Publication Search

73,128 articles from 694 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Darius kahabi Raumbani

Kolaborasi : Jurnal Hasil Kegiatan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

In life as a congregation and as servants of God, we cannot escape conflict within the church. Sometimes, conflict is inevitable within a church. This is because sometimes things start out fine, but when conflict arises, each individual makes their own decisions. Some choose to remain on the other side, while others choose to leave the fellowship. This article aims to explain the factors that cause divisions in the church, specifically the GKSI Makarios church, and what actions God's servants should take when faced with such a situation. Of course, this article uses two sources to resolve this issue, namely interviews and data such as books or other reading sources that discuss similar events related to the topic. It is hoped that this article will be a valuable lesson for ministers and congregations in dealing with every situation in the church. It is important to discuss this topic in order to educate readers that disputes are inevitable in church organizations. Therefore, when joining a community, it is important to consider the best solutions for dealing with disputes so that one does not act rashly when trying to resolve problems properly.

Sapna Indah Nia; Nuraida Edlin Hafizah; Siti Hofsatul Karimah; Yunda Nurul Millati Hoiriyah; Rofiq Hidayat

Jurnal Penelitian Komunikasi dan Sosialisasi 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This study aims to analyze the role of Public Relations in establishing partnerships with the press to increase publicity at SMPN 12 Jember. The background of this study is influenced by the importance of positive media publications in building a school's reputation and competitiveness amidst intense competition among educational institutions. The research method used is a qualitative case study approach, involving in-depth interviews, participant observation, and documentation studies of public relations staff and media partners. The results show that the role of public relations has evolved from an administrative function to a strategic spearhead that manages two-way communication, fosters relationships, and builds reputation. The strategies implemented include the use of convergent media, by combining traditional media (such as school magazines and brochures) with digital media (such as websites, Instagram, and YouTube) to expand the reach of messages. In addition, adaptations to local culture, such as the use of polite Javanese language and a family-like approach, have proven effective in building public trust. This study also emphasizes the importance of systematic and participatory evaluation to improve program effectiveness. The implications of this study suggest that schools design measurable and contextual public relations strategies with local values ​​to increase the school's visibility and positive image.

Duwi Sakiatul R; Cindy Syafatur R; Hilmia Rina Aminda; Eka Pujawati; Rofiq Hidayat

Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This study aims to analyze the implementation of public relations management in building school-community relations at SDN 1 Mangli. The research highlights the importance of community involvement as a strategic partner in improving the quality of basic education. The theoretical framework is based on the Excellence Theory, community participation theory, and two-way symmetrical communication relevant to the school’s public relations role. The study employs a qualitative approach with a case study design, involving the principal, teachers, school committee, and parents through interviews, observations, and documentation. Data were analyzed using the Miles & Huberman interactive model.The findings indicate that SDN 1 Mangli has implemented public relations management strategically—not only administratively—but also as a means to foster communication, enhance community participation, and strengthen the school’s positive image. However, challenges remain, including the dominance of one-way communication, limited use of digital media, and the absence of measurable evaluation indicators. This research reveals that elementary schools can adopt modern public relations principles. The study implies the need to strengthen two-way symmetrical communication, optimize digital media utilization, and develop measurable evaluation indicators for school public relations programs.

Holisoh, Farhatus; Nur Azizah Maulidyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan ­­­menganalisis penerapan model kolaboratif dalam pengelolaan konflik antar siswa di MTs Negeri 1 Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif yang berfokus pada pengamatan secara mendalam. Informan dalam penelitian ini adalah Koordinator Bimbingan Konseling selaku pihak kedua setelah wali kelas dalam hal penanganan konflik yang terjadi antar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan konflik antar siswa di MTs Negeri 1 Jember dengan menggunakan metode kolaborasi telah berjalan dengan baik tanpa menimbulkan dampak negatif satupun. Hal ini dikarenakan adanya pelibatan partisipasi semua pihak dalam penanganan konflik seperti guru, koordinator BK, tatib, kesiswaan, humas, kepala sekolah, hingga orang tua. Cara ini dilakukan supaya memunculkan berbagai pendapat terkait solusi terbaik dalam mengelola konflik yang muncul di sekolah, sehingga mempercepat penyelesaian konflik yang ada. Dari adanya keterlibatan semua pihak, maka tanggung jawab untuk dapat mencari solusi dalam penyelesaian konflik antar siswa tidak hanya ada pada satu pihak saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama sehingga terjalin hubungan yang kuat antara satu sama lain. Hal ini dikarenakan dalam proses pemecahan masalah, terjadi budaya diskusi dan toleransi untuk mencapai tujuan bersama yakni mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan pribadi dan akademik siswa di dalamnya dengan adanya pengelolaan manajemen konflik yang tepat. Adapun hambatan yang bisa muncul dalam pengelolaan konflik antar siswa yaitu ketidakbijakan atau adanya keraguan dari kepala sekolah dalam memutuskan sesuatu, sehingga hal tersebut dapat menimbulkan konflik baru dan harus mencari solusi lain lagi pada akhirnya.

Muhammad Idris; Musyarafah Musyarafah; Muslimah Muslimah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

 Tujuan dalam penulisan artikel ini untuk mengetahui administrasi dan supervisi pendidikan    di MAN Kota Palangka Raya.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.  Teknik analisis data menggunakan: l) Kondensasi data 2) penyajian data (data displays dan 3) penarikan kesimpulan/verifikasi (conclusion drawing/veriffication). Hasil penelitiannya administrasi pendidikan merupakan suatu proses daur ulang penyelenggaran pendidikan yang dimulai dari perencanaan, diikuti oleh pengorganisasian, pengarahan, pelaksanaan, pemantauan dan penilaian tentang usaha untuk mencapai tujuan.   Penerapan administrasi dan supervise pendidikan kebijakan dan program-program sekolah harus membangun, meningkatkan pengetahuan serta dapat memudahkan tercapainya tujuan pendidikan. Penerapan administrasi pendidikan di MAN Kota Palangka Raya melibatkan semua instansi pendidikan. Penerapan zero waste dalam sistem manajemen sekolah mencakup semua bidang garapan administrasi pendidikan. Penerapan ini juga meliputi ranah tanggung jawab, dan program kegiatan dari wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang humas, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.   Pembelajaran di sekolah mengenalkan administrasi pada kegiatan ekstrakurikuler sekolah dan administrasi pembelajaran.