Publication Search

72,550 articles from 668 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Kusjuniati, Kusjuniati; Soedjiwo, Novena Ade Fredyarini; Rusmayani, Rusmayani

Abstract. Family I Rasun, residents of Angansari Village embraced Islam because they had a dream and began to adapt to a new life by embracing Islam. The challenges faced in everyday life did not dampen their enthusiasm to continue to embrace Islam. A new religion for them, they still lived and tried to carry out worship. This process was a challenge and difficult for the family of I Rasun. Thus, the researcher wanted to know the process of learning and strengthening the Islamic religion of the Angansari Village Residents towards Islam. The research method used a qualitative, descriptive type of research which is a phenomenon of the life of the Angansari Village community. Through in-depth observation and interviews to obtain the information needed in the study. This study shows that Family I Rasun with patience and tenacity and steadfastness in the face of the challenges faced can overcome difficulties and are able to adapt to their residents so that until now they live in harmony. The process they go through is through the introduction of basic Islamic concepts, the priority of Islamic education from an early age, and community involvement. Abstrak. Keluaga I Rasun, warga Desa Angansari memeluk agama Islam karena bermimpi dan mulai beradaptasi dengan kehidupan baru dengan memeluk agama Islam. Tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari tidak melunturkan semangat beliau tetap menganut agama Islam. Agama yang baru bagi mereka, tetap dijalani dan berupaya untuk menjalani ibadah. Proses tersebut merupakan tantangan dan berat dilakukan oleh keluarga I Rasun. Dengan demikian peneliti ingin mengetahui proses pembelajaran dan penguatan agama Islam Warga Desa Angansari terhadap agama Islam. Metode penelitian dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif, deskriptif yang merupakan fenomena kehidupan masyarakat Desa Angansari. Melalui observasi dan wawancara secara mendalam untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa Keluarga I Rasun dengan kesabaran dan keuletan serta tabah terhadap tantangan yang dihadapi dapat melewati kesulitan dan mampu beradaptasi dengan warga mereka sehingga sampai saat ini mereka hidup rukun. Proses yang mereka lalui melalui pengenalan konsep dasar Islam, prioritas pendidikan Islam sejak dini, dan keterlibatan komunitas.

Dina Amanda; Marcelita Nainggolan; Naila Pajira; Nida Afifah; Rifka Sriwilda Manik +2 more

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program manasik haji di TK Swasta Al-Muttaqien menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk menilai relevansi, sumber daya, proses, dan dampak program terhadap anak usia dini. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai agama Islam melalui simulasi ibadah haji yang edukatif dan menyenangkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif pada perkembangan spiritual dan karakter Islami anak, seperti kesabaran, kerja sama, dan kepatuhan. Namun, terdapat kendala berupa kurangnya keterlibatan orang tua dan keterbatasan fasilitas pendukung. Implikasi penelitian ini merekomendasikan peningkatan partisipasi orang tua, dukungan yayasan, pengembangan fasilitas, dan inovasi metode pembelajaran untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan program manasik haji sebagai sarana pendidikan agama yang efektif bagi anak usia dini.

Raudhatul Jannah; Fajar Utama Ritonga

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2024 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Children with special needs are children who require special attention both physically and mentally due to developmental disorders during their growing years. There are several types of children with special needs, one of which is autism. Autism is a neurodevelopmental disorder that makes it difficult for children with autism to perform daily activities such as communication and interaction. This practice is designed for children with special needs with the aim of controlling their emotions and training their concentration using the method of threading bead bracelets. During a two-month implementation period, the results showed that this method successfully trained the patience and concentration of children with autism.

Veni Sinto

Jurnal Budi Pekerti Agama Buddha 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study critically examines the semantic and symbolic depth of khanti (patience or forbearance) as expressed in Dhammapada verse 184: “Forbearance is the supreme ascetic practice (khanti parama tapo titikkhā), Nibbāna is supreme.” Through a qualitative hermeneutic approach that integrates classical semantics, modern linguistics, and Gadamerian interpretation, khanti is reinterpreted not merely as passive tolerance, but as an active moral and spiritual strategy within Buddhist ethical thought. The findings show that khanti functions as a multi-layered sign linguistically rich, symbolically resonant, and culturally embedded supporting inner transformation and ethical agency. In the Indonesian Buddhist context, khanti is reframed as a pedagogical and communicative tool for cultivating resilience, conflict resolution, and ethical leadership. This research contributes to interdisciplinary discourse on moral education and religious communication by emphasizing the strategic potential of Buddhist ethical concepts in contemporary society.