Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-16 of 16

Analytics

Oktaviana, Lusi; Herwiyanto; Rohmad Suryadi; Dewi Purnasari; Inna Nur Rokhmah +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan kontributor penting dalam pembangunan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, dan penguatan struktur ekonomi berbasis lokal. Namun demikian, banyak IKM masih menghadapi tantangan berkelanjutan yang berkaitan dengan keterbatasan kapasitas inovasi, rendahnya adopsi pemasaran digital, serta lemahnya akses terhadap kemitraan strategis. Sentra IKM Srikayu di Surakarta merupakan klaster industri furnitur yang mengkhususkan diri pada produk berbahan kayu jati dan mahoni dengan karakteristik kualitas yang kuat, namun perluasan pasar dan pengembangan kemitraannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi internal dan eksternal Sentra IKM Srikayu menggunakan analisis strategis berbasis SWOT sebagai dasar perumusan strategi pengembangan akses pasar dan kemitraan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan mengintegrasikan diskusi kelompok terfokus, wawancara mendalam, dan analisis data sekunder. Hasil analisis matriks IFAS dan EFAS menunjukkan skor masing-masing sebesar 2,82 dan 2,62, yang menempatkan sentra pada Kuadran I, yang mengindikasikan strategi pertumbuhan agresif. Rekomendasi strategi meliputi penguatan branding dan pemasaran digital, diversifikasi desain produk sesuai tren pasar, perluasan kemitraan strategis, serta peningkatan kapasitas produksi dan kapabilitas sumber daya manusia guna menjamin daya saing dan keberlanjutan jangka Panjang.

Yuniar, Rifki Nika; Saputra, Faturokhman Nur Ari; Wardani , Sinta Bella Yulia Puspita Tri; Shafrani , Yoiz Shofwa

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

Studi ini bertujuan untuk menelaah kinerja produk pembiayaan di BPRS BAS Purwokerto menggunakan pendekatan Matriks Boston Consulting Group (BCG). Produk yang dianalisis meliputi Murabahah, Multijasa, Qardh, Sewa, Mudharabah, dan Musyarakah. Berdasarkan hasil analisis, produk Murabahah dan Multijasa berada pada kuadran Stars, menandakan pangsa pasar besar dan pertumbuhan tinggi. Produk Sewa menempati kuadran Cash Cows dengan pangsa pasar besar namun pertumbuhan rendah. Sementara itu, produk Istishna, Qardh, Mudharabah, dan Musyarakah terletak di kuadran Dogs, yang mengindikasikan mempunyai pangsa pasar terbatas serta laju pertumbuhan yang rendah.. Strategi untuk diusulkan meliputi perluasan pasar untuk Stars, optimalisasi operasional untuk Cash Cows, serta evaluasi dan inovasi produk pada Dogs.

Amatuloh, Zahwa Nabilla; Dameiyanti, Titis; Nuraini, Septia Intan; Shafrani, Yoiz Shohwa

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

This study aims to analyze the business position of BMT Dana Mentari Muhammadiyah Purwokerto using the McKinsey Matrix as a strategic analysis tool. The method used is a qualitative approach with data collection through literature studies, observations, and interviews with BMT managers. The data obtained were analyzed using the McKinsey Matrix to assess market attractiveness and business strength in each business unit. The study results indicate that most of the BMT Dana Mentari Muhammadiyah Purwokerto business units are in the blue and yellow zones in the McKinsey Matrix, indicating the need for selective development and maintenance strategies. This analysis also recommends effective and efficient resource allocation to improve the competitiveness and performance of BMT in the Islamic microfinance market. Thus, the use of the McKinsey Matrix has been proven to help BMT in determining the priority of business strategies that are adaptive to market dynamics and competition.

Nuriyah, Armida Arka; Rahmadiani, Arzanti; Zuhela, Salma; Shafrani, Yoiz Shofwa

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

In order to provide financial access to groups in society that are not yet fully served by formal financial institutions, cooperatives have become very important. LKMS Amanah Berkah Nusantara Cooperative is one example of a sharia cooperative, with a non-profit model and a strong social orientation, this cooperative is here to be a solution to financial problems in the business being run. The cooperative needs to be more adaptive in strategizing its development in the face of changes in the current external environment. This research uses the Matrix Space approach, measuring four dimensions, namely financial strength, competitive advantage, industry strength and external environmental stability. As a result, Amanah Berkah Nusantara MFI Cooperative is in an aggressive strategy position as shown through the calculation of space coordinates (X = 4; Y = 0.67), which means that the cooperative has significant strengths in industrial strength and fairly good environmental stability, although it still faces challenges in terms of internal efficiency and technological competitiveness. The most recommended strategy is an active growth strategy that includes regional expansion outside the sub-district, strengthening the inetrnal digitalization system, and differentiating services through intensive assistance to customers

