Publication Search

58,296 articles from 461 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Rusito; Ilham Febrianto; Iman Saufik; Lukman Santoso

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

By looking at current technological developments that already use automatic sensors, the application of the concept to this system can be a solution for dealing with ornamental fish farming owners. In this research, a tool is made that can perform feeding, checking temperature, water turbidity, feed level, water level and water pump control, from this information will be sent to android by firebase automatically monitored and controlled anywhere via android. This tool is designed with ease of maintenance and is an extension of the existing tools. IoT technology is used to monitor online, based on Firebase and Nodemcu Esp8266. In this study, researchers used the research method of the Borg and Gall (1987) model from 10 steps to 6 steps. The results of this study were carried out by an expert validation test to get a value of 30 which means "Very Good (Valid)". While the effectiveness test by 10 users plus by experts and employee users get a total score of 35.16 which means the effectiveness test is classified as "Very Good (Valid)" it can be said that the new system is more effective than the old system.

Dino Ramandha Ashari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Perubahan iklim membawa dampak terhadap semua lapisan kehidupan manusia. Perubahan iklim secara langsung atau tidak langsung merubah lingkungan fisik manusia di mana mereka tinggal dan melakukan kegiatan kesehariannya. Perubahan iklim juga memberikan dampak terhadap perubahan parameter iklim (suhu udara, suhu radiasi, kelembaban, kecepatan angin) kota, kawasan di sekitar bangunan, serta parameter iklim di dalam bangunan itu sendiri. Dalam pencapaian kenyamanan fisik manusia, suhu udara luar yang tinggi perlu diselesaikan dengan rancangan bangunan dengan pertimbangan parameter iklim sehingga perlu kiranya untuk segera dimodifikasi. Bangunan diciptakan untuk melindungi penggunanya dari bahaya yang berasal dari alam. Dengan demikian, dalam mendesain sebuah bangunan, penting untuk banyak belajar dari alam, Cabang ilmu pengetahuan ini muncul disebut "Biomimikri" yang berarti (Simulasi Alam) adalah metode inovasi yang mencari solusi berkelanjutan dengan meniru pola alam. Paper ini memberikan gambaran contoh model ornament arsitektural Biomimikri dalam bangunan guna merespon perubahan iklim yang terjadi, agar kebutuhan kenyamanan fisik manusia tetap tercapai, dan permasalahan pemanasan bumi dapat diminimalkan.    

Bunga Kristihartini; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Klenteng merupakan tempat ibadah bagi orang-orang Tionghoa yang memeluk agama Buddha, Taoisme, dan Konghucu, yaitu sebagai sarana bagi mereka untuk melakukan peribadatan/komunikasi dengan Tuhan, Dewa- dewi, serta roh para leluhur mereka. Bangunan kelenteng termasuk dalam bangunan Arsitektur Cina, sehingga dalam tatanan bentuk bangunannya masih mempergunakan kaidah feng shui. Konsep feng shui adalah seni hidup dalam keharmonisan dengan alam, sehingga seseorang yang menerapkan tatanan ini mendapatkan keuntungan, ketenangan, dan kemakmuran dari keseimbangan yang sempurna dengan alam. Kaitannya dengan bangunan Klenteng adalah mengenai penataan, pemilihan warna, bentuk, serta ornamentasi. Dalam penelitian ini akan mengkaji arsitektur Feng shui pada Klenteng Tiao Kak Sie serta makna ornamentasi yang ada pada klenteng ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan metodologi observasi lapangan dan literatur, Analisa hasil-hasil temuan, serta interpretasi. Dari hasil analis maka dapat disimpulkan bahwa Klenteng Tiao Kak Sie adalah bangunan tradisional cina, dimana dari bentuk bangunan masih mempertahankan bentuk asli. Terdapat beberapa elemen penting dalam bangunan seperti halaman depan, altar dewa, impluvium, jangkar raksasa, serta cetiya. Elemen-elemen pada bangunan tersebut memiliki fungsi sebagai simbolis religious bagi umat budha tionghoa serta bukti sejarah bagi masyarakat Cirebon.

Anatje J. Pattipeilohy; Cut Bidara Panita Umar; Mnhammad Taip Pattilouw

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The tapak dara plant is known as an ornamental plant that is efficacious for relieving muscle pain , antidepressant , medicine for various diseases ( ie relieving swelling caused by wasp stings , nosebleeds and sore throats ), antidote , antibacterial , and lowering blood pressure in humans . Purpose of   Research of this is to identify the content of the chemical from the leaves of tread virgin ( Catharantus roseus ), which serves as an antibacterial and to test the activity of antibacterial extract ethanol leaves tread virgin ( Catharantus roseus ) against the growth of bacteria Staphylococcus aureus by using the method of diffusion in order. Method which are used in research this is experimental by using the method of diffusion in order. This study used concentrations of 5%, 20%, 60%, and 80%. Positive control (+) chloramphenicol antibiotic , negative control (-) aquadest . Results of the study is the extract of leaves of Tread Dara ( Catharantus roseus ) can inhibit the growth of bacteria in a concentration of 80% by having an average zone of inhibition of which is 21 mm including the category is very strong and the concentration of 60% at 20 mm.