Publication Search

68,793 articles from 590 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Sofiah Sofiah; Nur Aliyah

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2024 Universitas Maritim AMNI Semarang

The development of Indonesian in children is important because communication and social interaction are important aspects of their development. Through speaking, they can communicate and interact with other people. One way to encourage language development in early childhood is through social interaction. This research aims to explore how social interaction influences language development in early childhood. We involved 10 students from Istiqomah Kindergarten, including 3 who tend to be introverted and have difficulty interacting with their friends. We use observation methods, interviews with teachers, and observations of students over a certain period. The research results show that social interaction has a significant role in improving language skills in early childhood. The development of Indonesian in children is important because communication and social interaction are important aspects of their development. Through speaking, they can communicate and interact with other people. One way to encourage language development in early childhood is through social interaction. This research aims to explore how social interaction influences language development in early childhood. The research results show that social interaction has a significant role in improving language skills in early childhood.    

Yenti Arsini; Noviani; Zeny Novita Marpaung

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kepribadian introvert merupakan perilaku di mana seorang individu cenderung pendiam, malu serta terasa tak nyaman pada kondisi kesosialan  tertentu. Kepribadian ialah sejenis introvert nan kecenderungan semakin terfokus terhadap perasaan serta terpikir nan asalnya dari dalam dirinya. Sehingga mereka terkadang disebut sebagai orang yang anti sosial. Padahal, mereka tetap melakukan sosialisasi walau harus kelihatan malu. Maka penyebab anak kepribadian lebih proses kesesuatu secara dalam serta piker kelebih dulunya kesebelum bicara, serta harus memilah apa nan diperlukan untuk mengungkapkan terhadap orang lainnya. Kepribadian  cenderung membatasi interaksi dengan orang-orang sekitarnya, karena sejatinya berinteraksi nan merupakan hubungan menimbal balik antar dua orang bahkan berlebih, serta masingnya orang yang terlibatkan di dalamnya yang mainkan peran secara aktif. Berbanding terbalik dengan orang berkepribadian introvert yang terkesan kaku dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Maka, peneliti memakai metode penelitian kualitative dengan metode descriptive  untuk mengetahui bagaimana cara mengetahui penyebab seseorang berkepribadian introvert, dan bagaimana cara seseorang mengembangkan kepribadiannya.