SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

18,135 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Teguh Handoyo; Ani Ani

Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Constructivism learning theory places learners as active subjects in constructing knowledge through learning experiences, social interactions, and reflection on their surroundings. This approach views learning not as a passive process of receiving information, but as an active process of constructing meaning based on the prior knowledge possessed by learners. This paper aims to comprehensively examine the development and definition of constructivist learning theory, its main principles and characteristics, and its implications in the learning process, particularly in the context of primary education. The writing method used is a literature study by analyzing various literature sources in the form of textbooks, scientific journal articles, and other relevant references related to constructivism theory. The results of the study show that constructivist learning emphasizes learner-centered learning, where knowledge is not transferred directly by the teacher but is constructed through a process of assimilation and accommodation. In this approach, teachers act as facilitators who design a conducive learning environment so that students are able to build understanding independently and through social interaction. The application of constructivist learning has been proven to encourage the development of critical thinking, problem solving, cooperation, and meaningful learning. Therefore, constructivist learning theory is relevant to be applied in modern learning as an effort to improve the quality of the learning process and outcomes of students.

Fadia Nurluthfiana; Angga Dwi Saputra; Niken Ayu Aulia; Nur Fajrie; Sekar Dwi Ardiyanti

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara penerapan teori konstruktivisme dalam pembuatan media kerajinan kain flanel untuk anak-anak khususnya di desa bulungcangkring, peneliti dapat memperhatikan kemampuan kreativitas berdasarkan teori konstruktivisme. penelitian ini menggunakan metode jenis Kualitatif dengan fokus pada studi literatur. Pendekatan ini akan mempertimbangkan berbagai sumber literatur seperti buku, artikel, dan jurnal yang relevan dengan topik penelitian. Studi literatur dimulai dengan mencari, menganalisis, dan menyimpulkan informasi yang memperkuat analisis yang dilakukan. Metode studi literatur terdiri dari kegiatan pengumpulan data pustaka, membaca, mencatat, dan mengolah bahan penelitian. Hasil dari penelitian ini terlihat bahwa kreativitas anak di desa Bulungcangkring dapat berkembang melalui peningkatan kreativitas dan keaktifan anak, serta pengembangan kognitif anak yang menekankan pada pembentukan pemahaman individu mengenai realitas yang dapat meningkatkan kemampuan kreativitasnya. Hal ini dapat dicapai melalui interaksi aktif dengan lingkungan sekitar, pengalaman dalam membuat kerajinan dari kain flanel, dan peningkatan pengetahuan tentang kain flanel.

Muhartini, Muhartini; Amril Mansur; Abu Bakar

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pembelajaran Kontekstual  Dan Pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Pendekatan yang dipakai adalah penelitian murni kepustakaan (library research). Data diperoleh dari bahan bacaan yang diperoleh peneliti dari buku-buku, artikel-artikel yang termuat dalam cetak. Data dikumpulkan dan dipilah-pilah untuk mengisi jawaban dari pertanyaan penelitian yang dirumuskan. Analisa menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) untuk mendapatkan informasi terkait Pembelajaran Kontekstual  Dan Pembelajaran Problem Based Learning. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah Pembelajaran kontekstual merupakan suatu pembelajaran yang mengkaitkan kontekstual sehari-hari pada materi pembelajaran sehingga siswa mampu memaknai pengetahuan/ ketrampilan yang dipelajarinya serta secara fleksibel dapat menerapkan pengetahuan/ ketrampilan yang dimilikinya dari suatu permasalahan/konteks ke permasalahan yang lainnya. Pendekatan kontekstual melibatkan tujuh komponen utama pembelajaran kontekstual, yaitu : konstruktivisme (contruktivisme), menemukan (inquiri), bertanya (question), masyarakat belajar (learning comunity), pemodelan (modeling), refleksi, penilaian yang sebenarnya (aunthentic asesment). Pembelajaran berbasis masalah (Problem-based Learning) merupakan salah satu model yang tepat dikembangkan  dalam pembelajaran teknologi untuk merespon isu-isu peningkatan kualitas pembelajaran teknologi dan antisipasi perubahan-perubahan yang terjadi di dunia kerja. Karakteristik dan Tahapan Pembelajaran Model Problem-Based Learning. Pembelajaran berbasis masalah dikembangkan terutama untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan ketrampilan intelektual, belajar tentang berbagai peran orang dewasa dengan melibatkan diri dalam pengalaman nyata atau simulasi, dan menjadi pembelajar yang otonom dan mandiri.  

Dara Mida; Pipit Firmanti; Rahima Rahima

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKPD berbasis konstruktivisme pada materi transformasi geometri(translasi dan refleksi) terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Subjek penelitian adalah 29 siswa dengan 11 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan kelas XI MIPA. Instrument pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes. Dokumentasi berupa foto pelaksanaan belajar dan tes di kelas. Angket berupa tanggapan siswa terhadap penggunaan LKPD. Sedangkan tes berupa soal posttest yang terdiri dari lima soal uraian. Pada penelitian ini, LKPD dievaluasi terlebih dahulu oleh peneliti dan guru pembimbing agar dapat digunakan. Pada uji kepraktisan diperoleh rata-rata nilai 3,82 dari hasil analisis angket peserta didik dengan kategori praktis untuk digunakan. Sedangkan pada uji keefektifan menunjukkan LKPD efektif digunakan dalam pembelajaran dengan rata-rata nilai 84,62 dari hasil analisis posttest peserta didik dengan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis konstruktivisme ini berpengaruh terhadap meningkatnya hasil belajar peserta didik. Sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa penggunaan LKPD didalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.