SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

29,653 articles from 386 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-20 of 54

Analytics

Wicaksono, Wilibrordus Megandika; Widiastuti, Rosalina Yani; Kusuma Hariningsih, Rosa Ratri; Malindir, Lukas; Haris, Raymond

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Panti Wreda Catur Nugraha di Kabupaten Banyumas merupakan lembaga sosial yang merawat sekitar 30 lansia dengan berbagai kondisi kesehatan. Pencatatan rekam medis yang masih dilakukan secara manual menyebabkan data rawan hilang, sulit dianalisis, dan kurang efisien. Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari STIKOM Yos Sudarso Purwokerto menyelenggarakan pelatihan pembuatan laporan rekam medis berbasis digital dengan memanfaatkan Google Forms untuk pengumpulan data dan Microsoft Word untuk penyusunan laporan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 pengasuh dan karyawan panti. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menggunakan komputer, terbukti dari kenaikan nilai rata-rata dari 47 pada pre-test menjadi 60,5 pada post-test, dengan dua peserta mencapai nilai sempurna. Pelatihan ini berhasil meningkatkan literasi digital peserta dan diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan mutu dokumentasi kesehatan lansia di Panti Wreda Catur Nugraha.

Marva Razita Ramelan

Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain 2025 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

In early 2024, deaths from Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) increased again in Indonesia, with the number of cases higher than the previous year. This condition raises concerns because DHF remains a serious public health problem. The World Health Organization (WHO) emphasized that the key to reducing mortality lies not only in early detection but also in public access to fast, effective, and equitable health services. This statement aligns with the second point in the document "National Dengue Control Strategy 2021–2025" issued by the Ministry of Health, in which the government is committed to strengthening health security. In efforts to ensure this strengthening, public participation plays a crucial role, particularly through the public oversight function channeled through the media. The media acts as a bridge of information and a tool of social control over government performance, including in monitoring the provision of health services by BPJS Kesehatan. This study aims to analyze how news about health security reaches the public, using Brand24 media monitoring as an analytical tool. The research method used was descriptive qualitative, focusing on mapping issues, sentiments, and narratives developing in the digital space. The analysis showed that news containing the keyword "BPJS Kesehatan" was dominated by positive news, with several minor topics discussing aspects of public service. This finding indicates a media tendency to project a positive image of the institution, although further study is needed regarding media bias in the context of health security reporting in Indonesia. Future research is expected to explore the relationship between media framing, public interest, and the effectiveness of national health programs.  

Jonang, Dhiya Satirah

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Prinsip tujuh benar obat merupakan pedoman penting bagi perawat saat memberikan obat kepada pasien, meliputi benar pasien, benar obat, benar dosis, benar rute, benar waktu, benar dokumentasi, dan benar pendidikan atau informasi kesehatan. Pengetahuan yang baik mengenai prinsip ini sangat penting bagi mahasiswa keperawatan anestesiologi untuk mencegah kesalahan dalam pemberian obat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi e-pocket book prinsip benar obat terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa D4 Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design dengan pendekatan one group pre-test dan post-test dengan sampel 60 mahasiswa angkatan 2023 D4 Keperawatan Anestesiologi yang dipilih secara Simple Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan prinsip benar obat dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan edukasi e-pocket book terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa, yang dibuktikan dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Kesimpulannya, edukasi e-pocket book efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang prinsip tujuh benar obat dan diharapkan dapat membantu saat praktik klinik di rumah sakit.

