Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 3,288

Analytics

Mawarda, Annisa; Bahri, Samsul; Afrizal, Yuzuar

Jurnal Teknik Sipil 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Simpang empat tak bersinyal memiliki peran penting dalam mengatur pergerakan lalu lintas, namun sering menimbulkan permasalahan ketika volume kendaraan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang empat tak bersinyal di Simpang Jalan DR. Sutomo, Jalan Lintas Utama Sumatera, dan Jalan Letkol Rusman Effendy Bustan, Kota Baturaja, dengan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui survei selama tiga hari dengan pengamatan pada jam puncak pagi pukul 07.00-09.00 Wib, siang pukul 12.00-14.00 Wib, dan sore pukul 16.00-18.00 Wib. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada hari Senin pukul 08.30–08.45 WIB dengan Qtot = 2.932 SMP/jam dan kapasitas simpang C = 3.446 SMP/jam. Perhitungan kinerja simpang menghasilkan derajat kejenuhan (DJ) = 0,85, tundaan rata-rata = 14,57 detik/SMP, dan peluang antrean berkisar 29%–57%. Berdasarkan kriteria PKJI 2023, simpang ini termasuk dalam Tingkat Pelayanan E Situasi ini menunjukkan bahwa kinerja simpang berada pada kondisi kritis dan tidak stabil.  

Lusi Anastasya; Nur Qudus

Jurnal Teknik Sipil 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Bendung Ranggah merupakan bendung yang terletak di DAS Sungai Ngeluk, Desa Materaman, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah yang mengairi daerah irigasi seluas 1,163,20 Ha. Bendung Ranggah  memiliki kerusakan pada komponen struktural yang dapat menurunkan kinerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Bendung Ranggah berdasarkan kondisi fisik komponen utama bendung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis pembobotan Analytic Hierarchy Process (AHP) guna menentukan tingkat kepentingan per komponen terhadap kinerja bendung secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bobot komponen pada mercu sebesar 56,81%, bangunan pengambilan 24,10%, bangunan penguras 13,33%, dan sayap 5,76%. Berdasarkan analisis kondisi, Bendung Ranggah mengalami kerusakan sebesar 26,56% dan masuk dalam tingkat kerusakan sedang. Secara keseluruhan bendung masih berfungsi, namun memerlukan rehabilitasi struktural secara terencana dan berkelanjutan agar kinerja bendung mampu mendukung sistem irigasi secara optimal.

Haryanto, Tiara Julianti; Titania, Rahma; Widiyatmoko, Faris

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelayanan publik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengembangkan Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai inovasi pelayanan yang terintegrasi dan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip good governance yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsivitas, efektivitas dan efisiensi, serta partisipasi pada Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelusuran jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, laporan kinerja instansi pemerintah, dokumen resmi DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, serta berbagai sumber literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip transparansi telah diterapkan melalui penyediaan berbagai kanal informasi dan pengaduan yang mudah diakses masyarakat. Prinsip akuntabilitas tercermin dari capaian kinerja organisasi yang seluruh indikatornya mencapai target dengan predikat sangat berhasil. Responsivitas diwujudkan melalui sistem pengelolaan pengaduan berbasis quick response. Efektivitas dan efisiensi terlihat dari tingginya indeks kepuasan masyarakat serta optimalisasi pelayanan berbasis digital. Sementara itu, prinsip partisipasi diwujudkan melalui pelibatan masyarakat dalam evaluasi pelayanan melalui Survei Kepuasan Masyarakat. Dengan demikian, penerapan prinsip-prinsip good governance pada PTSP DKI Jakarta secara umum telah berjalan dengan baik dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Destriyani; Kusuma Anggraini, Nurti

Jurnal Teknik Sipil 2026 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penggunaan fly ash sebagai bahan tambahan untuk menggantikan sebagian semen merupakan salah satu hal untuk mendorong penggunaan material alternatif. Penelitian ini mengkaji pengaruh persentase substitusi fly ash sebesar 10%, 30%, dan 50% dengan penambahan zat aditif superplasticizer sikament-NN (Tipe F) dengan dosis 1,2% terhadap kemudahan pengerjaan (workability) dan kekuatan tekan beton. Kinerja beton dianalisis berdasarkan kekuatan tekannya pada hari ke-28 dab kelancaran kerjanya berdasarkan slump. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kombinasi penggunaan fly ash dan superplasticizer sikament-NN (Tipe F) dapat meningkatkan kemudahan adukan, dengan nilai slump maksimum mencapai 14,3 cm pada presentase fly ash 50%. Namun, peningkatan kelacakan ini berbanding terbalik dengan kekuatan tekan yang konsisten menurun seiring dengan peningkatan penambahan fly ash. Nilai kuat tekan maksimum dicapai oleh campuran beton yang hanya menggunakan superplasticizer tanpa fly ash sebesar 320,50 kg/cm2, sementara nilai yang optimal ditemukan pada variasi persentase 10% dengan penambahan superplasticizer 1,2% menghasilkan kuat tekan sebesar 307,65 kg/cm2, sehingga penggunaan kombinasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi efisiensi bagi rekayasa sipil.

