Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Oktaviana, Lusi; Herwiyanto; Rohmad Suryadi; Dewi Purnasari; Inna Nur Rokhmah +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan kontributor penting dalam pembangunan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, dan penguatan struktur ekonomi berbasis lokal. Namun demikian, banyak IKM masih menghadapi tantangan berkelanjutan yang berkaitan dengan keterbatasan kapasitas inovasi, rendahnya adopsi pemasaran digital, serta lemahnya akses terhadap kemitraan strategis. Sentra IKM Srikayu di Surakarta merupakan klaster industri furnitur yang mengkhususkan diri pada produk berbahan kayu jati dan mahoni dengan karakteristik kualitas yang kuat, namun perluasan pasar dan pengembangan kemitraannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi internal dan eksternal Sentra IKM Srikayu menggunakan analisis strategis berbasis SWOT sebagai dasar perumusan strategi pengembangan akses pasar dan kemitraan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan mengintegrasikan diskusi kelompok terfokus, wawancara mendalam, dan analisis data sekunder. Hasil analisis matriks IFAS dan EFAS menunjukkan skor masing-masing sebesar 2,82 dan 2,62, yang menempatkan sentra pada Kuadran I, yang mengindikasikan strategi pertumbuhan agresif. Rekomendasi strategi meliputi penguatan branding dan pemasaran digital, diversifikasi desain produk sesuai tren pasar, perluasan kemitraan strategis, serta peningkatan kapasitas produksi dan kapabilitas sumber daya manusia guna menjamin daya saing dan keberlanjutan jangka Panjang.

Nuriyah, Armida Arka; Rahmadiani, Arzanti; Zuhela, Salma; Shafrani, Yoiz Shofwa

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

In order to provide financial access to groups in society that are not yet fully served by formal financial institutions, cooperatives have become very important. LKMS Amanah Berkah Nusantara Cooperative is one example of a sharia cooperative, with a non-profit model and a strong social orientation, this cooperative is here to be a solution to financial problems in the business being run. The cooperative needs to be more adaptive in strategizing its development in the face of changes in the current external environment. This research uses the Matrix Space approach, measuring four dimensions, namely financial strength, competitive advantage, industry strength and external environmental stability. As a result, Amanah Berkah Nusantara MFI Cooperative is in an aggressive strategy position as shown through the calculation of space coordinates (X = 4; Y = 0.67), which means that the cooperative has significant strengths in industrial strength and fairly good environmental stability, although it still faces challenges in terms of internal efficiency and technological competitiveness. The most recommended strategy is an active growth strategy that includes regional expansion outside the sub-district, strengthening the inetrnal digitalization system, and differentiating services through intensive assistance to customers

Adzra Arfika Yovi Maghfira; Anggun Kurnia Sustikarini; Devi Saftri Yuliani; Yoiz Shofwa Shafrani

Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

SPACE Matrix (Strategic Position and Action Evaluation) is a management strategy that assesses the company's competitive position based on four main dimensions, namely two internal factors (Financial Strength and Competitive Advantage) and two external factors (Industry Strength and Environmental Stability This study analyzes the strategic position of Pegadaian Purwokerto with the SPACE Matrix through a qualitative descriptive approach. To provide a complete picture, data were collected from primary and secondary sources. The evaluation results show that Pegadaian has fairly stable financial and industrial strength, as well as relatively stable competitiveness and environmental conditions. Determining the coordinates in the SPACE Matrix places Pegadaian Purwokerto in the aggressive quadrant, which indicates that the company has opportunities and internal strengths to actively develop its business. The recommended strategies include market penetration and market development, with the use of the SWOT matrix as a tool to formulate a comprehensive and effective strategy. These findings provide strategic guidance for Pegadaian Purwokerto in utilizing strengths and opportunities for sustainable growth.

FINA FELIA PRAMUDITA; Fina Felia Pramudita; MISWAN ANSORI

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2024 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Kecemasan akademis terkait Produk Non Agunan (PRONA) dalam pembiayaan musyarakah di KSPPS BMT Al Hikmah Semesta Jepara menjadi fokus penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman produk. Analisis lingkungan internal perusahaan dilakukan untuk menganalisis fungsi perusahaan. Matriks IFAS dan EFAS digunakan untuk merumuskan faktor strategis internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk non agunan (PRONA), serta peluang dan ancaman yang dihadapinya. Analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi perusahaan berdasarkan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja perusahaan. Kesimpulannya, Produk Non Agunan (PRONA) berpotensi untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan membantu anggota yang menggunakan produk tanpa agunan. Penelitian ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang produk dan memungkinkan penelitian strategis yang efektif.

