Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-20 of 114

Analytics

Siti Ayu Juliyah; Mukhtar Ulum; Saefullah Fattah

Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The development of digital technology has driven significant economic transformation in various countries, including Muslim countries. Economic digitalization offers various opportunities, such as increased transaction efficiency, expanded market access, and strengthened financial inclusion. However, this development also presents various challenges, such as low Islamic financial literacy, the risk of technology misuse, and the emergence of economic practices inconsistent with Islamic principles. This study aims to analyze the role of Islamic economic values ​​in supporting the economic resilience of communities in Muslim countries in the digital era. The study used a descriptive qualitative approach with library research methods. Data were obtained from various literature sources, such as scientific journals, books, academic articles, and reports relevant to Islamic economics, economic resilience, and the digital economy for the 2021–2026 period. Data analysis was conducted using content analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that Islamic economic values, such as justice, honesty, trustworthiness, and the prohibition of riba (usury), gharar (gharar), and maysir (gambling), play a crucial role in creating more transparent, ethical, and sustainable digital economic activities. Furthermore, the development of Sharia-compliant fintech, Sharia-compliant digital financial services, and Sharia-compliant business platforms also supports increased financial inclusion and community economic resilience. Therefore, integrating digital technology and Islamic economic values ​​can be a strategy for strengthening the economic resilience of communities in Muslim countries.

Akbar, Asrul; Nuril Agustina; Akbar, Asrul; Nuril Agustina

Opportunity Research and Community Service Journal 2026 Faculty of Economics and Islamic Business, Sunan Drajat University, Lamongan

Inflasi merupakan salah satu indikator penting dalam stabilitas ekonomi makro karena memiliki pengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat, investasi, aktivitas produksi, dan kesejahteraan sosial. Tingkat inflasi yang tinggi dan tidak terkendali dapat menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, penurunan nilai mata uang, meningkatnya biaya produksi, serta melemahnya pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam sistem ekonomi konvensional, inflasi umumnya dipahami sebagai fenomena moneter yang disebabkan oleh peningkatan jumlah uang beredar, ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran agregat, serta kebijakan suku bunga yang diterapkan oleh bank sentral. Namun demikian, ekonomi Islam memandang inflasi tidak hanya dari aspek moneter, tetapi juga berkaitan dengan dimensi moralitas ekonomi, distribusi kekayaan, keseimbangan sektor riil, dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inflasi dalam perspektif ekonomi makro Islam serta mengkaji implikasinya terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka melalui pemanfaatan jurnal ilmiah, buku akademik, dan data resmi dari Bank Indonesia serta Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi Islam menawarkan mekanisme pengendalian inflasi yang lebih komprehensif melalui integrasi kebijakan moneter dan fiskal berbasis syariah, seperti sistem bagi hasil, distribusi zakat, penguatan sektor riil, dan larangan praktik spekulatif. Mekanisme tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas harga, mengurangi ketimpangan ekonomi, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian ekonomi makro Islam sebagai alternatif pengendalian inflasi dalam sistem ekonomi modern. Kata Kunci: inflasi, ekonomi makro Islam, stabilitas ekonomi, kebijakan moneter Islam, zakat

Risyantika, Dewi; Syamsul Hilal; Fatih Fuadi

Al Itmamiy : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 2026 LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Penelitian ini mengkaji penguatan tata kelola wakaf kontemporer berbasis maqāṣid al-syarī‘ah sebagai instrumen investasi sosial Islam produktif di Indonesia. Kajian terdahulu telah membahas tata kelola wakaf, wakaf produktif, wakaf uang, Cash Waqf Linked Sukuk, dan maqāṣid al-syarī‘ah secara terpisah; namun, masih terbatas kajian yang mengintegrasikan seluruh dimensi tersebut ke dalam satu kerangka tata kelola hukum-ekonomi yang utuh. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif-konseptual dengan pendekatan kualitatif melalui telaah regulasi wakaf, literatur maqāṣid al-syarī‘ah, kajian wakaf produktif, Islamic social finance, wakaf uang, dan Cash Waqf Linked Sukuk. Analisis dilakukan melalui analisis isi dan interpretasi hukum berbasis maqāṣid untuk menelaah hubungan antara legalitas, produktivitas aset, profesionalisme nazhir, akuntabilitas, dan dampak sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola wakaf di Indonesia telah memiliki fondasi hukum yang kuat, tetapi masih menghadapi kelemahan pada aspek produktivitas aset, kapasitas kelembagaan, transparansi, dan pengukuran dampak sosial. Maqāṣid al-syarī‘ah terbukti relevan bukan sekadar sebagai doktrin normatif, melainkan sebagai kerangka evaluatif untuk menilai apakah tata kelola wakaf mampu melindungi harta, memperluas kesejahteraan, mendukung pendidikan dan kesehatan, memperkuat ketahanan keluarga, serta menjaga keberlanjutan sarana keagamaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa wakaf uang dan Cash Waqf Linked Sukuk dapat memperkuat transformasi wakaf dari filantropi tradisional menjadi investasi sosial Islam produktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan kerangka tata kelola wakaf hukum-ekonomi yang mengintegrasikan legalitas, produktivitas, akuntabilitas, dan dampak sosial berbasis maqāṣid. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan hukum ekonomi syariah dengan memosisikan wakaf sebagai sistem tata kelola produktif yang berorientasi pada kemaslahatan publik berkelanjutan.

