Publication Search

74,029 articles from 717 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 669

Analytics

Mariva Triwinia Djonathan

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor penting dalam perekonomian Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah mencapai 171.264 unit usaha pada tahun 2023. Sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala berupa keterbatasan akses pembiayaan formal, rendahnya literasi keuangan, serta minimnya pendampingan usaha. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menginisiasi Program KURDA SAYANG melalui Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2025 yang dilaksanakan bersama BPR Delta Artha. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Program KURDA SAYANG menggunakan teori implementasi kebijakan Charles O. Jones yang meliputi aspek organisasi, interpretasi, dan aplikasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek organisasi didukung struktur kelembagaan yang cukup jelas, meskipun koordinasi dan sinkronisasi data UMKM belum optimal. Dari aspek interpretasi, regulasi program berkembang dari Perbup No. 95/2020, No. 52/2023, hingga No. 8/2025, namun masih terdapat perbedaan pemahaman kriteria penerima dan sosialisasi yang belum merata. Pada aspek aplikasi, program memberikan dampak positif terhadap kapasitas usaha, perluasan pasar, dan pertumbuhan omzet UMKM, dengan kendala kredit macet, minimnya pendampingan pascapencairan, dan monitoring berbasis dampak yang belum optimal.

Sharon Sheilla Shane; Wilmaya Firmandatiyas; Gabriella Paulita Morong; Febrina Lusianna Manik; Afifah Trista Ayunda

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Perkembangan teknologi informasi saat ini mendorong organisasi, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui penerapan sistem yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Enterprise Architecture (EA) pada UMKM Golden Spice menggunakan pendekatan The Open Group Architecture Framework (TOGAF) melalui metode Architecture Development Method (ADM). Permasalahan utama yang dihadapi adalah sistem penjualan dan manajemen stok yang masih dilakukan secara manual dan tidak terintegrasi, sehingga menyebabkan inefisiensi operasional, ketidaksesuaian data, serta keterbatasan dalam pengambilan keputusan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi literatur dengan referensi terbaru pada rentang tahun 2021-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan Arsitektur Perusahaan yang diusulkan mampu mengintegrasikan sistem penjualan dan manajemen stok secara terstruktur, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi data. Selain itu, sistem yang diusulkan juga mampu menyediakan informasi secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi UMKM dalam mendukung transformasi digital serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.

Andi Patimang

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

LAMPUKITA merupakan salah satu UMKM VCO di Kabupaten Fakfak. Hasil dari pembuatan VCO usaha tersebut,  menghasilkan blondo yang selanjutnya diolah menjadi minyak goreng.  Berdasarkan aspek pemasaran,VCO LAMPUKITA memiliki prospek yang baik. Namun, ketersediaan bahan baku kelapa yang memenuhi syarat pembuatan produk utama, jumlahnya terkadang tidak tersedia.  Penelitian sebelumnya fokus pada teknik ekstraksi VCO, masih sedikit membahas strategi bisnis spesifik untuk minyak goreng hasil blondo ditingkat UMKM dengan kendala bahan baku.  Tanpa strategi pengembangan yang tepat, LAMPUKITA akan sulit bertahan secara finansial meskipun produknya memiliki nilai gizi lebih unggul. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman,  menentukan faktor internal, eksternal strategi terbaik dan model pengembangan bisnis baru yang dapat diterapkan LAMPUKITA. Penentuan lokasi secara purposive. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder.  Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif (analisis SWOT dan BMC) dan kuantitatif (metode IFAS, EFAS dan QSPM).  Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha LAMPUKITA terletak pada keunggulan produk alami, pemanfaatan blondo VCO, serta cita rasa khas kelapa Fakfak. Kelemahan utamanya adalah keterbatasan ketersediaan kelapa yang memenuhi standar VCO, kapasitas produksi masih kecil, dan keterbatasan modal. Analisis IFAS dan EFAS menunjukkan LAMPUKITA berada pada kondisi cukup mendukung untuk dikembangkan secara internal dan eksternal. Keberlanjutan usaha ditentukan oleh manajemen rantai pasok  kelapa. Strategi paling tepat dikembangkan adalah strategi kemitraan dengan petani kelapa berbasis standar VCO.  LAMPUKITA dapat menerapkan berbagai model bisnis baru untuk menanggulangi keterbatasan bahan baku.