Kurniawan, Rafi; Mulyawan, Budy; Widayat, Wisnu

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelayanan paspor bagi pemohon disabilitas di Indonesia, khususnya di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, masih menghadapi kesenjangan signifikan dalam implementasi prinsip pelayanan publik ramah Hak Asasi Manusia (HAM), termasuk hambatan fisik dan prosedural. Meskipun ada kebijakan afirmatif, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak pemohon disabilitas masih mengalami kesulitan. Kendala ini mencakup aspek normatif, kelembagaan, sumber daya, infrastruktur, dan budaya pelayanan yang belum sepenuhnya menjadikan HAM sebagai inti orientasi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan penerapan prinsip ramah HAM dalam pelayanan paspor bagi pemohon disabilitas di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) untuk menggali dan menganalisis urgensi implementasi prinsip pelayanan publik ramah HAM, didukung oleh studi kasus kontekstual dari analisis kebijakan, laporan lembaga, dan publikasi daring. Penerapan prinsip keselamatan, kemudahan, kegunaan, dan kemandirian di Kantor Imigrasi Semarang menunjukkan arah positif dalam pelayanan paspor yang selaras dengan semangat pelayanan publik ramah HAM. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan standar teknis, kurangnya petugas terlatih, fasilitas fisik yang belum universal, dan orientasi kinerja yang fokus pada efisiensi administratif. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang telah berada pada jalur pelayanan publik yang inklusif dan berdimensi HAM, namun memerlukan penguatan melalui standar operasional eksplisit, pelatihan SDM berkelanjutan, penataan fasilitas universal, dan reformasi budaya pelayanan untuk mewujudkan pelayanan yang manusiawi dan nondiskriminatif.

Viky Zakiyatus Sariroh

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Digital technology advancements have greatly changed how small businesses manage their finances. This change is not only about recording transactions, but it also affects financial control, report preparation, and business decision making. Accounting Information System (SIA) came about as a solution to help small and medium businesses easily, organize, and accurately record their finances, as well as provide reliable financial information. This study aims to explain the role of the Accounting Information System in making it easier to manage the finances of small and medium businesses in the digital age, the benefits gained from using it, and the challenges faced during its implementation. The method used in this research is a literature review, which involves examining books, journals, and other related scientific publications, followed by analysis using a descriptive qualitative approach. Research findings show that using a digital-based Accounting Information System can improve business efficiency, speed up financial reporting, increase transparency, and make it easier for small and medium-sized businesses to get funding access. However, the implementation of the Accounting Information System still faces challenges such as a lack of technological understanding, limited infrastructure, and high implementation costs. Therefore, collaboration and support from various parties are needed to ensure the accounting information system is implemented effectively and sustainably in small and medium businesses.

Atikah Nur Faizah; Sinta Julia Sahputri; Alfira Angelica Oktavia; Revi Ani Sundari; Aris Dwi Saputra +2 more

Jurnal Nusantara Berbakti 2026 Universitas Kristen Indonesia Toraja

This community-based project aimed to analyze the cash management system of the micro, small, and medium enterprise (MSME) Bakpia Juwara Satoe and develop recommendations to improve the company's financial performance. Cash management is a crucial but often overlooked aspect of MSME financial management, which can lead to cash flow problems, inaccurate record keeping, and poor management decisions. The methodology used included qualitative data collection through direct observation, in-depth interviews, and financial statement analysis. The project findings revealed that Bakpia Juwara Satoe lacked a functioning cash management system. There was no separation between cash receipts and disbursements, no standardized system for handling cash, and transaction recording remained manual and inconsistent. As part of the project, standard operating procedures (SOP) for cash management were developed, financial accounting training was conducted, and support was provided in creating simple cash flow statements. Following the implementation of these measures, record accuracy increased by 78%, and cash losses were reduced. It was determined that the implementation of efficient cash management contributed significantly to the improvement of Bakpia Juwara Satoe's financial performance.

