Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 835

Analytics

Rista Nurul Hidayah; Sukini Sukini; Nanik Herawati

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to describe the learning process and explain the improvement of popular scientific article writing skills using the blog-media-based Genre-Based Approach (GBA) model among Grade VIII E students at SMP Negeri 2 Mlati Sleman. This study employed Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles, with all 32 students of Grade VIII E as subjects. Data analysis was performed using descriptive quantitative techniques to measure the increase in the average writing performance score and the percentage of learning mastery based on the Minimum Mastery Criteria (KKM) of 80. The results showed a significant improvement in each cycle. In the initial condition (pre-cycle), the average writing score was only 68.67 with 19% mastery (6 students), then increased to 79.06 with 50% mastery (16 students) in Cycle I, and reached optimal results in Cycle II with an average of 89.53 and 81% mastery (26 students). Thus, the implementation of the blog-media-based Genre-Based Approach (GBA) model is proven to significantly improve popular scientific article writing skills and the learning mastery of Grade VIII E students at SMP Negeri 2 Mlati Sleman. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran serta menjelaskan peningkatan keterampilan menulis artikel ilmiah populer menggunakan model Genre-Based Approach (GBA) berbasis media blog pada murid kelas VIII E SMP Negeri 2 Mlati Sleman. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek seluruh murid kelas VIII E yang berjumlah 32 siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif untuk mengukur peningkatan rata-rata nilai unjuk kerja menulis dan persentase ketuntasan belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 80. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada kondisi awal (pra-siklus), rata-rata nilai menulis hanya 68,67 dengan ketuntasan 19% (6 siswa), kemudian meningkat menjadi 79,06 dengan ketuntasan 50% (16 siswa) pada Siklus I, dan mencapai hasil optimal pada Siklus II dengan rata-rata 89,53 serta ketuntasan 81% (26 siswa). Dengan demikian, penerapan model Genre-Based Approach (GBA) berbasis media blog terbukti secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan menulis artikel ilmiah populer serta ketuntasan belajar murid kelas VIII E SMP Negeri 2 Mlati Sleman.

Arjiman

Penelitian ini mengkaji strategi kepala Madrasah dan pelaksaaan Supervisi di MAN I Jembrana dalam merancang strategi dan pelaksaan supervisi yang efektif guna meningkatkan kinerja pendidik agar proses pembelajaran berjalan profesional dan bermakna. Tujuannya: (1) mengetahui strategi Kepala Madrasah dan pelaksaan Supervisi kepala Madrasah dalam meningkatkan kinerja pendidik di MAN I Jembrana, (2) menelaah sejauh mana strategi kepala Madrasah dan pelaksaan Supervisi kepala madrasah tersebut berdampak pada peningkatan kinerja pendidik, dan (3) mengidentifikasi faktor penghambat serta solusi yang ditempuh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif naratif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan triangulasi untuk uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Strategi Kepala Madrasah dan Pelaksanaan Supervisi kepala madrasah  dilakukan melalui pemberian motivasi, keteladanan, pelatihan, serta komunikasi harmonis. (2) Strategi Kepala Madrasah dan Pelaksaaan Supervisi kepala madrasah terbukti meningkatkan variasi metode pembelajaran, keterlibatan guru dalam kegiatan Madrasah, serta hasil belajar siswa. (3) Hambatan yang muncul antara lain keterbatasan waktu guru dan kurangnya proaktivitas sebagian pendidik. Solusi yang ditempuh berupa pembinaan berkelanjutan dan dorongan untuk terus berinovasi. Dengan demikian, strategi Kepala Madrasah dan Pelaksanaan Supervisi kepala madrasah berkontribusi positif dalam meningkatkan kinerja pendidik dan mutu pembelajaran di madrasah.

