SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-20 of 35

Analytics

Fahrudin Ahmad; Roni Kartika Pramuyanti; Kukuh Wisnuaji Widiatmoko

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penutupan perlintasan kereta api Alastuo terhadap peningkatan volume kendaraan dan intensitas kebisingan di kawasan Fly Over Bangetayu, Kota Semarang. Fenomena ini mencerminkan tantangan tata kelola lalu lintas urban akibat perubahan infrastruktur transportasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini dilakukan melalui metode studi kasus di lokasi terdampak. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dokumentasi visual, serta pengukuran intensitas kebisingan menggunakan sound level meter pada sembilan titik waktu berbeda selama tiga hari pengamatan. Partisipan meliputi warga sekitar, pengguna jalan, dan petugas lalu lintas. Hasil analisis tematik menunjukkan adanya korelasi positif antara peningkatan volume kendaraan dan intensitas kebisingan, dengan nilai puncak kebisingan mencapai 93,6 dB pada sore hari. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan rute akibat intervensi kebijakan infrastruktur dapat menyebabkan beban akustik yang signifikan di jalur alternatif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang relasi spasial antara kebijakan lalu lintas dan degradasi lingkungan akustik. Implikasi teoretis mengarah pada integrasi studi kebisingan dalam perencanaan transportasi berkelanjutan, sementara implikasi praktis mencakup kebutuhan akan pengaturan lalu lintas yang adaptif serta mitigasi kebisingan melalui vegetasi, jalur alternatif, dan edukasi berkendara. Penelitian lanjutan disarankan melibatkan pendekatan interdisipliner untuk mengevaluasi dampak kebisingan terhadap kesehatan masyarakat secara langsung.

Bagus Acung Billahi; Kukuh Wisnuaji Widiatmoko

Journal of Civil Engineering and Technology Sciences 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Beban gempa merupakan representasi dari beban statik ekuivalen yang diaplikasikan pada seluruh bagian struktur bangunan atau pada bagian tertentu, dengan tujuan menirukan efek gerakan tanah akibat aktivitas seismik. Di antara berbagai metode analisis, analisis time history dikenal sebagai teknik yang paling presisi dalam memprediksi respons struktur terhadap gempa. Namun, penerapan metode ini memerlukan proses perhitungan yang kompleks dan cukup menyita waktu. Untuk menyederhanakan proses tersebut, digunakan pendekatan analisis statik ekuivalen, yang terbukti cukup efektif, khususnya pada struktur bangunan yang bersifat simetris. Prosedur perhitungan dalam metode ini mencakup evaluasi gaya geser serta simpangan antar lantai, dengan studi kasus berupa gedung perkantoran yang berlokasi di Kota Semarang. Perangkat lunak SAP2000 dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam melakukan analisis tersebut. Berdasarkan hasil analisis, gaya geser dan simpangan antar lantai yang diperoleh telah sesuai dan memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam standar SNI 1726:2019 untuk bangunan gedung.

Haq, Iyanul; Muchlis Djuniarsah; Syafri, Syafri

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh angka kemiskinan terhadap indikator pendidikan di Kota Semarang selama kurun waktu 2020–2024. Kemiskinan dan pendidikan merupakan dua masalah sosial yang saling terkait erat dan menjadi tantangan besar di wilayah perkotaan, terutama pascapandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Variabel yang dianalisis meliputi angka kemiskinan sebagai variabel bebas, dan angka partisipasi sekolah, rata-rata lama sekolah, dan angka putus sekolah sebagai variabel keterikatan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh kemiskinan terhadap pencapaian pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap indikator pendidikan di Kota Semarang. Penurunan angka kemiskinan cenderung terjadi dengan peningkatan angka partisipasi sekolah dan rata-rata lama sekolah, serta penurunan angka putus sekolah. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi kebijakan terpadu yang membahas penanggulangan kemiskinan dan peningkatan akses dan kualitas pendidikan untuk memutus siklus kemiskinan antargenerasi di Kota Semarang.   Kata Kunci:  kemiskinan, pendidikan, regresi linier sederhana, angka partisipasi sekolah, rata-rata tahun sekolah, sekolah di Kota Semarang, Kota Semarang