Ghina Attikah; Rinda Syaharani; Rifki Gismanyan; Eko Edy Susanto

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study examines the financial performance of PT Unilever Indonesia Tbk during the 2023–2025 period by evaluating key financial indicators, namely the Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Assets (ROA), and Return on Equity (ROE). The study aims to assess the company's financial condition and analyze the impact of its business transformation strategy on financial performance. A descriptive quantitative approach was employed using secondary data obtained from the company's published annual financial reports. Data analysis focused on comparing financial ratio trends over the three-year period to evaluate liquidity, solvency, and profitability performance. The findings indicate that the company's financial performance experienced fluctuations during the business transformation process. Liquidity and solvency gradually improved toward the end of the observation period, reflecting stronger short-term financial capability and a healthier capital structure. Profitability also demonstrated increased efficiency in utilizing company assets, although changes in equity returns indicated adjustments in capital management during the transformation process. Overall, the implementation of the company's transformation strategy contributed positively to strengthening financial performance and improving resilience in responding to changing business conditions and market competition. This study provides useful insights for management, investors, and other stakeholders in evaluating the effectiveness of corporate transformation strategies through financial ratio analysis and highlights the importance of maintaining financial stability to support sustainable business growth.

Abdul Tahir; Duddy Arisandi

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penilaian kinerja merupakan elemen krusial dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) untuk memastikan efektivitas organisasi dan pengembangan karyawan. Namun, banyak sistem penilaian tradisional masih bergulat dengan masalah subjektivitas, kurangnya transparansi, dan minimnya fokus pada pengembangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sistem penilaian kinerja yang berlaku di Politeknik XXX dan mengusulkan kerangka model yang mengintegrasikan 360-Degree Feedback dan Critical Incident Technique (CIT) untuk mengatasi kelemahan tersebut. Menggunakan analisis survei deskriptif dan analisis kesenjangan (gap analysis) pada data Politeknik XXX , ditemukan bahwa sistem saat ini bersifat top-down, minim umpan balik multi-sumber (rekan sejawat dan mahasiswa 0%), lemah dalam pencatatan kejadian kritis (18.5% untuk prestasi, 29.6% untuk pelanggaran), serta memiliki skor komunikasi hasil penilaian (2.07/5.00), kepuasan, dan keadilan yang moderat (2.96/5.00). Kesenjangan signifikan teridentifikasi pada aspek transparansi (gap 2.29), orientasi perbaikan (gap 2.08), dan rekam kejadian kritis/CIT (gap 2.07). Implikasi dari temuan ini menunjukkan urgensi transformasi menuju sistem manajemen kinerja modern yang mengedepankan objektivitas, transparansi, dan pengembangan profesional berbasis data. Integrasi 360-Degree Feedback dan CIT diyakini mampu menyediakan perspektif holistik dan bukti perilaku faktual yang diperlukan untuk penilaian yang lebih adil dan formatif.

Andrianto, Rival; Puspanantasari Putri, Erni

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. PT XYZ, a wooden furniture manufacturing company, served as the research site for this study which applied the Theory of Constraints (TOC) method to analyze production performance and identify bottlenecks. The company faces capacity imbalances between workstations, resulting in production targets that have not been achieved optimally. Data collection involved direct observation and interviews with related parties in the production area. The analysis was conducted by comparing the required capacity with the available capacity at each production workstation. The findings reveal that solid processing, machining, sanding, assembling, painting, and packing have sufficient available capacities to meet production requirements, thus categorized as non-bottleneck processes. In contrast, the panel processing station is identified as the main bottleneck due to its highest workload among all processes. By implementing the Theory of Constraints, the company can identify major constraints and establish improvement priorities to enhance production flow smoothness. It is expected that improvements in bottleneck processes will increase production efficiency, balance capacity among workstations, and support more optimal achievement of production targets. Keywords: bottleneck; capacity; manufacturing; production performance; theory of constraints   Abstrak. PT XYZ sebuah perusahaan manufaktur furnitur kayu, menjadi lokasi penelitian ini yang menggunakan metode Theory of Constraints (TOC) untuk menganalisis kinerja produksi dan mengidentifikasi bottleneck. Perusahaan menghadapi ketidakseimbangan kapasitas antar stasiun kerja yang menyebabkan target produksi belum terdengar secara optimal. Pengumpulan data meliputi observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait di area produksi. Analisis dilaksanakan dengan membandingkan kapasitas yang dibutuhkan terhadap kapasitas yang tersedia pada setiap stasiun kerja produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembahanan solid, machining, sanding, assembling, painting, dan packing memiliki kapasitas yang tersedia yang masih mampu memenuhi kebutuhan produksi, sehingga termasuk kategori non-bottleneck. Sebaliknya, stasiun kerja pembahanan panel diidentifikasi sebagai bottleneck utama karena memiliki tingkat beban kerja tertinggi di antara seluruh proses. Dengan penerapan Theory of Constraints, perusahaan dapat mengidentifikasi kendala utama dan menentukan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kelancaran aliran produksi. Diharapkan perbaikan pada proses bottleneck dapat meningkatkan efisiensi produksi, menyeimbangkan kapasitas antar stasiun kerja, serta mendukung pencapaian target output perusahaan secara lebih optimal. Kata kunci: bottleneck; kapasitas; kinerja produksi; manufaktur; theory of constraints

