Publication Search

66,773 articles from 556 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Kartini S

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Cervical cancer is the most common health problem in women, where special attention is needed to prevent this health problem. One effort that can be done to recognize pre-cancerous lesions early is by conducting an Acetic Acid Visual Inspection (IVA) examination which can reduce the incidence of morbidity and maternal mortality caused by cervical cancer. This IVA examination is very easy and practical to be carried out either by midwives or professional health workers (doctors) who can be obtained at health facilities such as clinics, health centers and hospitals. This study aims to determine the effect of health education on maternal adherence to visual inspection of acetic acid at the Suli Health Center. This research method is analytic with design Quasi Experiment (experiments pseudo), with design one group pretest posttest . The population in this study were all women of childbearing age (WUS) who were in the work area of the Suli Health Center as many as 78 people and the sample in this study were all WUS who were in the work area of the Suli Health Center who had certain characteristics, namely women of childbearing age who had active sexual relations. with the number of samples in this study amounted to 30 people. Sampling was carried out using purposive sampling method. This research was processed using a computerized system with the help of the SPSS program. The data analysis method used was statistical test analysis with the Wilcoxon signed ranks test to determine the effect of health education on WUS compliance by conducting an IVA examination where if obtained The p value of this test or p 0.000 <0.05, can be interpreted as significant. Therefore, it is recognized that health education has an impact on WUS adherence to carrying out IVA examinations.  

Fitri Setianingsih; Yunita Lestari; Nurlaila Agustikawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kanker serviks adalah salah satu masalah kesehatan terkemuka yang mencolok bagi wanita di seluruh dunia. Kanker serviks menduduki urutan kedua dari penyakit kanker yang menyerang wanita di dunia dan urutan pertama untuk wanita di negara sedang berkembang. Indonesia menjadi negara dengan insiden kanker serviks tertinggi di Asia. Lebih dari 50 persennya meninggal dunia. Hal ini karena masih rendahnya pelaksanaan skrining, yaitu 1925.943 atau 5,1%. Padahal, pelaksanaan skrining yang ideal adalah 80%. Inspeksi visual asetat (IVA) merupakan salah satu metode deteksi dini kanker serviks yang sama populer dengan pap smear. Dari 175 puskesmas yang ada di Provinsi NTB terdapat 154 puskesamas yang melakukan pemerisaan IVA sedangkan di Kabupaten Sumbawa tahun 2019 menunjukan bahwa cakupan deteksi dini kanker serviks menggunakan test IVA dari 26 jumlah puskesmas yang ada hanya terdapat 15 puskesmas yang melakukan kegiatan pendetekesi Dini Kanker Leher Rahim dengan menggunakan Metode IVA. Sehingga, pendidikan kesehatan harus tetap dilakukan guna mempertahankan kualitas kesehatan serta meningkatkan pengetahuan dan motivasi masyarakat terhadap upaya pencegahan kanker serviks. Dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyaarakat ini narasumber melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media power point dan pemutaran video dengan menggandeng Ibu PKK sebagai sasaran yang harapannya informasi atau materi yang didapatkan ini akan tersosialisasikan kepada masyarakat melalui dasawisma. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, ibu-ibu PKK kab Sumbawa menjadi memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang bahayanya kanker serviks serta memiliki keinginan untuk segera melakukan skrining dengan metode IVA. Ibu-ibu PKK pun merencanakan untuk turut melakukan sosialaisasi tentang kenker serviks ini kepada keluarga dan juga masyarakat sekitarnya untuk meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat khususnya pada Wanita.