Moch. Dimas Egi Asyam Al Dzakwan; Moch. Dimas Egi Asyam Al Dzakwan; Nur Ariesanto Ramdhan; Abdul Khamid

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan utama di Kabupaten Tegal, terutama menyerang anak-anak dan lansia, dengan 25.273 kasus tercatat pada Januari–Juni 2025. Faktor seperti kepadatan penduduk, polusi udara, dan sanitasi buruk mempersulit analisis konvensional dalam mengidentifikasi wilayah berisiko tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web untuk memetakan dan memantau kasus ISPA secara akurat menggunakan pendekatan spasial. Metode Waterfall digunakan dalam pengembangan sistem, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Data spasial (koordinat lokasi) dan non-spasial (usia, jenis kelamin, jumlah kasus) dikumpulkan dari Dinas Kesehatan dan dianalisis menggunakan teknik kepadatan titik dan klaster untuk mengidentifikasi pola sebaran. Sistem ini dibangun dengan framework Laravel sebagai backend dan Leaflet.js untuk visualisasi peta interaktif. Hasilnya, SIG ini mampu memvisualisasikan sebaran kasus ISPA per kecamatan, mendukung Dinas Kesehatan dalam mengalokasikan sumber daya medis secara efisien dan mengidentifikasi wilayah prioritas seperti Dukuhwaru dan Tarub. Bagi masyarakat, sistem ini meningkatkan akses informasi digital, mendorong kesadaran pencegahan, dan mendukung edukasi kesehatan. Sistem ini terbukti efektif sebagai alat strategis untuk pengambilan keputusan berbasis data, mempercepat respons terhadap ISPA, dan menjadi fondasi untuk pengembangan SIG dalam memantau penyakit lain di masa depan.

Amanda, Annisya Rekha; Munambar, Siwitri; Nalinda, Rika

Jurnal Agrifoodtech 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Di era modern, eksistensi minuman tradisional mulai tergeser oleh minuman modern, termasuk wedang uwuh yang merupakan minuman khas Yogyakarta. Salah satu upaya pelestarian wedang uwuh adalah melalui inovasi dan difersifikasi produk, seperti pengembangan produk coklat bar dengan rasa wedang uwuh. Cokelat dipilih karena memiliki daya tarik tinggi di berbagai segmen pasar serta nilai komersial dan khasiat yang baik untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis cokelat yang paling sesuai sebagai bahan dasar utama dalam pengembangan produk coklat bar wedang uwuh dengan membandingkan cokelat hitam dan cokelat putih berdasarkan atribut visual, khasiat, dan nilai komersial. Metode yang digunakan adalah Focus Grup Discussion (FGD) bersama perusahaan yang bergerak di bidang produksi wedang uwuh, dengan melibatkan 9 orang peserta. Hasil kajian menunjukan bahan dasar untuk produk cokelat bar wedang uwuh, cokelat hitam lebih unggul baik dari aspek visual, kandungan, dan nilai komersilnya. Secara visual, uji organoleptik seperti warna, bau, rasa masih lebih unggul cokelat hitam. Cokelat hitam kaya akan flavonoid, polifenol, teobromin, asam askorbat, zat besi, magnesium, dan serat sehingga lebih memberikan khasiat yang lebih baik untuk tubuh. Margin harga cokelat hitam lebih tinggi tetapi tidak signifikan bedanya dengan cokelat putih, sehingga penggunaan cokelat hitam sebagai bahan dasar produk cokelat bar wedang uwuh sangat direkomendasikan.

Siti Khadijah

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Osteoartritis (OA) lutut merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang menyebabkan nyeri dan keterbatasan fungsi gerak. Di wilayah pesisir Kalimantan Timur, akses terhadap layanan fisioterapi masih terbatas. Tujuan: Mengoptimalkan manajemen nyeri dan peningkatan fleksibilitas melalui intervensi fisioterapi berupa stretching dan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) pada lansia dengan OA lutut. Metode: Program pengabdian masyarakat ini menggunakan desain pre-test dan post-test yang melibatkan tiga lansia di Posbindu pesisir. Intervensi dilakukan secara rutin selama beberapa minggu, dengan pengukuran nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan fleksibilitas menggunakan Sit and Reach Test. Hasil: Terjadi penurunan nyeri rata-rata sebesar 3 poin VAS dan peningkatan fleksibilitas 2–5 cm pada Sit and Reach Test. Kesimpulan: Intervensi stretching dan TENS efektif dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan fungsi gerak lansia dengan OA lutut. Program ini menunjukkan bahwa layanan fisioterapi berbasis komunitas di Posbindu merupakan pendekatan yang efisien, aplikatif, dan berkelanjutan di wilayah dengan keterbatasan layanan kesehatan.

