Publication Search

70,604 articles from 612 journals · 1,760 citations tracked

Showing 1-10 of 10

Analytics

Maulana Iman Jaya; Nurrabiatul Nurrabiatul; Muhammad Hambali; Nida Aulia Nurfadillah; Sederhana Zai +3 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Teachers’ managerial competence plays a crucial role in ensuring effective and relevant learning, particularly in vocational education. Teachers are required not only to master subject matter but also to plan, manage, and evaluate learning through well-structured and contextual learning tools. This Community Service activity aimed to strengthen teachers’ managerial competence through training on the development of learning tools using a deep learning approach at SMK Muhammadiyah 2 Tangerang Selatan. The implementation method included conceptual material delivery, practical training, and mentoring in designing learning tools. The deep learning approach was applied to encourage learning designs that emphasize deep understanding, critical and reflective thinking, and alignment with workplace demands. The results showed an improvement in teachers’ understanding and skills in developing more systematic, innovative, and adaptive learning tools aligned with 21st-century competencies. This activity contributed positively to strengthening teachers’ roles as learning managers and supporting the improvement of learning quality in vocational schools.

Rahmiatul Zuhro; Abdul Fattah Nasution; Winda Sari

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This research aims to determine the influence of the managerial competence of school principals at Al-Ulum Integrated Islamic Middle School in Medan. This research uses a quantitative approach with descriptive methods using a questionnaire as a data collection instrument. The population in this study was 30 teachers, so the sample size in this study was 30 teachers, because the population was less than 100, based on Suharsimi Arikunto opinion, the entire population was used (population study). The main data collection technique uses a 5 Likert scale answer choice form. Data is analyzed using simple linear regression to test the research hypothesis.  Based on the data processing carried out statistical testing resulted in Ho being rejected and Ha being accepted, which explains that there is an influence of the principal's managerial competence on teacher performance. This is obtained from the result of the Pearson correlation test which shows that the value is 0.512 > tubel 0.361 and the results of the simple linear regression test produce contribution Y’ = 100.242 + 0.322 X, so the results of this test explain that there is a correlation between the managerial comptence of school principals and teacher performance.apart from that, tests are carried out T-test which produced a t-count of 3.157 > t-table, namely 2.048, with a significance value of 0.004 < 5% (0.05). The results in the ANOVA table also support the acceptance of Ha, where the sig. 0.004 < alpha value or 0.05. So, the hypothesis simultaneously proves that there is a significant influence between the managerial competence of school principals on teacher performance. Calculation of the coefficient of determination shows that the principal's managerial competency variable is able to explain the student learning achievement variable by 26,2%. Meanwhile, the remaining 73.8% is explained by other variables not studied.  From the results of these calculations, it can be concluded that there is an influence between the principal's managerial competence on teacher performance at Al-Ulum Terpadu Islamic Middle School, Medan. This influence can be seen from the school principal in making a defined plan, making decisions, organizing the resources they have, and carrying out evaluations to improve teacher performance.

Siti Ambar Mukti Puji Lestari; Veronica Erva Yorinda; Dita Gery Yulianto; Evy Yance; Nurul Laily Oktaviani

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Dalam era globalisasi dan integrasi ekonomi, banyak entitas melakukan ekspansi dan membangun jaringan bisnis dengan menjalin kerja sama, sehingga tercipta hubungan induk-anak antar perusahaan. Meskipun memiliki manajemen yang berbeda, hubungan ini kompleks dan menantang dalam penyusunan laporan keuangan serta perhitungan akuntansi. Penelitian kualitatif deskriptif ini menemukan bahwa menghadapi tantangan tersebut dapat diatasi dengan proses konsolidasi entitas berstruktur keuangan kompleks, panduan internal yang jelas, penerapan teknologi dan sistem informasi canggih, serta investasi dalam pengembangan kompetensi manajerial. Dengan strategi ini, perusahaan dapat mengoptimalkan konsolidasi entitas, meningkatkan akurasi laporan keuangan, dan mengurangi risiko terkait kompleksitas struktur keuangan. Implementasi langkah-langkah ini diharapkan menciptakan landasan kuat bagi praktisi akuntansi dan manajemen keuangan dalam menghadapi tantangan konsolidasi, meningkatkan kualitas dan keandalan pelaporan keuangan, serta mendukung keputusan strategis yang lebih baik dalam bisnis global yang dinamis dan kompleks.

