SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

54,413 articles from 425 journals · 1,456 citations tracked

Showing 1-20 of 149

Analytics

Wiwit Zuriati Uno; Rifka Anggraini Anggai; Lisa Efriani Puluhulawa; Amelia Regina Arsyad

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman lokal yang kaya protein, vitamin, dan mineral, serta berpotensi mendukung pemenuhan gizi anak apabila diolah dalam bentuk yang lebih diterima. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) berbasis data empiris masyarakat sebagai permen pendukung gizi anak. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tinelo, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, dengan sasaran ibu yang memiliki anak usia 5–12 tahun. Tahap awal dilakukan pengumpulan data empiris melalui wawancara semi-terstruktur untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan daun kelor dan tingkat penerimaan anak. Selanjutnya dilakukan kegiatan edukasi mengenai manfaat gizi daun kelor serta pendampingan pembuatan permen herbal kelor sebagai inovasi pengolahan pangan berbasis kearifan lokal. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan kondisi pra dan pasca kegiatan terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan penerimaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu terhadap manfaat gizi daun kelor, dukungan terhadap inovasi pengolahan, penerimaan anak terhadap konsumsi kelor, partisipasi aktif masyarakat, serta minat untuk mengolah daun kelor secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis data empiris dan inovasi pangan lokal efektif dalam meningkatkan pemanfaatan daun kelor sebagai pendukung gizi anak.

Sony Junaedi; Yosep Bb Margono; Endah Dwi Hayati; Sri Sulihingtyas D.; Muslimah

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris akademik mahasiswa melalui pelatihan TOEFL di Akademi Kesehatan Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Permasalahan utama adalah rendahnya pemahaman mahasiswa terhadap struktur TOEFL dan strategi pengerjaan soal. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan Communicative Language Teaching (CLT). Sebanyak 54 peserta mengikuti pelatihan yang mencakup listening, structure, dan reading serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata skor meningkat dari 457,26 menjadi 527,74. Tingkat kelulusan meningkat dari 66,7% menjadi 88,9%, dan peserta remedial mencapai kelulusan 100%. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan TOEFL berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris mahasiswa.

Krismiyarsi; Hadi Karyono; Kunarto; Mahmuda Pancawisma Febriharini

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang semakin kompleks dan menjadi tantangan serius dalam kehidupan masyarakat, khususnya di lingkungan panti sosial pelayanan anak. Berbagai bentuk kenakalan remaja seperti pelanggaran tata tertib, pergaulan bebas, penyalahgunaan media digital, hingga tindakan yang berpotensi melanggar hukum menunjukkan pentingnya pembinaan karakter dan kesadaran hukum sejak dini. Kurangnya pemahaman tentang norma hukum, lemahnya kontrol diri, serta pengaruh lingkungan sosial menjadi faktor yang mendorong terjadinya perilaku menyimpang pada remaja. Kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan oleh Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (UNTAG) Semarang di Panti Sosial Pelayanan Anak Tawangmangu, Karanganyar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, membangun karakter positif, serta memberikan pemahaman kepada remaja mengenai konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi kasus sederhana yang dekat dengan kehidupan remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan hukum mampu meningkatkan pemahaman remaja terhadap norma hukum dan sosial, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perilaku disiplin dan tanggung jawab, serta mendorong terbentuknya sikap preventif terhadap tindakan kenakalan. Dengan demikian, penyuluhan hukum menjadi salah satu strategi efektif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja melalui pembinaan kesadaran hukum dan penguatan karakter sejak usia dini.

Mely Purnadian

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

 Dental and oral health is an essential part of overall bodily health. The high prevalence of caries and cavities in children is generally caused by a lack of tooth-brushing skills. Incorrect techniques and improper duration cause food residue to remain, which ultimately triggers the demineralization of the tooth enamel. This socialization activity aims to provide education on the importance of brushing teeth with correct and effective techniques for elementary school students. The activity was conducted at SDIT Al-Azhar Kediri City, using a practical and interactive simulation approach; starting with a PowerPoint presentation, followed by a demonstration of proper tooth-brushing techniques using teaching aids. There were 84 children involved in this activity, and the results showed that approximately 90% of the participants could correctly answer the questions provided. Consequently, this socialization activity successfully increased the participants' knowledge and understanding of maintaining dental and oral health

