Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Kurniawati, Priskila; Sitanggang, Rena; Monardo, Doni; Sugiyanto

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Di era Industri 5.0, adaptabilitas tenaga kerja menjadi urgensi utama karena terjadinya pergeseran paradigma dari fokus pada otomatisasi dan efisiensi menuju kolaborasi harmonis antara manusia dan teknologi yang berpusat pada manusia (human-centric), berkelanjutan, dan resilien. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 40 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan tahun 2020–2025 dari basis data Google Scholar, Scopus, dan Garuda. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi strategi upskilling dan reskilling yang efektif sebagai mekanisme adaptabilitas tenaga kerja terhadap disrupsi AI dan otomatisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) kesenjangan keterampilan global merupakan ancaman nyata dengan 50% karyawan membutuhkan reskilling pada 2025; (2) strategi upskilling dan reskilling yang efektif mencakup pembelajaran berbasis proyek, microlearning, platform digital adaptif, dan kemitraan industri; (3) dukungan organisasi, kepemimpinan transformasional, dan budaya belajar berkelanjutan merupakan faktor penentu keberhasilan; serta (4) hambatan utama implementasi meliputi keterbatasan anggaran, resistensi perubahan, dan kesenjangan infrastruktur digital. Temuan ini menegaskan bahwa investasi pada pengembangan modal manusia melalui program upskilling dan reskilling merupakan imperatif strategis untuk menjaga ketahanan organisasi dan daya saing tenaga kerja di era transformasi digital.

Ismayanti; Agus Sjafari

Jurnal Ilmu Administrasi Negara 2026 Universitas Mbojo Bima

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan pengembangan cadangan pangan daerah di Kota Serang dengan menggunakan model evaluasi kebijakan menurut Badjuri dan Yuwono (2002) dalam Nurcholis (2007) yang terdiri atas empat dimensi yaitu: (1) Input; (2) Process; (3) Outputs; (4) Outcomes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif Pengumpulan data dilakukan dengan observasi non partisipasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana (2014) yaitu Pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Kebijakan Pengelolaan Pengembangan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah di Kota Serang dievaluasi belum mencapai hasil yang optimal, Pada dimensi input, yaitu lemahnya perencanaan anggaran pelaksanaan kebijakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Kota Serang, lemahnya fragmentasi pada tim pelaksanaan kebijakan CPPD Kota Serang serta lemahnya pengaturan kebijakan CPPD Kota Serang. Pada dimensi process, yaitu lemahnya aspek perencanaan anggaran dan pengelolaan sumber daya. Pada dimensi Outputs, yaitu adanya tidaktepatan sasaran serta terdapat kelompok sasaran yang belum menerima bantuan CPPD Kota Serang. Pada dimensi Outcomes, yaitu belum terlihatnya perubahan jangka panjang terhadap Bantuan CPPD Kota Serang karena bantuan beras CPPD lebih berperan sebagai intervensi sementara dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan rumah tangga akibat terdampak bencana.

Susilawati Cicilia Laurentia; Appolinaris Didien Trimartinni; Kemmala Dewi; Aris Krisdiyanto; Pipit Skriptianata Putra Pranida +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi petani di Desa Sawit, Kabupaten Magelang, seperti meningkatnya biaya produksi, kesulitan pengendalian hama, dan degradasi lingkungan akibat penggunaan bahan kimia sintetis yang berlebihan. Program ini memperkenalkan Biosaka, sebuah teknologi pertanian inovatif yang memanfaatkan rumput dan dedaunan lokal untuk menghasilkan larutan elisitor yang mampu meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan tanaman. Melalui pelatihan partisipatif dan praktik langsung, para petani diajarkan prinsip, proses pembuatan, dan metode aplikasi Biosaka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petani, dengan 85% peserta berhasil memproduksi dan mengaplikasikan Biosaka secara mandiri. Inisiatif ini berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada input sintetis, menurunkan biaya produksi, mendorong keberlanjutan lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam di kalangan petani.

Ananda, Nabila; Irma Oktavia Sari; Intan Nacwa 'Ainauz Zahro; Muhammad Daffa Radja Perkasa; Ferdian Satria Eka Permana +2 more

Jurnal Ilmu Administrasi Negara 2026 Universitas Mbojo Bima

Banjir rob seringkali terjadi di kawasan pesisir perkotaan Indonesia, termasuk di Kelurahan Simo, Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan banjir rob serta dampaknya terhadap ketahanan masyarakat, termasuk faktor pendukung dan penghambat yang ada. Metode yang dipakai adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui kajian pustaka yang bersumber dari berbagai literatur ilmiah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa banjir disebabkan oleh faktor teknis dan non-teknis, seperti kurangnya sistem drainase yang memadai, perubahan penggunaan lahan, penurunan permukaan tanah, serta pengelolaan lingkungan yang tidak optimal. Dampak yang ditimbulkan antara lain kerusakan fisik, gangguan terhadap ekonomi, kesehatan, dan aspek psikososial masyarakat. Upaya mitigasi yang telah dilakukan, seperti perbaikan sistem drainase, pembangunan bozem, dan instalasi rumah pompa, masih belum sepenuhnya efektif. Pengelolaan berbasis masyarakat memiliki peranan penting dalam partisipasi menjaga lingkungan, namun masih terdapat kendala berupa kurangnya konsistensi dalam keterlibatan serta terbatasnya infrastruktur yang ada. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan terintegrasi yang mencakup peningkatan infrastruktur, perencanaan tata ruang yang baik, dan partisipasi aktif masyarakat untuk memperkuat ketahanan terhadap banjir rob.