Evridanisa, Nayla Cahya; Nurhaliza, Putri Amellia; Argianto, Rifqi Tegar; Shafrani, Yoiz Shofwa

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

To achieve optimal funding, an effective marketing strategy is needed for the success of the company. The Boston Consulting Group (BCG) Matrix functions as an analytical tool designed to improve performance through mapping between units based on growth rates and relative market share. This research is a field study with a qualitative descriptive approach. The focus of this study is the daily products of KSP Gunung Slamet Ajibarang Branch. The data collection methods applied by the researcher consist of observation, structured interviews, and documentation. The findings of this study describe the product position and strategies that can be implemented by considering market growth and existing market share. Daily products are in the cash cow category with market growth of 6.66% and a relative market share of around 1.10. Strategies that can be implemented include increasing productivity and quality to ensure competitiveness and provide value to consumers.

Adzra Arfika Yovi Maghfira; Anggun Kurnia Sustikarini; Devi Saftri Yuliani; Yoiz Shofwa Shafrani

Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

SPACE Matrix (Strategic Position and Action Evaluation) is a management strategy that assesses the company's competitive position based on four main dimensions, namely two internal factors (Financial Strength and Competitive Advantage) and two external factors (Industry Strength and Environmental Stability This study analyzes the strategic position of Pegadaian Purwokerto with the SPACE Matrix through a qualitative descriptive approach. To provide a complete picture, data were collected from primary and secondary sources. The evaluation results show that Pegadaian has fairly stable financial and industrial strength, as well as relatively stable competitiveness and environmental conditions. Determining the coordinates in the SPACE Matrix places Pegadaian Purwokerto in the aggressive quadrant, which indicates that the company has opportunities and internal strengths to actively develop its business. The recommended strategies include market penetration and market development, with the use of the SWOT matrix as a tool to formulate a comprehensive and effective strategy. These findings provide strategic guidance for Pegadaian Purwokerto in utilizing strengths and opportunities for sustainable growth.

Ergita Rahma D; Reifka Nur Amalia; Silfi Dwi Y; Yoiz Shofwa Shafrani

Jurnal Ekonomi dan Keuangan 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study looks at bad debt resolution strategies and their effect on the financial performance of Semerbak Citra Wangon Saving and Loan Cooperative (KSP) using the SPACE Matrix technique. The financial stability of cooperatives is severely threatened by bad debts, which can reduce liquidity and profitability. The four main dimensions of the SPACE Matrix approach - industry strength (IS), environmental stability (ES), competitive advantage (CA), and financial strength (FS) - were used to evaluate the cooperative's strategic position. The conclusion of the analysis, which places the cooperative in the aggressive quadrant (coordinates 5.00, 2.67), indicates that the cooperative has significant internal strengths and outward growth potential. Some recommended strategies include improved market segmentation, longer loan periods, liability restructuring, and lower interest rates. These strategies are expected to improve the cooperative's long-term financial stability and reduce the likelihood of bad debts.

FINA FELIA PRAMUDITA; Fina Felia Pramudita; MISWAN ANSORI

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2024 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Kecemasan akademis terkait Produk Non Agunan (PRONA) dalam pembiayaan musyarakah di KSPPS BMT Al Hikmah Semesta Jepara menjadi fokus penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman produk. Analisis lingkungan internal perusahaan dilakukan untuk menganalisis fungsi perusahaan. Matriks IFAS dan EFAS digunakan untuk merumuskan faktor strategis internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk non agunan (PRONA), serta peluang dan ancaman yang dihadapinya. Analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi perusahaan berdasarkan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja perusahaan. Kesimpulannya, Produk Non Agunan (PRONA) berpotensi untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan membantu anggota yang menggunakan produk tanpa agunan. Penelitian ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang produk dan memungkinkan penelitian strategis yang efektif.

Weningingtyas Alindri; Mas Roro Lilik Ekowanti; Ninis Trisyani

International Journal of Economics, Commerce, and Management 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Indonesia has a wealth of tourism potential, and Ngliyep Beach in Malang Regency is one example. This stunning beach attracts visitors with its white sand, dense jungle and stunning views. Even though its potential is extraordinary, the number of tourists at Ngliyep Beach has not yet reached its maximum potential. To overcome these problems, this research explores collaborative efforts in managing Ngliyep Beach marine tourism. This research aims to identify strategies that can maximize the attractiveness of beach tourism while analyzing the factors that hinder and support its development. Researchers use SWOT analysis, which is a method that highlights Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats. This approach empowers them to determine a combination of strategies that capitalize on Ngliyep Beach's strengths and take advantage of emerging opportunities, while mitigating weaknesses and addressing potential threats.

