Publication Search

80,083 articles from 753 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-12 of 12

Analytics

riswan

Journal of Technology and Science 2026 Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Teknologi Surabaya

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun perangkat yang mampu membaca, mengukur, serta mengirimkan data mengenai tegangan, arus, daya, frekuensi, dan energi secara real-time melalui aplikasi Blynk Internet of Things. Perangkat ini memungkinkan data ditampilkan pada smartphone dan layar komputer dari lokasi mana pun, dan direncanakan untuk digunakan di gardu distribusi milik PT PLN (Persero) ULP Darmo Permai. Alat ini berguna sebagai langkah tindakan korektif ketika terjadi ketidakseimbangan beban, mempermudah pengawasan dalam proses penyeimbangan, serta sebagai acuan untuk pemindahan fasa saat diperlukan. Selain itu, alat ini juga berfungsi sebagai langkah preventif untuk menjaga keseimbangan beban gardu dan sebagai referensi jika ada penambahan pelanggan baru. Metode penelitian ini melibatkan penggunaan mikrokontroler ESP32 sebagai Modbus master untuk mengatur sistem. Mikrokontroler ini menerima data digital melalui RS485 dari Power Meter Toky DS9L/7L yang mengukur tegangan dan arus dari PHB-TR. Data tersebut kemudian dikirimkan ke Cloud Blynk Internet of Things melalui nodemcu ESP32 dengan bantuan modem Wi-Fi router. Data yang diproses meliputi tegangan fasa netral RN, SN, TN (220-230 Volt), tegangan fasa-fasa RS, ST, RT (380-400 Volt), arus maksimal 400 Ampere sesuai spesifikasi sensor arus CT 400/5 A, energi (kWh), daya (Watt) untuk fasa R, S, T, daya total, serta frekuensi 50 Hz. Semua informasi ini ditampilkan pada antarmuka pengguna (UI) di smartphone dan PC.

azhar, lathiful

Journal of Technology and Science 2026 Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Teknologi Surabaya

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan manajemen port I/O pada mikrokontroler ESP32 untuk mendukung sistem monitoring beban trafo secara real-time. Sistem Monitoring ini membaca, mengukur, dan mengirimkan data terkait tegangan, arus, daya, frekuensi, serta energi secara kontinu.  Data tegangan dan arus yang diperoleh dari Power Meter Toky DS9L/7L melalui RS485, diolah dan dikirimkan oleh ESP32 ke server cloud Blynk melalui koneksi internet. Namun yang perlu kita ketahui, modul ESP32 memiliki Port I/O yang sangat terbatas. Data realtime kontinyu tersebut bervariatif berupa fasa netral (RN, SN, TN), tegangan antar fasa (RS, ST, RT), arus dengan maksimal 400 Ampere, energi (kWh), daya per fasa (R, S, T) dan total daya, serta frekuensi 50 Hz. Semua data dari alat ukur tersebut dapat tersambung dengan Port I/O yang terbatas pada penelitian ini.

JOHANNES, CHERYL

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2026 Institut Teknologi Indonesia

Adanya risiko pencemaran lingkungan dan ledakan yang disebabkan oleh tekanan balik pada aliran gasbuang sehingga diperlukan pembuatan sistem pengapian (ignitor) otomatis dimana gas buang dapatterbakar sebelum dilepaskan ke lingkungan. Perangkat ini menggunakan modul MAX6675, sensortermokopel tipe-K, mikrokontroler ESP32, aktuator ignitor elektrik, tampilan LCD I2C, dan platformBlynk untuk monitoring jarak jauh. Pipa Ignitor yang berfungsi untuk menghasilkan api kecil suhunyaakan dideteksi oleh sensor termokopel, dimana besar kecilnya temperatur akan diberikan oleh termokopelmelalui modul MAX6675 kepada mikrokontroller, lalu diolah oleh mkrokontroller. Hasil dari pengolahanmikrokontroller akan diberikan kepada ignitor untuk memerintahkan apakah ignitor On atau Ignitor Off.Suhu dan status ignitor ditampilkan melalui LCD dan Blynk pada monitoring jarak jauhnya. Rentang suhuuji 0°C-100°C, pengujian mengukur waktu respons ignitor, akurasi suhu, dan efektivitas pembakaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor sangat akurat (selisih <1%), sistem dapat mengaktifkanignitor secara Otomatis (SUHU1 untuk pembacaan sensor) sesuai ambang suhu yang ditetapkan (ignitorON di bawah 100 °C dan OFF di atas 100 °C), Serta terdapat sistem Manual (SUHU2) yang dapat disebutjuga sistem bypass yang mengaktifkan ignitor hanya dengan mengaktifkan tombol FIRE. Jarak antara busidan elektroda pemantik ssebesar 50 mm merupakan jarak untuk mendapatkan nyala api terbaik. Sistemotomatis maupun manual dari ignitor ini dapat dimonitor melalui LCD, Blynk dan pembacaan faultnyadapat bekerja sesuai dengan perancangan.