Ummi Jayanti; Vera Surtia Bachtiar

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Artisanal and small-scale gold mining (ASGM) provides short-term income for rural communities but frequently creates environmental, safety, and governance problems when it operates outside formal control. This study aimed to analyze the existing condition of ASGM, identify the driving and inhibiting factors of its arrangement, describe the perceived impacts, and formulate strategic directions for ASGM arrangement in Karang Jaya District, North Musi Rawas Regency, Indonesia. A qualitative descriptive approach was applied using semi-structured interviews supported by secondary data on the study area, population, and agricultural land use. Twenty-two informants represented district officials, village officials, technical agencies, company representatives, community leaders, nearby residents, and ASGM actors. Data were analyzed through reduction, presentation, interpretation, and conclusion drawing. The findings show that ASGM development is driven by gold potential, mining history, household economic pressure, limited alternative employment, and weak field control. The main impacts include land degradation, open mining pits, landslide and occupational accident risks, and mercury-related water and soil contamination. The recommended strategy combines alternative livelihood development, skills training, local economic institutional strengthening, gradual area monitoring, land rehabilitation, and mercury-risk education.

Hariyono Rakhmad; Agus Purwadi; Surateno; Elly Antika

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan pada usaha jasa pengetikan Metronet di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, melalui optimalisasi tiga fitur produktivitas Microsoft Office: autocorrect, autoformat, dan template dokumen. Tim pelaksana memakai metode riset tindakan partisipatif dengan menggabungkan metode ini dengan pelatihan dan bimbingan. Pelaksanaan program menunjukkan hasil yang jelas pada semua parameter evaluasi. Kemampuan karyawan meningkat sekitar 93,2%. Waktu penyelesaian dokumen berkurang rata-rata 58%. Tingkat kesalahan juga turun menjadi 1,2%. Kapasitas layanan bertambah 40%, dan adanya pelanggan baru dari kecamatan lain yang dapat dilayani. Ditemukan bahwa perbaikan kecil ini dengan tetap terfokus pada perangkat lunak perkantoran sehari-hari mampu mempertajam kualitas pelayanan usaha mikro dan memperluas jangkauan pasarnya dalam waktu relatif singkat.

Hesti; Agus Syam; Mahmuddin; Sumiati Tahir; Muhammad Alfa Sikar

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pembelajaran kewirausahaan, Locus of control, dan karakter wirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Universitas Negeri Makassar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peningkatan minat berwirausaha mahasiswa sebagai upaya mencetak lulusan yang mandiri dan berdaya saing di tengah tingginya tantangan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan melibatkan 207 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa, namun dengan tingkat pengaruh yang relatif kecil. Locus of control terbukti berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa keyakinan mahasiswa terhadap kendali atas keberhasilan dirinya berperan penting dalam membentuk minat berwirausaha. Karakter wirausaha juga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa. Secara simultan, pembelajaran kewirausahaan,  locus of control, dan karakter wirausaha berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa, yang mengindikasikan bahwa peningkatan minat berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran formal, tetapi juga oleh penguatan kepribadian dan karakter kewirausahaan mahasiswa.

