Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Viona Rahmawati Jubaidah; Rusnandari Retno Cahyani

Jurnal Ekonomi dan Keuangan 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This research discusses efforts to develop Metro City as a city of the future, focusing on the successful integration of the Trans Sumatra Toll Exit in Batanghari Ogan. In the context of development, emphasis is placed on the importance of green open space areas to make Metro City beautiful and act as a model for the autonomy of other cities. Through a literature review, relevant research includes analysis of regional economic regulations and the role of regional government policies in development, with examples of scientific journals that support business contributions to regional income. Although the results of previous research already exist, this research more specifically explores the economic policies of the Metro City regional government regarding the management of Nuwo Intan business locations in 2018. The nature of this research is descriptive and qualitative, using qualitative analysis to describe the phenomenon and influence of the Metro City Regional Government's economic policies on street vendors' income in Nuwo Intan.    

Fauziah Noor Musid; Arif Rinaldi Dikananda; Fathurrohman

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah kejadian bencana alam tertingggi di Indonesia sebanyak 3006 kejadian untuk periode 2015-2021. Kondisi ini mengharuskan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan Pemda Provinsi Jawa Barat untuk memperhatikan penanggulangan bencana serta penanganan dampak bencana. Bencana-bencana yang terjadi dapat mengakibatkan dampak yang merusak berbagai bidang. Salah satu dampak yang sangat berpengaruh adalah dampak kerusakan rumah. Kerusakan rumah akibat bencana merupakan dampak yang menyangkut kerusakan pada bidang ekonomi, sosial dan lingkungan. Karena itu, penanganan dampak kerusakan rumah harus dilakukan secara matang, tepat serta cara penanganannya harus berkembang setiap saat. Agar kedepannya bisa melakukan penanganan seperti yang diinginkan, maka perlu diketahui klaster/kelompok bencana berdasarkan dampak jumlah kerusakan rumah berdasarkan kondisi akibat bencana yang telah terjadi di Jawa Barat, dengan cara melakukan pengimplementasian algoritma K-Means clustering untuk mengklasterisasikan data jumlah kerusakan rumah berdasarkan kondisi yang diambil dari portal resmi data terbuka milik Pemda Provinsi Jawa Barat yaitu Open Data Jabar. Dalam kaitannya dengan data dampak bencana, teknik pengelompokan pada data mining sangat berguna dalam mengelompokkan data dampak bencana berupa keruskan rumah berdasarkan kemiripannya. Proyek tugas akhir ini mengimplementasikan algoritma k-means untuk mengklasterisasi data jumlah kerusakan rumah akibat bencana berdasarkan kondisinya yang terjadi di Jawa Barat dan menghasilkan 2 klaster/kelompok dengan nilai dbi teroptimal sebesar 0,118 dimana klaster 0 berisi data yang berasal dari 16 Kabupaten di Jawa Barat dan klaster 1 yang berisi data yang berasal dari 9 Kota di Jawa Barat.

Yunita Budi Alifya Miranti; Hwihanus Hwihanus

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2023 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini mencoba untuk mencari tahu penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA), system pengendalian internal (SPI), dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pada kualitas laporan keuangan (FS) Pemda. Baik teori agensi maupun teori kepatuhan digunakan dalam penelitian ini. Sebagai hubungan antara masyarakat sebagai pelaku utama dan pemerintah dijelaskan oleh teori keagenan. Menurut hipotesis kepatuhan, setiap lembaga wajib mengikuti aturan karena legislatif memiliki hak untuk mengatur perilaku. Populasi penelitian ini yaitu karyawan bagian keuangan sebuah organisasi Pemda di kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ada 106 responden dalam keseluruhan sampel penelitian. Data primer dari penyebaran kuesioner kepada responden digunakan. Akan tetapi, sistem pengendalian internal dan SIA tidak berdampak pada kualitas FS. Konsekuensi dari penelitian ini menyoroti betapa pentingnya meningkatkan keterampilan sumber daya manusia pemerintah daerah.

