SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

18,135 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Fadilla Syamrotul Puadah; Dea Sopianti; Perwito Perwito

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

indonesia, the world's 15th largest economy, receives less foreign direct investment than any other developing country, both within and outside its region, with a population of 270 million people and abundant natural resources. According to Indonesia's Central Bureau of Statistics, the country's BPD at that time stood at US$1.49 Trillion. Over the past ten years, foreign direct investment into Indonesia has continued to increase. Multinational companies are companies that consist of various other companies that provide foreign investment opportunities and conduct activities that increase the value of the entity. In addition, multinational companies also have an important role in the global economy and are also leaders in various industrial sectors. The purpose of this research is to find out Multinational Companies that have an important role in the Indonesian economy. This research method uses a qualitative method by collecting research data from previous researchers as a reference. The results of the research we found show that the role of multinational companies has both positive and negative impacts. The positive impact for Indonesia is that they give Indonesia the opportunity to develop its economy through foreign exchange, besides that Multinational Companies also develop digitalization technology for the Indonesian economy. In addition to the positive impact, there are also negative impacts of MNCs, namely, dependence on foreign technology and components, limiting the development of domestic industries, limited technology transfer and development of local companies, decreased domestic investment due to the oligopolistic nature of MNCs, the last is environmental degradation and social inequality caused by MNC operations.

Muhammad Iqbal; Dhea Savitri; Lailan Nur; Risfa Dwi Andini; Purnama Ramadani Silalahi

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perusahaan multinasional memiliki keterlibatan dalam sector perekonomian suatu negara karena memiliki entitas yang penting dalam menyerap tenaga kerja hingga meningkatkan pendapatan per kapita suatu negara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peranan secara rinci dari perusahaan multinasional yang dapat memunculkan dampak tertentu bagi perekonomian di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data studi pustaka melalui beberapa referensi serta informasi dari lembaga terkait dengan perekonomian di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan perusahaan multinasional menimbulkan efek positif serta efek negative. Dari sisi positif, peranan perusahaan multinasional dapat memberikan kesempatan yang tepat bagi Indonesia untuk mengembangkan sector perekonomian negara dengan adanya sumbangsih devisa negara. Selain itu, Indonesia akan makin dikenal oleh negara lain karena negara lain percaya bahwa Indonesia dapat meningkatkan investasi asing karena latar belakang potensi sumber daya Indonesia yang melimpah dan penekanan pada upah pekerja di negara berkembang seperti Indonesia. Di sisi negative, apabila pemerintah Indonesia tidak memberikan penekanan pada perusahaan multinasional mengenai regulasi internal perdagangan dan industri di Indonesia maka akan mempersempit peluang perusahaan domestic dalam bersaing di negara sendiri.

setiawati, beta; setyowati, ratini

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kemampuan Bahasa Inggris siswa-siswa SMK Mandala Bhakti Surakarta harus diperbaiki. Salah satu indikator rendahnya kemampuan Bahasa Inggris para siswa adalah skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC rata-rata masih berkisar 200 sementara nilai maksimalnya adalah 990. Pada umumnya, para siswa belum mengetahui strategi dalam mengerjakan English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang terdiri dari tujuh bagian yang berbeda yaitu (1) Listening: photos (2) Listening: question and response (3) Listening: short conversation (4) Listening: short talks (5) Grammar: Incomplete sentences (6) Grammar: text completion (7) Reading comprehension. Pelatihan sangat diperlukan oleh para siswa karena TOEIC adalah tes yang sekarang ini banyak dipakai untuk kepentingan bekerja di perusahaan multinasional maupun internasional.       Masalah rendahnya skor English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC para siswa di SMK Mandala Bhakti Surakarta diminimalisir oleh tim dengan cara memberikan pelatihan intensif TOEIC preparation serta memberikan strategi jitu untuk mengerjakan soal-soal TOEIC dengan cepat dan tepat pada para siswa. Sebelum melaksanakan kegiatan, tim terlebih dahulu melakukan studi pendahuluan melalui observasi dan wawancara, baik dengan guru- guru Bahasa Inggris maupun siswa-siswa SMK Mandala Bhakti. Observasi dilakukan dengan cara memberikan pre-test English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC untuk memperoleh data tentang kondisi kemampuan Bahasa Inggris mereka dan langsung menganalisis tingkat kesulitan tertinggi pada rata-rata siswa sehingga tim dapat mengetahui kebutuhan materi yang akan digunakan untuk pelatihan. Tim juga akan melakukan wawancara terhadap guru-guru Bahasa Inggris untuk mengetahui latar belakang secara umum siswa-siswa di SMK Mandala Bhakti dan kondisi kemampuan Bahasa Inggris para siswa. Studi pendahuluan ini dilakukan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan kontribusi pada siswa-siswa SMK Mandala Bhakti dalam meningkatkan pemahaman dan ketrampilan Bahasa Inggris khususnya dalam mengerjakan TOEIC dengan hasil yang optimal. Hasil dari studi pendahuluan digunakan oleh tim untuk menyusun rencana pengajaran, materi, serta metode pembelajaran yang akan digunakan dalam pelatihan TOEIC.       Kegiatan pelatihan berlangsung selama dua bulan dengan intensitas pertemuan satu kali seminggu dalam durasi 100 menit tiap pertemuan. Lama waktu yang dibutuhkan ini terkait dengan pertimbangan agar kegiatan pelatihan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Peserta pelatihan berjumlah 100 siswa kelas XI yang terdiri dari siswa program keahlian farmasi dan keperawatan.       Setelah pre-test, pelatihan TOEIC, dan evaluasi berlangsung, diharapkan siswa-siswa SMK Mandala Bhakti khususnya kelas Farmasi XII-2 dan XII-3 dan Keperawatan XII-1 dan XII-2 memiliki kemampuan penguasaan dalam mengerjakan soal-soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC yang memadai terutama dalam tiga kemampuan dasar yang dilatihkan yaitu listening, structure, dan reading comprehension. Di samping itu, pelatihan ini juga ditujukan agar siswa-siswa terbiasa dengan tipe-tipe soal English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC dan mengenali strategi cepat untuk menjawabnya dengan cepat dan tepat. Kemampuan ini diharapkan akan menunjang pencapaian tujuan sekolah yang menggunakan hasil tes English Proficiency Test yang berequivalensi dengan TOEIC sebagai sertifikat pendamping ijazah bagi para lulusan sekolah tersebut. Kata Kunci: Pelatihan,TOEIC, strategi, pre-test