Mely Purnadian

Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

 Dental and oral health is an essential part of overall bodily health. The high prevalence of caries and cavities in children is generally caused by a lack of tooth-brushing skills. Incorrect techniques and improper duration cause food residue to remain, which ultimately triggers the demineralization of the tooth enamel. This socialization activity aims to provide education on the importance of brushing teeth with correct and effective techniques for elementary school students. The activity was conducted at SDIT Al-Azhar Kediri City, using a practical and interactive simulation approach; starting with a PowerPoint presentation, followed by a demonstration of proper tooth-brushing techniques using teaching aids. There were 84 children involved in this activity, and the results showed that approximately 90% of the participants could correctly answer the questions provided. Consequently, this socialization activity successfully increased the participants' knowledge and understanding of maintaining dental and oral health

Laidy Novie Rahmawati; Erna Rochmawati; Nita Sritunjung

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Congestive heart failure (CHF) is a cardiovascular disease that frequently causes shortness of breath (dyspnea) and negatively impacts patients’ quality of life. The management of dyspnea involves not only pharmacological approaches but also nonpharmacological interventions, one of which is handheld fan therapy, which works by stimulating sensory receptors in the facial area. This study aims to describe the effect of handheld fan therapy on reducing shortness of breath in patients with CHF. This study employed a descriptive design using a case report method on a single 63-year-old female patient diagnosed with CHF. The intervention was conducted over four days, involving the use of a handheld fan for 10 minutes, held at a distance of 15–30 cm from the face and directed toward the nose and mouth. Measurements were taken before and after the intervention using respiratory rate and oxygen saturation as parameters. The results showed a gradual decrease in respiratory rate from 24 breaths/minute to 18 breaths/minute, as well as an increase in oxygen saturation from 91% to 96% during the intervention period. These findings indicate an improvement in breathing patterns and increased respiratory efficiency in the patient. Handheld fan therapy is effective as a nonpharmacological intervention for reducing shortness of breath and improving oxygenation in patients with CHF. This intervention is safe, easy to use, and can be implemented as a complementary therapy in nursing practice.

Rahmawati A. Sau; Nurain R. Ismail

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anemia remains a significant nutritional problem among adolescent girls due to increased iron requirements during growth and menstruation. Iron (Fe) tablet supplementation is commonly used for prevention, but low compliance often limits its effectiveness. Moringa oleifera leaf tea offers a potential local food–based alternative intervention. This study aimed to compare the effectiveness of Moringa oleifera leaf tea and iron tablets in increasing hemoglobin levels among anemic adolescent girls. A quasi-experimental two-group pretest–posttest design was employed in December 2025 at two junior high schools in Gorontalo City. The sample consisted of 18 adolescent girls with mild to moderate anemia, divided equally into a Moringa leaf tea group and an iron tablet group. The tea group consumed Moringa leaf tea twice daily for 14 days, while the tablet group consumed one iron tablet per week for two weeks. Hemoglobin levels were measured before and after the intervention using a digital hemoglobin analyzer. Data analysis using the Wilcoxon signed-rank test and Mann–Whitney test showed that both interventions significantly increased hemoglobin levels. However, the increase was greater in the Moringa group (ΔHb 1.4–3.2 g/dL; p = 0.008) compared to the iron tablet group (ΔHb 0.5–0.8 g/dL; p = 0.007). A significant difference between groups (p < 0.001) indicates that Moringa oleifera leaf tea is more effective as an alternative intervention.

Ade Andriyana; Vincencius Surani; Srimiyati Srimiyati

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bronchopneumonia is a type of infection of the lower respiratory tract that often occurs in children, especially toddlers. This disease is characterized by inflammation of the bronchioles and lung tissue which triggers increased production of secretions in the airways. The buildup of secretions often causes nursing problems in the form of ineffective airway clearance, which is indicated by ineffective coughing, rapid breathing, shortness of breath, and the appearance of additional breath sounds such as rales. Chest physiotherapy in children was carried out to evaluate the effectiveness of the clapping technique in helping to clear the airway in bronchopneumonia patients. The method applied in evidence-based practice (EBP) uses case studies with a nursing care approach. Intervention was given to three patients with a diagnosis of bronchopneumonia for three days, with a duration of approximately 1-2 minutes in each area of ​​the chest. Evaluation is carried out using a stethoscope and measuring time (clock), with the results recorded on an observation sheet. After chest physiotherapy (clapping), the three patients showed improvement in airway clearance, which was indicated by respiratory frequency returning to normal, no additional breath sounds (ronchi), and reduced secretion production. Based on these results, it can be concluded that the application of EBP through chest physiotherapy is effective in increasing airway clearance in bronchopneumonia patients.