Reni Atmaningsih; Setiyo Adi Nugroho; Candra Supriadi; Reni Atmaningsih

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Abstract Kebakaran merupakan salah satu bencana yang dapat mengancam keselamatan jiwa dan harta benda, khususnya di lingkungan hunian padat seperti rumah kos. Kos Putri Kanaya Projo merupakan salah satu kos putri di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang berisiko tinggi mengalami kebakaran akibat kelalaian penghuni dalam penggunaan peralatan listrik maupun kompor gas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pendeteksi kebakaran dini berbasis mikrokontroler dengan dukungan teknologi Internet of Things (IoT).  Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor MQ-2 (asap/gas), sensor PIR (api), dan sensor DHT22 (suhu/kelembapan). Output sistem berupa notifikasi peringatan pada aplikasi Blynk, buzzer sebagai alarm suara, serta tampilan informasi melalui LCD. Metode penelitian yang digunakan adalah prototyping dengan tahapan perancangan, implementasi, pengujian, serta penyempurnaan sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi asap, gas, suhu tinggi, dan api dengan akurasi di atas 90% serta memberikan notifikasi peringatan melalui aplikasi Blynk dengan waktu respon kurang dari 10 detik. Dengan demikian, sistem ini efektif sebagai solusi deteksi dini kebakaran pada lingkungan kos sehingga dapat meningkatkan keamanan dan meminimalisir risiko kerugian material maupun korban jiwa

Miftakhul Huda; Septriandi Wirayoga; Guntur Yanuar Astono; Isac Ilham Akbar Habibi; Azam Muzakhim Imammuddin +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Traditional herbal medicine MSMEs face challenges in increasing the appeal of their products among the younger generation who prefer fresh and modern drinks. To overcome this, innovation in the presentation of herbal medicine is needed to make it more practical, hygienic and attractive. One solution is the manufacture of a microcontroller-based portable box cooler that can maintain the freshness of herbal medicine at an optimal temperature. This box cooler is equipped with an automatic cooling system controlled by a microcontroller, ensuring the jamu stays fresh and high quality for a longer period of time. A temperature sensor monitors and adjusts the cooling conditions as needed, so that the herbs remain at their best when served. In addition, the automatic dispenser system helps regulate the volume of herbs dispensed precisely, reducing wastage and maintaining flavour consistency. With its portable and efficient design, this box cooler is perfect for use in various locations such as bazaars, cafes, offices, or community events. This innovation not only improves the efficiency and competitiveness of MSMEs, but also reinforces the image of jamu as a modern and contemporary healthy drink, making it more attractive to young consumers.

Azam Muzakhim Imammuddin; Septriandi Wirayoga; Moh. Abdullah Anshori; Isac Ilham Akbar Habibi; Guntur Yanuar Astono +1 more

Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service initiative was carried out with the aim of introducing and training students of SMP Islam Sawahan Turen in programming and utilizing Arduino and ESP32 microcontrollers as a foundation for understanding modern technology. The workshop was specifically designed to provide students with knowledge of basic electronic concepts, sensors, and data communication, while also equipping them with practical skills to create simple microcontroller-based projects. During the sessions, participants received explanations about Arduino and ESP32, including how to connect sensors, process collected data, and transmit information to the Internet of Things (IoT) platform. In addition to the theoretical materials delivered, students were given opportunities to engage in direct practice under the guidance of experienced instructors, allowing them to gain a deeper comprehension of how the devices function. The combination of theory and practice helped students strengthen both their conceptual understanding and their technical abilities. Furthermore, the activity aimed to foster creativity and curiosity among participants in designing innovative projects that have real-life applications. This spirit of exploration is expected to nurture problem-solving skills, adaptability, and technological awareness from an early age. Beyond simply broadening students’ technological insights, the program also contributes to the enhancement of their competencies and preparedness in facing challenges of the digital era, ensuring that they can continue to grow as innovative learners and future innovators.

Elsa Maulinda Savana; Henna Nurdiansari; Vigih Hery Kristanto

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Water heating systems on ships play a crucial role in supporting crew comfort and operations. However, conventional systems generally operate continuously without automatic control, resulting in energy waste and high operational costs. This situation drives the need for innovation in more efficient and environmentally friendly water heater designs. This research aims to design and implement an automated water heater temperature control system based on an ESP32 microcontroller with on/off control and the use of paraffin wax as a latent heat storage medium. This design is expected to improve energy efficiency while reducing the operational costs of water heaters on ships. The research methodology includes system design, hardware assembly, and performance testing, both static and dynamic. Testing was conducted to evaluate temperature stability and energy efficiency in system conditions with and without the use of paraffin wax. The results showed that paraffin wax improved water temperature stability while reducing the frequency of heater activation. In a 24-hour test, the system without paraffin wax recorded a heater operating time of 15 hours, consuming 8.85 kWh of electricity and costing Rp11,965.20. In contrast, the Paraffin Wax system only requires 10 hours of heater operation, consumes 5.90 kWh, and costs Rp7,976.80. This demonstrates energy savings of 2.95 kWh and a cost efficiency of up to 58%. Therefore, the ESP32-based water heater automation system and heat storage using Paraffin Wax are proven to be more energy-efficient, cost-effective, and have the potential to be an innovative and environmentally friendly solution for ship operational needs.

