Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Mulya, Kemal Al Kindi; Khaief, Khailadzie

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran pendidikan, pelatihan, dan motivasi terhadap kompetensi karyawan di PT. Super Liteblok Industry. Penelitian ini melibatkan empat variabel utama yang saling berhubungan, terdiri atas tiga variabel bebas, yaitu pendidikan, pelatihan, dan motivasi, serta satu variabel terikat, yaitu kompetensi karyawan. Sampel penelitian mencakup 50 karyawan dari perusahaan tersebut. Data dianalisis menggunakan berbagai teknik statistik, termasuk uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, uji regresi linier berganda, uji t, dan uji f. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan bahwa pendidikan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kompetensi karyawan, dengan nilai signifikansi 0,171 (lebih besar dari 0,05). Demikian pula, pelatihan juga menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kompetensi karyawan dengan nilai signifikansi 0,235 (lebih besar dari 0,05). Sebaliknya, motivasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kompetensi karyawan, dengan nilai signifikansi 0,000 (lebih kecil dari 0,05). Secara simultan, pendidikan, pelatihan, dan motivasi bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kompetensi karyawan, seperti yang ditunjukkan oleh nilai F sebesar 31,170, yang lebih besar dari nilai kritis sebesar 2,80. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa meskipun pendidikan dan pelatihan tidak memberikan pengaruh signifikan secara individual, motivasi memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi karyawan. Selain itu, kombinasi dari ketiga variabel tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi yang penting terhadap kompetensi karyawan. Dengan demikian, perusahaan diharapkan dapat memberikan perhatian lebih pada upaya meningkatkan motivasi karyawan untuk mendorong peningkatan kompetensi mereka.

Alyaa Hameed Saleh; Tuqa Abdullah Mohammed; Lina Ahmed Ridha; Nibras Sameer Hameed Al-Samahee

International Journal of Health and Medicine 2024 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Objective: The study aimed to assess the adjuvant role of dexamethasone in multimodal analgesia to control postoperative pain for various laparoscopic surgical procedures.  Methods: From January to April 2023, a study was conducted at Baghdad Teaching Hospital involving 80 patients prepared for various laparoscopic procedures, classified as ASA grades I and II. The participants were divided into groups (A and B) of 40 patients. There were no significant differences between the groups regarding gender distribution, age, BMI, ASA grade, anesthesia duration, and surgical procedure duration. Group A comprises patients administered dexamethasone 8 mg intravenously one hour before the induction of anesthesia, whereas Group B patients received a normal saline (placebo). The analgesic effect was assessed by measuring the VAS score for each group at 1, 3, 6, and 24 hours post-discharge from the recovery room. The study also evaluated the necessity for potent analgesics among the study population in each group. Results: The study findings indicate that dexamethasone significantly reduces postoperative pain, as evidenced by lower VAS scores in patients administering dexamethasone compared to those receiving a placebo, especially at 6 and 24 hours post-transfer from the recovery room. Additionally, patients administering a placebo exhibit a significant demand for potent analgesia in contrast to the group receiving dexamethasone. Conclusion: The study indicated that a single-dose injection of dexamethasone 8 mg administered preoperatively for various laparoscopic procedures significantly decreases postoperative pain. Effective pain management promotes early recovery and shortens hospital stays, reducing staff stress and providing financial benefits to the institution. We recommend using dexamethasone as a safe and effective medication for alleviating postoperative pain.

Wicaksono, Soetam Rizky

Jurnal Manajemen Kreatif dan Inovasi 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

Dalam artikel ini, dijelaskan pengembangan sistem pendukung keputusan (SPK) yang menggunakan metode VIKOR untuk menentukan platform iklan online terbaik bagi sebuah perusahaan distributor alat kesehatan yang menargetkan wanita kelas menengah berusia 25-50 tahun. Studi ini bermula dengan latar belakang yang menekankan pentingnya iklan online dalam era digital saat ini, khususnya bagi perusahaan yang mencari metode efektif untuk menjangkau audiens spesifik mereka. Kelima kriteria utama yang menjadi fokus adalah jangkauan audiens, segmentasi audiens, biaya iklan, kemudahan penggunaan, dan fitur analitik, yang semuanya dianggap krusial dalam pemilihan platform iklan. Metode VIKOR dipilih karena kemampuannya dalam menyediakan solusi yang seimbang antara kondisi ideal dan kondisi terburuk dalam konteks yang multi-kriteria, serta kemudahan dalam menangani preferensi yang beragam dan saling bertentangan. Matriks keputusan dibentuk dengan nilai-nilai yang menggambarkan kinerja setiap platform iklan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Langkah analisis VIKOR meliputi normalisasi data, penentuan solusi ideal positif dan negatif, perhitungan jarak setiap alternatif dari solusi ideal, dan penghitungan nilai Qi​ untuk menentukan peringkat akhir. Hasilnya menunjukkan bahwa Google Ads merupakan platform terbaik berdasarkan kriteria yang ditetapkan, diikuti oleh Instagram Ads. Hasil ini memberikan wawasan yang berharga bagi perusahaan dalam memilih platform iklan online yang paling sesuai dengan strategi pemasaran mereka, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara efektivitas biaya dan kemampuan menjangkau serta menargetkan audiens yang tepat. Sehingga hasil dari penelitian ini menekankan pentingnya metode analitik dalam pengambilan keputusan strategis tetapi juga menunjukkan potensi metode VIKOR dalam menyederhanakan kompleksitas pilihan secara subyektif.