Silalahi, Immanuel Rahep; Faozi, Safik

DINAMIKA HUKUM 2025 Universitas Stikubank

Berdasarkan Nota Kesepahaman Bersama Nomor 131/KMA/SKB/X/2012 antara Mahkamah Agung, Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan Republik Indonesia beserta Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia tentang Penetapan Ulang Kriteria Pelanggaran Ringan dan Besaran Denda, Prosedur Pemeriksaan Cepat dan Penerapan Sistem Keadilan Restoratif serta Aturan yang ditetapkan oleh Kepolisian Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Pelanggaran Pidana Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif. Perihal mengenai beberapa tindak pidana tertentu, dapat diselesaikan melalui keadilan restoratif. Pelaksanaan keadilan restoratif telah diupayakan dalam kasus pembuangan bayi di Polsek Ngaliyan Kota Semarang. Topik yang diperhatikan dalam riset ini adalah bagaimana penerapan keadilan restoratif terhadap pelaku tindak pidana pembuangan bayi dan bagaimana tinjauan yuridis terhadap penerapan keadilan restoratif di Polsek Ngaliyan Kota Semarang. Pendekatan yuridis normatif diterapkan dalam penelitian ini. Kumpulan data sekunder akan digunakan untuk mendukung temuan-temuan yang ditunjang dengan wawancara oleh Polisi Polsek Ngaliyan yang berpengalaman dalam melaksanakan keadilan restoratif. Temuan penelitian yang didapat, menunjukkan bahwa pelaksanaan keadilan restoratif terhadap pelaku tindak pidana pembuangan bayi telah direalisasikan selaras dengan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Pelanggaran Pidana Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif. Namun, Peraturan Kepolisian tersebut tidak sejalan dengan implementasi Nota Kesepahaman antara Mahkamah Agung, Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan Republik Indonesia beserta Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yang telah turut menandatangani. Polisi Polsek Ngaliyan telah berupaya menegakkan keadilan dengan mengikutsertakan keluarga pelaku untuk mengupayakan pemulihan yang baik dan damai dengan tujuan agar kelangsungan hidup bayi pada akhirnya dapat dipastikan dan pelaku tindak pidana pembuangan bayi ini mendapatkan arahan yang tepat untuk mengembangkan perilaku dan karakter yang baik secara berkesinambungan. Pelaksanaan keadilan restoratif ini turut mengundang perwakilan dari masyarakat Kecamatan Ngaliyan dengan mengutamakan diskusi secara kekeluargaan untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil melalui perdamaian terhadap perkara tindak pidana pembuangan bayi tersebut.Kata kunci : Keadilan Restoratif, Tindak Pidana Pembuangan Bayi, Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021.

Dhony Priyo Suseno; Muhammad Farhan Rizqi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kajian materi parkir ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pelayanan parkir di tepi jalan umum terhadap pendapatan retribusi di Kota Semarang. Hasil Kajian menunjukkan bahwa pelayanan parkir di tepi jalan umum memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan retribusi di Kota Semarang. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan retribusi parkir di tepi jalan umum antara lain adalah jumlah kendaraan yang parkir, tarif parkir, dan kualitas pelayanan parkir. Penelitian ini juga menemukan bahwa perlu adanya peningkatan kualitas pelayanan parkir dan pengawasan yang lebih ketat untuk meningkatkan pendapatan retribusi parkir di Kota Semarang

Indah Kartika Sari; Maryani Setyowati

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Basil Mycobacterium Tuberculosis adalah penyebab utama penyakit menular yang dikenal sebagai Tuberkulosis Paru. RSUD dr. Adhyatma, MPH Semarang memiliki 125 pasien TB paru pada tahun 2021. Tujuan penelitian adalah menganalisis persebaran kasus TB di Kota Semarang menurut jenis kelamin, usia, per kecamatan. Penelitian ini adalah penelitian deskripsi melalui observasi data sekunder. Pembuatan peta menggunakan aplikasi (QGIS). Hasil menunjukkan Sebagian besar kasus TB Paru adalah pada laki – laki, kelompok usia dewasa dan anak, dan domisili di Kecamatan Ngaliyan, Semarang Barat, Tugu, dan Mijen. Faktor yang berhubungan dengan TB Paru adalah kebiasaan merokok, pola hidup kurang sehat, status gizi, kurang istirahat, rumah tidak sesuai standar, lingkungan tidak sehat, interaksi sosial, perbedaan tingkat pengetahuan, dan Pendidikan. Saran penyuluhan kesehatan tentang penyakit TB Paru sebaiknya dilakukan di Kecamatan dengan kasus tertinggi di Kota Semarang. Peta persebaran kasus TB dapat digunakan untuk mengetahui informasi dan memantau perkembangan persebaran kasus TB di Kota Semarang.