Abas, Mamat; Frans Mitran Ajami; Risti Ristianingsih Badu; Ukhti Nurfajriah Sasmita Ijonu

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Suka Makmur di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo merupakan wilayah beriklim panas dengan kondisi permukiman yang cenderung gersang akibat minimnya pemanfaatan pekarangan rumah. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai teknologi budidaya sederhana menyebabkan pekarangan dibiarkan kosong dan tidak memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan melalui penerapan teknologi hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) sebagai upaya penghijauan lingkungan dan penguatan ketahanan pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan perakitan instalasi hidroponik, serta praktik budidaya langsung. Pelaksanaan program menghasilkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat secara signifikan, ditandai dengan kemampuan warga merakit sistem NFT, mengelola nutrisi, serta memelihara tanaman hingga masa panen. Selain itu, pekarangan warga mulai mengalami perubahan menjadi ruang hijau produktif yang mampu menurunkan kesan gersang pada lingkungan permukiman. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi hidroponik dan pendekatan pemberdayaan masyarakat efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, meningkatkan kemandirian pangan, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan.

Nyethrea Baby; Yesita Ragil Kusuma Ningrum; Dela Tri Mulyani; Anandika Cahaya Putra Juliawan; Silvia Sindi Mareta +5 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lingkungan rumah yang memiliki tempat penampungan air tanpa pengelolaan yang baik berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk vektor Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui penerapan perilaku 3M serta penggunaan larvasida abate pada wadah air yang sulit untuk dikuras. Kegiatan ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Program GEMA (Gerakan Bersama Hapus Jentik) yang mengintegrasikan edukasi 3M dan pemberian abate sebagai langkah pengendalian jentik nyamuk di Desa Sambung. Program dilaksanakan pada tanggal 19–21 Januari dengan metode edukatif partisipatif melalui kunjungan rumah ke rumah. Tahapan kegiatan meliputi pemeriksaan keberadaan jentik, pemberian abate pada tempat penampungan air tertentu, serta edukasi mengenai penggunaan abate dan penerapan 3M. Evaluasi observasional dilakukan pada 22 Januari. Kegiatan ini menjangkau 1.360 rumah di empat dusun. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan lebih dari separuh rumah masih ditemukan jentik nyamuk. Setelah intervensi, persentase rumah yang berpotensi terdapat jentik mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa Program GEMA efektif dalam menekan potensi keberadaan jentik nyamuk serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan DBD.

Rivelino William Putra Nazara; Habibie Deswilyaz Ghiffari; Ghalib Syukrillah Syahputra; Desy Gusmali Maniarti; Roza Erda

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Wounds can be defined as the loss and damage of anatomical cells or skin function. Wound healing consists of coagulation, inflammation, proliferation, and remodeling stages. This study aims to determine the effectiveness of the leaf fraction of the thick (Glochidion superbum) on wound healing in male white mice (Mus musculus). This study is experimental. This study used 24 male mice that were given a 10 mm long cut wound. Fractionation was carried out using the liquid-liquid extraction method. Fractionation used 3 different types of solvents, namely methanol, ethyl acetate, and n-hexane. The results showed that the ethyl acetate fraction had a faster wound healing effectiveness than the other groups. The ethyl acetate fraction contains a phenolic compound, namely methyl gallate. Methyl gallate has an important role in wound healing. Methyl gallate has the potential to be an antibacterial, antioxidant, and anti-inflammatory. The results of the Bonferroni post-hoc statistical analysis confirmed the effectiveness of the ethyl acetate fraction in faster wound healing. The thick leaf fraction was effective in healing incisions in male white mice. The ethyl acetate fraction was more effective in accelerating incision healing.

Melda Agnes; Sherly Gaspersz; Lulu Jola Uktolseja; Adika Adika; Gio Gio +3 more

Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Perkembangan teknologi digital membawa inovasi signifikan dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan imersif. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kota Sorong dengan tujuan memperkenalkan serta melatih siswa dalam penggunaan aplikasi Assembler Studio untuk membuat media pembelajaran berbasis AR. Metode kegiatan mengadopsi pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan intensif, dan evaluasi, sehingga siswa terlibat secara aktif dan mampu mengembangkan keterampilan digital secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu membuat konten AR sederhana yang relevan dengan materi pelajaran, meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kreativitas belajar. Penerapan media AR terbukti efektif dalam memvisualisasikan konsep-konsep yang kompleks, memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, dan mendukung kompetensi abad ke-21. Kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi digital dapat menjadi strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah menengah.