Febrian Evan Rafael; Marsianina Mega Cahaya; Zefanya Jopa Aurelius; Jadiaman Parhusip

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2024 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Penelitian ini menganalisis distribusi dan perubahan Total Fertility Rate (TFR) dan Infant Mortality Rate (IMR) di Kalimantan Tengah selama 2020-2025 berdasarkan data proyeksi SP2020. Hasilnya menunjukkan penurunan rata-rata TFR dari 2.29 menjadi 2.23, dan IMR dari 18.02 menjadi 15.91, mencerminkan keberhasilan program keluarga berencana dan layanan kesehatan. Variasi TFR antar kabupaten/kota relatif kecil, sementara IMR menunjukkan ketimpangan yang lebih besar, dengan beberapa wilayah seperti Kotawaringin Timur dan Barito Timur mencatat penurunan signifikan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan layanan kesehatan di wilayah dengan IMR tinggi, penguatan program keluarga berencana, dan monitoring berbasis data untuk memastikan pemerataan pembangunan kesehatan.

Limanan, David; Felicia Tanuhariono, Ardhita; Shafira Putri, Nawaika; Halomoan Darma, Timothy

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

: Hiperkolesterolemia adalah keadaan kadar kolesterol didalam darah melebihi 200mg/dL. Data RISKESDAS 2013 menunjukkan bahwa 35.9% penduduk Indonesia berusia ≥15 tahun mengalami hiperkolesterolemia. Tujuan kegiatan ini adalah memeriksa kadar kolesterol dan memberikan informasi mengenai hiperkolesterolemia. Kegiatan PKM diawali dengan koordinasi dengan mitra, dan saat pelaksanaan PKM dilakukan pengukuran kadar kolesterol dari darah kapiler serta konsultasi dengan tim kesehatan. Kegiatan PKM diikuti oleh 143 orang, yang terdiri dari 43 laki-laki (30%) dan 100 perempuan (70%). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 63 peserta memiliki kadar kolesterol melebihi 200 mg/dL (44%), dengan laki-laki sebanyak 21 peserta (48.84%) dan perempuan 42 peserta (42%). Tingginya kadar kolsterol menunjukan bahwa asupan makanan pada remaja masih tinggi karbohidrat dan kolesterol. Sedentary lifestyle juga memicu penumpukan kolesterol dalam tubuh, dan dapat memicu penurunan kualitas hidup para remaja. Kadar kolesterol tinggi dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan obesitas. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan berkala.

Indro Harianto; Anggraeni Endah Kusumaningrum; Retno Mawarini Sukmariningsih

Notary Law Research 2024 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Peran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat sangat penting, terutama dalam bentuk pelayanan kesehatan universal, dimana kesehatan diakui sebagai salah satu hak asasi manusia. Jaminan hak atas kesehatan sesuai perjanjian mengakui hak setiap orang untuk memperoleh hak-hak ini. perjanjian. standar tertinggi untuk kesehatan fisik dan mental. Menegaskan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Metode pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan normatif, Pendekatan yuridis normatif adalah Pendekatan yuridis (hukum dilihat sebagai norma atau das sollen), karena dalam membahas permasalahan penelitian ini menggunakan bahan-bahan hukum. Pemenuhan hak untuk hidup sehat merupakan hak dasar yang harus dijamin, karena kesehatan merupakan bagian dari kebutuhan primer setiap manusia. Kondisi sehat badan dan jiwa akan memungkinkan setiap manusia untuk melakukan aktifitas dan karyanya. Kesehatan merupakan pula bagian dari kebutuhan menuju hidup sejahtera. Hak semacam ini merupakan salah satu hak dasar dalam pelayanan kesehatan. BPJS diselenggarakan berdasarkan asas kemanusiaan, manfaat, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan tujuan untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap rakyat Indonesia yang sudah menjadi hak dasar manusia.