Dhony Priyo Suseno; Achmad Kurniawan

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembangunan rumah sekarang ini baik secara fisik maupun nonfisik, banyak yang tidak sesuai dengan konsep Islam sehingga jauh dari “Rumahku Syurgaku” dan berpotensi membuat kondisi keluarga tidak sehat secara jasmani dan rohani. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang membangun rumah sesuai dengan konsep Islam. Sasaran pengabdian ini adalah masyarakat khususnya jamaah Masjid At Taqwa, Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Metode yang dipakai adalah ceramah dan tanya jawab. Menurut konsep Islam, membangun secara fisik diantaranya lokasi rumah yang bertetangga dengan masjid, fungsi rumah mendukung kesehatan ditinjau dari sistem pencahayaan dan tata udara, menyediakan mihrab dan banyak kamar, dan memperhatikan letak KM/WC terhadap kiblat. Sedangkan membangun secara non fisik diantaranya proses pembangunan tidak mendukung unsur riba, haram, maksiat dan syirik, menjauhkan rumah dari hiasan non islami dan lingkungan yang buruk. Setelah kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih paham tentang membangun rumah  yang sesuai dengan konsep Islam.

Charis Christiani; R Permadi Mulajaya

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pada masa peralihan, remaja banyak dihadapkan pada permasalahan dalam penguasaan diri ataupun pengendalian diri. Permasalahan yang sering dihadapi adalah penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, perilaku sex bebas, serta masalah yang berkaitan dengan sekolah. Upaya yang harus dilakukan adalah memahami kelabilan remaja dalam mencari jati diri agar dapat diambil tindakan yang tepat, Pemberian perhatian intensif secara individual, Pemahaman dan pemenuhan fasilitas kebutuhan/bakat/minat remaja dalam mencari identitas atau jati dirinya. Pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai lintas komunitas (keluarga, masyarakat, Perguruan Tinggi, pemerintah dan instansi lainnya). Sebagai bentuk tanggung jawab Perguruan Tinggi pada perkembangan remaja saat ini maka tim Dosen mengadakan advokasi tentang remaja, permasalahan dan penanggulangannya di SMP Muhamadiyah 8 Jatisari Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah Sosialisasi. Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa tanggal 28 November 2023 dengan materi Remaja, masalah dan penanggulangannya. Kegiatan PPM ini bertujuan agar remaja bisa terhindar dari kenakalan remaja, pergaulan bebas, penyalahgunaan obat terlarang dan perilaku negatif lainnya.

Lestari, Siti; Kristiyawati, Sri Puguh; Asih, Sri Hartini Mardi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2024 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Stunting merupakan permasalah gizi global termasuk di negara Indonesia yang memerlukan penanganan secara sistematis dan menyeluruh dari bidang keperawatan. Tenaga kesehatan dan pendidikan kesehatan turut berperan dalam penanggulangan masalah stunting, STIKES Telogorejo melaksanakan upaya promotif, preventif, dan tatalaksana lanjut pada temuan kasus stunting untuk mencapai tujuan dan cita-cita SDGs. Sebuah program yang digagas oleh STIKES Telogorejo yaitu POHON RANTING KAYU yang merupakan akronim dari Pola asuh, Hygiene, Hipnosis, Optimalkan sehat, Ngerti Gizi, Gerakan Anti Stunting Kelurahan Karangayu bertujuan untuk menurunkan angka stunting di wilayah Kelurahan Karangayu Kota Semarang. Metode yang digunakan yaitu melaksanakan upaya promotif, preventif, kuratif, dan maintenance dengan membentuk tim penanggungjawab khusus seperti Satgas Ranting Kayu dan Tim Kinclong. Upaya promotif dilakukan dengan sosialisasi & edukasi, Upaya preventif dilakukan dengan pelatihan kepada kader. Upaya kuratif dilakukan oleh Satgas Ranting Kayu, Tim Kinclong, dan hipnoterapis. Hasil Program POHON Ranting Kayu yang bersinergi dengan program lainnya baik dari pemerintah maupun pihak lain telah menurunkan angka stunting sebesar 73% di wilayah Kelurahan Karangayu. Berbagai upaya promotif dan preventif yang telah diberikan juga berpotensi mencegah temuan kasus baru.