Siti Nur Qomariah; Novi Herawati

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2024 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This research aims to dissect the Business Development Strategy at UD Bambu Jaya Mandiri, a Home Industry focused on producing Bamboo Shoots, applying SWOT analysis, EFAS, IFAS, and Grand Strategy Matrix. Sample determination was carried out using the purposive method. This study relies on collecting primary data through direct observation and dialogue with the owners and employees of UD Bambu Jaya Mandiri and local officials of Ngoro Jombang Village, as well as secondary data obtained from existing references. To establish a business development strategy in the Bamboo Shoot Home Industry, internal factors with IFAS and external factors are evaluated using EFAS, accompanied by SWOT matrix analysis and Grand Strategy Matrix. Based on the SWOT analysis that examines internal and external factors, the Bamboo Shoot home industry is placed in quadrant 1. This indicates a very advantageous strategic position oriented towards an aggressive growth strategy.

Amelia Fiatul Izah; Angelia Wangi Sekarintyas; Danang Hadi Suhadak; Vannisa Ayu Marcellia; Denny Oktavina Radianto

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perkembangan zaman semakin pesat, tak hanya pada bidang teknologi namun juga pada bidang industri. Dengan adanya perkembangan industri hal ini menyebabkan kebutuhan akan material semakin meningkat terutama untuk sebuah produk. Sekarang ini salah satu material yang banyak dikembangkan adalah komposit, komposit adalah gabungan dari dua bahan atau lebih komponen yang berlainan dan mempunyai sifat yang berbeda. Komposit terdiri dari dua bagian, yaitu matrik sebagai pengikat atau pelindung komposit dan filler sebagai pengisi komposit. Serat alam merupakan alternatif filler komposit untuk berbagai komposit polimer karena keunggulannya dibanding serat sintetis. Pohon pisang adalah tanaman paling banyak dijumpai dan tumbuh subur di Indonesia. Pelepah pisang jika diolah kembali akan menjadi serat dengan kekuatan yang tinggi dan daya serapnya lebih bagus sehingga sangat baik jika digunakan sebagai bahan penguat pada komposit. Penelitian ini dilakuan menggunakan metode penelitian yang memiliki sifat percobaan (experimental) dengan tujuan untuk menguji sifat mekanik komposit.  

Ongki Sanjaya; Dety Mulyanti

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Strategi pemasaran Matrik BCG (Boston Consulting Group) digunakan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan pasar, dan pangsa pasar relatif. Artikel ilmiah ini berjuan agar pembaca dapat memahami berkaitan dengan Matrik Boston Consulting Group (BCG). BCG matrix adalah matriks yang dirancang oleh grup Boston Consulting pada tahun 1970-an. Ini adalah Matriks yang membantu dalam pengambilan keputusan dan investasi. Ini membagi pasar berdasarkan tingkat pertumbuhan relatif dan pangsa pasarnya dan menghasilkan empat komponen kuadran Cash cow, Stars, Question marks dan Dogs. Produk dapat dikategorikan dalam salah satu kuadran dan strategi untuk produk ini diputuskan dengan tepat. Analisis ini sebenarnya membantu Anda dalam memutuskan entitas mana dalam portofolio bisnis Anda yang benar-benar menguntungkan, mana yang tidak berguna, mana yang harus Anda konsentrasikan dan mana yang memberi Anda keunggulan kompetitif atas yang lain.    

Awal Ramadhani; Sutikno; Mu’ad; Dwi Reni Nisvul Lailyningsih; Sukahar

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran menggunakan Analisis SWOT pada outlet Belikopi cabang Lamongan. Jenis penelitian ini menggunakan dskriptif kualitatif, metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan studi pustaka. Wawancara dilakukan pada pimpinan, karyawan dan pengunjung Outlet Belikopi cabang Lamongan. Untuk menganalisis data Triangulation, Teknik Analisis, Data reduksi. Hasil analis SWOT menunjukan bahwa strength (kekuatan) yaitu lokasi yang strategis, produk yang berkualitas dan unggulan, produk yang beragam, harga yang terjangkau konsumen, dan pelayanan yang ramah. Sedangkan weakness (kelemahan) yang dimiliki adalah adanya karyawan yang datang terlambat, masih minimnya fasilitas yang ada opportunity (peluang) yaitu meningkatnya permintaan konsumen, peluang pasar yang luas, meningkatkan pemasaran melalui media sosial, kualitas produk diakui konsumen. Sedangkan, threat (ancaman) adalah pesaing yang bergerak pada bidang yang sama, pesaing yang memberikan harga miring, dan mulai tumbuhnya kafe yang baru.Strategi yang dapat digunakan BELIKOPI Lamongan berdasarkan matriks SWOT yaitu dengan membuka cabang baru, mengintensifkan promosi pada pasar, menjaga kualitas produk yang ditawarkan, memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk melakukan promosi, dan memberikan fasilitas berupa musholla dan non-smoking area serta kamar mandi  agar konsumen merasa lebih nyaman saat berada di kafe.  