Susilawati Cicilia Laurentia; Appolinaris Didien Trimartinni; Kemmala Dewi; Aris Krisdiyanto; Pipit Skriptianata Putra Pranida +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi petani di Desa Sawit, Kabupaten Magelang, seperti meningkatnya biaya produksi, kesulitan pengendalian hama, dan degradasi lingkungan akibat penggunaan bahan kimia sintetis yang berlebihan. Program ini memperkenalkan Biosaka, sebuah teknologi pertanian inovatif yang memanfaatkan rumput dan dedaunan lokal untuk menghasilkan larutan elisitor yang mampu meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan tanaman. Melalui pelatihan partisipatif dan praktik langsung, para petani diajarkan prinsip, proses pembuatan, dan metode aplikasi Biosaka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petani, dengan 85% peserta berhasil memproduksi dan mengaplikasikan Biosaka secara mandiri. Inisiatif ini berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada input sintetis, menurunkan biaya produksi, mendorong keberlanjutan lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam di kalangan petani.

Octaviansyah, Ade; Sari, Herva Emilda; Raharjo, Teguh; Octaviansyah, Ade; Sari, Herva Emilda +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja model YOLOv11 dan MobileNetV3 dalam mengklasifikasikan varietas padi berdasarkan gambar digital. Kumpulan data terdiri dari 10.000 gambar yang mewakili lima varietas padi, yaitu Arborio, Basmati, Ipsala, Jasmine, dan Karacadag. Kumpulan data tersebut dibagi menjadi set pelatihan dan set pengujian, dengan proses pelatihan dilakukan selama 100 epoch. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa MobileNetV3 mencapai akurasi klasifikasi sebesar 100%, sedangkan YOLOv11 memperoleh akurasi sebesar 99,8%. Meskipun akurasinya sedikit lebih rendah, YOLOv11 menunjukkan kinerja yang stabil dengan kesalahan klasifikasi yang minimal. Analisis matriks kebingungan menunjukkan bahwa sebagian besar prediksi masuk ke dalam kelas yang benar, dengan hanya sedikit kesalahan yang terjadi pada kategori yang secara visual mirip. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua model tersebut sangat efektif untuk tugas klasifikasi varietas padi. Namun, evaluasi lebih lanjut menggunakan dataset yang lebih kompleks diperlukan untuk memastikan ketahanan dan generalisasi model dalam skenario dunia nyata.

Purwoko, Herman; Tumanggor, Benelekser; Supriatna, Dahlan; Purwoko Putro, Herman; Tumanggor, Benelekser +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tanaman padi merupakan salah satu komoditas pangan utama di dunia yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan global. Namun, produktivitas tanaman padi seringkali terganggu oleh berbagai penyakit daun yang dapat menurunkan kualitas dan hasil panen secara signifikan. Deteksi penyakit secara dini menjadi langkah penting untuk mengendalikan penyebaran penyakit tersebut. Metode konvensional yang mengandalkan pengamatan manual memiliki keterbatasan dalam hal kecepatan, akurasi, serta ketergantungan terhadap keahlian manusia. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem deteksi otomatis yang mampu mengidentifikasi penyakit secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model deteksi penyakit daun padi menggunakan metode YOLO (You Only Look Once) berbasis Deep Learning. Dataset yang digunakan diperoleh dari Kaggle yang terdiri dari citra daun padi dengan anotasi bounding box. Proses penelitian meliputi tahap pengumpulan data, preprocessing, pelatihan model, serta evaluasi performa. Model dilatih menggunakan optimizer Stochastic Gradient Descent (SGD) dengan parameter tertentu untuk memperoleh hasil yang optimal. Evaluasi kinerja model dilakukan menggunakan metrik mean Average Precision (mAP), precision, dan recall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model YOLO mampu mendeteksi penyakit daun padi dengan tingkat akurasi yang tinggi serta waktu deteksi yang relatif cepat. Hal ini menunjukkan bahwa metode YOLO efektif untuk diterapkan dalam sistem pertanian cerdas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi deteksi penyakit tanaman berbasis kecerdasan buatan.

