Publication Search

68,705 articles from 589 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 111

Analytics

Febriana Krisdayanti Barus; Charles Fransiscus Ambarita

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Latar belakang penelitian ini berakar pada fenomena kemajuan yang tidak merata di antara indikator pembangunan di Sumatera Utara, di mana Indeks Pembangunan Manusia (IPM), meskipun diklasifikasikan dalam kategori “tinggi”, belum secara konsisten berkontribusi pada penurunan tingkat pengangguran. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh IMB, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data deret waktu dari tahun 2010 hingga 2025 yang bersumber dari BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, IPM, kemiskinan, dan pengangguran secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Secara parsial, IMB memiliki pengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa investasi dalam kualitas modal manusia meningkatkan produktivitas ekonomi. Sebaliknya, baik tingkat kemiskinan maupun tingkat pengangguran terbuka menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang menyiratkan bahwa peningkatan variabel-variabel ini cenderung menghambat ekspansi ekonomi. Lebih lanjut, variabel independen yang dimasukkan dalam model ini menjelaskan 49,49% variasi pertumbuhan ekonomi, sedangkan proporsi sisanya dijelaskan oleh faktor eksternal di luar cakupan penelitian ini. Hasil ini menyoroti pentingnya penerapan kebijakan yang menyelaraskan pengembangan sumber daya manusia dengan tuntutan pasar tenaga kerja untuk mengatasi masalah pengangguran terdidik.

Wilsna Rupilu; Agusta Amanda Wulandari

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal (sumber daya manusia, modal usaha, dan kualitas produk) serta faktor eksternal (harga dan lokasi) terhadap keberhasilan usaha UMKM milik women Generasi Z di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yang diberikan kepada responden. Populasi penelitian terdiri dari seluruh UMKM di Kota Kupang, dengan sampel sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling kuota, yang terdiri dari 10 responden dari masing-masing 6 kecamatan di Kota Kupang. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS. Validasi dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia, modal usaha, dan kualitas produk memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kesuksesan usaha UMKM milik perempuan Generasi Z di Kota Kupang. Sementara itu, harga memiliki efek yang signifikan namun negatif, artinya ketidakakuratan dalam penetapan harga dapat mengurangi minat beli konsumen. Di sisi lain, lokasi usaha tidak memiliki efek yang signifikan, yang menunjukkan bahwa peran lokasi semakin berkurang seiring dengan perkembangan pemasaran digital.

Dewi Lestari, Olivia; Fitriani, Fitriani; Lisa Fitriana; Mochammad Isa Anshori

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Transformasi digital menuntut organisasi untuk meningkatkan kompetensi karyawan melalui program pelatihan, namun tingkat partisipasi karyawan sering kali masih rendah meskipun fasilitas telah tersedia secara memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Nudge Theory sebagai strategi dalam memengaruhi perilaku karyawan terhadap partisipasi program pelatihan, dengan fokus pada penerapan Choice Architecture dalam konteks manajemen sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur dengan strategi integrative review yang mengkaji berbagai publikasi ilmiah bereputasi terkait Behavioral Economics, human resource development, dan pembelajaran karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis nudge, seperti pengaturan default, penyederhanaan pilihan, dan penggunaan pengingat kontekstual, secara konsisten mampu meningkatkan partisipasi pelatihan karyawan secara sukarela. Selain itu, efektivitas intervensi tersebut dipengaruhi oleh integrasi dengan faktor motivasi intrinsik yang selaras dengan prinsip Self-Determination Theory. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa kerangka integratif yang menggabungkan perspektif Behavioral Economics dan human resource development, serta menawarkan implikasi praktis bagi HR leaders dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis perilaku.

