Publication Search

74,541 articles from 728 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 9,359

Analytics

Rifkasari, Fanny; Sumarmo, Sumarmo; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh transformasi digital dan kedisiplinan pegawai terhadap tingkat kepuasan masyarakat pengguna layanan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 41 responden pengguna layanan. Pengolahan data penelitian dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan dengan nilai t hitung sebesar 2,791 lebih besar dari t tabel 2,023. Disiplin pegawai juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan dengan nilai t hitung sebesar 5,826 lebih besar dari t tabel 2,023. Secara simultan, transformasi digital dan disiplin pegawai berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan dengan nilai F hitung sebesar 16,714 lebih besar dari F tabel 3,24. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik membutuhkan integrasi transformasi digital dan peningkatan disiplin pegawai secara berkelanjutan.

Ikawati Ikawati

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

The role of guidance and counseling teachers in student career planning in vocational schools is still weak. The purpose of the study was to analyze the implementation of the BK service program in career planning for vocational school students. The study used a qualitative descriptive method. The study was conducted at SMK Muhammadiyah Paguyangan with research subjects being BK teachers, vice principals for curriculum, and vocational school students. Data collection through observation, interviews, and document studies. Data validation applied triangulation of sources and methods. Data analysis used the Atlas ti.8 application. Research stages; determining topics, compiling interview guidelines, selecting data collection methods, collecting data, analyzing data, and drawing conclusions. Research results; (1) the role of BK teachers in identifying students' potential, interests, talents, providing guidance in choosing education or careers, as motivators, facilitators, mediators, directors, program managers, and informants, (2) BK teacher strategies in student career planning; providing basic services to recognize self-potential, motivating, encouraging the use of technology, and digital platforms, and (3) implementation of BK programs through an integrated process, including; program planning, resource provision, implementation of evaluation services, feedback, and continuous improvement. Program innovation and monitoring are integral parts to maintain the relevance and effectiveness of BK services. The success of BK program implementation depends on the quality of coordination and commitment of all parties in developing the program.

Kurniawati, Priskila; Sitanggang, Rena

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Di era Industri 5.0, adaptabilitas tenaga kerja menjadi urgensi utama karena terjadinya pergeseran paradigma dari fokus pada otomatisasi dan efisiensi menuju kolaborasi harmonis antara manusia dan teknologi yang berpusat pada manusia (human-centric), berkelanjutan, dan resilien. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap 40 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan tahun 2020–2025 dari basis data Google Scholar, Scopus, dan Garuda. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi strategi upskilling dan reskilling yang efektif sebagai mekanisme adaptabilitas tenaga kerja terhadap disrupsi AI dan otomatisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) kesenjangan keterampilan global merupakan ancaman nyata dengan 50% karyawan membutuhkan reskilling pada 2025; (2) strategi upskilling dan reskilling yang efektif mencakup pembelajaran berbasis proyek, microlearning, platform digital adaptif, dan kemitraan industri; (3) dukungan organisasi, kepemimpinan transformasional, dan budaya belajar berkelanjutan merupakan faktor penentu keberhasilan; serta (4) hambatan utama implementasi meliputi keterbatasan anggaran, resistensi perubahan, dan kesenjangan infrastruktur digital. Temuan ini menegaskan bahwa investasi pada pengembangan modal manusia melalui program upskilling dan reskilling merupakan imperatif strategis untuk menjaga ketahanan organisasi dan daya saing tenaga kerja di era transformasi digital.

Haryanto, Tiara Julianti; Titania, Rahma; Widiyatmoko, Faris

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelayanan publik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengembangkan Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai inovasi pelayanan yang terintegrasi dan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip good governance yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsivitas, efektivitas dan efisiensi, serta partisipasi pada Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelusuran jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, laporan kinerja instansi pemerintah, dokumen resmi DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, serta berbagai sumber literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip transparansi telah diterapkan melalui penyediaan berbagai kanal informasi dan pengaduan yang mudah diakses masyarakat. Prinsip akuntabilitas tercermin dari capaian kinerja organisasi yang seluruh indikatornya mencapai target dengan predikat sangat berhasil. Responsivitas diwujudkan melalui sistem pengelolaan pengaduan berbasis quick response. Efektivitas dan efisiensi terlihat dari tingginya indeks kepuasan masyarakat serta optimalisasi pelayanan berbasis digital. Sementara itu, prinsip partisipasi diwujudkan melalui pelibatan masyarakat dalam evaluasi pelayanan melalui Survei Kepuasan Masyarakat. Dengan demikian, penerapan prinsip-prinsip good governance pada PTSP DKI Jakarta secara umum telah berjalan dengan baik dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Nugroho, Zahra Mesvari; Linda Agustina Ningtyas; Mashur Hasan Bisri