Arief Tukiman Hendrawijaya; Lutfi Ariefianto; Fuad Hasan

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Upaya peningkatan kesejahteraan petani-peternak dikabupaten jember saat ini merupakan salah satu program pemerintah daerah dengan kepemimpinan Bupati yang baru menjadi hal yang masuk dalam kategori utama dan pertama, maka dari itu pemerintah tidak segan segra mengajak para gabungan kelompok tani dan peternak untuk meningkatkan kualitas produksi. Jika kualitas dan kuantitas produksinya meningkat akan meberikan dampak yang secara langsung terhadap tingkat kesejahteraan para petani dan peternak khusunya di kabupaten Jember. Dengan berwirausaha di sektor pertanian dan petrnakan akan memberikan edukatisi bagi para generasi muda bahwa mencari pekerjaan itu tidak harus migrasi ke kota besar lainya namun bisa di cipatan sendiri di daerah sendiri denganberbasis pada potensi lokal. Serta memberikan image bahwa melaui sektor ini pemuda bisa menjemput kesuksesan sedini mungkin. Universitas Jember yang siap menjadi BLU bekerja sama dengan Pemda Jember melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember (UNEJ), memberikan kesempatan melalui proram pengabdian kemitraan turut menjawab dan kontribusi terhadap permasalahan dalam pemberdayaan masyakat khususnya petani dan petrnak yang tergabung dalam komunitas 2S Farm. Berdasarkan data dan informasi yang didapatkan pada Masyarakat di Desa Ambulu Jember Kelompok Peternak kesulitan pakancberkualitas sehingga produktivitas daging dan susuckambing perah sangat rendah. Pakan ternak hanya didapatkan dari hasil merumput tiap harinya tanpa memperhitungkan kebutuhan ternak., Perrmasalahan-permasalahan yang sering dihadapi peternak dalam budidaya kambing perah yaitu: (1) kualitas pakan yang diberikan masih tergolong rendah dan pakan pakan komersil mahal. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi kualitas dan kualitas bahan baku pakan yang ada terutama dari hijauan rumput dan legum. (2) Pakan alternatif darilimbah pertanian tidak termanfaatkan karena  pengetahuan peternak mengenai pengolahan pakan dan peningkatan gizi pakan terbatas. Keterbatasan alat seperti mesin chopper yang digunakan dalam mencacah (3) Pemeliharaan yang masih tradisional serta biaya produksi yang kurang termonitoring dengan baik maka perlu diambil langkah untuk memperbaiki manajemen pemeliharaan dan manajemen pakan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Berdasarkan hasil analisis tim pengusul terhadap permasalahan yang dialami mitra, maka pada kegiatan pengabdian tahun ini, tim pengusul merumuskan solusi untuk mengatasi permasalahan mitra. Solusi yang ditawarkan untuk permasalah mitra adalah melalui teori Triple Better Program oleh Patrick Boyle : (1) Informasional melalui penyuluhan kepada mitra tentang potensi limbah pertanian sebagai pakan fermentasi peningkat kualitas dan kuantitas produksi ternak, (2) Institusional melalui Kegiatan Pelatihan Kepada Mitra cara mengolah limbah pertanian menjadi pakan fermentasi yang sesuai dengan kebutuhan ternak, dan Pelatihan dan penyuluhan tentang pengorganisasian kelompok dan manajemen bisnis yang baik dan 3) Developmental  yakni melakukan monitoring tingkat keberdayaan mitra dari segi ekonomi.    

Carorin, Carorin

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Dalam pelaksanaan otonomi daerah Pemerintah Kabupaten/Kota pada umumnya mempunyai 3fungsi yaitu alokasi, distribusi dan stabilisasi. Pelaksanaan fungsi Pemda di bidang alokasi antaralain adalah memberikan pelayanan dan fasilitas publik, yang diwujudkan dalam pembangunanterminal di Desa Widorokondang Kabupaten Pati. Dengan dibangunnya terminal ini akanmendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pati dan mendukung perkembangan kotasekitarnya, mengingat Kabupaten Pati letaknya cukup strategis yaitu berbatasan denganKabupaten Kudus, Jepara, Grobogan,Blora dan Rembang. Lokasi penelitian ini adalah DesaWidorokondang Kabupaten Pati. Adapun alat analisis yang digunakan Analisis net present value(NPV), Analisis payback period, Analisis Return on Investment (ROI), Analisis hasilpengembalian (internal rate of return)/IRR serta analisis kerjasama Pemerintah-Swasta.Kesimpulan yang diperoleh adalah Potensi kepadatan lalu lintas tinggi di kawasan ini akanmemberikan peluang pemasukan (Cash In Flow) sebesar Rp 149.743.501. Biaya investasipembangunan di kawasan ini sebesar Rp29.515.745.000. Dengan batas masa investasi 25tahun, maka didapatkan :DF 10%, Payback periode adalah 23 tahun, DF 12%, tidak layak (diatas 25 tahun), DF 14%, tidak layak (di atas 25 tahun)