Sujon Sujon; Siti Sufaidah; Lailatul Nur Hidayah

Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Rainfall monitoring is an important aspect of meteorology and water resources management. The development of a microcontroller-based rainfall monitoring device that can transmit data in real-time through the Telegram application offers an effective and efficient solution to overcome the constraints of manual monitoring. This research aims to design and build a rainfall monitoring system that uses a microcontroller as the main controller and the Twilio platform as a data transmission service via Telegram. This tool is designed to measure rainfall intensity using a hall effect sensor, which is then processed by a microcontroller. The rainfall data obtained will be sent to the user's device via Telegram message. This system is expected to provide accurate and timely information to users, so that it can be used in various applications such as agriculture, flood monitoring, and water resource management. The test results show that this rainfall monitoring tool is able to send data quickly, this tool is expected to increase efficiency and effectiveness in rainfall monitoring and make a significant contribution in the field of meteorology and environmental management.

Miftah Hadi R Harahap

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Lights are not just lighting at night, but have also developed into an addition to the aesthetic value of the garden. We can choose various models and styles according to our needs, as is the case with fashion developments which are always up to date and changing fashions, lighting trends or lights also experience the same thing. This is the same as the function of decorative lights in general which can be adapted to the design and size of the garden, not only that the garden house will never be separated from lighting. The shape of a garden with a broad and minimalist tropical style will be very meaningful if the lighting equipment is fulfilled and fits.

Mulyono, Joko; Djuniadi; Esa Apriaskar

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

Peristiwa kebakaran merupakan kejadian yang sangat umum terjadi, banyak faktor yang mempengaruhi, di antaranya ialah; hubung pendek arus listrik, kebocoran gas, putung rokok. Kebakaran yang terjadi pasti akan berujung pada kerugian baik itu kerugian materil maupun korban jiwa. Pencegahan sejak dini sangat diperlukan yaitu dengan penerapa sitem pendeteksi kebakaran atau alarm kebakaran. Rancangan alat pendeteksi kebakaran terdiri dari flame sensor sebagai pendeteksi api, sensor MQ-2 sebagai mendeteksi adanya asap dalam ruangan. Serta dilengkapi dengan mikrokontroler Arduino. Berdasarkan kedua sensor indikator kebakaran ini akan ditampilkan melalui LCD dan apabila terjadi kebakaran akan di iringi dengan suara peringatan dari buzzer. Uji coba sistem terlebih dahulu melalui software proteus 8 profesional dengan tujuan membangun suatu alat pendeteksi kebakaran secara otomatis menggunakan flame sensor dan sensor asap MQ2, yang dilengkapi dengan LCD LM016L berbasis mikrokontroller arduino. Hailnya mampu memberikan gambara kepada kalayak umum bagaimana sistem kerja dari alat pendeteksi kebakaran/ alarm kebakaran yang dapat di representasikan memalui software proteus.

Rusito; Dani Setiyawan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2020 STEKOM PRESS

For blind people, assistive devices to carry out daily activities are needed. If you don't use assistive devices, blind people will experience difficulties when carrying out daily activities such as reaching the obstacles that are near them. In designing the system using the Arduino UNO R3 microcontroller board as a controller, five ultrasonic proximity sensors to determine the distance and position from the user to the front and lower obstacles. In addition, the MP3 module and headseat are used as a marker for sound in the form of sound when detecting an object and the SIM800L module is used to send SMS and the GPS module is used to determine coordinates. The validation test shows the value of 31.5 is between 31- 40 which means that it is located in a Very Good (Valid) value. Keywords: Walking Aid, Blind, Ultrasonic Sensor, Microcontroller, Arduino Uno, GPS

Saharudin, Saharudin

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2019 Institut Teknologi Indonesia

Menjaga kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan, dimana kondisi jantung menjadi faktor penting yang perlu diamati. Jantung ini berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh dan menampungnya kembali setelah dibersihkan di paru-paru. Detak jantung (Heart beats) per menit (bpm) ini merupakan parameter untuk menunjukkan kondisi jantung, dan dapat diketahui dengan menghitung frekuensi detak jantung. Alat ini didesain untuk monitor detak jantung yang akan ditampilkan pada aplikasi di mobile phone berbasis Android. Alat ini menggunakan pulse sensor untuk mendeteksi detak jantung yang diolah pada Mikrokontroller dan melalui koneksi Bluetooth, data di kirim ke Mobile phone. Pada mobile phone berbasis Android dibuat program /Aplikasi untuk menampilkan  Data detak jantung serta indikator untuk sistem peringatan. Pada proses implementasi desain, alat ini dapat bekerja dengan baik dan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kekurangan dari desain ini adalah kemasan peralatan dan battery harus dikembangkan lagi untuk digunakan pada skala industri