Monika Handayani Br Ginting; Diah Ayu Suryani Sitanggang; Ermina Waruwu

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

This study aims to implement the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model to improve collaboration skills and learning outcomes among phase E students in class X-3 at SMA Katolik 2 Kabanjahe in Catholic Religious Education. This research employed Classroom Action Research conducted in two cycles, consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observation sheets, learning outcome tests, and documentation, then analyzed using descriptive qualitative analysis supported by process and learning achievement indicators. The findings showed that the implementation of the CIRC learning model improved across learning stages, including orientation from 87% to 95%, organization from 90% to 97%, concept introduction from 87% to 92%, publication from 93% to 98%, and reflection and reinforcement from 87% to 98%. Students’ collaboration skills also increased in each indicator, namely working productively from 75% to 88%, actively participating in problem solving from 82% to 88%, maintaining a balance between listening and speaking from 76% to 86%, appreciating group members’ contributions from 73% to 87%, and demonstrating responsibility as group members from 77% to 93%. Learning outcomes also improved, as shown by the increase in the proficient category from 27% to 77%, while the basic and developing categories decreased to 0% in cycle II. These results indicate that CIRC effectively enhances students’ active participation, collaboration, responsibility, and learning achievement. Therefore, CIRC is recommended as an alternative collaborative learning model for Catholic Religious Education, particularly in strengthening cooperative interaction and meaningful understanding of religious learning materials in classroom practice.

Wiwin Maryani Mada; Winardi Budi Setiawan; Ahmad Husin

Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This study aims to analyze the implementation of blended learning on the motivation and learning outcomes of fifth-grade students at UPTD SD Negeri Oli′O. This study employs a quantitative approach with a quasi-experimental design. The research subjects were fifth-grade students, comprising an experimental class using LMS-based blended learning and a control class using conventional learning. Data were collected through learning motivation questionnaires and learning outcome tests administered before and after the intervention. Data analysis was conducted using the Kolmogorov-Smirnov normality test, Levene’s homogeneity test, F-test ANOVA, and paired samples t-test. The results indicate that the implementation of the blended learning model has a positive effect on students’ motivation and learning outcomes. Students who participated in blended learning demonstrated better learning motivation compared to those in the conventional learning group. Additionally, student learning outcomes improved because learning materials could be flexibly accessed again via online platforms, thereby providing students with broader opportunities to understand the material independently.

Didit Darmawan; Putri, Daffa Nayla Oktavia Hermawan; Muhammad Zajuli Yusuf

The use of digital learning media and discussion methods is increasingly important to support junior high school students' learning outcomes. Digital media, such as videos, animations, and interactive platforms, facilitate understanding of material and increase learning motivation, while discussion methods encourage active participation, critical thinking, and student reflection. This study examines the influence of the use of digital learning media and discussion methods on junior high school students to obtain a comprehensive picture of the effectiveness of both variables in improving student learning outcomes. A qualitative method with a literature review approach was used as the research method. Sources were obtained from relevant journals, articles, and books, and analyzed descriptively and qualitatively. The results found that the use of digital media and discussion methods had a positive effect on student learning outcomes. Implications emphasize the importance of adequate technological facilities and teacher training to utilize digital media and discussion methods to create enjoyable and interactive learning.

Anita; Wahyudi Hidayah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK N 1 Abung Selatan, Lampung Utara, serta pengaruhnya terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran PAI yang cenderung berpusat pada guru. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong siswa berpikir kritis, aktif, dan mampu memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi keaktifan siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa. Siswa pada kelas eksperimen menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik serta keterlibatan yang lebih tinggi dalam proses pembelajaran dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK.

