Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-12 of 12

Analytics

Muhammad Luthfi Hamdani

Jurnal Kewirausahaan Cerdas dan Digital 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The rapid development of digital technology and the increasing demand for entrepreneurial competence in higher education require students to possess adequate digital literacy and financial literacy, as well as obtain continuous institutional support to shape and strengthen their entrepreneurial interest. This study aims to empirically analyze the influence of digital literacy, financial literacy, and institutional support on the entrepreneurial interest of students in the Islamic Business Management Study Program at the Faculty of Economics and Islamic Business, UIN Raden Mas Said Surakarta. A quantitative approach was used, involving 75 respondents selected through accidental sampling, while the research data were analyzed using multiple linear regression. The results of the study indicate that all three independent variables have a positive and significant effect on students' entrepreneurial interest, with the model contributing 42.7%. These findings highlight the importance of integrating digital competencies, effective financial management, and a supportive campus ecosystem to foster students' entrepreneurial intentions. This study provides practical implications for higher education institutions to strengthen curricula, learning facilities, and mentoring programs aimed at developing young, digitally-driven, and sustainable entrepreneurs.

Sutarman Laia; Emilia Wori Hana; Putri Sory; Yosia Bello

Journal of Student Research 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Entrepreneurship is not something that can only be achieved by individuals who have certain talents, on the contrary, by taking business risks in creating new opportunities, one can develop an entrepreneurial spirit. However, entrepreneurship must be accompanied by interest. Interest is a strong drive within a person to do something. Based on this study analyzing the influence of entrepreneurial skills on the success of a business, the type of descriptive research carried out through data collection in the field, the method used in this study is an explanatory survey. This article emphasizes that fostering entrepreneurial interest is not only beneficial for individual economic success, but also contributes to economic growth and innovation in society. The importance of encouraging entrepreneurial interest among young people as a foundation for building success in the world of entrepreneurship. By having a strong interest in entrepreneurship, young people can develop important life skills such as creativity, perseverance, risk management, and problem solving.

Prastiana, Nilam; Ingsih, Kusni; Febriana, Artha; Putra, Febrianur

Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi 2025 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Untuk menarik perhatian mahasiswa terhadap kewirausahaan, sangat penting untuk memperhatikan program wirausahaan merdeka, self efficacy, dan tolerance for risk. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keterkaitan antara minat berwirausaha mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro dengan tiga faktor: program kewirausahaan merdeka, self efficacy, dan tolerance for risk. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 151 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan simple random sampling dengan syarat mahasiswa Udinus yang pernah mengikuti program wmk pada tahun 2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dan analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 26. Berbagai jenis uji, termasuk validitas dan reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis dilakukan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro cenderung lebih berminat untuk memulai usaha mereka sendiri jika memiliki tingkat tolerance for risk, self efficacy, serta mengikuti program wirausaha merdeka.

Munir, Shobahul; Lukiarti, Ming Ming

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Sumber daya manusia merupakan poin utama dalam pembangunan bangsa, salah satunya adalah mengurangi angka pengangguran dengan berwirausaha. Dilakukannya studi ini guna untuk menunjukkan bagaimana motivasi, lingkungan keluarga, dan kewirausahaan pendidikan berdampak pada minat wirausaha Gen Y di Kecamatan Rembang. Generasi ini  lahir dari tahun 1980 hingga 2000, tinggal di Kecamatan Rembang dan ingin menjadi wirausahawan. Metode pengambilan sampel digunakan secara purposive. Kriteria yang digunakan meliputi: 1) generasi milenial kelahiran tahun 1980-2000 dan memiliki minat dalam usaha; dan 2) generasi milenial yang tinggal di Kecamatan Rembang. Data dianalisis dengan pengolahan analisis regresi linier berganda di alat bantu SPSS 24. Penelitian ini memiliki temuan, dimana semua faktor bebas yang dieliti yang terdiri dari variabel motivasi, lingkungan keluarga, dan pendidikan wirausaha masing-masing memberi dampak positif pada minat wirausaha generasi milenial di Kecamatan Rembang. Variabel motivasi, lingkungan keluarga, dan pendidikan wirausaha dalam model  riset ini hanya dapat mempengaruhi minat berwirausaha sebesar 37,4%, dan sebab-sebab lain menjelaskan 62,6%.

Son Haji; Putri Ayu Tamara; Septi Rizkiani; Oktaviarni Oktaviarni; Muhammad Rizqi Nurpratama +3 more

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2025 FKIP, Universitas Palangka Raya

Entrepreneurship education is an important aspect in shaping the character and skills of the younger generation to face future challenges. The aim of this service is to increase interest and entrepreneurial mentality among students at SDN Nagrak 05 through counseling, training and mentoring. This program is designed to foster students' self-confidence and awareness regarding the importance of entrepreneurship as a potential career choice and equip them with the basic skills for making handicrafts and making food to become successful entrepreneurs. The methods used are practice-based training, motivation through sharing sessions, as well as simulations and introductions to the business world with a fun approach. This program involves collaboration between students, teachers and parents in supporting the development of students' entrepreneurial interests and mentality. The expected result of this activity is an increase in students' knowledge about entrepreneurship, as well as the development of a tough and creative mental attitude in facing various challenges. Evaluation is carried out through observations and interviews to measure changes in students' attitudes and interests regarding entrepreneurship. It is hoped that this program can contribute to creating a young generation who has the readiness and courage to start a business early, and is able to adapt to face global economic dynamics