Cahyo Adhi Nugroho

Jurnal Akta Notaris 2023 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Penelitian ini dilatarbelakangi mengingat pentingnya tanah dan atau bangunan tersebut dalam kehidupan, maka sudah sewajarnya jika orang pribadi atau badan hukum yang mendapatkan nilai ekonomis serta manfaatdari tanah dan atau bangunan karena adanya perolehan hak atas tanah dan atau bangunan dikenakan pajak oleh negara. Pajak yang dimaksud adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB) dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1997. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengenaan pemungutan BPHTB terhadap transaksi jual beli Tanah dan atau bangunan dibawah nilai jual objek pajak (NJOP) di kota Semarang. Disamping itu, untuk mengetahui peranan Notaris/ PPAT dalam pengenaan pemungutan BPHTB. Serta mengetahui hambatan-hambatan yang timbul dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi pemungutan BPHTB. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Notaris/ PPAT termasuk sebagai salah satu pejabat yang mempunyai peranan penting dalam pelaksanaan pemungutan pajak Bea Pero!ehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Dalam kehidupan bermasyarakat kadang-kadang KPPBB tidak mengetahui kejadian ataupun peristiwa yang harus dikenakan BPHTB, misalnya perolehan hak atas tanah dan bangunan karena jual beli. Seperti yang diketahui bahwa perolehan hak atas tanah dan atau merupakan objek yang dikenakan pajak BPHTB, maka untuk memperoleh data mengenai peristiwa jual beli tersebut perlu dijalin kerjasama dengan pihak Notaris/ PPAT. Notaris selain mempunyai wewenang dalam membuat akta yang otentik, juga mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk memberikan bantuan penyuluhan hukum. Selain itu Notaris/ PPAT mempunyai kewajiban untuk pelaporan atau pemberitahuan perolehan hak atas tanah dan atau bangunan, berdasarkan ketentuan yang berlaku. Dalam PP No. 34 Tahun 1997- ditentukan bahwa Notaris/ PPAT harus melaporkan perolehan hak atas tanah dan atau bangunan setiap bulan.

Sri Suyati; Janti Soegiastuti

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Manfaat ekonomi didapatkan dengan pelatihan dan pendamingan kelompok masyarakat mengolah aneka makanan berbahan baku jahe untuk menambah sumber pendapatan keluarga. Kegiatan ini dilakukan  di Pendopo RW 14 Kelurahan Sendang Mulyo Kecamatan Tembalang Kota Semarang.Metode yang dilakukan dengan pelatihan yang memadukan antara teori dan praktek. Kegiatan yang menjadikan fokus pelatihan dengan mitra rose brand pembuatan aneka makanan berbahan baku jahe serta pendampingan cara mengatur keuangan usaha dan keuangan keluarga serta membuat pembukuan atau pencatatan sederhana Hasil yang dicapai dari sosialisasi Ibu-ibu PKK Kelurahan Sendang Mulyo, pelaku dapat menghitung dan mengelola keuangan yang didapat dari hasil penjualan aneka jajan yang berbahan baku jahe . Kendala yang dihadapi adalah karena sosialisasi ini dilakukan dengan waktu yang singkat ini membuat Ibu-ibu PKK kurang memahami betul , mengingat materi yang diberikan banyak, ini perlu dilanjutkan dengan binaan yang dilakukan secara intens.  Faktor pendukung kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan atas inisiatif untuk berbagi ilmu dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian KepadaMasyarakat. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari para pimpinan Fakultas, hal ini diwujudkan dalam bentuk disediakannya fasilitas  untuk menyelengaraan kegiatan ini, biaya pengadaan bahan dan konsumsi selama berlangsungnya kegiatan pelatihan