Eti Rahmawati; Enas Enas; Aini Kusniawati

Pajak dan Manajemen Keuangan 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The problems faced in this study include (1) How does managerial competence affect employee performance at the Sambongpari Health Center, Tasikmalaya City? (2) What is the effect of motivation on employee performance at the Sambongpari Health Center, Tasikmalaya City? (3) How does managerial competence and motivation affect employee performance at the Sambongpari Health Center, Tasikmalaya City?. This study aims to study, know, and analyze (1) The influence of managerial competence on employee performance at the Sambongpari Health Center, Tasikmalaya City. (2) The effect of motivation on employee performance at the Sambongpari Health Center, Tasikmalaya City. (3) The influence of managerial competence and motivation on employee performance at the Sambongpari Health Center, Tasikmalaya City. The method used in this study is explanatory survey, while the technical data analysis is validity test, reliability test, descriptive statistics, Inductive Statistical Analysis (Inferential) with Multiple Regression. The results of the study inform that (1) Managerial competence has a positive effect on employee performance at the Sambongpari Health Center, Tasikmalaya City. This means that if managerial competence is improved, the performance of employees at the Sambongpari Health Center in Tasikmalaya City will also increase. (2) Motivation has a positive effect on employee performance at the Sambongpari Health Center, Tasikmalaya City. This means that if motivation is increased, the performance of employees at the Sambongpari Health Center in Tasikmalaya City will also increase. (3) Managerial competence and motivation have a positive effect on employee performance at the Sambongpari Health Center, Tasikmalaya City. This means that if managerial competence and motivation are improved, the performance of employees at the Sambongpari Health Center in Tasikmalaya City will also increase.

Ragil, Ragil Tri Oktaviani; Umi Nahdiyah; Nur Arqom Eka Fatria

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2023 CV. Aksara Global Akademia

Edupraner adalah salah satu mata kuliah wajib yang dipelajari oleh mahasiswa semester VI di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Mata kuliah ini kompetensi akhir yang diharapkan yaitu, mahasiswa mampu memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan manajerial, kemampuan membangun jaringan, menguasai jenis produk, cara produksi, operasi untuk pengadaan produk, pemasaran, serta operasi permodalan. Edupraner secara etimologisnya diartikan sebagai pendidikan kewirausahaan. Pendidikan kewirausahaan dalam teori dan praktinya diterapkan oleh mahasiswa melalui pelatihan, simulasi, dan magang. Hal ini dilakukan agar mahasiswa mampu untuk menciptakan produk yang inovatifi dan kreatif, memiliki pengalaman berkreasi, serta belajar untuk mempertimbangkan segala risiko. Pendidikan kewirausahaan mengajarkan mahasiswa untuk memiliki kreativitas yang tidak hanya mumpuni pada bidang pengajaran di kelas formal, tetapi juga mampu menciptakan ruang usaha mandiri. Untuk itu pada mata kuliah edupraner mereka dibekali ilmu pendidikan berwirausaha, capaian akhir yang diharapkan mereka dapat merancang manajemen produksi produk mandiri dan memasarkan. Kegiatan ini terangkum dalam acara ‘Market Produk SD dan Workshop. Pengabdian masyarakat yang berelevansi dengan mata kuliah edupraner dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan membuat gerabah dan market produk menggunakan metode instruksional. Di dalam metode tersebut, terdapat beragam jenis-jenis metode kegiatan, namun pada riset pengabdian masyarakat ini metode yang digunakan disesuaikan dalam proses perkuliahan yang capaian akhirnya belajar pendidikan kewirausahaan melalui pelatihan membuat gerabah, kemudian memasarkan, selanjutnya belajar mandiri membuat produk yang disukai oleh anak SD, sehingga orientasi dari hasil produk tersebut di jual melalui kegiatan ‘market produk SD dan workshop’. Kata kunci: Edupraner, Capaian, Lulusan, Mata Kuliah  

Hamzah Hamzah; Andi Sugiati; Sitti Fatimah

Journal Innovation in Education (INOVED) 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

The purpose of this study was to find out the role of the principal's managerial competence in improving teacher discipline. Factors and factors that hinder and support the principal's managerial competence in improving teacher discipline at SD Inpres Tompotana, Takalar Regency. This research was carried out in Takalar, where it was at SD Inpres Tompotana, Takalar Regency, which took place from May 27 2023 to July 27 2023. The method of collecting data in this study used interviews, documentation and observation. The subjects in this study were school principals and teachers. The results of research conducted by researchers, that the role of the principal in improving teacher discipline, as well as the supporting and inhibiting factors of the Principal's Managerial Competence in Improving Teacher Discipline at SD Inpres Tompotana, Takalar Regency. This is very important for teacher independence through various forms of training, namely with the guidance and motivation of the Principal towards the teacher and also from the awareness of the teacher himself in developing the mandate and responsibility as educators who should be an example, a role model for their students, self-discipline training so that Principals, fellow teachers and students can carry out their obligations wholeheartedly, namely arriving on time, being disciplined from various aspects of the school environment so as to create an effective and time-disciplined school. This research uses qualitative research methods.

Rawiya; Pitriani Nasution

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kemampuan seseorang dalam manajemen dikatakan sebagai manajerial dan orangnya dapat dikatakan sebagai manajer. Dengan manajemen, kinerja sebuah organisasidapatberjalandengan maksimal, demikian juga  dengan  lembaga pendidikan.. Mutu pendidikan dapat dikatakan sebagai gambaran mengenai baik-buruknya hasil yang dicapai oleh peserta didik dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif pendekatan studi lapangan (field research). Teknik metode pengumpulan data berupa metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan proses pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data dan penyajian kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa kompetensi pada dasarnya merupakan gambaran tentang apa yang seharusnya dapat dilakukan seseorang dalam pekerjaan berupa kegiatan, perilaku, dan hasil yang seharusnya dapat ditampilkan atau ditunjukkan. Agar dapat melakukan sesuatu dalam pekerjaannya tentu saja seseorang memiliki kemampuan dalam bentuk pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang sesuai dengan bidang pekerjaannya. Mutu pendidikan sebagai sistem selanjutnya tergantung pada mutu komponen yang membentuk sistem, serta proses pembelajaran yang berlangsung hingga membuahkan hasil di Pesantren Al Habib.

