyelenggaraan PUG. Hal inilah yang menjadi tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis penyelenggaraan tujuh prasyarat PUG  di daerah. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan kondisi capaian tujuh prasyarat PUG dengan lokasi Kabupaten Wonosobo. Pilihan Kabupaten Wonosobo ini didasarkan pada capaian perolehan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) pada tingkat Mentor yang diperoleh tahun 2020. APE adalah penghargaan tertinggi yang diberikan presiden kepada Kementrian, Lembaga, Provinsi dan Kabupaten Kota dalam menyelenggarakan PUG. Hasil penelitian ini menunjukan keberhasilan yang baik dari Kabupaten Wonosobo dalam menyelenggarakan PUG, meskipun terdapat hal-hal yang masih harus dioptimalkan jika menilik dari capaian tujuh prasyarat PUG.

Siswiraningtyas, Anggraeni Nur; Siswiraningtyas, Anggraeni Nur; Indrawati Yuhertiana

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2021 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This study aims to examine and analyze the effect of budgetary participation, clarity of budget targets, organizational commitment to budgetary slack. This research uses quantitative research using primary data. The primary data is a questionnaire that distributed to respondents. This research used PLS-SEM with the help of SmartPLS version 3.0 for windows software to data analysis. This results prove that the variables of budgetary participation, clarity of targets, and organizational commitment have an influence on budgetary slack.

Iwan Koerniawan; Eka Satria Wibawa

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2019 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The purpose of this study is to analyze and provide empirical evidence about the influence of budgeting participation and budget goal characteristics on managerial performance with a non-physical work environment as moderation. Population variables in this study are all leaders and financial officers in private vocational schools in the city of Semarang listed in the structure of the division of school work in 2016 which amounted to 14 vocational high schools and each was taken by 3 people so that there were 42 respondents, while the sampling technique used the census method. Data analysis method used is Regression Moderation Analysis (MRA) Hypothesis 1 test results note that the value of t arithmetic = 3.012> t table = 1.694 with a number of significance = 0.003 <α = 0.05 (significant), so the hypothesis (H1) that participation budgeting has a positive effect. on proven managerial job performance. Regression coefficient β1 = 0.567 (positive sign), it can be interpreted that the higher the participation in budgeting, the higher the managerial performance. Hypothesis 2 testing is known that the value of t = 2.723> t table = 1.694 with a significance value = 0.010 <α = 0.05 (significant), so the hypothesis (H2) that the characteristics of the budgetary objectives have a positive effect on managerial performance of the work proved. Stepwise coefficient = 0.279 (benchmark), can be interpreted more clearly the characteristics of the managerial level budget objectives. Testing hypothesis 3 is known that the value of t 2.484> t table = 1.694 with a significance value = 0.026 <α = 0.05 (significant), so the hypothesis (H3) that the work environment is not moderate, moderate moderate positive positive effect on budget participation on managerial work performance proven. Testing hypothesis 4 is known that the value of t arithmetic 2.333> t table = 1.694 with the number of significance = 0.032 <α = 0.05 (significance nt). Thus the hypothesis (H4) that the non-physical work environment positively influences the characteristics of budgetary goals on proven managerial work performance. Interaction test results show β4 = 0.163 (positive sign), it can be interpreted that the existence of a non-physical work environment that is conducive will strengthen the influence of the characteristics of the budget objectives on managerial work performance. Keywords: Budget participation, characteristics of budget objectives, non-physical work environment, managerial work performance