Nursani, Adila; Suherman, Anisa Salsabila; Apriliani, Berliana Mawar; Sofyan, Keysa Kailani; Nadiawati, Khansa +2 more

Majelis : Jurnal Hukum Indonesia 2026 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Abstract. This study aims to examine the causes, forms, and strategies for combating violence against female Indonesian migrant workers (PMI) from a legal, sociological, and gender perspective. The background of this research is based on the vulnerability of female PMI to various forms of physical, psychological, sexual, and economic violence, which occurs from the pre-placement stage to the post-placement stage, as well as the long-term impact on mental health, human rights, and socio-economic reintegration. The method used is empirical legal with primary data collection through in-depth interviews with female PMI victims of violence and accompanying institutions, as well as secondary data in the form of literature reviews, laws and regulations, and scientific publications. The analysis was conducted using descriptive qualitative methods, integrating human rights theory, Feminist Legal Theory, and international migration policy. The results of the study show that the vulnerability of female migrant workers is caused by economic factors, education, patriarchal culture, non-transparent recruitment processes, the characteristics of work in the informal sector, power imbalances with employers, and weak legal protection in the destination country. The forms of violence experienced include beatings, sexual harassment, threats, social isolation, wage withholding, and structural exploitation practices. Protection efforts implemented include preventive approaches through training, legal education, legal document guarantees, and assistance from law enforcement agencies, as well as repressive approaches through action against perpetrators of violence and bilateral cooperation with destination countries. This study emphasizes the importance of comprehensive and sustainable protection for female Indonesian migrant workers, covering all stages of labor migration as well as strengthening digital-based monitoring systems, officer capacity, and cross-sector collaboration to ensure the safety, dignity, and fulfillment of the human rights of female Indonesian migrant workers.  

Nur Wulan Sari; Adenanthera Lesmana; Roesjanto Roesjanto

Logistics and Supply Chain Insights 2025 Indonesian Maritime Researchers and Lecturers

The rapid development and population growth in Bekasi Regency, Indonesia, have resulted in increasing traffic density and a corresponding rise in road traffic accidents (RTA), particularly along the critical 28 km Kalimalang Inspection Highway, locally known as "Jalur Tengkorak." This study aims to analyze the simultaneous and partial influence of Vehicle Factors (X1), Human Factors (X2), and Road Physical Condition Factors (X3) on RTA (Y). A quantitative descriptive approach utilizing Multiple Linear Regression (MLR) was employed, based on primary data collected through questionnaires from 100 motorcycle riders and secondary data from Polresta Bekasi (2022). The findings confirm that all three variables significantly and positively influence RTA, resulting in the model \hat{Y} = 2.218 + 0.302 X1 + 0.161 X2 + 0.289 X3 + \mu. The adjusted coefficient of determination (R^2) is 0.514, indicating that 51.4\% of RTA variation is explained by these factors. Crucially, the Road Physical Condition Factor (X3) emerged as the strongest predictor (t=4.429, \beta=0.385), surpassing the traditional dominance of human error. This key finding suggests that mitigation strategies must prioritize urgent infrastructure repair addressing potholes, road waves, and insufficient markings to significantly reduce accident frequency in this corridor.

Simpliano Darmentos Dedo

Port Management and Maritime Administration Journal 2025 Indonesian Maritime Researchers and Lecturers

Sea transportation plays a crucial role in supporting national development, particularly in transporting goods and passengers. Tanjung Emas Port in Semarang, as a major port with high traffic, faces significant challenges in ensuring navigational safety. This study aims to analyze the partial effects of three key operational factors—Communication System (X1), Safety Facilities (X2), and Crew Competence (X3)—on Navigational Safety (Y). A quantitative approach was used with a sample of 100 ship crew members, selected using incidental sampling. Data were analyzed through descriptive statistics and Multiple Linear Regression (MLR) using SPSS. The results indicate that all three independent variables have a positive and significant effect on navigational safety. The regression equation obtained, Y = -1.398 + 0.218X1 + 0.278X2 + 0.302X3 + μ, shows that Crew Competence (X3) is the most dominant variable in predicting navigational safety outcomes. Collectively, these variables explain 72.4% of the variance in navigational safety. These findings emphasize that human competence and adherence to procedural discipline are critical leverage points in improving safety performance at ports.