Sabila Inayatul Kafiyah; Neisya Syafarina; Naerul Edwin Kiky Aprianto

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the resilience of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in local economic development, with a focus on market dependency in the Purwasera culinary area, Purwokerto. The study employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews, observation, documentation, and literature review, involving MSME actors and area management as informants. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that MSMEs play a strategic role in supporting local economic activities, as reflected in increased income and dynamic economic transactions. However, MSME resilience still faces challenges, particularly high dependency on student consumers, which leads to income fluctuations during academic holidays. In addition, low adoption of digital technology hinders market expansion and business competitiveness. This study concludes that strengthening MSME resilience requires market diversification, digital adoption, and capacity building to ensure sustainable local economic development..

Imamul Muttaqin; Tri Wahyu Hidayati

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the strategies employed by ustadz and ustadzah at Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam (PPTI) Al-Falah in maintaining family resilience. The family, as the smallest unit in society, plays a crucial role in shaping individuals’ character, morality, and spirituality, particularly for those living in a pesantren environment characterized by intensive religious and educational activities. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through interviews and observations involving married ustadz and ustadzah who reside within the pesantren environment. The results indicate that in building a household, conflicts are inevitable. Due to teaching responsibilities that often extend into the night, miscommunication may occur and potentially lead to domestic issues. Therefore, family resilience among ustadz and ustadzah at PPTI Al-Falah is developed through five main strategies: (1) spiritual strategies, (2) communicative strategies, (3) educational strategies, (4) social and environmental strategies, and (5) economic and time management strategies.

Derta Nur Anita; Ni Kadek Intan Rospita Yanti; Nanda Putri Aminati; Fatimah Azzahra; Ade Liya Retno Wulandari +21 more

Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The high dependence of national food on imported commodities, especially wheat, creates vulnerabilities in the aspect of National Food Security. This study examines the position and role of Modified Cassava Flour (Mocaf) Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Padi Village as a pillar of local food diversification and its implications from the perspective of Constitutional Law (HTN) on the internal sector (community, MSMEs, and Village Government). Mocaf, as a gluten-free cassava derivative product, has the potential to be a substitute for wheat flour. The research method used is Empirical Normative Law with a conceptual and legislative approach, reinforced by primary data regarding the operational model of MSMEs in Padi Village. The results of the study indicate that Mocaf MSMEs at the village level act as strategic legal subjects in realizing Article 33 paragraph (3) of the 1945 Constitution (UUD 1945) and Law Number 18 of 2012 concerning Food. The implications of HTN are seen in the need for regulatory harmonization and strengthening village autonomy through budget policies and assistance that ensure the sustainability of production and marketing. The position of MSMEs demands stronger recognition of the internal role of villages in the national food governance structure.

Ayyi Afifah; Devi Novita Sari; Siti Nurlaila; Dilla Erlianti

Jurnal Media Administrasi 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Food security is a complex issue closely related to various aspects such as agriculture, nutrition, health, and the environment. In the context of global development, food security is an integral part of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 2: Zero Hunger. This study aims to analyze the implementation of food security policies in supporting the achievement of the SDGs and to identify the factors that hinder the successful implementation of these policies. This research uses a qualitative approach with a literature study method, examining various secondary data sources including books, journal articles, laws and regulations, official government reports, mass media, and relevant online publications. The results show that the Indonesian government has undertaken various efforts to achieve food security through strengthening regulations, starting from Law Number 18 of 2012, Government Regulation Number 17 of 2015, and Presidential Regulation Number 125 of 2022. These efforts are supported by increased budget allocation, local wisdom-based food diversification programs, food estate programs, and strengthening national food reserves through cross-sectoral coordination. However, the implementation of these policies still faces four structural constraints, namely high population growth, the conversion of agricultural land, the impact of climate change on agricultural productivity, and low interest among the younger generation, which threatens farmer regeneration. The implications of this study indicate that the successful implementation of food security policies in supporting the achievement of the SDGs requires comprehensive, sustainable strategies and effective cross-sector collaboration.