Mahdi Hidayatullah; Hastin Umi Anisah

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini mengeksplorasi adaptasi pasar terhadap tren makanan viral yang awalnya populer di Jawa dan kemudian diadopsi oleh usaha kecil di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Fenomena adopsi tren yang tertunda ini menghadirkan peluang bisnis bagi pengusaha kuliner lokal yang ingin menarik konsumen dengan produk yang telah terbukti laris di pasar. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan untuk menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi adaptasi pasar, strategi bisnis yang diterapkan, serta tantangan yang dihadapi dalam mengadopsi tren viral tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha kuliner di Banjarmasin, observasi lapangan untuk memahami perilaku konsumen, serta analisis dokumen dan media sosial untuk melacak penyebaran tren. Temuan menunjukkan bahwa adaptasi terhadap tren dipengaruhi oleh keterlambatan informasi, preferensi konsumen lokal, dan modal sosial. Para pengusaha lokal melihat keterlambatan ini sebagai peluang untuk mengurangi risiko investasi, meskipun tantangan tetap ada dalam hal orisinalitas produk dan mempertahankan minat konsumen.

Hanifah Dian Hastuti; Indra Hastuti; Khabib Alia Akhmad

Jurnal Kewirausahaan Cerdas dan Digital 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This research aims to examine the influence of creativity, motivation and family environment on the entrepreneurial interest of Karang Taruna members in Dukuh Bancakan, Wonorejo, Polokarto, Sukoharjo. Using a saturated sampling technique, this research involved 79 members as respondents. Data was collected through a questionnaire which included the variables creativity, motivation, family environment and entrepreneurial interest, and analyzed using multiple linear regression. The findings show that motivation has a significant positive influence on entrepreneurial interest, while creativity and family environment do not show a significant influence. These results indicate that motivation is a key factor in encouraging entrepreneurial interest among Karang Taruna members. Therefore, entrepreneurship programs should focus more on developing motivation to increase youth participation in entrepreneurship.

Dede Supendi; Wawan Oktriawan; Maya Nurhidayah; Dina Pebriani; Sherina Dwiyanti

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2024 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Entrepreneurship is not only limited to academic intelligence and skills in producing products but also a dynamic spirit in capturing challenges and risks and then turning them into opportunities and potential. Through this service activity, it is hoped that it can foster students' understanding and interest in the world of entrepreneurship so that the number of entrepreneurs grows and creates job opportunities so as to reduce the number of unemployed. In increasing interest in entrepreneurship, students are given an understanding of the importance of entrepreneurship. Entrepreneurship is full of risk and uncertainty, it can be successful and it can fail, for this reason it must be done with courage, tenacity and strong determination, to achieve a business that continues to develop, excels, is independent and can compete. The aim of this service activity is to foster interest in creative and independent entrepreneurship in students of SMA Negeri 1 Purwakarta in the following way: a) providing counseling in utilizing information technology in entrepreneurship, b) providing motivation and knowledge of entrepreneurship and entrepreneurship, c ) provide creativity and introduction to entrepreneurship independently from an early age.

Acep Supriatna; Aida Zahra; Amelia Putri Meilani; Khusaeni, Moch Fahri; Rahma Jamilah +2 more

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pertumbuhan teknologi dan digitalisasi telah membawa dampak signifikan pada kegiatan ekonomi, terutama dengan meningkatnya popularitas ononlinm sebagai bentuk jual beli online. E-commerce memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen, tetapi dapat menyebabkan sifat konsumtif yang berlebihan, khususnya pada siswa. Sifat konsumtif ini dapat memicu gaya hidup hedonisme dan buruknya manajemen keuangan pada siswa. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya memprioritaskan kebutuhan dan pengelolaan keuangan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami pemahaman siswa tentang e-commerce dan literasi keuangan serta kaitannya dengan sikap konsumtif siswa dan minat wirausaha siswa dalam menggunakan e-commerce. Kuesioner disebarkan melalui Google Form kepada siswa SMA/SMK sederajat. Pertanyaan dalam kuesioner mencakup pengetahuan penggunaan e-commerce, tingkat literasi keuangan siswa, sikap konsumtif dan pengaturan keuangan, serta minat wirausaha dalam menggunakan e-commerce. Penelitian ini menunjukkan bahwa e-commerce banyak digunakan oleh siswa SMA/SMK sederajat dalam kegiatan konsumsi, terutama melalui platform Shopee. Namun, penggunaan e-commerce tidak berpengaruh pada sikap konsumtif siswa karena mereka lebih membeli barang sesuai kebutuhan. Akan tetapi, penggunaan e-commerce berpengaruh pada minat berwirausaha siswa karena mudah diakses dan efektif. Tingkat literasi keuangan siswa berada pada kategori sedang dan siswa memiliki pemahaman dalam mengelola dan mengatur keuangannya dengan baik, sehingga cenderung tidak bertindak konsumtif dalam aktivitas konsumsinya. Literasi keuangan siswa yang baik juga menumbuhkan minat wirausaha.