Nining Tunggal Sri Sunarti; Reni Tri Lestari

Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Status gizi ibu dan anak merupakan indikator penting kesehatan masyarakat dan berperan besar dalam pencegahan anemia, kekurangan energi kronis (KEK), dan stunting. Rendahnya literasi gizi serta keterbatasan kemandirian ibu dalam melakukan deteksi dini status gizi masih menjadi tantangan di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu mengenai gizi seimbang serta kemampuan deteksi dini status gizi ibu dan anak melalui edukasi berbasis teknologi informasi. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan dilakukan melalui observasi awal dan pengembangan media edukasi digital. Pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan langsung, diskusi interaktif, serta pengenalan aplikasi edukasi gizi dan deteksi dini pertumbuhan anak. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Kegiatan ini melibatkan 22 ibu sebagai peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya jumlah peserta pada kategori pengetahuan baik dan tidak ditemukannya lagi peserta dengan kategori pengetahuan kurang setelah intervensi. Peserta menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk menerapkan prinsip gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi gizi seimbang berbasis teknologi informasi terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi ibu dan berpotensi mendukung deteksi dini masalah gizi secara mandiri. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program kesehatan ibu dan anak di tingkat komunitas.

Amelia Hidayati; Muh. Abdurrouf; Dyah Wiji Puspita Sari

Jurnal Kesehatan dan Kedokteran 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Background: Effective communication is an importat component in improving patient safety in hospitals. Ineffective communication can lead to misperceptions, errors in treatment, and an increased risk of medication errors. Therefore, supervision is necessary to ensure that nurses’ communication meets standards. This study aims to determine the relationship between supervision and the implementation of effective communication by nurses at Sultan Agung Islamic Hospital in Semarang. Method: This study used an analytical quantitative design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 94 nurse practitioners, selected using total sampling technique. The reearch instruments were a supervision questionnire and an obervation sheet on effective communication based on the SBAR method. Data analysis used Pearson product moment rank correlation test to determine the relationship between the two variables. Results: The results show that most nurses have effective communication in the “fair” category, with 70 respondents (74,5%), and supervision in the “moderate” category, with 75 respondents (79,8%). The Pearson product moment test obtained a p-value of 0.025 (< 0.05), which means hat there is a relationship, and r = 0.232, which indicates a weak relationship, and r = 0.232, which indicates a weak relationship and a positive direction. Conclusion: There is a Relationship Between supervision and the implementation of effective communication by nurses

Dyah Nurita Hany; Anis Ardiyanti; Rinda Intan Sari

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Severe preeclampsia is a condition characterized by systolic blood pressure exceeding 160 mmHg and diastolic pressure exceeding 110 mmHg, occurring after 20 weeks of gestation and accompanied by edema and proteinuria. One intervention used to save both mother and fetus is a cesarean section. This final nursing scientific paper analyzes the implementation of evidence-based practice, specifically warm foot soak therapy, for mothers with severe preeclampsia during the pre- and postpartum periods who are at risk for ineffective cerebral perfusion. This descriptive case study method used a nursing care approach. Assessment results identified five major nursing problems, including the risk for ineffective cerebral perfusion. After four days of warm foot soak therapy, this problem was resolved, as blood pressure decreased from 147/101 mmHg to 120/88 mmHg. Conclusion: Warm foot soak therapy effectively lowers blood pressure in pre- and postpartum mothers with severe preeclampsia. Recommendation: Nurses can implement warm

Frans Mitran Ajami; Abas, Mamat; Iken Meyti Katili; Marwan Bakari Suleman

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pemanfaatan lahan kosong di wilayah perdesaan sering kali belum optimal akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap fungsi ruang terbuka hijau dan konsep desain lanskap. Desa Suka Makmur, Kabupaten Pohuwato, merupakan salah satu wilayah yang memiliki lahan terbuka cukup luas namun berada dalam kondisi gersang dan belum tertata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan lahan kosong melalui sosialisasi dan edukasi desain lanskap ruang terbuka hijau sebagai upaya awal pembangunan lingkungan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah KKN-PAR (Participatory Action Research) dengan tahapan identifikasi awal, sosialisasi dan edukasi, serta evaluasi perubahan pemahaman masyarakat. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test terhadap 24 responden. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat pada seluruh indikator yang diukur, meliputi fungsi ruang terbuka hijau, manfaat ekologis dan sosial, serta konsep dasar desain lanskap. Peningkatan pemahaman ini mengindikasikan terjadinya perubahan perilaku awal masyarakat pada aspek kognitif. Hasil pengabdian ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam membangun kesadaran lingkungan dan dapat menjadi landasan bagi pengelolaan ruang terbuka hijau yang berkelanjutan di wilayah perdesaan.