Susanto, Heri; Supriadi, Dedi; Wulandari, Hikmayanti

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Guru di sekolah dasar Tahfidz sering kali menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan pengajaran Al-Qur’an dengan kemampuan pedagogik modern yang mendukung pembelajaran aktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional para guru di SD Tahfidz Ibnu Umar Karawang melalui pelatihan metode pengajaran yang bermakna dan inovatif. Permasalahan utama yang ditemukan di mitra sasaran adalah keterbatasan guru dalam menerapkan pendekatan PAIKEM serta kesulitan dalam menyusun perangkat ajar yang adaptif terhadap prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi ceramah interaktif, workshop penyusunan modul/RPP, dan praktik langsung melalui sesi microteaching. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama: (1) pemahaman karakteristik peserta didik usia 7–12 tahun berdasarkan aspek kognitif, sosial-emosional, dan psikomotorik; (2) desain pembelajaran bermakna (meaningful learning); serta (3) strategi pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL), Discovery Learning, dan pembelajaran kooperatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman 15 guru peserta dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa (student-centered) serta kemampuan mengintegrasikan teknologi pembelajaran modern (IPTEKS) seperti Canva dan media interaktif dalam proses KBM. Luaran dari program ini mencakup modul pelatihan pedagogik, publikasi artikel ilmiah, dan video diseminasi hasil implementasi metode pembelajaran.

Adfan Majdi, Muhammad; Puspıta Bhakti, Nabila Hani; Azzahra Zakiya, Lyontin Azka; Muliono Redjosar, Slamet

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini membahas program UKPI Pengajaran yang dilaksanakan oleh UKPI UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, dampak, dan luaran dari program UKPI Pengajaran terhadap mahasiswa maupun siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program UKPI Pengajaran memberikan dampak positif terhadap siswa dalam meningkatkan motivasi, semangat belajar, kedisiplinan, serta keaktifan selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, program ini juga memberikan pengalaman dan wawasan kepada mahasiswa dalam bidang komunikasi, pengajaran, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Kehadiran siswa dalam kegiatan pengajaran mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa. Program UKPI Pengajaran merupakan bentuk implementasi pengabdian masyarakat yang tidak hanya membantu proses pendidikan di sekolah, tetapi juga mengembangkan kemampuan intelektual, sosial, dan karakter siswa maupun siswa secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat lingkungan.

Lumbantobing, Minar Trisnawati; Barus, Maria; Marasi Siagian, Yosua; Lamriana Hutagalung, Salome

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan suatu program pendidikan yang bertujuan untuk mengajarkan prinsip-prinsip pragmatis dan prosedural yang berusaha untuk mengembangkan sifat kemanusiaan, budaya, serta memberikan kekuatan kepada individu, hususnya siswa, agar mereka dapat menjadi warga negara yang baik sesuai dengan tuntutan yang diakui secara moral dan konstitusional oleh  negara. Pada pembelajaran kewarganegaraan ada tiga yang menjadi dasar dalam pembelajaran yang salah satunya adalah mengembangkan kecerdasan warga negara, membina tanggung jawab warga negara, serta mendorong partisipasi warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Permasalahan Prioritas yang dihadapi adalah di SD Negeri 095207 Sorba Tonduhan, yaitu keterbatasan pembelajaran berbasisi proyek, tidak tersedianya fasilitas pendukung seperti computer yang ada di lingkungan sekolah tersebut. Kompetensi Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran kurang Kreatif: Kompetensi pedagogik guru dalam merancang pembelajaran yang interaktif dan berbasis konteks lokal masih terbatas. Penggunaan metode pembelajaran tradisional cenderung mendominasi, sehingga kurang menarik bagi siswa. Solusi yang diberikan adalah berupa pembelajaran proyek penerapan model pembelajaran berbasis proyek, Dimana pembelajaran berbasis proyek melibatkan antara guru dengan siswa. Guru berperan aktif dalam memotivasi siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru mempunyai masukan dan kreativitas yang besar serta dapat meningkatkan motivasi belajar untuk membantu siswa mencapai hasil belajar yang baik, (Magdalena et al., 2024). Menurut (Norhikmah et al., 2022), Model pembelajaran berbasis proyek menuntut siswa untuk membuat proyek yang berkaitan dengan mata pelajaran terkait. Proyek pada pembelajaran ini dibangun berdasar ide-ide para siswa yang berasal dari keresahan permasalahan riil, sehingga peserta didik terjun secara langsung dalam memecahkan masalah.