Dewi Agustina; Ade Fitri Arianti; Bunga Elvyan Br. Damanik; Istikhoma Rambe; Rehana Nugraha B. Sitorus

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sarana prasarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat  dalam  mencapai maksud  dan tujuan. Sarana  prasarana  pelayanan kesehatan adalah sarana prasarana yang menyediakan bentuk pelayanan yang sifatnya lebih luas daripada bidang  klinik,  yaitu bersifat promotif, preventif dan rehabilitative. Ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan, personalia puskesmas atau sumber daya dapat mempengaruhi perilaku. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan tenaga kesehatan yang ada di puskesmas guna berlangsung baiknya suatu pelayanan kesehatan. Metode penelitian: Penulisan artikel ini menggunakan metode pencarian artikel menggunakan dua database, yaitu Google Scholar dan PubMed Kesehatan dengan kata kunci sumber daya manusia, personalia puskesmas dan peran kinerja. Hasil: Kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dianggap masyarakat sebagai profesionalisme kerja oleh seorang tenaga kesehatan. Tuntutan masyarakat akan terpenuhi jika pemberi layanan memiliki propesionalisme yang tinggi dan mampu mempertahankan citra dan kinerja yang memenuhi standar pelayanan. Disiplin kerja juga mempunyai kontribusi terhadap kualitas pelayanan keperawatan yang pada akhirnya berdampak pada produktivitas kerjanya.Tanpa ada dukungan disiplin yang tinggi dari karyawan, perusahaan atau organisasi sulit untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai. Kesimpulan: Produktivitas suatu organisasi dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain disiplin dan karakteristik individu. Produktivitas layanan kesehatan puskesmas juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM)/personalia yang dimiliki.

Yuni Fitriani; Sri Tanjung Rejeki; Natiqotul Fatkhiyah

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Anemia adalah suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah (hemoglobin) kurang dari normal. Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, kematian ibu dan anak, serta penyakit infeksi. Anemia defisiensi besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin/bayi saat kehamilan maupun setelahnya. Untuk mencegah anemia setiap ibu hamil diharapkan mendapatkan TTD minimal 90 Tablet selama kehamilan Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang anemia dan kebutuhan zat besi pada ibu hamil. Pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 6 Maret 2023 di Desa Bengle Kecamatan Talang Kabupaten Tegal dengan diikuti  sebanyak 30 ibu hamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pendidikan kesehatan. Hasil dari pengabdian adalah ibu hamil mengetahui tentang anemia dan bagaimana mencegah terjadinya anemia selama masa kehamilan

Nadia Dwi Irmadiani; Mochamad Hangga Novian; Erna Silviana

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Sesuai Undang – Undang Dasar 1945 pasal 28 H ayat (1) setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, ketersediaan pelayanan kesehatan yang merata, bermutu dan berorientasi kepada kepuasan pasien merupakan tuntutan yang harus dipenuhi rumah sakit. Hal ini berarti bahwa rumah sakit dituntut untuk memiliki kinerja yang baik. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis,  menguji,  dan  mengukur  kinerja Rumah Sakit Daerah K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang dengan menggunakan Balance Scorecard. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi laporan keuangan, laporan rekam medik dan laporan SDM tahun 2019 – 2021. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pasien dan pegawai rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja rumah sakit dari perspektif keuangan pada tahun 2019 – 2021 secara umum baik, namun untuk total assets turnover ratio dan CRR masih dibawah standar. Kinerja rumah sakit dari perspektif pelanggan pada tahun 2019 – 2021 sudah baik. Kinerja dari perspektif  proses bisnis  internal  tahun  2019  –  2021  kurang  baik,  dimana  persentase  nilai BTO, GDR,  dan  NDR  sesuai  dengan  standar  Permenkes  Nomor  1171  Tahun 2011. Kinerja dari perspektif pertumbuhan dan pembelajaran pada tahun 2019 – 2021 menunjukkan kinerja yang baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kinerja RSD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang dilihat dari 4 perspektif Balance Scorecard adalah cukup baik. Manajemen perlu memberikan perhatian khusus terhadap pengukuran indikator yang kurang baik maupun cukup baik agar dapat ditingkatkan, dan mempertahankan penilaian terhadap indikator yang baik guna meningkatkan kinerja rumah sakit di masa yang akan datang.