Lamatenggo, Nina; Razak, Intan Abdul; Abas, Mamat

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kinerja guru merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Namun, masih terdapat keterbatasan pemahaman guru terhadap manajemen sekolah dan penerapan disiplin kerja yang berdampak pada optimalisasi kinerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru melalui pelatihan manajemen sekolah dan pembinaan disiplin guru di SMP Negeri 03 Limboto Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, diskusi, praktik, dan pendampingan. Pengukuran kinerja guru dilakukan menggunakan angket sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman manajemen sekolah dari 62% menjadi 82%, pengelolaan pembelajaran dari 65% menjadi 85%, serta disiplin kerja guru dari 60% menjadi 80%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pelatihan manajemen sekolah dan pembinaan disiplin guru efektif dalam meningkatkan kinerja guru secara berkelanjutan.

Yuniarti, Nur Atika; Atika Mutiarachim; Ryan Arya Pramudya; Ery Fatarina Purwaningtyas; Eleny Sania Putri

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tantangan utama yang dihadapi warga Kelurahan Pesantren, Kota Semarang adalah belum optimalnya pengelolaan limbah lingkungan rumah tangga, khususnya minyak jelantah, yang berpotensi menimbulkan pencemaran dan masih kurang dimanfaatkan secara ekonomi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, keterampilan kewirausahaan, dan kemandirian ekonomi masyarakat dengan inovasi ekonomi kreatif. Tahapan pelaksanaannya meliputi observasi dan identifikasi masalah, perencanaan program partisipatif, pelaksanaan lokakarya, pendampingan, dan evaluasi keberlanjutan. Kegiatan program terdiri dari pendidikan kewirausahaan, pelatihan langsung pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, dan peningkatan kapasitas dalam pembuatan konten digital dan pemasaran digital melalui media sosial dan pasar online. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan minat berwirausaha di kalangan ibu-ibu PKK, yaitu meningkat dari 40% sebelum program menjadi 80% setelah lokakarya. Secara keseluruhan, program ini efektif meningkatkan keterampilan pengelolaan sampah ramah lingkungan dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis lokal.

Retno Mawarini Sukmariningsih; Mashari; Agus Wibowo

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penataan kembali kewenangan lembaga penegak hukum merupakan agenda strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel pasca reformasi 1998. Reformasi kelembagaan yang berjalan selama ini cenderung parsial, tidak komprehensif, sehingga melahirkan fragmentasi kelembagaan, tumpang tindih kewenangan, serta lemahnya koordinasi. Tulisan ini bertujuan mengkaji pengaturan lembaga penegak hukum dalam tata kelola pemerintahan, mengidentifikasi kendala pelaksanaan penegakan hukum pasca reformasi, Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan sosiologis melalui kajian peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan literatur hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa landasan konstitusional penataan lembaga penegak hukum berpijak pada Pasal 1 ayat (3) dan Pasal 24 ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 yang menegaskan Indonesia sebagai negara hukum dengan kekuasaan kehakiman yang merdeka. Kendala utama yang ditemukan meliputi intervensi politik , ego sektoral antarlembaga, dan budaya impunitas yang mengakar. Penataan kewenangan yang ideal mensyaratkan empat langkah: rasionalisasi kelembagaan, delineasi kewenangan yang tegas, pembangunan mekanisme koordinasi antarlembaga yang efektif, serta penguatan lembaga pengawas independen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa akuntabilitas tata kelola pemerintahan hanya dapat terwujud melalui pergeseran paradigma dari rule by law menuju rule of law yang berkeadilan substantif.

Emilianus Eo Kutu Goo; Sahrul Hidayat; Nelci Elvida Klega; Asdianti Asdianti; Yusliani Julein Wole +1 more

Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service activity aims to strengthen the marketing strategy of FUNN Maumere as a culinary business operating in an increasingly competitive market environment. The program was conducted using a qualitative descriptive approach through field observations, interviews with business owners and employees, and direct mentoring in implementing more effective marketing strategies. The results indicate that FUNN Maumere has applied a combination of traditional and digital marketing strategies, including brochure distribution and active promotion through social media platforms such as Instagram, TikTok, and Facebook. The mentoring activities focused on optimizing digital marketing, improving service quality, and strengthening brand consistency. These efforts contributed positively to increased brand awareness, customer interest, and wider promotional reach. However, sales performance remains fluctuative due to external factors, such as weather conditions and differences in outlet location characteristics. Therefore, this community service emphasizes the importance of continuous product innovation, enhancement of customer experience, and optimization of digital marketing strategies to reduce dependency on external conditions. This activity is expected to serve as a practical reference and mentoring model for other culinary MSMEs in developing adaptive, innovative, and sustainable marketing strategies to improve competitiveness and business continuity.