Trezita A. S. Onibala; Rosiah J. Pulukadang; Anetha L. F. Tilaar

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kesulitan belajar yang terlihat saat observasi di SMA Negeri 1 Tompaso menjadi pemicu dilakukannya penelitian ini. Masalah muncul dari beberapa kendala, seperti kemungkinan peningkatan hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hasil penggunaan model Problem Based Learning berbasis blended learning. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan desain kelompok eksperimen pra dan pasca tes. Sampel diambil dari kelas XI MIPA 3 dan XI MIPA 1 yang masing-masing berjumlah 22 siswa. Kelas-kelas ini normal dan homogen dan masing-masing berfungsi sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Dengan menggunakan uji-t untuk menguji data penelitian, diketahui bahwa nilai thitung = 3,7598 > ttabel = 1,6819 dengan taraf signifikansi = 0,05 menunjukkan menolak H0 dan menerima H1. Konsekuensinya, keefektifan model blended learning problem based learning berdampak pada hasil belajar siswa.

Dwibin Kannapadang; Charis Poligus Ra’ba; Dian Intan Tangkeallo

Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha alat musik di Toko Nafiri Musik di Kecamatan Makale Utara. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder , teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan studi perpustakaan. Data yang di peroleh dari hasil pengumpulan data kemudian di analisis menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui apa saja yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bagi toko Nafiri Musik di Makale Utara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa matriks IFAS memperoleh total skor untuk kekuatan (strenght) dan kelemahan (weakness) sebesar 2,93, karena total skor diatas 2,93 berarti ini mengindikasikan posisi internal pada perusahaan begitu kuat. Matriks EFAS memperoleh total skor untuk peluang (opportunities) dan ancaman (threats) sebesar 3,03 karena total skor mendekati 4,0 berarti ini mengindikasikan bahwa toko Nafiri Musik merespon peluang yang ada dengan cara yang luar biasa dan menghindari ancaman-ancaman di pasar. Adapun hasil matrik SWOT menunjukkan ada sepuluh strategi pengembangan usaha alat musik yang digunakan adalah dengan mempertahankan kualitas produk, mempertahankan kualitas pelayanan kepada konsumen, menjaga kepercayaan pelanggan, menambah karyawan di toko nafiri musik, memperluas ruangan atau bangunan  di toko nafiri musik, memperbanyak stok alat musik, membuat promo harga atau diskon untuk menarik konsumen untuk membeli barang tersebut, meningkatkan strategi pemasaran melalui sosial media dengan mengikuti kemajuan teknologi., meningkatkan sistem pelayanan yang lebih baik, sehingga konsumen merasa nyaman untuk berbelanja, menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.

Chaidir, Mohammad; Andi, Avvan

Studia Ekonomika 2022 STIE KASIH BANGSA

Penggunaan operator seluler pada saat ini sudah menjadi kebutuhan penting untuk menunjang kelancaran dalam berkomunikasi, perkembangan pada bidang teknologi dan informasi kini sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan termasuk pada kalangan mahasiswa, berbagai jasa layanan ditawarkan perusahaan telekomunikasi untuk menjadikan produk operator seluler menjadi prioritas dalam pemilihan operator seluler, untuk menentukan alternatif yang menjadi prioritas dalam pemilihan operator seluler terbaik digunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan suatu metode pengambilan keputusan terhadap masalah penentuan prioritas pilihan dari berbagai alternatif. Penggunaan AHP dimulai dengan membuat struktur hirarki dari permasalahan yang ingin diteliti. Matriks perbandingan berpasangan digunakan untuk membentuk hubungan di dalam struktur. Pada matriks perbandingan berpasangan tersebut akan dicari bobot dari tiap-tiap kriteria dengan cara menormalkan rata-rata geometri dari pendapat responden. Pada proses menentukan faktor pembobotan hirarki maupun faktor evaluasi, uji konsistensi harus dilakukan (CR < 0,100). Penerapan AHP dalam penelitian ini adalah menetukan urutan prioritas perusahaan operator seluler yang diminati mahasiswa STIE Kasih Bangsa dalam penggunaan operator seluler. Hasil dari penelitian dengan menggunakan analisis AHP diperoleh kesimpulan bahwa, Telkomsel menjadi operator seluler paling diprioritaskan dengan minat mahasiswa (70,2 %), kedua ditempati oleh operator seluler dari XL (19,6 %), dan terakhir adalah Indosat (10,2 %).