Shodiq, Muhamad Jafar; Muhamad Jafar Shodiq; Joshua Adi Putra; Muhammad Wardoyo; Sri Wahyuni

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etos kerja, motivasi intrinsik, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Cirebon. Kinerja karyawan menjadi salah satu indikator penting dalam menjamin keberlangsungan dan daya saing perusahaan. Namun, ketidaksesuaian antara potensi sumber daya manusia dan hasil aktual di lapangan masih sering terjadi, ditandai dengan rendahnya produktivitas, tingginya turnover, serta loyalitas karyawan yang lemah. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menguji ketiga variabel psikologis internal secara simultan dalam satu model penelitian, berbeda dari studi sebelumnya yang menguji secara parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausal asosiatif. Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 50 responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25 untuk mengukur pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel dependen, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja, motivasi intrinsik, dan kepuasan kerja secara signifikan memengaruhi kinerja karyawan. Etos kerja memiliki hubungan positif, motivasi intrinsik menunjukkan pengaruh negatif jika tidak selaras dengan dukungan organisasi, dan kepuasan kerja berkontribusi dalam menciptakan kenyamanan dan loyalitas. Secara simultan, ketiga variabel tersebut menjelaskan proporsi signifikan terhadap variasi kinerja. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu menyusun strategi pengelolaan SDM yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan faktor psikologis karyawan secara menyeluruh.

Rohimatul Anwar; Linda Rassiyanti; Rizka Pitri

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The Human Development Index (HDI) functions as a key indicator for assessing the level of welfare and overall quality of life of the population within a specific region. This study aims to examine the socio-economic factors influencing HDI at the provincial level in Indonesia using a Gaussian kernel regression approach. A nonparametric method is employed due to its flexibility in capturing nonlinear relationships between the response and predictor variables without the need to assume a specific functional form. The analysis utilizes secondary data, including education, poverty, per capita expenditure, expected years of schooling, open unemployment rate, and gross regional domestic product for each Indonesian province. The findings from this study indicate that educational factors, particularly mean years of schooling and expected years of schooling, exert the most significant impact on HDI improvement. The estimated Gaussian kernel regression model demonstrates a coefficient of determination of 0.9954 and a residual standard error of 0.3468, reflecting a very high predictive accuracy and relatively low error. These results suggest that Gaussian kernel regression is an effective nonparametric approach for analyzing human development in Indonesia.

Alfajri, M. Fariz; Denny Nazaria Rifani

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini mengkaji pengaruh keadilan organisasi terhadap keterlibatan kerja pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai. Tujuannya adalah untuk memahami sejauh mana penerapan keadilan organisasi, yang meliputi dimensi keadilan prosedural, distributif, interaksional, dan informasional, dapat meningkatkan motivasi, dedikasi, serta kinerja pegawai demi menunjang efektivitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 107 pegawai. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, regresi linear sederhana, uji signifikansi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 45,2%. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi keadilan dalam organisasi memberikan kontribusi yang substansial terhadap tingkat semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan penyerapan (absorption) pegawai dalam menjalankan tugas. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap adanya kebutuhan penambahan sumber daya manusia agar distribusi beban kerja menjadi lebih proporsional dan tidak menimbulkan ketimpangan yang berdampak pada ketidakadilan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keadilan organisasi merupakan faktor penting dalam membangun lingkungan kerja yang produktif dan mendukung keterlibatan pegawai secara optimal. Disarankan agar manajemen Lapas Kelas IIA Binjai terus memperkuat prinsip keadilan dalam sistem kerja, distribusi pelatihan, dan pengelolaan SDM guna menciptakan suasana kerja yang adil, kondusif, dan berkelanjutan.