ROSI ASTRIANINGSIH; Solihun

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk pendidikan kewiraushaan di kelas IX SMK GAGAS Wanareja, (2) Implementasi pendidikan kewirausahaan, (3) Hasil dari implentasi pendidikan kewirausahaan dalam membentuk sikap wirausaha pada siswa kelas XI SMK GAGAS Wanareja. Penelitian dilaksanakan di SMK GAGAS Wanareja. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian terdiri dari kepal sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara pemngumpulan data, reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triaangulsi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian: (1)Bentuk kegiatan pendidikan kewirausahaan di SMK GAGAS Wanareja dapat diinternalisasikan melalui beberapa aspek, yaitu dapat di integrasikan melalui mata pelajaran, melalui kegiatan ekstrakurikuler, melalui kegiatan-kegiatan sekolah, melalui muatan lokal, dan melalui buku atau bahan ajar. (2) Implementasi pendidikan kewirausahaan dalam membentuk sikap siswa di SMK GAGAS Wanareja adalah dengan menggunakan kurikulum 2013, model pembelajarannya menggunkan (discovery learning, inquiry learning,problem based learning,project based learning).(3)Hasil Implementasi Prndidikan Kewirausahaan  di SMK GAGAS Wanareja sudah menunjukan hasil yang baik. Dimana siswa sudah menunjukan sikap seorang wirausaha, minat berwirausaha dan mampu memproduksi barang yang mempuanyai nilai jual.

Satriadi Satriadi; Ranti Utami; Agus Tina; Kinanti Rahmadhani; Mohammad Hammam +1 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menjadi dewasa. Pada masa ini mereka mengalami perubahan baik secara fisik ataupun pola pikir. Para remaja menjadi lebih aktif apalagi terkait dengan perkembangan teknologi. Namun disini, pemanfaatan mereka akan teknologi hanya sebatas untuk hiburan seperti bermain game, menonton video dan lain sebagainya. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang bertujuan untuk membantu remaja khususnya remaja di Kelurahan Melayu Kota Piring agar lebih berkreativitas dalam berkarya melalui pemanfaatan teknologi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop dengan sasarannya adalah remaja yang tergabung dalam Forum Anak Kelurahan Melayu Kota Piring serta siswa-siswi SMPN 2 Tanjungpinang yang berjumlah 50 orang. Hasil kegiatan ini yakni meningkatnya kreatvitas dan pola pikir remaja di Kelurahan Melayu Kota Piring dalam hal menjadi seorang influencer. Terlebih lagi sulitnya lapangan kerja pada masa sekarang memaksa kita untuk bisa dalam berbagai hal dan melakukan kegiatan yang dapat menghasilkan pendapatan. Melalui kegiatan ini remaja juga sekaligus diajarkan untuk menjadi wirausaha dan bahkan bisa membuka peluang untuk lapangan pekerjaan.

Agus Susanti; Agus Susanti

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2021 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Pengangguran terjadi karena terbatasnya jumlah lapangan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja. Salah satu penyebab kurangnya penyerapan tenaga kerja bagi yang sudah lulus kuliah, karena tujuan setelah lulus  mencari kerja, bukan menciptakan lapangan kerja baru. Perguruan Tinggi mempunyai peranan penting dalam menumbuhkan minat kewirausahaan. Sebagai upaya meningkatkan minat wirausaha masyarakat khususnya mahasiswa, perguruan tinggi memberikan mata kuliah pendidikan kewirausahaan.  Motivasi merupakan dorongan individu untuk berbuat sesuatu sesuai dengan tujuannya. Motivasi dapat mempengaruhi  minat seseorang dalam berwieausaha. Motivasi berwirausaha dapat mendorong mahasiswa untuk berperilaku aktif dalam berwirausaha. Lingkungan mempunyai pengaruh terhadap minat wirausaha. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk berwirausaha Minat berwirausaha dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada mahasiswa yang tumbuh di lingkungan wirausahawan. Tujuan penelitian, untuk menguji dan menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, motivasi berwirusaha dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha pada mahasiwa Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif diolah dengan metode statistic SPSS versi 20, menggunakan analisa data regresi linier berganda. Populasi diambil dari mahasiswa AKS Ibu Kartini yang sudah mengambil mata kuliah kewirausahaan. Mahasiswa semester IV sebanyak 75 mahasiswa, semester VI sebanyak 82 mahasiswa dan diambil menggunakan Random Sampel menggunakan rumus Slovin sebanyak 61 orang. Hasil penelitian: pendidikan kewiraushaan, motivasi berwirausaha dan lingkungan keluarga secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Variabel yang paling berpengaruh adalah lingkungan keluarga yaitu dengan nilai beta 0,401. Motivasi berwirausaha berpengaruh sebesar 0,351, sedangkan pendidikan kewirausahaan berpengaruh sebesar 0,142