Syahrina Zahara Lubis; Khairunnisa Harahap; Tapi Rumondang Sari Siregar

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) memengaruhi kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Selain itu, penelitian ini juga menyelidiki peran Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai faktor moderasi. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, penelitian kuantitatif ini mengumpulkan 31 responden dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah pemerintah Kota Medan. Data yang digunakan berasal dari data awal yang dikumpulkan melalui kuesioner. Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS), yang dibantu oleh SmartPLS, digunakan untuk melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SAP berdampak positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, tetapi SIPD tidak dapat mengontrol hubungan antara penggunaan SAP dan kualitas laporan keuangan. Studi ini meningkatkan penelitian teori institusional, terutama tentang bagaimana tekanan regulasi dan normatif membantu meningkatkan kualitas pelaporan keuangan sektor publik dengan menerapkan standar akuntansi. Penelitian ini memiliki manfaat bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan konsistensi penerapan SAP dan mengoptimalkan SIPD melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia dan dukungan teknologi informasi. Penelitian ini terbatas pada jumlah sampel yang relatif kecil serta ruang lingkup yang hanya mencakup OPD di satu daerah, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasi secara luas.

Ernawati, Sri; Yaningsyah, Yaningsyah; Anisah, Nur; Hairunisa, Hairunisa; Wiwin, Wiwin

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Logo merupakan identitas visual yang memiliki peran penting dalam membangun citra dan meningkatkan daya saing suatu usaha, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki logo yang menarik dan representatif, seperti yang terjadi pada UMKM Maira Produksi di Kota Bima. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam merancang logo usaha sebagai bagian dari strategi branding dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi dan praktik langsung pembuatan desain logo. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari di rumah pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar desain logo serta berhasil membuat logo yang sesuai dengan karakteristik produk masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas dan inovasi pelaku usaha dalam mengembangkan identitas produk. Dengan demikian, pelatihan pembuatan logo ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas branding, daya tarik produk, dan daya saing UMKM di pasar.

Maya Anastasia; Siti Sundari

Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to evaluate how petty cash management practices contribute to improving operational efficiency at PT Anugerah Langgeng Berkat Abadi. This research focuses on examining the implementation of the petty cash management system, applied procedures, and its impact on the smooth execution of daily operational activities. The study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, direct observation, and documentation during the internship period. The collected data were analyzed systematically to describe the actual condition of petty cash management within the company. The results indicate that PT Anugerah Langgeng Berkat Abadi implements a fluctuating fund system in managing petty cash. Expenditures are initially recorded manually and then re-entered into the company’s internal digital system to maintain control and accountability. Petty cash is used to finance routine and urgent operational needs, such as office stationery, transportation costs, and other short-term expenditures. The company has established standard operating procedures governing the use, recording, and accountability of petty cash. Several challenges were identified, including delays in the disbursement and reimbursement process, which may affect time efficiency. However, overall, the petty cash management system is considered effective in supporting short-term operational needs without disrupting the stability of the company’s main cash. This study concludes that systematic and well-controlled petty cash management plays an important role in the company’s cost efficiency strategy and supports daily operational activities. These findings align with strategic management principles, where appropriate financial decision-making contributes to the achievement of long-term organizational objectives.

Nabiel Muhammad Al Ghazali

Bridge : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Telekomunikasi 2026 Asosiasi Profesi Telekomunikasi Dan Informatika Indonesia

The rapid advancement of artificial intelligence (AI) has significantly altered the landscape of business decision-making, particularly for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. Despite their critical role in economic growth and employment generation, MSMEs frequently encounter substantial barriers related to technological adoption, digital literacy, and resource allocation. This research systematically investigates the utilization of artificial intelligence as a responsive innovation mechanism designed to optimize decision-making processes within the MSME sector. By employing a comprehensive systematic literature review methodology, analyzing peer-reviewed publications from globally recognized academic databases between 2018 and 2024, this study delineates the multifaceted benefits, complex challenges, and contextualized adoption strategies associated with AI integration. The findings reveal that artificial intelligence holds transformative potential for enhancing operational efficiency, refining predictive analytics, and sustaining long-term competitiveness. Conversely, critical challenges, including inadequate digital infrastructure, financial constraints, and organizational resistance, remain pervasive obstacles. Consequently, the study advocates for a gradual, responsive innovation approach that aligns technological adoption with specific business needs and environmental pressures. The insights derived from this research offer substantial theoretical and practical implications, providing a strategic framework for policymakers and MSME owners to accelerate digital transformation inclusively.