Maulida, Wanda; Sugeng pradikto

Pendidikan memegang peranan penting dalam membangun generasi unggul, terutama dalam konteks ekonomi kreatif yang tengah berkembang pesat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana inovasi pendidikan dapat berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul, dengan fokus pada penerapan ekonomi kreatif di sektor pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber yang terkait dengan inovasi pendidikan dan ekonomi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pendidikan, termasuk kurikulum berbasis ekonomi kreatif, dapat memperkenalkan keterampilan dan pengetahuan baru yang dibutuhkan oleh generasi muda untuk berkecimpung dalam ekonomi digital dan industri kreatif. Selain itu, dukungan pembelajaran berbasis teknologi dan pengembangan keterampilan kewirausahaan menjadi faktor kunci dalam menyiapkan generasi yang adaptif dan inovatif. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengintegrasikan ekonomi kreatif ke dalam kurikulum pendidikan dan meningkatkan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan sektor industri untuk menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan kewirausahaan di Indonesia.

cahyani, Davina Fitria; Slam, Zaenul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Konstitusi Republik Indonesia, UUD 1945, menjamin perlindungan hak asasi manusia tanpa diskriminasi, termasuk hak asasi perempuan. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat kesenjangan antara norma konstitusional dan realitas sosial yang dihadapi perempuan Indonesia. Artikel ini membahas bagaimana UUD 1945 mengatur hak asasi perempuan serta sejauh mana implementasi norma-norma tersebut dalam kebijakan, hukum positif, dan kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan yuridis-normatif dan analisis terhadap berbagai kasus serta kebijakan nasional, ditemukan bahwa kendala budaya patriarki, minimnya penegakan hukum, serta ketimpangan akses terhadap keadilan menjadi faktor utama yang menghambat terwujudnya kesetaraan gender. Penelitian ini menekankan pentingnya harmonisasi regulasi dan penguatan institusi penegak hukum untuk menjamin perlindungan hak-hak perempuan secara efektif.

Khoiriyah, Siti; Pratama, Gama

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan strategis dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Namun, UMKM menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses permodalan, rendahnya kualitas sumber daya manusia, kurangnya pemanfaatan teknologi, serta kendala dalam pemasaran produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi UMKM, mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah dan sektor swasta, serta merumuskan strategi pengembangan yang aplikatif dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang mencakup pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi akses pasar dan teknologi dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM secara signifikan. Selain itu, peningkatan proses pembelajaran dalam UMKM sangat penting untuk mendorong inovasi produk dan perbaikan kinerja usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan UMKM harus terintegrasi dengan pemberdayaan sumber daya manusia, peningkatan akses permodalan, dan pemanfaatan teknologi digital. Dukungan kebijakan yang memudahkan akses pembiayaan dan regulasi yang ramah terhadap UMKM juga menjadi faktor penentu keberhasilan pengembangan sektor ini. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perumusan kebijakan dan program pemberdayaan UMKM yang lebih efektif, sehingga UMKM dapat tumbuh dan berkontribusi lebih optimal terhadap perekonomian nasional.

Arumsari, Oktaviani Putri Dita; Sunyoto, Agus Bambang; Rahayu, Wening Patmi; Winarno, Agung

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

Inovasi sosial dan kewirausahaan sosial telah menjadi strategi utama dalam menciptakan solusi berkelanjutan bagi tantangan sosial dan ekonomi yang tidak dapat diselesaikan oleh pendekatan bisnis konvensional. Makalah ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis inovasi sosial dan perannya dalam kewirausahaan sosial; 2) Mengidentifikasi hubungan antara inovasi sosial dan keberlanjutan UMKM dalam konteks ekonomi berbasis dampak sosial; 3) Menjelaskan faktor-faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan kewirausahaan sosial. Hasil penelitian menunjukkan inovasi sosial berkontribusi dalam meningkatkan daya saing dan ketahanan UMKM melalui penerapan model bisnis berbasis dampak sosial, ekonomi sirkular, serta digitalisasi bisnis. Keberhasilan kewirausahaan sosial dipengaruhi oleh faktor internal, seperti kepemimpinan yang visioner, strategi pengelolaan sumber daya manusia yang efektif, serta model bisnis yang adaptif dan inovatif. Sementara itu, faktor eksternal yang berperan mencakup dukungan kebijakan pemerintah, akses terhadap pendanaan berbasis dampak sosial, serta kemitraan strategis dengan sektor swasta dan akademisi. Indikator utama keberhasilan kewirausahaan sosial mencakup pengukuran dampak sosial dan ekonomi, keberlanjutan finansial dan operasional, serta efektivitas model bisnis dalam menjangkau masyarakat yang lebih luas. Sebagai implikasi, makalah ini merekomendasikan penguatan kebijakan publik yang mendukung bisnis sosial, peningkatan akses pendanaan berbasis dampak, serta integrasi inovasi sosial dalam strategi pengembangan UMKM. Dengan menciptakan ekosistem yang lebih mendukung bagi kewirausahaan sosial, diharapkan inovasi sosial dapat menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Munir, Shobahul; Lukiarti, Ming Ming