Shella Adi Pristicha; I. B. Ketut Bayangkara

Student Research Journal 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to analyze the implementation of sustainability accounting based on Environmental, Social, and Governance (ESG) as well as its impact on company performance and resilience in Indonesia. The study uses a qualitative approach with a literature review method on scientific journals, sustainability reports, and related regulations for the 2022–2026 period. The results show that the integration of ESG into the accounting system can increase reporting transparency, operational efficiency, and reduce long-term business risks. In addition, the implementation of ESG also contributes to increasing company value and investor confidence. Nevertheless, the implementation of sustainability accounting still faces challenges in the form of limited reporting standards, data quality, and the risk of greenwashing. The implications of this study indicate that ESG-based sustainability accounting not only functions as a reporting tool but also as a business strategy to create sustainable long-term value. The novelty of this research lies in the integrative approach that examines the relationship between performance, risk, and transparency within a single ESG framework

Ulya, Iza Nikmatul; Nugroho, Sigit Sapto; Subadi, Subadi

DINAMIKA HUKUM 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 13 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani serta mengidentifikasi faktor penghambat pelaksanaannya dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris yang mengkaji hukum tidak hanya sebagai norma tertulis, tetapi juga sebagai praktik pelaksanaannya dalam masyarakat. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan aparatur Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, penyuluh pertanian, serta petani. Selain itu, penelitian juga menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, serta dokumen resmi pemerintah daerah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan membandingkan ketentuan hukum dengan kondisi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah dilaksanakan melalui beberapa program perlindungan dan pemberdayaan petani, seperti bantuan sarana produksi berupa benih unggul, pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian, pelaksanaan program Asuransi Usaha Tani Padi, perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, serta kegiatan pelatihan dan penyuluhan bagi petani. Namun pelaksanaan kebijakan tersebut masih menghadapi beberapa hambatan, antara lain belum diterbitkannya Peraturan Bupati sebagai regulasi turunan, keterbatasan anggaran daerah, rendahnya partisipasi petani, serta koordinasi antarinstansi yang belum optimal sehingga pelaksanaan kebijakan belum berjalan secara maksimal dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Abas, Mamat; Frans Mitran Ajami; Risti Ristianingsih Badu; Ukhti Nurfajriah Sasmita Ijonu

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Suka Makmur di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo merupakan wilayah beriklim panas dengan kondisi permukiman yang cenderung gersang akibat minimnya pemanfaatan pekarangan rumah. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai teknologi budidaya sederhana menyebabkan pekarangan dibiarkan kosong dan tidak memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan melalui penerapan teknologi hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) sebagai upaya penghijauan lingkungan dan penguatan ketahanan pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan perakitan instalasi hidroponik, serta praktik budidaya langsung. Pelaksanaan program menghasilkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat secara signifikan, ditandai dengan kemampuan warga merakit sistem NFT, mengelola nutrisi, serta memelihara tanaman hingga masa panen. Selain itu, pekarangan warga mulai mengalami perubahan menjadi ruang hijau produktif yang mampu menurunkan kesan gersang pada lingkungan permukiman. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi hidroponik dan pendekatan pemberdayaan masyarakat efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, meningkatkan kemandirian pangan, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan.

Kenny David Ariyanto; Rony Gunawan Sunaryo

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini mengkaji transformasi jaringan perkotaan Kotabaru Yogyakarta melalui pendekatan tipomorfologis, dengan fokus pada ketahanan dan kemampuan beradaptasi elemen ruang di tengah perubahan perkotaan yang cepat. Awalnya dirancang berdasarkan konsep Garden City, Kotabaru telah mengalami transformasi signifikan, termasuk konversi zona perumahan menjadi penggunaan komersial, pengurangan ruang terbuka hijau, dan meningkatnya ketidakkonsistenan arsitektural. Menggunakan analisis spasial diachronis dari tahun 1925 hingga 2025, penelitian ini mengidentifikasi pergeseran morfologis kunci dan mengkategorikan elemen perkotaan menjadi tipe persisten, pendorong, dan patologis. Temuan menunjukkan bahwa meskipun beberapa struktur permanen, seperti jaringan jalan radial dan bangunan kolonial, tetap ada, mereka tidak cukup untuk mempertahankan idealisme Garden City di hadapan komersialisasi, tekanan populasi, dan tuntutan infrastruktur. Degradasi ruang hijau—dari 45,3% pada tahun 1925 menjadi 24,61% pada tahun 2025—lebih lanjut menyoroti hilangnya keseimbangan ekologi dan spasial. Studi ini menyimpulkan bahwa ketahanan jaringan perkotaan memerlukan lebih dari sekadar keabadian fisik; ia membutuhkan penegakan kebijakan yang konsisten, perlindungan ekologi, dan intervensi desain yang sensitif terhadap konteks. Temuan ini berkontribusi pada strategi revitalisasi berkelanjutan distrik perkotaan warisan di bawah tekanan modernisasi.