Weningingtyas Alindri; Mas Roro Lilik Ekowanti; Ninis Trisyani

International Journal of Economics, Commerce, and Management 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Indonesia has a wealth of tourism potential, and Ngliyep Beach in Malang Regency is one example. This stunning beach attracts visitors with its white sand, dense jungle and stunning views. Even though its potential is extraordinary, the number of tourists at Ngliyep Beach has not yet reached its maximum potential. To overcome these problems, this research explores collaborative efforts in managing Ngliyep Beach marine tourism. This research aims to identify strategies that can maximize the attractiveness of beach tourism while analyzing the factors that hinder and support its development. Researchers use SWOT analysis, which is a method that highlights Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats. This approach empowers them to determine a combination of strategies that capitalize on Ngliyep Beach's strengths and take advantage of emerging opportunities, while mitigating weaknesses and addressing potential threats.

Awal Ramadhani; Sutikno; Mu’ad; Dwi Reni Nisvul Lailyningsih; Sukahar

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran menggunakan Analisis SWOT pada outlet Belikopi cabang Lamongan. Jenis penelitian ini menggunakan dskriptif kualitatif, metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan studi pustaka. Wawancara dilakukan pada pimpinan, karyawan dan pengunjung Outlet Belikopi cabang Lamongan. Untuk menganalisis data Triangulation, Teknik Analisis, Data reduksi. Hasil analis SWOT menunjukan bahwa strength (kekuatan) yaitu lokasi yang strategis, produk yang berkualitas dan unggulan, produk yang beragam, harga yang terjangkau konsumen, dan pelayanan yang ramah. Sedangkan weakness (kelemahan) yang dimiliki adalah adanya karyawan yang datang terlambat, masih minimnya fasilitas yang ada opportunity (peluang) yaitu meningkatnya permintaan konsumen, peluang pasar yang luas, meningkatkan pemasaran melalui media sosial, kualitas produk diakui konsumen. Sedangkan, threat (ancaman) adalah pesaing yang bergerak pada bidang yang sama, pesaing yang memberikan harga miring, dan mulai tumbuhnya kafe yang baru.Strategi yang dapat digunakan BELIKOPI Lamongan berdasarkan matriks SWOT yaitu dengan membuka cabang baru, mengintensifkan promosi pada pasar, menjaga kualitas produk yang ditawarkan, memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk melakukan promosi, dan memberikan fasilitas berupa musholla dan non-smoking area serta kamar mandi  agar konsumen merasa lebih nyaman saat berada di kafe.  

Dwibin Kannapadang; Charis Poligus Ra’ba; Dian Intan Tangkeallo

Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha alat musik di Toko Nafiri Musik di Kecamatan Makale Utara. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder , teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan studi perpustakaan. Data yang di peroleh dari hasil pengumpulan data kemudian di analisis menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui apa saja yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bagi toko Nafiri Musik di Makale Utara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa matriks IFAS memperoleh total skor untuk kekuatan (strenght) dan kelemahan (weakness) sebesar 2,93, karena total skor diatas 2,93 berarti ini mengindikasikan posisi internal pada perusahaan begitu kuat. Matriks EFAS memperoleh total skor untuk peluang (opportunities) dan ancaman (threats) sebesar 3,03 karena total skor mendekati 4,0 berarti ini mengindikasikan bahwa toko Nafiri Musik merespon peluang yang ada dengan cara yang luar biasa dan menghindari ancaman-ancaman di pasar. Adapun hasil matrik SWOT menunjukkan ada sepuluh strategi pengembangan usaha alat musik yang digunakan adalah dengan mempertahankan kualitas produk, mempertahankan kualitas pelayanan kepada konsumen, menjaga kepercayaan pelanggan, menambah karyawan di toko nafiri musik, memperluas ruangan atau bangunan  di toko nafiri musik, memperbanyak stok alat musik, membuat promo harga atau diskon untuk menarik konsumen untuk membeli barang tersebut, meningkatkan strategi pemasaran melalui sosial media dengan mengikuti kemajuan teknologi., meningkatkan sistem pelayanan yang lebih baik, sehingga konsumen merasa nyaman untuk berbelanja, menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.