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Sumber daya manusia merupakan poin utama dalam pembangunan bangsa, salah satunya adalah mengurangi angka pengangguran dengan berwirausaha. Dilakukannya studi ini guna untuk menunjukkan bagaimana motivasi, lingkungan keluarga, dan kewirausahaan pendidikan berdampak pada minat wirausaha Gen Y di Kecamatan Rembang. Generasi ini  lahir dari tahun 1980 hingga 2000, tinggal di Kecamatan Rembang dan ingin menjadi wirausahawan. Metode pengambilan sampel digunakan secara purposive. Kriteria yang digunakan meliputi: 1) generasi milenial kelahiran tahun 1980-2000 dan memiliki minat dalam usaha; dan 2) generasi milenial yang tinggal di Kecamatan Rembang. Data dianalisis dengan pengolahan analisis regresi linier berganda di alat bantu SPSS 24. Penelitian ini memiliki temuan, dimana semua faktor bebas yang dieliti yang terdiri dari variabel motivasi, lingkungan keluarga, dan pendidikan wirausaha masing-masing memberi dampak positif pada minat wirausaha generasi milenial di Kecamatan Rembang. Variabel motivasi, lingkungan keluarga, dan pendidikan wirausaha dalam model  riset ini hanya dapat mempengaruhi minat berwirausaha sebesar 37,4%, dan sebab-sebab lain menjelaskan 62,6%.

Riyono Riyono; Hani Krisnawati; Y. Sutomo; Sukirman Sukirman; Kasidi Kasidi

Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Human resource performance is one of the main factors for the Company. With the existence of factors that influence the performance of human resources, it is hoped that there will be improvements in the performance of human resources in a company so that better conditions and environments can be created. In connection with this, it becomes interesting to carry out community service activities with the aim of providing students with insight into the world of work. Implementation is carried out by means of lectures and discussions with students. The results of this service activity: participants appeared to be highly enthusiastic, because they felt they had benefited from the resource person's presentation by asking questions and discussing.