Sri Sintiyas Y. Pipi; Sabirin B. Syukur; Abdul Wahab Pakaya

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kualitas Pelayanan Kesehatan adalah tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien yang berpendapat bahwa semakin puas rasa kesempurnaan maka makin baik pula mutu pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan rawat jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross cestional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive  sampling dengan analisis uji statistik chi square dengan tingkat signifikan α (0,05). Dari hasil penelitian Lima Dimensi Kualitas Pelayanan Kesehatan terhadap kepuasan pasien yaitu nilai p value dimensi responsiveness (0,000), assurance (0,001) tangibles (0,000), emphaty (0,001) dan reliability (0,000). Dapat disimpulkan bahwa lima faktor dimensi pelayanan kesehatan saling berhubungan dengan kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Limboto.  

Firli Friyani Ahmad; Pipin Yunus; Dewi Modjo

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bencana bisa kapan saja terjadi tanpa diduga hal ini menjadikan masyarakat selalu berupaya berprilaku tanggap bencana. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan audio visual terhadap pengetahuan dan sikap siswa dalam siaga banjir. Jenis penelitian pre eksperimen design dengan one-group pretest-posttest design. Jumlah populasi 209 siswa, sampel 42 orang siswa, tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan kesehatan mayoritas siswa berpengetahuan kurang sebanyak 36 orang dan bersikap positif sebanyak 41 orang, setelah diberikan pendidikan kesehatan mayoritas siswa berpengetahuan baik sebanyak 39 orang dan bersikap positif sebanyak 42 orang, hasil analisis uji wilcoxon untuk pengetahuan nilai ρvalue sebesar 0,000 dan uji paired sample t test untuk sikap ρvalue sebesar 0,000. Sehingga disimpulkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan audio visual terhadap pengetahuan dan sikap siswa dalam siaga banjir. Saran diharapkan kepada siswa agar tetap siaga terhadap banjir terutama pada musim penghujan hal ini untuk mengurangi dampak banjir di masyarakat baik dari segi ekonomi maupun kesehatan.  

Ahmad Dyan Kurniawan

Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Kondisi pandemi COVID-19 tahun selama kurang lebih 2 tahun menjadi pembelajaran bagi Indonesia khususnya di bidang kesehatan. Problematika di bidang kesehatan semakin terlihat jelas di era pandemi COVID-19 ini. Suhu tubuh normal berkisar antar 36,5⁰C - 37,5⁰C dan bila melebihi 38,5⁰C maka ada indikasi terinfeksi covid-19 yang kemudian akan diarahkan untuk isolasi baik mandiri atau di tempat yang telah disediakan. Tujuan adanya ruang isolasi adalah untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular yang bisa mewabah. Ruang isolasi adalah ruangan khusus, orang-orang yang bisa masuk ke ruangan ini juga sangat terbatas. Mengingat di ruang isolasi tidak bisa sembarangan keluar masuk, untuk itu dikembangkanlah sistem monitoring yang mampu memantau beberapa parameter yang dibutuhkan agar ruangan tersebut memenuhi standar operasional prosedur. Salah satunya adalah pengelolaan tata udara yang harus dijaga yaitu suhu ruangan dan kelembapan ruangan. Udara dalam ruangan dan kontaminan dalam ruangan minimal 6x pertukaran udara perjam dengan suhu ruangan 24 - 26 C dan kelembaban relatif 40 - 60%. Berdasarkan permasalahan diatas penulis ingin menerapkan Fuzzy logic metode Mamdani pada sistem monitoring suhu dan kelembapan ruangan pasien isolasi Covid-19 berabsis IOT ( Internet of Things ). Hal ini tentunya sangat membantu berbagai pihak mulai perorangan, hingga lembaga kesehatan utamanya rumah sakit umum. Dari pengujian metode Fuzzy Logic tersebut diambil 10 data yang dibandingkan nilainya dengan Matlab, dapat dihasilkan rata-rata error output PWM sebesar 0.1%. Bedasarkan pengujian metode black box yang dilakukan dapat diketahui tampilan sistem sesuai dengan tampilan yang diharapkan, dengan persentase kesesuaian 100%. Untuk pengujian fungsional dapat diketahui tampilan website dapat berfungsi dengan baik pada browser Opera, Chrome, dan juga Microsoft Edge.