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) diperkenalkan pada 6 Januari 2025 melalui Peraturan Presiden No. 83 Tahun 2024, menjadi salah satu inisiatif sosial terbesar di Indonesia dengan dana sebesar Rp71 triliun dan memperkirakan 82,9 juta penerima manfaat. Pengelolaannya ditangani oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui SPPG. Studi ini menganalisis pemanfaatan TikTok sebagai alat transparansi dalam manajemen SOP MBG untuk meningkatkan akuntabilitas publik dalam konteks hubungan keuangan antara pusat dan daerah melalui DAK Nonfisik. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan analisis dokumen dan konten publik di TikTok. Sumber data terdiri dari dokumen resmi BGN, Juknis No. 401.1 Tahun 2026, laporan dari ICW dan CISDI, akun TikTok SPPG, serta penelitian akademik. Validitas ditentukan melalui triangulasi serta analisis perbandingan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TikTok SPPG berperan dalam tiga dimensi transparansi: verifikasi di tingkat pusat, pengawasan lokal, dan akuntabilitas publik di tingkat nasional. Namun, ada empat tantangan utama, yaitu kurangnya konsistensi konten di berbagai akun SPPG, ketimpangan digital di daerah 3T, ketiadaan mekanisme tindak lanjut resmi, dan potensi kriminalisasi partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan model optimalisasi yang mencakup standardisasi konten, perlindungan partisipasi masyarakat, serta integrasi dengan sistem pengawasan resmi untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas MBG dengan pendekatan digital.

Sinaga, Jesita

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital pada bidang perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan. Aplikasi SIPANDU dikembangkan sebagai inovasi pelayanan perizinan berbasis elektronik guna mewujudkan pelayanan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala teknis sistem, keterbatasan fitur pengaduan, serta belum meratanya kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas aplikasi SIPANDU dalam meningkatkan layanan perizinan di DPMPTSP Kota Medan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi dengan melibatkan 13 informan yang terdiri dari pimpinan, pengelola sistem, dan masyarakat pengguna SIPANDU. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIPANDU secara umum cukup efektif dalam meningkatkan layanan perizinan di DPMPTSP Kota Medan, terutama pada dimensi manfaat bersih, kepuasan pengguna, kualitas informasi, dan kualitas layanan, meskipun masih terdapat kelemahan pada dimensi kualitas sistem dan penggunaan, khususnya terkait kemudahan penggunaan, keandalan sistem, waktu respons, kelengkapan informasi, pemerataan penggunaan aplikasi, dan fitur pengaduan. Dengan demikian, SIPANDU telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pelayanan publik, namun masih memerlukan penyempurnaan teknis dan operasional agar pelayanan perizinan dapat berjalan lebih optimal. Kata Kunci: efektivitas, SIPANDU, pelayanan perizinan, DPMPTSP, pelayanan publik, e-government, sistem informasi

Ikliluddin, Muhammad Fildzayatan; Dwikiprastya, Hanif Daffa; Nugraha, Davin Setya

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan retribusi Tempat Khusus Parkir (TKP) di kawasan Taman Apsari Kota Surabaya berdasarkan teori implementasi kebijakan George Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, juru parkir, dan pengguna jasa parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan retribusi parkir di kawasan Taman Apsari belum berjalan secara optimal. Pada aspek komunikasi, pemahaman masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai masih terbatas. Pada aspek sumber daya, keterbatasan pengawasan, sumber daya manusia, dan kendala jaringan masih menjadi hambatan implementasi. Pada aspek disposisi, masih terdapat juru parkir yang lebih mengutamakan pembayaran tunai meskipun sistem pembayaran digital telah diterapkan. Sementara itu, pada aspek struktur birokrasi, koordinasi dan pengawasan antar pelaksana kebijakan masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi sistem parkir digital guna meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan retribusi parkir di Kota Surabaya.