Bernadeta Cintya Dewi Lestari; Masna Alfiyatu Saadah; Annisa Lintang Sabawa Asri; Enjelika Ajeng Supadi

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kepuasan kerja (job satisfaction) merupakan faktor penting yang memengaruhi kinerja dan kualitas pelayanan organisasi. Pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kadipiro 4 Kota Surakarta, tingginya tuntutan pekerjaan, sistem kompensasi, dan potensi stres kerja menjadi isu yang diduga memengaruhi kepuasan kerja pegawai. Selain itu, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh workload, kompensasi, dan stres kerja terhadap job satisfaction masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workload, kompensasi, dan stres kerja terhadap job satisfaction pegawai SPPG Kadipiro 4 Kota Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 35 pegawai yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan workload, kompensasi, dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap job satisfaction (F = 42,971; sig. = 0,000). Secara parsial, kompensasi berpengaruh signifikan terhadap job satisfaction (sig. = 0,000), sedangkan workload (sig. = 0,783) dan stres kerja (sig. = 0,310) tidak berpengaruh signifikan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,806 menunjukkan bahwa 80,6% variasi job satisfaction dapat dijelaskan oleh ketiga variabel penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kompensasi merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai.

Muhammad Dzikryan Rifanda; Muhammad Akhlis Rizza

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2026 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Cracker pr machines are widely used in small and medium-scale food industries. However, limitations in frame design and motor speed control often result in suboptimal machine performance. This study aims to perform a redesign of the upper conveyor frame, analyze the structural strength of the frame, and evaluate the effect of using a Variable Speed Drive (VSD) inverter on improving the production capacity of a cracker printing machine.The research method includes frame redesign, load calculation, and numerical analysis using the Finite Element Method (FEM) with SolidWorks Simulation. The applied loads consist of machine component weights and operational loads. In addition, performance testing was conducted by varying the motor rotational speed controlled by the VSD inverter to determine its effect on production output.The results show that the redesigned frame has a maximum displacement of 0.18 mm, a maximum stress of 8.9 MPa, and a minimum safety factor of 31, indicating that the structure is safe and operates within the elastic region. The implementation of the VSD inverter successfully increased the machine’s production capacity from the initial condition up to 78.5 kg/h. Based on these results, it can be concluded that the frame redesign and the application of a VSD inverter are effective in improving the performance and reliability of the cracker printing machine.

Aqiella Farida Salsabila; Rosihan Adhani; Iwan Aflanie; Syamsul Arifin; Nia Kania

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2026 Universitas Muhamadiyah Manado

Nursing care in hospitals is still below the established standard of 80%, thus reflecting suboptimal nurse performance. This condition is thought to be influenced by factors such as rewards, workload, length of service and supervision. This study aims to analyze the relationship between rewards, workload, length of service, and supervision with nurse performance in the Inpatient Unit of Ratu Zalecha Martapura Regional Hospital. This study used a quantitative method with an observational analytical design using a cross-sectional approach. The study sample consisted of 152 nurses selected using cluster proportional random sampling technique. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the chi-square test and multiple logistic regression. The results showed a significant relationship between rewards and nurse performance (p-value=<0.001), workload and nurse performance (p<0.001), and supervision and nurse performance (p-value=<0.001). Length of service did not show a significant relationship with nurse performance (p-value=0,968). Multivariate analysis showed that supervision was the most dominant factor related to nurse performance. Thus, compensation, workload, and supervision are related to nurse performance, while length of service is not related to nurse performance in the Inpatient Unit of Ratu Zalecha Regional Hospital, Martapura. The hospital is expected to improve supervision, workload management, and training and recognition for nurses to improve the quality of nursing services.