Santi Rosalina; Heriziana Hz

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses interaksi dan transaksi yang terjadi di dalam pasar memudahkan transmisi penyebaran COVID-19. Ditambah lagi letak tempat berjualan para pedagang yang berdekatan dan pedagang, pembeli, maupun tukang parkir yang datang ke pasar belum semuanya menggunakan masker serta letak sarana cuci tangan yang minim membuat protokol kesehatan berjalan kurang maksimal (Hartiningsih dan Sari, 2020). Klaster di pasar dapat dicegah dengan menerapkan protokol kesehatan pada pedagang dan pengunjung. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan dan sikap para pedagang dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di kelurahan Sentosa Plaju.  Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 Pada Pedagang Pasar Tradisional Kelurahan Sentosa Plaju.  Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik melalui pendekatan cross sectional. Hasil : Berdasarkan hasil uji chi-square didapat nilai p Value = 0,000, ada hubungan antara umur responden dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan, Berdasarkan hasil uji chi-square didapat nilai p Value = 0,001 ada hubungan antara jenis kelamin responden dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan. Berdasarkan hasil uji statistik didapat nilai p Value = 0,000 ada hubungan antara pendidikan  dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Pasar Sentosa Plaju. Kesimpulan : Ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan pengetahuan, sikap dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada pedagang pasar tradisional di kelurahan Sentosa Plaju.

Zuhrina Aidha; Anna Tasya Putri; Abdinda Lorensyifa; Rini Deby Astria Lubis; Serahayati br. Hasibuan +3 more

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Faktor utama yang harus diperhatikan oleh keluarga adalah kesehatan. Oleh karena itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran PHBS rumah tangga di Bagan Deli. Penelitian ini menggunakan survei silang dengan metodologi kualitatif. Sebanyak 65 ibu rumah tangga berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai responden. Menurut temuan studi tersebut, rumah tangga Bagan Deli kurang mempraktekkan hidup bersih dan sehat; mayoritas rumah tangga di sana masih kekurangan jamban dan tempat pembuangan sampah, dan banyak orang merokok, sering berolahraga, dan mengkonsumsi sayuran. dan buah masih kurang. Rata-rata keluarga hanya menerapkan 4 dari 10 indikator perilaku hidup bersih dan sehat dalam tatanan rumah tangga menurut Dinas Kesehatan Sumut. Indikator yang termasuk dalam kategori baik adalah: tempat persalinan, pemberian ASI, imunisasi di posyandu dan pemenuhan air bersih. Sedangkan kategori lainnya berada pada kategori kurang baik.  

