SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

18,135 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Muhamad Albi Ferano

Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

This study aims to analyze the potential utilization of empty space on the second floor of the domestic terminal of Zainuddin Abdul Madjid International Airport (ZAM) Lombok to increase revenue from the non-aeronautical sector. The background of this study is based on the importance of optimizing airport assets to support long-term financial sustainability. This is crucial considering that the aeronautical sector is highly dependent on fluctuating flight traffic. Therefore, the development of the non-aerospace sector is a strategic alternative that needs to be seriously addressed. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through direct observation on site, interviews with airport management, and documentation studies. The results of the observation indicate that there is an empty space on the second floor of the terminal, specifically between the waiting room and a row of commercial tenants, which has not been optimally utilized. This area is considered to have a strategic position and quite high passenger traffic, so it has the potential to be developed into a new commercial facility. One of the proposed developments is a photobox service business unit with a local Lombok cultural theme. This concept is considered interesting because it combines digital technology with elements of cultural tourism promotion, in line with the trend of tourist needs for documentation and unique experiences. A feasibility analysis was conducted using the Business Model Canvas approach and the 7P marketing strategy (product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence). The results showed that this idea is feasible from both an operational and marketing perspective. The study concluded that developing a photo booth business in an empty airport area has the potential to become a new, stable, efficient, and market-relevant source of revenue. Recommendations are given to airport management to immediately realize the utilization of this area to support the airport's role as a regional economic and tourism hub.

Dewi Khurun Aini; Soni Setiawan; Manzila Putri Inaaya; Febinnaqiyya

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam hal budidaya aren, meningkatkan luas areal tanaman aren, kualitas bibit, tanaman, dan hasil tanaman, efisiensi biaya pemeliharaan tanaman, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi tanah dan air melalui penanaman tanaman aren. Penanaman aren juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi tanah dan air. Air merupakan kebutuhan vital bagi semua makhluk hidup, dan ketersediaannya sangat bervariasi di setiap daerah. Dukuh Silegok, misalnya, sering mengalami kekurangan air bersih selama musim kemarau, mengakibatkan krisis air yang signifikan bagi warga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pendekatan yang menekankan pada pemahaman mendalam terhadap fenomena sosial dan alamiah di lapangan. Penelitian ini juga melibatkan sinergi dengan pemerintah desa untuk pengadaan bibit aren dan edukasi masyarakat tentang pentingnya pohon aren dalam konservasi tanah dan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pohon aren memiliki manfaat ekologis dan ekonomis yang signifikan, termasuk sebagai tanaman penyeimbang ekosistem yang mampu mencegah erosi. Penanaman pohon aren secara berkelanjutan diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah kekeringan dan meningkatkan ketahanan air di daerah-daerah yang rentan. Dalam jangka panjang, diperlukan kebijakan pengelolaan sumber daya air yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, yang mempertimbangkan perubahan iklim dan pertumbuhan populasi.

M.Trihudiyatmanto; Sukardi Sukardi

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini mempunyai tujuan menguji pengaruh dimensi Sistem Penghargaan (Rewards) yang terdiri dari Financial Rewards, Inherent Rewards dan Non-Financial Rewards terhadap kinerja karyawan. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  dengan  studi  pada  perusahaan PT.  Shung  Shim  International Kabupaten Tegal. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 85 orang dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik  analisis  data  dalam  penelitian  ini  menggunakan analisis  regresi  linier  berganda  dan  data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil ini menunjukkan bahwa Financial Rewards, Inherent Rewards dan Non-Financial Rewards diterima, artinya Sistem Penghargaan (Rewards) berpengaruh pada kinerja karyawan. Dengan demikian, bahwa apabila sistem penghargaan diterapkan dengan baik, maka akan dapat meningkatkan kinerja karyawan dengan baik. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah jumlah variabel bebas, atau menambah variabel tidak langsung (Intervening). Penelitian selanjutnya juga dapat memperluas area survey untuk menambah jumlah responden.

Susiana Raflita; Ida Nirwana; Esi Sriyanti

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan di Colow Kabupaten Sijunjung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh signifikan antara luas area dan fasilitas terhadap kenyamanan pengunjung wisata Colow Kabupaten Sijunjung.  Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah pengunjug wisata Colow Kabupaten Sijunjung. Dengan teknik pengabilan sample menggunakan accidential sampling sehingga mendapatkan sampel sebanyak 90 orang, teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuisioner.Berdasarkan analisis regresi linear berganda dari variable luas area dan fasilitas berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung wisata Y = 21.107 + 0.116 X1 + 0.250 X2 + e. Dari uji determinasi nilai R Square sebesar 0.102 atau. Artinya adalah bahwa sumbangan berpengaruh variabel independen terhadap variabel dependenadalah sebesar 10,2 %, sedangkan sisanya sebesar 89,8%  di pengaruhi variabel lain. Dari uji t yang dilakukan didapatkan variabel X1 luas area berpengaruh secarasignifikan terhadap kenyamanan pengunjung dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel t hitung 2,060 > t tabel 1,98729 dan sign 0,042 < dari 0,05. Variabel X2 Fasilitas berpengaruh signifikan terhadap kenyamanan pengunjung dengan nilai t tabel lebih besar dari t hitung  dan sign 0,07 < 0,5. Dari uji F yang dilakukan di dapatkan bahwa Luas Area dan Fasilitas berpengaruh secara stimultan terhadap kenysmanan pengunjung F hitung 4,947 > dari f tabel 3,10 dan signifikansi 0,009 > 0,5.    