Dimas Reza Kurniawan; Arga Sutrisna; Ghaling Achmad Abdul Ghonisyah

Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA) 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine the effect of assertive leadership and self-actualization on the performance of nurses at Dr. Soekardjo Regional General Hospital in Tasikmalaya. The research design used in this study is a quantitative approach using a survey method. Research subjects: All 40 nurses working in the Melati ward were included as respondents. Research data were collected through the distribution of questionnaires to all respondents. The collected data were analyzed using a series of multiple linear regression tests, along with instrument validation and hypothesis testing. The results of the data analysis yielded the regression equation Y = 0.743 + 0.482X1 + 0.521X2 + e. Furthermore, the analysis indicated that assertive leadership positively contributes to improved nursing performance. Additionally, self-actualization also plays a role in supporting performance improvement. Simultaneously, both variables exert a significant influence on nursing performance. The coefficient of determination of 68.2% indicates that 68.2% of the variation in nurses’ performance can be explained by the two independent variables—assertive leadership and self-actualization—while the remainder is influenced by other factors outside the research model. These findings suggest that strengthening a more assertive and clear leadership style and fostering nurses’ self-actualization can serve as strategies for improving the quality of nursing care.

Arjiman

Penelitian ini mengkaji strategi kepala Madrasah dan pelaksaaan Supervisi di MAN I Jembrana dalam merancang strategi dan pelaksaan supervisi yang efektif guna meningkatkan kinerja pendidik agar proses pembelajaran berjalan profesional dan bermakna. Tujuannya: (1) mengetahui strategi Kepala Madrasah dan pelaksaan Supervisi kepala Madrasah dalam meningkatkan kinerja pendidik di MAN I Jembrana, (2) menelaah sejauh mana strategi kepala Madrasah dan pelaksaan Supervisi kepala madrasah tersebut berdampak pada peningkatan kinerja pendidik, dan (3) mengidentifikasi faktor penghambat serta solusi yang ditempuh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif naratif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan triangulasi untuk uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Strategi Kepala Madrasah dan Pelaksanaan Supervisi kepala madrasah  dilakukan melalui pemberian motivasi, keteladanan, pelatihan, serta komunikasi harmonis. (2) Strategi Kepala Madrasah dan Pelaksaaan Supervisi kepala madrasah terbukti meningkatkan variasi metode pembelajaran, keterlibatan guru dalam kegiatan Madrasah, serta hasil belajar siswa. (3) Hambatan yang muncul antara lain keterbatasan waktu guru dan kurangnya proaktivitas sebagian pendidik. Solusi yang ditempuh berupa pembinaan berkelanjutan dan dorongan untuk terus berinovasi. Dengan demikian, strategi Kepala Madrasah dan Pelaksanaan Supervisi kepala madrasah berkontribusi positif dalam meningkatkan kinerja pendidik dan mutu pembelajaran di madrasah.

Asri Muhammad; Muhammad Ilham Wardhana Haeruddin; Zainal Ruma; Uhud Darmawan Natsir; Widhi Nugraha Sumiharja Darmawinata

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan budaya kerja terhadap kepuasan kerja pegawai di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas pegawai, khususnya dalam instansi pemerintah yang berperan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gowa dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan menggunakan skala Likert, serta didukung dengan observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Budaya kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Secara simultan, disiplin kerja dan budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat disiplin kerja dan semakin baik budaya kerja yang diterapkan, maka semakin tinggi pula tingkat kepuasan kerja pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Alya Maha Devi Tahta Amrina; Gladys Greselda Gosal

Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA) 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In an increasingly competitive business environment, particularly within the tourism industry, an organisation's ability to innovate and design effective strategic planning has become a critical factor in sustaining and improving organisational performance. This study aims to analyse the effect of innovation and strategic planning on organisational performance at Kampung Coklat Blitar Educational Tourism. This study employed a quantitative approach, with data collected through questionnaire distribution involving 53 respondents. The sampling was conducted using a saturated sampling technique (census), in which all members of the population were used as research samples. The sampling criteria consisted of senior-level active employees with a minimum of eight years of work experience and managers at Kampung Coklat Blitar Educational Tourism. Data analysis was carried out using the SPSS software. The results of the study indicate that innovation has a positive and significant effect on organisational performance with a P-value of 0.006 and a T-statistic of 2.869. Furthermore, strategic planning also has a positive and significant effect on organisational performance with a P-value of < 0.001 and a T- statistic of 5.573.