Sumarno, Nurchayati; Parju, Parju; Mutiarachim, Atika

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini mengkaji transformasi strategis manajemen risiko finansial melalui penerapan Digital Twins (DT) dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). DT berevolusi dari sekadar model manufaktur menjadi sistem cerdas yang mampu memprediksi perilaku entitas finansial secara real-time. Hasil kajian menunjukkan bahwa DT mendukung kerangka Prevention, Preparedness, Response, Recovery (PPRR), memperkuat resiliensi rantai pasok, serta meningkatkan efektivitas stress testing perbankan sesuai regulasi Basel III. Selain itu, DT berperan dalam deteksi penipuan, akuntansi karbon, dan simulasi kebijakan makroekonomi. Studi ini menegaskan bahwa DT mampu meningkatkan akurasi prediksi risiko hingga 95% dan mengurangi downtime operasional sebesar 20%. Namun, keterbatasan standar global, integrasi data lintas sistem, serta hambatan regulasi masih menjadi tantangan utama. Agenda riset masa depan diarahkan pada pengembangan interoperabilitas global, integrasi teknologi AI, serta evaluasi ROI jangka panjang untuk memperkuat ketahanan finansial berbasis DT.

Abas, Mamat; Frans Mitran Ajami; Risti Ristianingsih Badu; Ukhti Nurfajriah Sasmita Ijonu

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Suka Makmur di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo merupakan wilayah beriklim panas dengan kondisi permukiman yang cenderung gersang akibat minimnya pemanfaatan pekarangan rumah. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai teknologi budidaya sederhana menyebabkan pekarangan dibiarkan kosong dan tidak memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan melalui penerapan teknologi hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) sebagai upaya penghijauan lingkungan dan penguatan ketahanan pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan perakitan instalasi hidroponik, serta praktik budidaya langsung. Pelaksanaan program menghasilkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat secara signifikan, ditandai dengan kemampuan warga merakit sistem NFT, mengelola nutrisi, serta memelihara tanaman hingga masa panen. Selain itu, pekarangan warga mulai mengalami perubahan menjadi ruang hijau produktif yang mampu menurunkan kesan gersang pada lingkungan permukiman. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi hidroponik dan pendekatan pemberdayaan masyarakat efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, meningkatkan kemandirian pangan, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan.

Imamul Muttaqin; Tri Wahyu Hidayati

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the strategies employed by ustadz and ustadzah at Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam (PPTI) Al-Falah in maintaining family resilience. The family, as the smallest unit in society, plays a crucial role in shaping individuals’ character, morality, and spirituality, particularly for those living in a pesantren environment characterized by intensive religious and educational activities. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through interviews and observations involving married ustadz and ustadzah who reside within the pesantren environment. The results indicate that in building a household, conflicts are inevitable. Due to teaching responsibilities that often extend into the night, miscommunication may occur and potentially lead to domestic issues. Therefore, family resilience among ustadz and ustadzah at PPTI Al-Falah is developed through five main strategies: (1) spiritual strategies, (2) communicative strategies, (3) educational strategies, (4) social and environmental strategies, and (5) economic and time management strategies.

Octy Avriani; Mardiana, Mardiana; Laksmana, Boy; H, Harmuzan

Jurnal Pendidikan Manajemen Transportasi 2026 Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT Malahayati Jakarta)

Cuaca ekstrem merupakan salah satu dampak nyata dari perubahan iklim global yang semakin intensif dan kompleks, serta memberikan pengaruh signifikan terhadap sektor transportasi laut. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki tingkat ketergantungan yang sangat tinggi terhadap transportasi laut sebagai sarana utama konektivitas wilayah, distribusi logistik, serta perdagangan nasional dan internasional. Dalam beberapa dekade terakhir, peningkatan frekuensi dan intensitas fenomena cuaca ekstrem, seperti gelombang laut tinggi, angin kencang, badai tropis, dan curah hujan ekstrem, telah menimbulkan berbagai gangguan terhadap keselamatan pelayaran dan operasional pelabuhan di Indonesia. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aspek keselamatan dan efisiensi transportasi laut nasional, tetapi juga berimplikasi terhadap stabilitas rantai pasok global, mengingat posisi strategis Indonesia pada jalur pelayaran internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak cuaca ekstrem terhadap transportasi laut di Indonesia dalam perspektif global. Pendekatan yang digunakan adalah kajian deskriptif-analitis berbasis studi literatur, laporan institusi maritim, serta kebijakan internasional terkait keselamatan pelayaran dan perubahan iklim. Hasil kajian menunjukkan bahwa cuaca ekstrem berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kecelakaan laut, keterlambatan jadwal pelayaran, gangguan aktivitas bongkar muat di pelabuhan, serta peningkatan biaya logistik, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil yang sangat bergantung pada transportasi laut. Dalam konteks global, tantangan serupa juga dihadapi oleh negara-negara maritim lainnya, namun terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat kesiapsiagaan, pemanfaatan teknologi, dan kepatuhan terhadap regulasi internasional. Negara-negara dengan sistem peringatan dini yang terintegrasi, armada kapal yang adaptif terhadap cuaca ekstrem, serta standar keselamatan yang ketat cenderung memiliki ketahanan transportasi laut yang lebih baik. Oleh karena itu, penguatan kapasitas nasional melalui pengembangan teknologi, peningkatan infrastruktur, dan kerja sama internasional menjadi langkah strategis yang perlu dioptimalkan.