I Putu Sawitra Danda Prasetia; Komang Adi Sastra Wijaya; Ni Putu Anik Prabawati

RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan 2025 Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Bangli Regency created an e-government  based public complaints program called Bangli Era Baru 24 Hour Fast Service. Implementation of this program builds synergy among all public service delivery organizations, one of which is Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. However, in implementing this synergy there are still various problems. This research aims to determine the extent of the synergy in handling complaints about clean water services in Bangli Regency from an electronic government perspective and analyze the influencing factors. This research applies descriptive qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results show that the synergy between Diskominfosan and Perumda Air Minum Tirta Danu Arta in handling clean water service complaints has gone well. The support and value elements have been fulfilled because there is clear regulatory support, stakeholder commitment, and benefits felt by the community and stakeholders. However, there are elements of capacity that have not been met because there are challenges such as limited human resources and a minimal budget for managing complaint channels. The recommendations include increasing human resource capacity, better budget allocation, and optimizing outreach to increase community participation. Kabupaten Bangli menciptakan sebuah program pengaduan masyarakat berbasis e-government  yang bernama Layanan Cepat 24 Jam Bangli Era Baru. Implementasi program tersebut membangun sinergi seluruh organisasi penyelenggara layanan publik, salah satunya adalah Perumda Air Minum Tirta Danu Arta. Namun dalam pelaksanaan sinergi ini masih memiliki berbagai permasalahan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk  mengetahui sejauh mana sinergi  penanganan pengaduan pelayanan air bersih di Kabupaten Bangli dari sudut pandang electronic government dan menganalisis faktor–faktor apa yang mempengaruhi. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa sinergi antara Diskominfosan dan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta dalam menangani pengaduan  pelayanan air bersih telah berjalan baik. Elemen dukungan (support) dan manfaat (value) sudah terpenuhi karena terdapat dukungan regulasi yang jelas, komitmen pemangku kepentingan, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan. Namun, terdapat elemen kemampuan (capacity) belum terpenuhi karena terdapat tantangan seperti terbatasnya sumber daya manusia dan minimnya anggaran untuk pengelolaan kanal pengaduan. Pemberian rekomendasi mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, alokasi anggaran yang lebih baik, dan optimalisasi sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Lucas Sanjaya; Mu’izzaddin Wa’addulloh; Ramli Sangadji

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2025 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Kapal Penunpang KM. Dharma Rucitra 9 milik PT. Dharma Lautan Utama (DLU) di wilayah Semarang mengoperasikan layanan penyeberangan Semarang-Kumai, sedangkan KM. Dharma Kartika 2 melayani layanan penyeberangan Surabaya-Banjarmasin yang disediakan pemerintah untuk masyarakat Indonesia. Terdapat beberapa skema dalam pengangkutan bahan baku antara Ship to Ship, Truck to Ship dan Onshore to Ship Pengadaan bahan baku akan dilakukan melalui skema ship to ship dan Truck to ship di wilayah penumpang, sehingga apabila terjadi kecelakaan akan mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit, baik dari segi material maupun manusia. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemilihan metode bunker terhadap perhitungan ROB (Quantity Remaining On Board), biaya tumpahan minyak Penelitian ini juga bertujuan menganalisis faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap tumpahan minyak ketika saat melakukan proses bunker. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan perhitungan-perhitungan ROB Soundingan – Trim = Hasil sounding, selanjutnya adalah perhitungan untuk menentukan jumlah permintaan minyak untuk bunker.   Kapasitas tangki – ROB (Sisa bahan bakar), untuk analisis biaya kasus tumpahan minyak penulis menggunakan rumus dari (W.wirtz,) yaitu sesuai Persamaan   Ln (TC) = 0,4667 x (t) + 13,894. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti bisa menyimpulkan untuk kedua metode bunker sendiri tidak ada kebocoran pada saat proses bunker sehingga aman untuk pemilihan metode bunker tersebut, tetapi untuk analisis pemilihan metode bunker dapat diambil kesimpulan dari segi keamanan, teknis dan biaya metode bunker dengan menggunakan truk to ship lebih efisien, mendapat 80%, segi keselamatan truck to sehip mendapat 60% segi biaya truk to ship mendapat 60%, berdasarkan analisis perhitungan sisa bahan bakar yang telah peneliti analisis tidak ada over muatan atau kelebihan muatan yang segnifikan, Proses identifikasi risiko tumpahan minyak merupakan risiko ringan atau rendah, namun tetap harus diperhatikan dan dikendalikan untuk mengatasinya apabila terjadi risiko besar, dampak dari tumpahan ini berdampak selama 3 bulan maka kerugian yang di alami nelayan sebesar Rp. 1.240.729,- × 36 = Rp.44.666.244,- perhitungan ini hanya untuk satu nelayan sedangkan untuk penduduk pesisir pelabuhan Tanjung perak surabaya 75% berprofesi sebagai nelayan tentu saja ini menjadi kerugian yang besar bagi nelayan.