Dumar, Bergita; Wahyuni, Ida; Astarina Prajayanti, Ni Made Dwi; Yahya Fujianti, Mery Eka; Mulyani, Sri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan yang berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan psikososial anak. Tingginya kejadian bullying, baik secara fisik, verbal, maupun digital, menyebabkan siswa merasa tidak aman, mengalami kecemasan, serta penurunan interaksi sosial dan prestasi belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta upaya pencegahannya. Metode  pengabdian  yang  dilakukan  berupa  pemberian  penyuluhan  kesehatan menggunakan participatory  action  research (PAR)  dengan  tema “Edukasi Kesehatan Tentang Bullying Pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli“. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan cara mencegah bullying, serta meningkatnya sikap empati dan keberanian untuk melaporkan kejadian bullying. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali perilaku bullying dan berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulannya, kegiatan edukasi melalui pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terkait bullying, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental anak.

Sijabat, Desi; Sijabat, Osco P; Tinambunan, Herlina; Simanjuntak, Sondang

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah membantu guru menguasai teknologi dan media pembelajaran berbasis digital, khususnya Canva, untuk menciptakan media animasi yang menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa; mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Pelaksanaan sosialisasi ini mendukung implementasi program MBKM dan IKU terutama pada aspek Kolaborasi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat artinya mempertemukan mahasiswa, dosen, dan masyarakat (guru) dalam kegiatan yang saling memberdayakan, seperti sosialisasi pembuatan media animasi, serta Mahasiswa dapat terlibat aktif dalam pengembangan pendidikan di SD Negeri 096140 Parhundalian. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan sosialisasi pembuatan media animasi menggunakan Canva adalah metode partisipatif, yang melibatkan guru secara aktif melalui pelatihan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan sosialisasi ini yaitu peserta mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan tentang Media Pembelajaran animasi menggunakan canva dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, peserta juga antusias selama kegiatan dan langsung menerapkan media pembelajaran simulasi untuk mata pelajaran yang diampu.

Ulina, Febriani; Setiawan, Yusak Agus

Jurnal Silih Asuh : Teologi dan Misi 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam menerjemahkan konsep-konsep teologis yang abstrak agar sesuai dengan perkembangan kognitif peserta didik usia sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya penanaman iman sejak dini dalam keluarga sebagai ecclesia domestica, yang kemudian dilanjutkan secara sistematis dalam pendidikan formal. Namun, pada jenjang sekolah dasar, pembelajaran Pendidikan Agama Kristen menghadapi tantangan karena materi teologis yang bersifat abstrak tidak selalu selaras dengan kemampuan berpikir anak. Berdasarkan teori perkembangan kognitif Jean Piaget, anak usia 7–12 tahun berada pada tahap operasional konkret, sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman nyata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan hermeneutika-pedagogis untuk menganalisis strategi pengajaran Yesus dalam Injil Markus 4:1–33. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yesus menerapkan strategi pembelajaran yang efektif melalui pengelolaan ruang belajar (spasial), penggunaan perumpamaan sebagai media naratif, serta pendekatan dialogis-partisipatif. Strategi ini memungkinkan terjadinya jembatan antara konsep abstrak Kerajaan Allah dengan realitas konkret kehidupan pendengar. Dengan demikian, integrasi antara pemahaman teks Alkitab dan pendekatan pedagogis yang sesuai dengan perkembangan kognitif menjadi kunci dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen perlu mengembangkan strategi kreatif dan kontekstual agar nilai-nilai iman tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.

Elvia Siska; Diva Anggraini; Saskia Maharani

Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

The digestive system is one of the most abstract and complex topics in high school biology because it involves physiological processes that occur inside the body and cannot be observed directly. This situation calls for the use of instructional media that can help students understand concepts in a more concrete, systematic, and engaging way. This study aims to analyze the effect of interactive multimedia on student learning outcomes regarding the digestive system and to identify the most effective type of multimedia. This study employs a meta-analysis method using secondary data from 20 relevant scientific articles published between 2021 and 2026. Data were collected through a literature review and systematic review, then analyzed using effect size calculations with Cohen’s and Hedges’ g formulas to determine the effectiveness level of each medium. The results indicate that the use of interactive multimedia generally has a positive effect on student learning outcomes, with most media falling into the high to very high effect size category. Interactive multimedia based on Articulate Storyline was the most effective medium with the highest effect size value of 2.730, followed by Augmented Reality-based E-Magazine at 2.634. These findings indicate that interactive multimedia is effective in facilitating the visualization of concepts and increasing student engagement.  