Fitrian, Harry Pribadi; Eriyana, Eri; Ibrahim, Hendrick Maulana; Rizqullah, Riordan Pramana; Meliansyah, Silvia Putri +5 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Keamanan jaringan nirkabel menjadi perhatian kritis seiring meningkatnya penggunaan Wireless Local-Area Network (WLAN) diberbagai sektor. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas protokol keamanan WPA2-PSK dan WPA3-SAE dalam mencegah serangan deauthentication dan brute-force menggunakan Aircrack-ng suite. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan penetration testing etis dalam lingkungan lab terkontrol dengan dua access point yang di konfigurasi menggunakan protokol WPA2-PSK dan WPA3-SAE. Pengujian dilakukan menggunakan Kali Linux 2024.4 dengan Aircrack-ng suite versi 1.7 dan adapter TP-LINK WN722n yang mendukung monitor mode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WPA2-PSK sangat rentan terhadap serangan deauthentication, dimana frame deauthentication palsu berhasil memutuskan koneksi klien dari access point. Analisis Wireshark mengonfirmasi keberhasilan injeksi paket deauthentication tanpa verifikasi yang memadai. Setelah handshake berhasil ditangkap, proses brute-force menggunakan wordlist 300.000 kata dapat dieksekusi dalam waktu 2 menit 21 detik. Sebaliknya, WPA3-SAE menunjukkan ketahanan signifikan terhadap kedua jenis serangan berkat implemetasi Protected Management Frames (PMF) yang menolak frame deauthentication palsu dan mekanisme simultaneous authentication of equals (SAE) yang mengeliminasi kerentanan terhadap offline dictionary attack. Penelitian ini membuktikan bahwa WPA3-SAE memberikan peningkatan keamanan substansial dibandingkan WPA2-PSK, dengan rekomendasi migrasi segera ke WPA3 untuk organisasi yang mengutamakan keamanan jaringan nirkabel.

Izzani, Maghfira; Nellatul, Noer; Ismatul, Amelia; Hamdani, Ahmad; Izzani, Maghfira +3 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Perkembangan pesat teknologi informasi di bidang pendidikan tinggi telah secara signifikan meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan akademik. Namun, kemajuan ini juga membawa tantangan baru, terutama dalam memastikan keamanan dan perlindungan data institusi. Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Universitas Ibrahimy berfungsi sebagai platform utama untuk mengelola informasi sensitif terkait mahasiswa, dosen, dan kegiatan akademik, sehingga manajemen keamanannya menjadi aspek kritis dalam tata kelola institusi. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi manajemen keamanan informasi dalam SIAKAD Universitas Ibrahimy dengan merujuk pada standar ISO/IEC 27001:2022. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan metode analisis kesenjangan melalui pengamatan simulasi sistem yang tersedia di https://siakad.ibrahimy.ac.id. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem mencapai tingkat kesesuaian sekitar 70% dengan persyaratan ISO/IEC 27001:2022. Beberapa kontrol, seperti mekanisme kontrol akses dan praktik enkripsi dasar, telah diterapkan dengan baik. Namun, beberapa aspek penting masih memerlukan perbaikan, termasuk pengembangan kebijakan keamanan formal, pelatihan berkala bagi staf, manajemen risiko yang terstruktur, dan prosedur tertulis untuk menangani insiden keamanan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar Universitas Ibrahimy memperkuat tata kelola keamanan informasinya dengan menetapkan kebijakan komprehensif, meningkatkan program kesadaran pengguna, dan melaksanakan audit keamanan internal secara berkala. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, keandalan, dan ketahanan pengelolaan keamanan informasi SIAKAD dalam jangka panjang.