Sahnaz Hi. Ahmad; Said Hasan; Ade Haerullah

Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Managerial competence will determine the progress of an educational institution. If the principal's managerial competence is good, it will be able to improve teacher performance. This study aims to describe the relationship between principal managerial competency and teacher performance improvement. The method used in this study is to use a qualitative approach. This research was conducted at SLB Negeri Sasa Ternate City. The subjects in this study were school principals and teachers. Data collection techniques were carried out in natural settings (natural conditions), primary data sources, and data collection techniques involved participant observation, in-depth interviews and documentation. The results of this study indicate that the head of SLB Negeri Sasa Kota Ternate is able to optimize school resources, both teachers and staff, direct students to be role models and take full responsibility for school progress. Patience, caring, hardworking, punctual attitude. The principal tries to establish himself as a leader according to the expectations of the teachers and all parties. So that it can be said that the principal already has a management program to improve teacher performance. The performance of a good teacher does not just happen, there are many factors that affect the high and low performance of a teacher, including internal factors and external factors, internal factors depend on the skills of the teacher himself, while external factors influence a lot, one of which is the principal's leadership competence. . This shows that the managerial principal can provide a positive increase in teacher performance.

Ayi Najmul Hidayat; Ida Rukhaida; Raden Yulyul Yuliana Hastuti

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Personil pada lembaga Kursus. Pengorganisasian personil  adalah salah satu dari  fungsi manajemen yang bertujuan untuk menentukan orang-orang yang memiliki kompetensi intelektual dan manajerial dalam mengemban organisasi kearah yang lebih baik dan sesuai dengan kemampuannya.  Dewasa ini LKP  banyak dikelola oleh yayasan pendidikan yang didalamnya banyak melibatkan keluarga dan kerabat sebagai bagian dari karyawan. Hal ini biasanya terjadi pada  lembaga pendidikan yang bersifat Non profit dimana lembaga pendidikan tersebut bertujuan sosial. Rancu Apabila dipandang dari kacamata organisasi hal itu bukan suatu kesalahan, namun akan menjadi suatu masalah apabila dalam pelaksanaan pekerjaan tidak merinci tugas, fungsi dan tanggung jawabnya sehingga terlihat tidak profesional. Tugas dan fungsi yang tidak jelas dan sesuai akan menghambat pencapaian organisasi secara keseluruhan. Namun tentu saja tidak semua lembaga pendidikan yang berbasis keluarga memiliki kondisi di atas ada juga yang menerapkan  manajemen secara profesional. Harapannya dengan Pengorganisasian personil  program pendidikan yang berkualitas diselenggarakan secara terencana, terarah dan terpadu dalam suatu sistem pengorganisasian yang efektif dan lugas. Setiap bagian dalam organisasi memunculkan tugas dan fungsinya dengan jelas.  Sehingga setiap jabatan memiliki tanggung jawab masing – masing. Dengan memiliki tugas dan tanggung jawab tertentu maka organisasi dengan mudah memperbaiki atau menambah fungsinya dalam rangka evaluasi dan perbaikan guna meningkatkan kualitasnya. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pelaksanaan pengorganisasian di pada lembaga Kursus Pelatihan (LKP ) Bahasa Inggris Dan Komputer  English Lovers Club ( ELC ) telah terlaksana dengan baik hal ini dilihat dari  adanya Koordinasi, Struktur Organisasi dan Pembagian Tugas dalam pengorganisasian lembaga.    

Farida, Siti; Jamilah, Fitrotin

Dalam suatu organisasi peran kepemimpinan sangat dominan bagi maju mundurnya suatu kegiatan, karena seorang pemimpin merupakan motor penggerak atau motivator bagi orang-orang yang dipimpin. Ketercapaian tujuan pendidikan juga sangat bergantung padakompetensi manajerial dan kebijaksanaan kepemimpinan kepala sekolah yang merupakan salah satu pemimpin pendidikan. Karena kepala sekolah merupakan seorang pejabat yang profesional dalam organisasi sekolah yang bertugas mengatur semua sumber organisasi dan bekerjasama dengan guru-guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan pendidikan. Dengan kompetensi manajerial yang dimiliki kepala sekolah ini akan mampu mengembangkan profesionalisme tenaga kependidikan sehingga akan mudah diarahkan. Didalam tulisan ini akan dibahas tentang apa yang dimaksud dengan kepemimpinan pendidikan, dan apa saja kompetensi kepala sekolah dalam perspektif manajemen pendidikan.