Yohanes Surya

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Saat ini, dengan munculnya e-commerce di Indonesia, orang hanya tinggal di rumah, membeli barang secara online dan mengirimkannya langsung ke rumah. Semua dapat dilakukan dengan beberapa klik atau ketukan. Dengan mempertimbangkan kemudahan ini, minat belanja online semakin meningkat. E-commerce di Indonesia tumbuh signifikan sejak beberapa tahun terakhir. Dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Barometer Konsumen Google bersama toko online Elevenia, Jumlah transaksi online di Indonesia meningkat, 78% responden berbelanja online melalui gadget seluler. di Indonesia mencatat 41% penjualannya berasal dari Jakarta, namun enam bulan kemudian angka ini turun menjadi 22%. Hal ini menunjukkan bahwa tidak hanya konsumen di Jakarta yang rutin berbelanja online, konsumen di luar Jakarta juga memberikan kontribusinya terhadap pasar e-commerce di Indonesia, termasuk masyarakat di kota Semarang. Dengan semakin merabahnya perkembangan industri e-commerce Transmart berinovasi dengan meluncurkan Transmart Home Dilevery (THD) diharap mampu membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat terutama produk fresh food namun tetap meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19). Dengan semakin maraknya perkembangan perbelanjaan online Transmart hadir dengan memberikan pelayanan yang aman, praktis dan juga nyaman bagi pelanggan. Riset yang dilakukan oleh Association of E-commerce Indonesia (IDEA), Google Indonesia, dan TNS (Taylor Nelson Sofres) menemukan bahwa produk fesyen mendominasi pasar e-commerce sebagai produk yang paling sering dibeli, diikuti oleh gadget seluler, elektronik konsumen, buku dan majalah, dan bahan makanan. Dengan berkembangnya e-commerce, persaingan antar toko online menjadi semakin ketat. Banyak perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang berubah-ubah. Untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, perusahaan harus memahami pentingnya kepuasan pelanggan. Pelanggan yang puas akan membeli produk lagi, membicarakan produk dengan baik kepada orang lain. Terutama di pasar e-commerce jika orang menemukan produk serupa dengan harga lebih rendah dan kualitas lebih tinggi, mereka dapat dengan mudah pindah dan membeli dari pesaing yang lebih gesit. Masalah belanja online lainnya adalah layanan pengiriman yang buruk yang mengakibatkan kedatangan produk terlalu lama atau bahkan rusak. Layanan pengiriman sangat penting dalam e-commerce, karena merupakan tahap terakhir dari proses pemenuhan pesanan dan dari sudut pandang konsumen, yang paling kritis. Pengiriman tepat waktu dan andal harus menjadi prioritas nomor satu dan sangat penting untuk keberhasilan setiap toko online. Penelitian ini mengambil obyek di Transmart Setiabudi Kota Semarang, karena masa pandemi COVID-19 ini meluncurkan layanan pesan antar Transmart Home Dailivery (THD) yang dapat diakses melalui website thd.transretail.co.id ataupun dengan cara scan QR code yang terdapat pada seluruh sosial media Transmart Carrefour. Peluncuran layanan pesan antar ini diharap mampu membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat terutama produk fresh food, namun tetap meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19). Permasalahan yang diangkat penelitian ini adalah bagaimanakah dampak online fresh product delivery service dan pakaging produk dalam upaya meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini sesuai renstra Universitas 17 Agustus 1945 dalam topik tata kelola bisnis perusahaan.

Kartikawati, Diah; Ilminingtyas WH, Dyah; Aslam, Ghifar Naufal; Nurtekto

Jurnal Agrifoodtech 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kopi mangrove adalah minuman hasil seduhan buah mangrove kering yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk serta dikombinasikan dengan bubuk kopi robusta. Jenis buah mangrove yang digunakan berasal dari tanaman Rhizophora mucronata Lamk.dan Rhizophora stylosa  Griff. yang tumbuh di areal tambak ikan bandeng di Kelurahan Mangkang Wetan Kota Semarang. Minuman kopi dari biji mangrove ini perlu pengkajian lebih lanjut tentang mutu keamanan pangannya berdasarkan bahan baku. Kontaminasi secara kimia dapat berupa tercemarnya bubuk mangrove dan bubuk kopi robusta dengan beberapa jenis logam berat yang berbahaya bagi kesehatan seperti logam Cu, Pb, Zn dan Hg dan terdapatnya cemaran mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat dan cemaran mikroba pada bubuk buah mangrove dan bubuk kopi robusta. Hasil analisis menunjukkan kadar logam berat Pb, Cd, Cu, As, dan Hg  pada bubuk kopi robusta berturut-turut 0,050 mg/kg; <0,005 mg/kg; 1,349 mg/kg, As <0,040 mg/kg; dan Hg <0,002 mg/kg, sedangkan pada bubuk buah Rhizophora sp sebesar Pb 0,210 mg/kg; Cd <0,005 mg/kg; Cu 3,204 mg/kg; As 0,040 mg/kg; dan Hg <0,002 mg/kg. Total mikroba kapang pada kopi robusta 9 koloni/g dan bubuk buah Rhizophora sp. 6 koloni/g. Secara keseluruhan kandungan logam berat dan total kapang pada kopi robusta dan bubuk buah Rhizophora sp yang digunakan sebagai bahan pembuatan kopi mangrove di bawah ambang batas yang dipersyaratkan SNI kopi bubuk.