Yulfenti Sayuna; Yeheskial Nggandung; Agustina Butar-Butar

This study addresses the issue of suboptimal student academic performance, which is frequently linked to the selection of instructional strategies that do not actively engage learners. Learning outcomes represent a multidimensional construct involving knowledge acquisition, attitude development, and skill formation. Therefore, the application of an appropriate learning model is essential to support meaningful learning experiences. This research aims to investigate the impact of implementing a Problem Based Learning (PBL) model supported by audio-visual media on students’ academic achievement. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed. The study involved two groups: an experimental class receiving the PBL intervention and a control class experiencing conventional instruction. Data were collected through pretest and posttest assessments and analyzed using both descriptive and inferential statistical techniques. The findings reveal a statistically significant difference between the two groups, indicated by a significance value below 0.05. This confirms that integrating problem-based strategies with audio-visual support contributes positively to improving students’ learning outcomes. The results highlight the importance of student-centered learning environments in fostering deeper understanding and engagement.

Danial Y. Husuna; Syarwani Canon; Ardiansyah, Ardiansyah; Meyko Panigoro; Rierind Koniyo

Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aimed to analyze the effect of using interactive PowerPoint media on the learning outcomes of eighth-grade students at SMP Negeri 3 Kabila. The study was motivated by the relatively low student learning outcomes in Social Studies, as indicated by the number of students who had not yet achieved the minimum mastery criteria, as well as the limited use of technology-based instructional media in classroom learning. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The population and sample consisted of 50 eighth-grade students. Data were collected through questionnaires, observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using simple linear regression after the instruments had met validity and reliability requirements and the data were normally distributed. The findings revealed that the use of interactive PowerPoint media had a positive and significant effect on student learning outcomes. This was indicated by a t-value of 6.184, which was higher than the t-table value of 2.008 at a 5 percent significance level. The correlation coefficient of 0.666 indicated a strong relationship, while the coefficient of determination of 0.443 showed that 44.3 percent of the variance in students’ learning outcomes was explained by the use of interactive PowerPoint media. Therefore, interactive PowerPoint media can be considered an effective instructional alternative to support the improvement of student learning outcomes.

Syahrul Hidayat; Haniatul Mabruroh

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2026 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This study is motivated by the low learning outcomes in Mahfudzat among Grade 2C students at Pondok Pesantren Al-Madani Cikalong, as indicated by an average score of 54.2, which is below the minimum passing standard of 60, as well as low student attention during learning. This study aims to determine the improvement in students’ learning activity and achievement through the implementation of the Team Quiz strategy. The method used is Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and Taggart model, conducted in three cycles using data collection techniques such as observation, interviews, tests, and documentation. The results show that the Team Quiz strategy is effective in improving both student activity and learning outcomes. Learning activity increased from 84% in Cycle I to 96% in Cycle III, while learning achievement improved from 77% (average score 70) to 100% (average score 86). Therefore, the Team Quiz strategy is proven to enhance the quality of Mahfudzat learning. It is recommended that teachers consistently apply this strategy and that schools provide adequate support to optimize the learning process.

Syahrul Hidayat; Haniatul Mabruroh

Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2026 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

This study is motivated by the low learning outcomes in Mahfudzat among Grade 2C students at Pondok Pesantren Al-Madani Cikalong, as indicated by an average score of 54.2, which is below the minimum passing standard of 60, as well as low student attention during learning. This study aims to determine the improvement in students’ learning activity and achievement through the implementation of the Team Quiz strategy. The method used is Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and Taggart model, conducted in three cycles using data collection techniques such as observation, interviews, tests, and documentation. The results show that the Team Quiz strategy is effective in improving both student activity and learning outcomes. Learning activity increased from 84% in Cycle I to 96% in Cycle III, while learning achievement improved from 77% (average score 70) to 100% (average score 86). Therefore, the Team Quiz strategy is proven to enhance the quality of Mahfudzat learning. It is recommended that teachers consistently apply this strategy and that schools provide adequate support to optimize the learning process.