Riatul Arini; Eppy Sulistyowati; Nur Alfi Syahrin Al Imron; Silvi Ayu Apriliana; Febrianti Nova Marshanda +3 more

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendahuluan. Personal Hygiene merupakan perawatan diri yang berpengaruh pada kesehatan manusia sebagai aktivitas di kehidupan sehari-hari. Salah satu yang termasuk ke dalam personal hygiene adalah perawatan kuku, kuku     termasuk bagian tubuh yang bisa menjadi tempat penyebaran bakteri dari luar ke dalam tubuh. Tujuan: menganalisis kesehatan kuku pada remaja. Metode: metode kuantitatif.dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Jumlah sampel dalam.penelitian ini sebanyak 30 orang yang  terdiri dari kelompok remaja akhir dari usia 17-25 tahun. Hasil: hasil analisis dari 30 responden diperoleh 21 (80,76%) dan 5 (19,23%)  untuk perawatan kuku dan 4 responden dengan hasil 2 (50%) kesehatan kuku baik 2 (50%) kesehatan kuku buruk dengan hasil p-Value = 0,176. Kesimpulan: hasil uji statistic Chi-square didapatkan hasil p-Value = 0,176 atau (p > 0,05) yang artinya H1 ditolak H0 di terima dimana tidak ada hubungan yang signifikan antara kesehatan kuku dengan perawatan kuku pada remaja.

Hartono, Dodik

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan supervisi medis berkelanjutan serta edukasi perawatan secara mandiri, apalagi dalam masa pandemic covid. Pada masa pandemi covid seseorang yang memiliki penyakit bawaan memiliki resiko tinggi untuk lebih cepat tertular penyakit covid dan bisa menyebabkan kematian. Maka dari itu penderita diabetes mellitus perlu melakukan manajemen yang baik untuk menjaga kesehatannya, meskipun tidak datang ke pelayanan Kesehatan. Manajemen diabetes yang dapat dilakukan meliputi kontrol glukosa darah, pola makan, olahraga, minum obat teratur dan perawatan kaki. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan pasien dalam penatalaksanaan diabetes dengan cara manajemen diabetes mellitus. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini dengan cara memberikan konseling manajemen diabetes mellitus kepada pasien saat pelaksanaan posyandu di balai Desa Karangbong. Pemberian edukasi dilakukan dengan 2 metode yaitu dengan memberikan edukasi secara langsung bersamaan dan secara individu kepada pasien. Kegiatan ini dilakukan oleh 3 tim dosen dan 5 mahasiswa keperawatan. Hasil dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini penderita diabetes dapat memahami dan meningkatkan kemampuannya tentang manajemen penatalaksanaan diabetes mellitus secara mandiri, khususnya dimasa pandemi. Pasien diabetes mellitus dapat melakukan melakukan manajemen diabetes mellitus dirumah dengan cara melakukan pengecekan kadar glukosa darah seminggu sekali, selalu melaksanakan aktivitas fisik, menjaga pola makan, minum obat sesuai aturan dan melakukan perawatan kaki setiap hari untuk mencegah terjadinya luka ulkus diabetes.   

Murpratiwi, Ossy; Nugroho Teguh Benianto; Sujoko

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

This study aims to analyze the ease of making payments, ability to pay and compliance with making payment of the individual participant National Health Insurance (JKN-KIS) in the BPJS Kesehatan Magelang. This research, it is hoped that it will be able to contribute to BPJS Kesehatan regarding matters and ideas to form a strategy which can increase the collectability of JKN-KIS premium payment contributions, especially for the individual participant segment. This research belongs to the type of quantitative descriptive research. The data used in this study are primary data and secondary data. The data were collected through distributing questionnaires given to 400 individual participants BPJS Kesehatan. The data collection method in this study used a questionnaire using a Likert scale. The data that has been collected through distributing questionnaires, then testing the instrument. Where, the instrument test consists of validity and reliability tests. Researchers in this study took samples using purposive sampling technique, specifically for individual participants BPJS Kesehatan. This research uses quantitative descriptive analysis by calculating the average (mean). The results of the analysis show that the ease of making payments shows the dimensions mean high category in all dimensions, so it can be concluded that the participants are very easy to make contribution payments with the payment mechanisms and procedures and channels provided by BPJS Kesehatan. The results analysis of the ability to pay and the results analysis of compliance with making payments show the dimensions mean value of the low category in all dimensions. That it needs to receive special attention from BPJS Kesehatan so the ability and compliance in paying contributions will increase.