Siti Aminah; Ziyad Ali Haqi

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh antara Literasi Keuangan Dan Sikap Keuangan Terhadap Perilaku Manajemen Keuangan Pada Pelaku Usaha UMKM Di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pelaku Usaha UMKM Di Kecamatan Tembalang Kota Semarang yang berjumlah 1702. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 90 orang yang diambil dari populasi Pelaku Usaha UMKM Di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah Literasi keuangan dan Sikap keuangan sebagai variabel bebas serta perilaku manajemen keuangan sebagai variabel terikat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan asumsi klasik. Hasil Penelitian secara parsial variabel Literasi Keuangan berpengaruh positif terhadap Perilaku Manajemen Keuangan dengan signifikansi 0.000 nilai signifikansi lebih kecil daripada 0,05 artinya semakin baik Literasi Keuangan, maka Perilaku Manajemen Keuangan bagi Pelaku Usaha UMKM Di Kecamatan Tembalang Kota Semarang akan semakin baik. secara parsial variabel Sikap Keuangan berpengaruh positif terhadap Perilaku Manajemen Keuangan dengan signifikansi 0.000 nilai signifikansi lebih kecil daripada 0,05 artinya semakin baik Sikap Keuangan, maka Perilaku Manajemen Keuangan bagi Pelaku Usaha UMKM Di Kecamatan Tembalang Kota Semarang akan semakin baik.

Karsiati Karsiati; Maskudi Maskudi

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem informasi akuntansi, kecerdasan emosional, etika kerja, dan dukungan atasan terhadap Pengungkit Trend Fraud Akuntansi pada Perusahaan Penerbit Buku di Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Perusahaan Penerbit Buku di Kota Semarang yang memproduksi buku teks yakni PT. Aneka Ilmu, PT. Bengawan Ilmu berjumlah 41 orang. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh dari populasi tersebut dengan menggunakan metode sensus dikarenakan jumlah populasi sangat kecil. Penelitian dilakukan pada Februari 2021, data dikumpulkan menggunakan kuesioner sedangkan teknik analisis data penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem informasi akuntansi, kecerdasan emosional, etika kerja, dan dukungan atasan mempunyai pengaruh signifikan terhadap Pengungkit Trend Fraud Akuntansi.

Muzaro’ah

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Setiap guru memiliki kesulitan dan pengalaman mengajar  yang berbeda-beda. Untuk  meningkatkan pemahaman  metode belajar mengajar dan dalam mengatasi kesulitan belajar mengajar, maka dibutuhkan program yang dapat mendukung pengembangan kemampuan guru. Penelitian best practice merupakan salah satu proses pembelajaran bagi para pendidik untuk meningkatkan kualitas diri. Sebab menjadi seorang guru bukanlah akhir dari proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan, menginformasikan, meyakinkan, dan menyampaikan kepada pembaca mengenai sesuatu informasi  berbagi best practice baik berupa fakta, pendapat,  pengalaman , dan peristiwa/cerita. Sasaran pada penelitian ini adalah guru SD Gugus  Ayodya Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Kegiatan penelitian ini  menggunakan metode  deskriptif kualitatif dengan intrumen penelitian berupa angket dan wawancara. Tahapan penelitian ini meliputi: pengumpulan data, Reduksi dan kategorisasi data, Penampilan data, dan Penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisa dari instrument dihasilkan data bahwa motivasi dan keberhasilan guru dalam  kemampuan berbagi best practice sangat rendah. Jumlah  guru yang menjadi sasaran penelitian  keseluruhan berjumlah 37 orang. Guru yang pernah mengikuti pelatihan dalam  berbagi best practice di prosentasikan  hanya  5,4 % dan keberhasilan dalam menulis  karya sebagai laporan berbagi best practice berada pada angka 0 %. Kondisi ini terjadi karena   masih kurangnya  ilmu pengetahuan tentang pelaksanaan  berbagi best practice dan cara menulis laporan sebagai karya publikasi,  sarana dan prasarana yang belum memadai , waktu dan modal yang kurang mendukung. Hasil penelitian ini diharapkan berguna sebagai analisa awal kebutuhan pengembangan kompetensi guru, sehingga menciptakan guru-guru yang  kreatif , inovatif dan  dan produktif dalam  menciptakan  suasana  edukatif . dan dapat di rasakan kebermanfaatannya oleh dirinya sendiri maupun orang- orang yang ada di sekitarnya.