Damis Veri Budianto; Komarun Zaman

JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA) 2025 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

This study investigates these linkages to deepen understanding of the topic and to outline potential directions for future research. Using bibliometric and content analysis drawn from the Web of Science and Scopus databases, covering the period from 1998 to 13 May 2021, the study reveals key insights. The findings show a reciprocal relationship between organizational sustainability capabilities and organizational resilience capabilities; however, evidence connecting both to business continuity management is still insufficient. The results also highlight four clusters of relationships: (1) the progression from Risk Management toward Business Continuity Management and Organizational Resilience; (2) the interaction between Resilience and Business Continuity practices; (3) the role of Business Continuity in fostering Innovation and Sustainability; and (4) Dynamic Capabilities that support Organizational Sustainability and Organizational Resilience to strengthen Business Continuity Management. Furthermore, several phases were identified to explain how sustainability and resilience capabilities influence business continuity management in the face of disruptive events

Samsu Nurfalah; M Irfan Fahmi Hukmi; Indra Purwana; Ahdan Ahdan

Jurnal Pengabdian Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service program was carried out in Karangharja Village with the aim of strengthening environmental awareness, promoting tree-planting initiatives, and establishing the foundation for household-level food security. The program employed the Asset Based Community Development (ABCD) approach through the stages of discovery, dream, design, define, and destiny, ensuring that all activities were rooted in local potential and community participation. The results indicate an increase in residents’ involvement in reforestation, productive home-garden utilization, and stronger collaboration between village authorities, farmer groups, Islamic educational institutions, and local community organizations. Furthermore, the community began forming self-help groups to ensure sustainability, while Islamic-value-based environmental education successfully encouraged behavioral changes and early ecological awareness among children. These findings confirm that the ABCD approach is effective in enhancing community-based food security and environmental awareness.

Deviana Putri Alamanda; Nurizzatil Ramadhani; Emilianti Dewi Ponidi; Marva Dosi Januarta; Ziyad Hibatullah

Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study investigates the implementation of the food security program and the establishment of independent economic pillars in Patempuran Village, Kalisat, Jember, by focusing on the central role of the Patempuran Sejahtera Village-Owned Enterprise (BUMDes). Using a qualitative approach with a case study design, this study explores the strategies, achievements, and challenges of program implementation in integrating two of the village's main agricultural potentials: soybean cultivation and livestock. The core finding is the formation of an Integrative Management Model in which the BUMDes acts as the primary institutional driver, synergizing the soybean and livestock sectors. The BUMDes successfully fulfills its dual function: as an economic institution (generating a net profit of approximately IDR 9 million from 1.8 hectares of soybean cultivation) and as a social institution empowering the community through job creation and additional income. This success is closely linked to the high level of active community participation, in line with Stakeholder Theory in strengthening legitimacy and a sense of shared ownership. However, implementation faces significant challenges, including irrigation constraints in hilly areas, livestock health risks, and a manual financial recording system (based on a simple Excel spreadsheet), which limits managerial capacity and full accountability. This study recommends immediate modernization of the accounting system, strategic investment in irrigation infrastructure, and strengthening intensive technical assistance to ensure long-term sustainability and equitable partner productivity.

Yourman Gamas Mahesa; Elly Lestari; M Daffa Dhiya Ulhaq; Ival Fadlyanto; Dede Saerozi +4 more

Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Development financing systems in various developing countries, including Indonesia, have been tested by repeated global crises, such as the 2008 financial crisis, the COVID-19 pandemic, and geopolitical tensions since 2020. The economy is highly dependent on external funding, such as foreign loans and foreign direct investment (FDI), making it vulnerable to disruptions and uncertainty in capital flows. This article examines the strategic role of domestic savings as a stabilizer in maintaining the resilience of development financing using a desk study approach. The literature review shows that mobilizing domestic savings through conventional and Islamic financial institutions is crucial for encouraging long-term investment, reducing dependence on external financing, and strengthening national fiscal independence. In the Islamic economy, the rise of yield-based savings instruments, productive waqf, and retail sukuk has helped expand a stable and equitable domestic funding base. Furthermore, this article finds that digital transformation, fiscal incentive policies, and financial literacy are key to increasing public participation in productive savings. Therefore, increasing domestic savings is an economic tool and a national defense strategy in facing ongoing global crises.