Wibowo, Muhammad Nanang Khilmi; Cholil, Saifur Rohman

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Penanganan bencana merupakan isu krusial dalam mengurangi dampak negatif bencana alam dan non-alam di Kota Semarang, yang memiliki potensi bencana seperti banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan bencana di Kota Semarang pada tahun 2024 dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan VIseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (VIKOR), untuk menentukan prioritas tindakan yang paling efektif dalam mitigasi dan respons bencana. Metode AHP digunakan untuk memberikan bobot pada kriteria-kriteria yang mempengaruhi penanganan bencana, seperti kesiapsiagaan, infrastruktur, dan sumber daya manusia. Selanjutnya, metode VIKOR diterapkan untuk memilih solusi terbaik berdasarkan alternatif penanganan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas penanganan bencana di Kota Semarang sebaiknya difokuskan pada penguatan sistem peringatan dini dan pengembangan infrastruktur evakuasi, dengan memperhatikan kesiapsiagaan masyarakat sebagai faktor pendukung utama. Berdasarkan perhitungan AHP, kriteria "kesiapsiagaan masyarakat" memperoleh bobot tertinggi, sementara perhitungan VIKOR menunjukkan bahwa tindakan penguatan infrastruktur evakuasi adalah solusi terbaik untuk mengurangi dampak bencana. Penelitian ini merekomendasikan Pemerintah Kota Semarang untuk meningkatkan investasi pada infrastruktur penanganan bencana dan memperkuat pelatihan serta keterlibatan masyarakat dalam program kesiapsiagaan bencana.  

Denisius Umbu Pati

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang sangat penting karena berdampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia pada generasi yang akan datang. Stunting adalah kegagalan tumbuh pada anak kecil (anak di bawah usia 5 tahun) yang tinggi atau tinggi badannya terlalu kecil untuk usianya akibat kekurangan gizi kronis. Tujuan dari penelitian ini ialah melihat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan pola pengasuhan ibu terhadap stunting pada anak balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan desain case control study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 sampel kasus dan 98 sampel control. Uji yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa kerakteristik responden dengan kategori pemberian ASI secara Eksklusif berjumlah 93 (47,4%) responden dan kategori tidak memberikan ASI secara eksklusif berjumlah 103 (52,6%) sedangkan kerakteristik responden dengan pola pengasuhan kategori memberikan pola asuh secara baik dan benar baik itu memberikan perawatan, memberikan makanan yang bergizi, dan menjaga kebersihan anak berjumlah 12 (6,1%) responden dan kategori memberikan pola asuh yang tidak maksimal atau kurang baik berjumlah 184 (93,9%). Dan terdapat hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dan pola pengasuhan balita terhadap stunting pada balita dengan nilai p-value 0,003. Saran diberikan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan responden dan meningkatkan akses terhadap fasilitas Kesehatan.

Denisius Umbu Pati

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang sangat penting karena berdampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia pada generasi yang akan datang. Stunting adalah kegagalan tumbuh pada anak kecil (anak di bawah usia 5 tahun) yang tinggi atau tinggi badannya terlalu kecil untuk usianya akibat kekurangan gizi kronis. Tujuan dari penelitian ini ialah melihat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan pola pengasuhan ibu terhadap stunting pada anak balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan desain case control study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 sampel kasus dan 98 sampel control. Uji yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa kerakteristik responden dengan kategori pemberian ASI secara Eksklusif berjumlah 93 (47,4%) responden dan kategori tidak memberikan ASI secara eksklusif berjumlah 103 (52,6%) sedangkan kerakteristik responden dengan pola pengasuhan kategori memberikan pola asuh secara baik dan benar baik itu memberikan perawatan, memberikan makanan yang bergizi, dan menjaga kebersihan anak berjumlah 12 (6,1%) responden dan kategori memberikan pola asuh yang tidak maksimal atau kurang baik berjumlah 184 (93,9%). Dan terdapat hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dan pola pengasuhan balita terhadap stunting pada balita dengan nilai p-value 0,003. Saran diberikan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan responden dan meningkatkan akses terhadap fasilitas Kesehatan.