syurrahmi, syurrahmi; Rahmanti, Ainnur; Purna, Luberto

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Abstrak Posisi bekerja saat mengetik berhubungan erat dengan masalah ergonomi atau kenyamanan, terutama di bidang desain, posisi, dan sikap tubuh yang tepat. MTrPs adalah suatu kondisi menggambarkan rasa nyeri deskriptif pada jaringan lunak akut atau kronis, yang terjadi pada otot atau fasia otot. MTrPs menimbulkan kontraksi knot atau node yang dapat terbentuk dalam sebuah taut band otot yang menjadi sumber rasa sakit. Nyeri atau rasa tidak nyaman berupa rasa tertusuk perih, berdenyut, rasa sayatan, dan terbakar pada jaringan ikat longgar yang membungkus otot trapezius dikarenakan adanya trigger point. Data pekerja komputer di wilayah Pedurungan Wetan sebanyak 24 pekerja. Metode penelitian ini adalah pra eksperimen one group pre and post test design dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah pekerja rental yang bekerja di Tlogosari Wetan, Pedurungan, Kota Semarang. Instrumen penelitian menggunakan VAS (Vasual Analog Skill). Tahapan penelitian terdiri dari persiapan, pelaksanaan, dan pengolahan data penelitian. Langkah yang dilakukan pada tahap persiapan adalah studi literatur, survey lapangan, sosialisasi kepada pekerja rental. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan pengambilan data. Hasil penelitian ini didapatkan adanya hubungan lama mengetik dengan terjadinya kondisi MTrPs Otot Uper Trapezius. Uji hipotesis yang digunakan adalah Chi Square Test untuk menganalisis signifikansi hubungan lama mengetik terhadap terjadinya myofascial trigger point syndrome otot upper trapezius pada pekerja rental. Pada perhitungan analisis data, diperoleh nilai p sebesar 0,000 sehingga p < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama mengetik terhadap terjadinya myofascial trigger point syndrome otot upper trapezius pada pekerja rental. Kelemahan dari penelitian ini adalah tidak dapat mengontrol responden dalam mengendalikan lama waktu bekerja. Kata kunci : Lama Mengetik, Myoasial Trigger Point, Nyeri Otot Uper Trapezius

Ivan Aji Santoso

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Pasal 84 dan Pasal 85 Undang-Undang No. 2 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris mengatur bahwa ketika Notaris dalam menjalankan tugas jabatannya terbukti melakukan pelanggaran, maka notaris dapat dikenai atau dijatuhi sanksi, berupa sanksi perdata, administrasi, dan kode etik jabatan Notaris, dan sanksi-sanksi tersebut telah diatur sedemikian rupa, baik sebelumnya dalam Peraturan Jabatan Notaris, dan sekarang dalam UUJN dan Kode Etik Jabatan Notaris, dan tidak mengatur adanya sanksi pidana terhadap Notaris. Dalam penerapannya berdasarkan Putusan Mahkamah Agung No. 1014 K/Pid/2013 bahwa terdakwa Notaris terbukti melakukan tindak pidana pemalsuan Akta Otentik, sehingga dijatuhi pidana penjara selama 8 (delapan) bulan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana pengaturan hukum terkait pemalsuan akta yang dilakukan oleh Notaris; 2) Bagaimana pertanggungjawaban hukum oleh Notaris dalam pemalsuan akta; 3) Bagimana akibat hukum berita acara rapat yang dibuat tidak berdasarkan fakta oleh Notaris terhadap akta yang dibuatnya. Penelitian ini adalah penelitian Yuridis normatif dengan pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian. Hasil analisis disajikan secara Kualitatif. Data di lapangan diambil melalui wawancara dengan Notaris Senior di kota Semarang. Hasil Penelitian ini adalah peran Notaris dalam peralihan aset tersebut adalah Pengaturan hukum terkait tindak pidana pemalsuan diatur dalam Pasal 263 KUHP, 264 KUHP dan 266 KUHP. Indikator sehingga Notaris dapat dibebani pertanggungjawaban terhadap isi Akta Autentik yang dibuatnya adalah adanya kesengajaan maupun kelalaian notaris dalam pembuatan akta autentik. Lebih lanjut, bentuk pertanggungjawaban yang dapat dijatuhkan kepada Notaris terhadap isi Akta Autentik yang tidak sesuai dengan fakta, antara lain yaitu pertanggungjawaban Perdata, Pidana, dan Administrasi/Kode Etik. akta yang dibuat oleh Notaris tersebut batal demi hukum dikarenakan adanya unsur pemalsuan surat.