Lahuddin, Lahuddin; Larasati, Pamela; Hasbi, Abdilah; Lahuddin, Lahuddin; Larasati, Pamela +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Perkembangan teknologi artificial intelligence, khususnya dalam bidang computer vision dan deep learning, telah mendorong lahirnya berbagai sistem otomatis dalam analisis citra dan video. Salah satu implementasi yang banyak digunakan adalah deteksi objek secara real-time menggunakan algoritma YOLO (You Only Look Once). Di sisi lain, penggunaan rokok elektronik atau vape semakin meningkat, terutama di lingkungan pendidikan, sehingga diperlukan sistem pengawasan otomatis yang mampu mendeteksi aktivitas tersebut secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi aktivitas vape berbasis YOLOv8 pada citra dan video. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deep learning workflow yang meliputi pengumpulan dataset, pra-pemrosesan, pelatihan model, serta evaluasi performa. Dataset yang digunakan dikembangkan secara mandiri dengan jumlah awal 1000 gambar, kemudian ditingkatkan menjadi 2000 gambar melalui proses augmentasi menggunakan Roboflow. Proses pelatihan dilakukan dengan parameter tertentu, seperti 100 epoch dan ukuran citra 640×640 piksel. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik precision, recall, mean Average Precision (mAP), serta kecepatan deteksi (frame per second). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model YOLOv8 mampu mendeteksi aktivitas vape dengan performa yang cukup baik. Model mencapai nilai precision sebesar 0,91, recall sebesar 0,88, mAP@0.5 sebesar 0,92, serta mAP@0.5:0.95 sebesar 0,76. Selain itu, sistem mampu bekerja secara real-time dengan kecepatan deteksi mencapai 28 FPS. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa model mampu mengenali objek vape pada berbagai kondisi lingkungan, meskipun masih mengalami kendala pada objek berukuran kecil dan kondisi occlusion. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa algoritma YOLOv8 efektif digunakan untuk mendeteksi aktivitas vape pada citra dan video, serta memiliki potensi untuk diterapkan dalam sistem pengawasan berbasis CCTV secara real-time.

Nufninu, Novinda Grezen; Rudjiono, Rudjiono; Panjaitan, Cherlina Helena Purnamasari; Nufninu, Novinda Grezen; Rudjiono, Rudjiono +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses absensi karyawan pada Stand Bento dan Stand Es Teh Luwes Ungaran yang masih dilakukan secara manual menggunakan buku absensi. Kondisi tersebut menimbulkan beberapa kendala, seperti kesalahan pencatatan jam masuk dan pulang, risiko kehilangan atau kerusakan data, serta lambatnya proses rekapitulasi laporan kehadiran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem absensi karyawan berbasis web menggunakan teknologi QR Code guna mengoptimalkan pengelolaan kehadiran pada usaha kuliner skala kecil. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan menggunakan PHP, MySQL, XAMPP, dan Visual Studio Code, serta dilengkapi fitur login, pengelolaan data karyawan, generate QR Code, scan QR Code, histori absensi, dan rekapitulasi laporan kehadiran. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan valid sesuai kebutuhan pengguna. Sistem ini mampu mendukung pencatatan kehadiran secara lebih cepat, terstruktur, dan terintegrasi dengan basis data, serta membantu pengelola usaha dalam memantau dan merekap data kehadiran karyawan secara lebih efisien.

Dida Maulidya Al Afshana; Akbar Marzuki Al Amin; Agung Winarno; Agus Hermawan

JURNAL KABAR MASYARAKAT 2026 Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Background:Micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia, particularly in the food processing sector, frequently encounter challenges such as limited production capacity, conventional marketing practices, weak brand identity, and inadequate financial documentation, which hinder sustainable business growth. This community service activity aimed to provide comprehensive assistance to Rona Surya, a traditional snack MSME located in Wagir, Malang Regency, through the formulation of production standard operating procedures (SOPs), digital marketing capacity building, brand identity renewal, human resource development, and simple financial recording training. The activity applied a participatory action approach involving direct observation, structured problem identification, systematic mentoring programs, and reflective evaluation over a 16-week period from January to May 2026. The program resulted in the development of a production SOP, active Instagram and TikTok accounts containing at least five promotional content items, a renewed brand logo, a business banner, a simple organizational structure, a vision and mission document, and a basic cash book. In addition, the business owner demonstrated measurable improvements in digital marketing capabilities, brand awareness management, and understanding the importance of separating personal and business finances.