Magfirah, Titing; Arridha, Riyadh

Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM) 2026 Politeknik Negeri Fakfak

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dasar pada siswa SD Inpres 2 Wagom melalui penerapan metode Total Physical Response (TPR). Berdasarkan analisis situasi, kemampuan siswa dalam memahami dan menguasai kosakata Bahasa Inggris masih tergolong rendah. Metode TPR dipilih karena mengintegrasikan gerakan fisik dengan proses pembelajaran, sehingga memudahkan siswa dalam memahami dan mengingat kosakata secara lebih efektif serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pelaksanaan pelatihan menggunakan metode ceramah dan praktik meliputi pengenalan kosakata dasar, seperti perintah (commands) dan bagian tubuh (parts of the body), yang dipadukan dengan aktivitas fisik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan responsif terhadap instruksi dalam Bahasa Inggris dan juga adanya peningkatan penguasaan kosakata siswa dari kategori sedang (±50%) sebelum pelatihan menjadi tinggi (82%) setelah penerapan metode Total Physical Response (TPR). Evaluasi kegiatan melalui kuesioner menunjukkan bahwa 89% siswa merasa metodemTPR memudahkan mereka dalam mengingat kosakata, dan 91% siswa menyatakan puas serta antusias mengikuti kegiatan ini. Secara keseluruhan, metode TPR terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris dasar sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa sekolah

Haqi Nabila Cahyanti; I Made Yudana; Ni Nyoman Asri Sidaryanti; I Wayan Kertih; I Putu Windu Mertha Sujana

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2026 CV. Alim's Publishing

This study aims to improve students’ learning outcomes through the implementation of the cooperative learning model of Student Teams Achievement Division (STAD) in the Pancasila Education subject for class VIII A at SMP Muhammadiyah Singaraja. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 29 students of class VIII A. Data were collected using learning achievement tests and observation sheets. The collected data were analyzed using descriptive quantitative techniques to evaluate students’ academic progress during each cycle. The findings indicate that the implementation of the STAD learning model contributed positively to improving students’ learning outcomes, participation, and engagement in classroom activities. Therefore, the STAD cooperative learning model can be considered an effective instructional strategy for enhancing learning achievement in Pancasila Education.

Amanda Riskina Ramadhani; Meilin Meilin; Adhel Shalsabila; Nasywa Qurrota Aini; Jodion Siburian +2 more

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

Biology learning in Indonesia is still predominantly teacher-centered, limiting students’ opportunities to actively develop critical thinking, creativity, collaboration, and other 21st-century competencies. Students often receive information passively, resulting in low engagement and limited ability to apply concepts in real-life contexts. Therefore, innovative learning models are needed to support more meaningful and student-centered learning. This study aims to review the implementation of Project-Based Learning (PjBL) in Biology education and analyze its contribution to the development of students’ 21st-century skills. The study employed a literature review method by analyzing 20 research articles published between 2022 and 2026. Articles were obtained through Google Scholar searches and selected based on relevance to Biology education, focus on PjBL implementation, and open-access availability. Data collection involved identification, screening, selection, and documentation of related studies, while data analysis used a qualitative descriptive approach. The findings indicate that PjBL effectively improves students’ cognitive achievement, conceptual understanding, scientific literacy, creativity, and critical thinking skills. In addition, PjBL enhances collaboration, communication, problem-solving abilities, learning motivation, and life skills through contextual and authentic project activities. Students become more actively involved in investigating real-world problems, designing solutions, and producing meaningful learning outputs. Furthermore, the integration of STEM approaches, digital media, blended learning, and Culturally Responsive Teaching (CRT) strengthens the effectiveness of PjBL in Biology learning. Overall, PjBL is highly relevant for supporting the Merdeka Curriculum and improving the quality of Biology education in developing 21st-century competencies.