Hakim, Luqman Al; Handayani, Sri; Santika, Ria; Melati, Nimas Ayu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Perkembangan desa Plesungan dalam hal kepariwisataan, seni, dan budaya mendorong peningkatan sarana prasarana, pemberdayaan sumber daya manusia, dan explorasi sumber daya alam. Bidang kepariwisataan berupa sendang plesungan berkembang dengan baik seiring dengan peningkatan jumlah pengunjung sehingga meningkatkan income bagi desa plesungan. Dalam bidang seni dan budaya, beragamnya pertunjukan seni, berupa festifal sendang plesungan, padepokan lemah putih, reog, dan studio plesungan merupakan bentuk pelestarian dan pengembangan seni dan budaya lokal dan wujud regenerasi bagi generasi muda setempat. Peningkatan sarana dan prasarana penunjang kepariwisataan, seni dan budaya desa Plesungan bermanfaat untuk melestarikan eksistensi potensi lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan meluas ke wisatawan mancanegara. Eksplorasi sumber daya alam untuk memperluas area kepariwisataan merupakan hal yang penting untuk mengembangkan potensi desa yang bermuara pada pemanfaatan secara optimal sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa Plesungan.Peranan sumber daya manusia dalam pengembangan potensi desa Plesungan tidak terlepas dari kegiatan yang bersifat kreatif, inovatif, dan memiliki nilai promotif. Penggunaan bahasa yang santun, sopan, dan menggunakan tata nilai yang baik merupakan aktifitas yang bernilai promotif untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di desa Plesungan. Kecakapan berbahasa daerah dan bahasa Indonesia menunjukkan sikap cinta tanah air dan melestarikan budaya lokal, namun ketrampilan berbahasa mancanegara, khususnya bahasa Inggris juga merupakan hal yang perlu diwujudkan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Mewujudkan sumber daya manusia yang cakap dan terampil dalam berbahasa Inggris memerlukan langkah-langkah konkret, diantaranya adalah analisa kebutuhan bahasa Inggris untuk mengidentifikasi ragam bahasa Inggris yang diperlukan untuk menunjang kepariwisataan desa Plesungan. Respon positif dari masyarakat tentang kebutuhan bahasa Inggris wisatawan mancanegara perlu ditingkatkan sebagai upaya memfasilitasi kunjungan mereka.Hasil pengabdian ini adalah (1) diperolehnya ragam bahasa Inggris yang diperlukan bagi pelaku usaha wisata desa Plesungan, yaitu Pengenalan diri (Introducing myself); bertanya dan memberikan informasi (asking and giving information); menawarkan produk/cinderamata khas desa (offering local souvenirs), memberikan saran (giving suggestion); dan mengundang (invitation); (2) profil warga Plesungan bahwa 75% warga termasuk kategori usia produktif sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi kepariwisataan dan seni budaya lokal; dan (3) optimalisasi promosi desa berbasis digital melalui media sosial diperlukan baik dalam bentuk bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Raden Sugiarto, Irma Laxiana &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Sampai saat ini perkakaoan Indonesia cenderung meningkat baik luas areal maupun jumlah produksidan masih didominasi oleh Perkebunan Rakyat, namun peningkatan produksi tersebut ternyata tidakdiimbangi dengan penyiapan sarana pengolahan yang memadai dan cocok untuk diterapkan di PerkebunanRakyat. Permasalahan di tingkat internasional mutu biji kakao Indonesia adalah mutu yang masih dianggaprendah. Salah satu penyebab rendahnya mutu biji kakao Indonesia adalah keasaman relatif tinggi (pHkurang dari 5,5). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi antara pemeraman buah denganmodifikasi kotak fermentasi yang menghasilkan pH biji kakao kering 5,5. Perlakuan dalam penelitian ini:fermentasi biji kakao di dalam kotak kecil (K), fermentasi biji kakaodiantara kotak dalam dan kotak luar (A),dan fermentasi dalam kotak tanpa sekat (B). Yangdikombinasikan dengan pemeraman buah dengan variasilama pemeraman; 0 hari (H0); 4 hari (H4)dan 6 hari (H6). Rancangan dalam penelitian ini menggunakanmetode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, dengan 3 kali ulangan yang berarti ada 27 unit percobaan(3x3x3). Pengamatanselama fermentasi adalah pH dan suhu timbunan biji.Analisa yang dilakukan padabiji kakao kering:kadar air,pH, indeks fermentasi dan nilai uji-belah.Data yang diperoleh ditabulasi dandianalisis varian. Jika terjadi perbedaan nyata dengan selang kepercayaan 5% dilanjutkan dengan Uji Duncan’sMultiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemeraman buah 4 hari dalam kotak antara(A)menghasilkan biji kakao kering dengan pH berkisar 5,5 dan kadar air 7,5 % yang sesuai StandarMutu(SNI: 2323:2008) yang ditetapkan.Kata kunci : fermentasi;kakao;pemeraman buah