Muh. Reynaldi F. Mozin; Ismet Sulila; Sri Yulianty Mozin

Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara 2026 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This study aims to analyze the service quality of the issuance of the Job Seeker Card (AK-1) at the Department of Manpower, Cooperatives, and Small and Medium Enterprises of Gorontalo City This study focuses on the five dimensions of service quality based on the SERVQUAL model Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy The study is conducted based on the decline in the number of job seeker card service users year over year, indicating issues with service quality This study employs a qualitative, descriptive approach Data collection techniques include observation, interview, and documentation Data analysis uses the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the service quality at the Department of Manpower. Cooperatives, and Small and Medium Enterprises of Gorontalo City is generally not yet optimal In terms of tangibles, service facilities still need improvement, particularly in the comfort of service rooms In terms of empathy officers have shown concern for the community, but it is not yet consistent across all service situations Responsiveness is considered fairly good, although delays in the service process still occur In terms of reliability, services are not yet fully consistent in providing accurate, precise results Meanwhile, in terms of assurance, officers provide polite and fairly convincing services, although their competence still needs Improvement The conclusion of this study indicates that the service quality of the issuance of the Job Seeker Card at the Department of Manpower Cooperatives, Small and Medium Enterprises of Gorontalo City Still requires improvement, particularly in enhancing facilities, human resource competence and service consistency to increase public satisfaction.

Ratu Sofyatus Solehah; Uu Mutafakkiroh; Egi Abdul Aziz; Muhamad Raefi; Surya Alam

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Baros District has the potential for creative economy-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) products that need to be strengthened, including products from the agricultural, livestock, crafts, food, and various other types of trade sectors. This study aims to analyze and assess the steps for developing creative economy-based MSMEs in Baros District, located in Serang Regency, Banten. The method applied is a qualitative approach through observation, interviews, document collection, and using a SWOT Matrix analysis to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and challenges faced in developing creative economy-based MSMEs in Baros District, Serang Regency, Banten. Data sources used include the Head of Baros District, local village heads, academics, MSME actors, employees from the Serang Regency MSME Office, and MSME observers. This study lasted for one year. The appropriate strategy for developing MSMEs in Baros District is the SO (Growth) strategy, which utilizes existing strengths to increase competitiveness. The research revealed that MSMEs operating in the creative economy sector in Baros District still face various challenges in developing their businesses, such as limited capital, the use of simple production equipment, suboptimal marketing, a shortage of skilled labor, and limited use of technology and copyright registration for their products.

Fiky Maulana Rohman; Putri Dwi Aprilia Nur Khasanah

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan sistem penjualan berbasis online. Meskipun memberi kemudahan, sistem ini juga menimbulkan tantangan baru, khususnya dalam hal pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana UMKM di Kota Malang menerapkan pengendalian internal dalam aktivitas penjualan online, dengan fokus pada aspek seperti pengendalian lingkungan, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, komunikasi, dan pemantauan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi, hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM belum menerapkan sistem pengendalian internal secara optimal, terutama dalam dokumentasi transaksi, pemisahan tugas, dan otorisasi pembayaran. Oleh karena itu, disarankan agar UMKM mulai menerapkan prinsip-prinsip dasar pengendalian internal sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan usaha untuk menunjang kelangsungan dan kepercayaan pelanggan dalam kegiatan bisnis online.