Muchammad Ali Fikri; Syadzadhiya Qothrunada Zakiyayasin Nisa’; R Mohammad Alghaf Dienullah; R Mohammad Alghaf Dienullah

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

The drainage system is critical infrastructure for managing stormwater runoff in densely built urban areas, including higher education institutions. This study aims to evaluate the capacity performance of the existing drainage channels in the UPN "Veteran" Jawa Timur campus area. The evaluation was conducted through two main stages: hydrological analysis using the rational method to estimate the design runoff discharge for a 10-year return period, and hydraulic analysis using Manning's equation to calculate the channel cross-sectional capacity in accordance with Permen PU No. 12 of 2014. Based on the assessment of 43 drainage channels, the results showed that 33 channels (76.7%) are still functioning optimally and capable of accommodating the design discharge. Conversely, 10 channels (23.3%) were identified as having insufficient capacity. This capacity deficit was triggered by initial designs that did not accommodate the 10-year return period flood discharge, increased runoff coefficients due to massive pavement development, and effective cross-section narrowing caused by sedimentation. To mitigate inundation issues, this study recommends redesigning the failing channels using an economical hydraulic cross-section, accompanied by periodic normalization and dredging for functional channels. The findings of this study are expected to serve as technical guidelines for the optimal and sustainable management of campus drainage infrastructure.

Refi Mariansyah; Rohman Wilian; Dwi Kurniawan

Ebisnis Manajemen 2026 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

This study aims to determine the influence of work environment and work motivation on employee performance at PT. Bahari Bahagia Ria Jambi. This study uses quantitative methods. The population and sample in this study were all employees of PT. Bahari Bahagia Ria Jambi, totaling 76 respondents using saturated sampling techniques. The analysis method uses descriptive analysis. Instrument testing by conducting Validity Test and Reliability Test, also with Multiple Linear Regression and Classical Assumption Test. Hypothesis testing with t-test (Partial Test) and f-test (Simultaneous Test) using SPSS tools. The results of this study indicate that the performance description is in the very high category, the work environment is in the very supportive category and work motivation is in the very motivated category. The work environment has a positive and significant effect on employee performance at PT. Bahari Bahagia Ria Jambi, work motivation has a positive and significant effect on employee performance and simultaneously (simultaneously) the work environment and work motivation have a positive and significant effect on employee performance. The suggestions from this research are: (1) Employees should always maintain good relationships with each other so that the company's goals can be realized (2) Leaders should always provide encouragement so that employees can carry out their duties well (3) Companies should always pay attention to the potential of their employees and the efforts made to develop this potential through training.

Prihartanto, Henry Dwi; Armin, Edmund Ucok; Apriliani, Trisna Ayu

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Wastewater Treatment Plant (WWTP) pada kawasan industri konvensional umumnya masih mengandalkan strategi pemeliharaan berbasis interval waktu yang tetap. Pendekatan tersebut berisiko menyebabkan penurunan performa pompa yang tidak teridentifikasi secara dini serta meningkatkan potensi pemborosan energi operasional. Penelitian ini mengembangkan Green Maintenance Framework berbasis machine learning untuk meningkatkan reliabilitas pompa sirkulasi pada sistem Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Analisis dilakukan menggunakan dataset telemetri multi-sensor yang mencakup parameter getaran, temperatur, tekanan, debit aliran, dan rotasi per menit (RPM). Proses rekayasa fitur diterapkan melalui pembentukan System Efficiency Index untuk meningkatkan sensitivitas model terhadap indikator degradasi kinerja pompa. Model prediktif dibangun menggunakan algoritma Random Forest Classifier dengan skema pembagian data 80:20 secara stratified. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model menghasilkan tingkat akurasi klasifikasi sebesar 100%, dengan variabel Vibration dan Temperature menjadi parameter yang paling dominan dalam proses prediksi. Analisis operasional memperlihatkan bahwa degradasi pompa menyebabkan penurunan flow rate meskipun nilai rotasi per menit (RPM) mengalami peningkatan, sehingga memicu kenaikan konsumsi energi dan meningkatkan risiko gangguan pada proses biologis Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Dari aspek ekonomi, kondisi tersebut menyebabkan pemborosan energi sebesar 5.623 kWh atau setara Rp6.271.236, - per bulan untuk setiap unit pompa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem predictive maintenance berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung efisiensi energi serta implementasi green manufacturing di kawasan industri.