Publication Search

54,413 articles from 425 journals · 1,457 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Nelya Arofatin; Hwihanus Hwihanus

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Di era modern ini, sistem informasi memiliki peran penting dalam kemajuan suatu kegiatan, khususnya dalam dunia bisnis. Dalam dunia bisnis banyak kendala yang sering muncul bagi perusahaan kecil maupun perusahaan besar yaitu sistem transaksi yang masih manual yaitu menggunakan kertas untuk mengarsipkan data perusahaan. Dengan demikian perusahaan akan kesulitan untuk mengontrol data laporan keuangan dan data transaksi. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat membantu mengolah data transaksi dan laporan serta tentunya efektif dan bermanfaat bagi pihak yang berkepentingan untuk mengatasi kendala tersebut. Sistem yang dibutuhkan adalah Sistem Informasi Akuntansi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan mengumpulkan data. Data yang diperoleh dari data primer berupa kuesioner yang telah diisi oleh sejumlah responden penelitian. Yang bertujuan untuk mengetahui peran sistem informasi akuntansi sebagai alat manajemen untuk pengambilan keputusan oleh manajemen di 'Toko Pak Agus'. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi pada 'Toko Pak Agus' telah berperan efektif dan efisien sebagai alat manajemen dalam pengambilan keputusan penetapan harga, karena sebagian besar harga untuk penjualan pada 'Toko Pak Agus' menggunakan harga yang disarankan oleh penjual resmi produk ini. Namun pengolahan data dan pencatatan laporan keuangan perusahaan pada 'Toko Pak Agus' masih menggunakan cara yang sederhana, yaitu menggunakan selembar kertas untuk mencatat transaksi dan mengarsipkan data perusahaan. Dengan demikian hal ini menunjukkan bahwa pengambilan keputusan yang tepat adalah menetapkan harga dengan memperhatikan harga yang diberikan penjual resmi dan mengecek kenaikan dan penurunan harga pasar secara periodik serta meningkatkan kinerja perusahaan dengan bantuan sistem informasi akuntansi.

Trezita A. S. Onibala; Rosiah J. Pulukadang; Anetha L. F. Tilaar

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kesulitan belajar yang terlihat saat observasi di SMA Negeri 1 Tompaso menjadi pemicu dilakukannya penelitian ini. Masalah muncul dari beberapa kendala, seperti kemungkinan peningkatan hasil belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hasil penggunaan model Problem Based Learning berbasis blended learning. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan desain kelompok eksperimen pra dan pasca tes. Sampel diambil dari kelas XI MIPA 3 dan XI MIPA 1 yang masing-masing berjumlah 22 siswa. Kelas-kelas ini normal dan homogen dan masing-masing berfungsi sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Dengan menggunakan uji-t untuk menguji data penelitian, diketahui bahwa nilai thitung = 3,7598 > ttabel = 1,6819 dengan taraf signifikansi = 0,05 menunjukkan menolak H0 dan menerima H1. Konsekuensinya, keefektifan model blended learning problem based learning berdampak pada hasil belajar siswa.

Damaris Lalang; Elisabeth Brielin Sinu; Jumriati Kasim

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan metode goal programming pada penjadwalan shift perawat ruang perawatan anak dan untuk mengetahui implementasi metode goal programming dalam menyelesaikan penjadwalan shift perawat ruang perawatan anak di RSD Kalabahi. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Daerah Kalabahi dan waktu penelitiannya dimulai dari bulan Februari sampai bulan Juli 2022. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung Kepala Ruangan Perawatan Anak dan melalui teknik observasi yakni melalui pengamatan secara langsung pada kegiatan yang berhubungan dengan tugas-tugas perawat. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan metode Goal Programming dalam rangka menghasilkan penjadwalan yang optimal. Analisis data dilakukan dengan bantuan software Lingo 11.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjadwalan menggunakan metode goal programming memberikan hasil yang lebih optimal dan dapat memenuhi semua aturan kendala yang ada daripada penjadwalan yang dibuat secara manual oleh kepala ruangan di Rumah Sakit.