Cicilia Ayu Wulandari Nuwa; Carol Fabianus; Stefrian Claudio; Albertus Karles; Yeremias Gewar

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana 2026 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Micro and small businesses such as grocery kiosks face various operational risks that can threaten business sustainability; however, most business owners have not yet implemented systematic risk management practices. This study aims to analyze the risk management process at Kios Pelita Harapan, a small business established in September 2023 in Maumere, using a qualitative approach through direct interviews with the business owner. The findings reveal that the risk management process at this kiosk encompasses four stages: risk identification, risk analysis and assessment, risk evaluation and prioritization, and implementation and monitoring. The primary risks identified include stockouts of fast-moving goods, product damage due to short expiry periods, fire hazards, power outages, and theft. The owner addresses these risks through daily stock checking, inventory recording, monitoring customer purchasing patterns, and coordinating with suppliers during emergencies. The application of a simple yet structured risk management approach has been proven effective in stabilizing revenue and maintaining customer trust. This study provides practical implications for kiosk business owners in implementing effective risk management despite limited resources.

Margaretha Yulianti; Elisabeth Elsa; Fransiska Sulistia; Yusni Nona Wohen; Tresia Winata Dua Dori

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana 2026 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Risk management is a crucial aspect of business sustainability, especially for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the culinary sector which face various business environment uncertainties. This study aims to analyze the implementation of operational risk management at Warung Ecco Roso Kediri, covering the processes of risk identification, analysis, evaluation, control, and monitoring applied by the business owner. This research employed a qualitative descriptive method with a case study approach, using in-depth interviews and field observation for data collection. The results showed that the implementation of operational risk management at Warung Ecco Roso Kediri has been carried out across all process stages, yet it remains simple, informal, and based on the owner’s experience without systematic documentation. The main identified risks include raw material risks, market demand risks, business competition risks, as well as service and hygiene risks. The control strategies implemented focus on maintaining product quality, operational efficiency, and price adjustment. Although the applied system is not formally structured, these risk management practices are considered effective in maintaining business stability and continuity. This study recommends the development of Standard Operating Procedures (SOPs), risk documentation, and the use of a risk matrix to improve risk management effectiveness in the future.

Maria Silvana Mariabel Carcia; Yoaclinus De Royan Gilo Ipir; Pancrasius Carleandro Lera

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana 2026 Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

This study aims to analyze the strategic relationship of human resource management (HRM) in improving the productivity and competitiveness of the Bakti Setia small-scale wooden furniture business. Small furniture enterprises play an important role in supporting regional economic growth and employment opportunities. However, many small businesses face challenges in human resource management, such as low workforce skills, lack of training, and minimal structured management systems. This research employed a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of HRM strategies, including recruitment, job training, motivation, work discipline, and reward systems, has a significant relationship with increased business productivity. In addition, good communication between business owners and employees also influences work effectiveness and the quality of the furniture products produced. This study concludes that effective human resource management strategies can enhance the sustainability of the Bakti Setia small-scale wooden furniture business.

Sitti Hadra; Nabila Nabila; Firta Dewi; Ketrin Rinayanti Manullang; Dewi Suci

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini menganalisis pengaruh topologi star terhadap performa jaringan komputer di era digital, di mana akses internet Indonesia mencapai 72,78% menurut BPS (2024), menuntut infrastruktur andal dan efisien. Tujuan utama adalah mengevaluasi keunggulan seperti kemudahan pemeliharaan, performa stabil, serta keamanan terpusat, sekaligus keterbatasan kritis berupa single point of failure, biaya kabel tinggi, dan skalabilitas terbatas, dengan mitigasi melalui protokol redundansi FHRP. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan digital melalui analisis literatur dari jurnal, e-book, dan sumber daring. Hasil menunjukkan topologi star unggul untuk LAN skala kecil-menengah dengan throughput tinggi dan deteksi kesalahan mudah, meskipun rentan kegagalan pusat; integrasi FHRP berhasil meminimalkan downtime di bawah 1% serta mencapai uptime 99,9%. Secara keseluruhan, topologi star dikombinasikan redundansi menjadi solusi optimal untuk lingkungan enterprise modern, dengan saran penggunaan switch stackable, monitoring SNMP, dan VLAN untuk meningkatkan skalabilitas serta keamanan.