Nanang Riyo Widodo; Widyarini Indriasti Wardani

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Pemerintah Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri Nomor 25/SKB/V/2017, Nomor: 590-3167A Tahun 2017, Nomor 34 Tahun 2017 tentang Biaya Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Masih banyak kendala dalam penerapan Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri tentang biaya pra sertifikat dalam pendaftaran tanah sistematis lengkap di Kota Semarang. Rumusan masalah: 1) Faktor apa yang menyebabkan Keputusan Bersama 3 Menteri tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis sulit dilaksanakan di Kota Semarang?; 2) Bagaimana pelaksanaan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kota Semarang berdasarkan Keputusan Bersama 3 Menteri tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis?; 3) Bagaimana perlindungan hukum pelaksana Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap yang ada di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari Kota Semarang akibat Keputusan Bersama 3 Menteri?, Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis empiris, spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis, sumber data yang diperlukan dalam penyusunan penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, data melalui metode analisis kualitatif. Hasil penelitian, Surat Keputusan Bersama 3 Menteri Nomor 25/SKB/V/2017, Nomor: 590-3167A Tahun 2017, Nomor 34 Tahun 2017 tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis belum mencukupi. Sehingga Pelaksanaan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Kota Semarang tahun 2021 masih mengalami hambatan, yaitu adanya perbedaan persepsi di masyarakat berkaitan dengan biaya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). dan diperlukan Perlindungan hukum terhadap pelaksana Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap yang ada di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari Kota Semarang akibat Keputusan Bersama 3 Menteri.

Sri Sulihingtyas Drihartati; Endah Dwi Hayati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kota Lama Semarang telah menjadi salah satu daya tarik wisata yang menarik minat wisatawan baik dari dalam kota Semarang maupun luar kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang melalui Badan Pengembangan Kawasan Kota Lama Semarang merevitalisasi Kota Lama Semarang sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi wisatawan. Selain memperbaiki kondisi fisik, pemerintah juga memperbaiki dan meningkatkan fasilitas di Kota Lama Semarang. Salah satunya adalah dengan menyediakan pemandu wisata yang juga memiliki peran penting dalam kemajuan pariwisata. Dengan demikian ketrampilan seorang pemandu wisata juga harus diperhatikan dan ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan ketrampilan berbahasa dan teknik kepemaduan para pemandu wisata Kota Lama Semarang. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan dan praktek langsung di Kota Lama Semarang. Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan ketrampilan berbahasa dan kepemanduan pemandu wisata Kota Lama Semarang meningkat dan pada akhirnya dapat meningkatkan pariwisata di kota Semarang. Kata Kunci: pariwisata, pemandu wisata, Kawasan Kota Lama Semarang.   Semarang Old Town has become one of the tourist attractions that attracts tourists both from within the city of Semarang and outside the city of Semarang. The Semarang City Government through Badan Pengembangan Kawasan Kota Lama Semarang revitalized Semarang Old City so that it became a comfortable place for tourists to visit. In addition to improving physical conditions, the government also improves and improves facilities in Semarang Old City. One of them is by providing tour guides who also have an important role in the progress of tourism. Thus the skills of a tour guide must also be considered and improved. This community service activity is carried out with the aim of improving the language skills and guidance techniques of the Semarang Old City tour guides. This activity is carried out by providing training and hands-on practice in Kota Lama Semarang. By participating in this activity, it is hoped that the language skills and guidance of the Semarang Old City tour guide will increase and in the end can increase tourism in the city of Semarang. Keywords: tourism. guide., Kota Lama Semarang.