Ismail Ismail

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan kegiatan bongkar-muat pada Terminal Petikemas Makassar, serta mengetahui kendala apa saja yang menghambat kelancaran proses kegiatan bongkar-muat di Petikemas PT. Pelindo Regional IV Cabang Makassar. Metode dalam penelitian ini yaitu dengan cara observasi langsung mengamati objek yang diselidiki atau langsung menyaksikan keadaan yang sebenarnya, serta melakukan wawancara kepada pegawai atau bagian perusahaan. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat beberapa kendala yang menghambat kelancaran dalam proses bongkar muat, baik dalam proses penerimaan dan pengiriman petikemas tidak lain dari keterlambatan pengurusan dokumen, biasanya terjadi pembaharuan alat atau akses jalan diperbaiki di area pelabuhan terminal petikemas, gudang penyimpanan barang tidak mengikuti pola kerja terminal di terminal 7 hari/24 jam, sistem atau jaringan error dan bermasalah yang menimbulkan keterlambatan penginputan data dan lain-lain. Dalam pelayanannya terus berkomitmen untuk meningkatkan level of service yang jauh lebih bagus sebagai pelabuhan di wilayah timur Indonesia yang terdepan, yaitu dengan beberapa hal yang diterapkan untuk mengoptimalisasikan kinerja dan efisiensi waktu dalam proses pelayanan Receiving dan Delivery.  

Putri Amelia; Hasbullah Malau

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh bagaimana implementasi kebijakan aplikasi e-kelurahan di Kelurahan Gunung Pangilun Kota Padang dalam rangka peningkatan pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yang menggambarkan subjek dan objek terhadap fakta yang ditemukan. Purposive sampling, atau metode pemilihan sumber data untuk diwawancarai dengan pertimbangan dan tujuan tertentu digunakan dalam penarikan informan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, wawancara, studi observasi, dan studi dokumentasi digunakan untuk memperoleh data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik manual data analysis procedure (MDAP). Keabsahan data ini diuji dengan triangulasi sumber lalu kemudian dianalisis. Berdasarkan hasil temuan, dapat ditarik kesimpulan bahwa implementasi kebijakan aplikasi e-kelurahan di kelurahan Gunung Pangilun Kota Padang belum berjalan secara maksimal. Hal ini  karena belum terpenuhinya variabel-variabel teori kebijakan yang digunakan George C. Edward III, yaitu variabel komunikasi dan sumber daya, penyebabnya ialah terdapat kendala-kendala yang menghambat implementasi kebijakan aplikasi e-kelurahan diantaranya yaitu kurangnya pemberian sosialisasi dan informasi kepada masyarakat terkait, kurangnysa staff yang bertugas dalam membantu pekerjaan di kelurahan, sarana dan prasarana yang kurang mendukung, nik masyarakat yang tidak valid dan tidak terdaftar di Disdukcapil, aplikasi e-kelurahan yang belum sempurna, masyarakat yang tidak memiliki smartphone android, dan tidak lengkapnya syarat-syarat pengurusan surat masyarakat yang ingin mengurus ke kelurahan.  

Sagita, Gita; Raphael Wijaya, Zeffanya

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Pandemi covid-19 telah menghadirkan berbagai tantangan khususnya bagi pelaku UMKM. Pergeseran cara melakukan pemasaran offline ke online nampaknya memaksa UMKM untuk dapat mengikuti perubahan tersebut. Saat ini, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM baru sekitar delapan juta pelaku usaha atau 13% dari seluruh UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam bisnisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan digital marketing yang dilakukan oleh Bakmi Tando 07 dan apa kendala yang dihadapi saat menerapkan digital marketing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan wawancara terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi terhadap pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan digital marketing dilakukan dengan memposting produk di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan status Whatsaap. Selain itu juga membangun kemitraan dengan Go-Food, Grab-Food, dan Shopee-Food untuk menambah platform pemasaran produk secara digital dan kemudahan dalam pesan-antar makanan. Kendala yang dihadapi dalam menerapkan digital marketing adalah koneksi internet yang tidak stabil, keterlambatan dalam pengiriman, serta masalah internal karena kurangnya SDM akibat pesanan yang banyak karena promosi di media sosial.

Riska Chyntia Dewi; Suparno Suparno

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Penyelenggaraan pelayanan publik merupakan upaya negara untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak-hak sipil setiap warga negara atas barang, jasa, dan pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Di Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan kepada negara agar memenuhi kebutuhan dasar setiap warganya demi kesejahteraannya, sehingga efektivitas suatu sistem pemerintahan sangat ditentukan oleh baik buruknya penyelenggaraan pelayanan publik. Penyelenggara pelayanan publik di Indonesia adalah semua organ negara seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten, Kota). Dalam hal ini, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pun pada aliena ke-4 secara tegas menyatakan bahwa salah satu tujuan didirikan Negara Republik Indonesia adalah untuk memajukan kesejahteraan publik dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Faktor yang mempengaruhi tidak berjalannya pelayanan publik dengan baik yaitu: Masalah struktural birokrasi yang menyangkut penganggaran untuk pelayanan publik. Yang mempengaruhi kualitas pelayanan publik adalah adanya kendala kultural di dalam birokrasi. Selain itu ada pula faktor dari perilaku aparat yang tidak mencerminkan perilaku melayani, dan sebaliknya cenderung menunjukkan perilaku ingin dilayani. Kondisi birokrasi Indonesia saat ini sudah tidak sesuai dengan tuntutan organisasional yang baru. Di Indonesia, birokrasi di departemen atau pemerintahan paling rendah, yang diutamakan adalah masukan dan proses, bukan hasil. Karenanya, yang selalu diperhatikan oleh para pelaku birokrasi adalah jangan sampai ada sisa pada akhir tahun buku.

Wasis Tejo Leksono; Tri Lestari Hadiati

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Penyelenggaraan Keprotokolan merupakan salah satu elemen penting dalam penyelenggaraan pemerintahan guna mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Unit kerja yang menangani keprotokolan adalah Sub Bagian Protokol pada yang masuk dalam bagian Humas dan Protokol, Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.. Bentuk kegiatan keprotokolan meliputi tata tempat, tata upacara dan tata penghormatan. Pelaksanaan tata tempat sudah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun belum seluruh pengaturan tata tempat maupun Lay Out dapat dilaksanakan secara optimal pada setiap kegiatan di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kendala-Kendala dalam penyelenggaraan keprotokolan meliputi faktor yang bersifat administratif dan faktor yang bersifat teknis. Faktor yang bersifat administratif berkaitan dengan anggaran, Peraturan pelaksana dan teknis, koordinasi antar instansi yang terkait, dan jumlah personil yang belum optimal. Sedangankan faktor yang bersifat teknis berhubungan dengan ketersediaan sarana dan prasarana di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Mochamad Riyanto

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan belajar mengajar tahun 2020 ini mengalami perubahan dikarenakan adanya wabah virus global yakni Covid-19 yang menyebabkan kegiatan belajar mengajar menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Permasalahan yang dihadapi dalam melakukan pembelajaran daring di jenjang PAUD adalah kerjasama yang dilakukan oleh guru dan orang tua peserta didik sebagai perantara pembelajaran anak selama dirumah. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring yang di hadapi oleh masing-masing orang tua peserta didik beragam, dimulai dari manajemen waktu orang tua yang juga sedang melakukan work from home (wfh) dan menjadi penghubung antara guru dan anak didik, tidak samanya kemampuan teknologi yang dimiliki tiap orang tua peserta didik. Strategi yang di terapkan Belajar di Rumah, Pembelajaran dalam Jaringan (Daring)/ Online, Pembelajaran Luar Jaringan (Luring)/ Offline.