Febrianti, Dina; Radjikan, Radjikan; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

ABSTRAK Perkembangan tata kelola digital di Indonesia mendorong berbagai instansi pemerintah, termasuk rumah tahanan negara (rutan), untuk mentransformasi sistem pelayanan publiknya melalui aplikasi berbasis digital. Rutan Kelas I Surabaya menginisiasi aplikasi RUSABAYA sebagai platform digital terintegrasi untuk mengelola pelayanan kunjungan tatap muka warga binaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi aplikasi RUSABAYA dalam meningkatkan kualitas pelayanan kunjungan warga binaan, mengidentifikasi hambatan implementasi di lapangan, serta merumuskan rekomendasi strategis perbaikan layanan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif selama kegiatan magang, wawancara terbatas dengan petugas dan pengunjung, serta studi dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa RUSABAYA telah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, dan ketertiban pelayanan kunjungan. Aplikasi ini memungkinkan pendaftaran kunjungan secara daring, pengelolaan antrean digital melalui tiket berbasis kode QR, penjadwalan berbasis sesi dengan kuota 80 orang per sesi, serta fitur riwayat kunjungan yang lengkap. Namun, dua hambatan kritis teridentifikasi: aplikasi tidak tersedia di platform distribusi populer seperti Google Play Store dan Apple App Store, serta sosialisasi penggunaan aplikasi kepada masyarakat belum optimal sebagaimana tercermin dari ketiadaan petunjuk penggunaan di loket pelayanan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas digitalisasi pelayanan publik tidak semata-mata ditentukan oleh kualitas teknis sistem, tetapi juga oleh aksesibilitas, dukungan literasi digital, dan komitmen institusional terhadap pelayanan yang inklusif.

Nurmalasari, Siti; Durrotun Nasikha, Novita; Devian Lumban Gaol, Indra

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengelolaan keuangan desa yang bersifat transparan dan akuntabel adalah salah satu prinsip utama untuk mewujudkan pemerintahan desa yang baik. Perkembangan teknologi digital mendorong pemerintah desa agar menggunakan teknologi informasi dalam mengelola dan mempublikasikan keuangan desa dengan menerapkan Sistem Keuangan Desa atau SISKEUDES. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji seberapa efektif implementasi SISKEUDES dalam mendukung transparansi APBDes melalui media digital di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara semi terstruktur, observasi, dokumentasi, serta analisis isi terhadap media informasi digital desa. Narasumber dalam penelitian ini adalah Sekretaris Desa dan operator SISKEUDES di Desa Rahayu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi SISKEUDES di Desa Rahayu telah berkontribusi pada peningkatan efisiensi pengelolaan keuangan desa, mempercepat proses administrasi dan pelaporan, serta mendukung transparansi informasi publik melalui website desa, media sosial, banner APBDes, dan papan informasi pembangunan desa. Dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa digitalisasi pengelolaan keuangan desa tidak hanya berfungsi untuk alat administrasi, tetapi juga bagian dari transformasi digital dalam pemerintahan di tingkat desa. Namun, implementasi transparansi digital masih menghadapi beberapa tantangan seperti keterbatasan kemampuan sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat yang rendah dalam komunikasi publik secara digital di desa. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas implementasi SISKEUDES dipengaruhi oleh kemampuan pemerintahan desa dalam menggabungkan sistem administrasi keuangan dengan media komunikasi publik yang berbasis digital.

Prabowo, Adi; Kertati, Indra; Karmanis; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan pendidikan dan promosi terhadap keputusan mendaftar menjadi mahasiswa di Politeknik Bumi Akpelni Semarang, sebuah institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada bidang kemaritiman. Fenomena penurunan jumlah pendaftar dari 944 orang pada 2019 menjadi 352 orang pada 2023 menjadi latar belakang yang mendorong urgensi penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah 846 taruna aktif Politeknik Bumi Akpelni, dan sampel sebanyak 140 responden diperoleh menggunakan formula Hair. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) lingkungan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan mendaftar dengan koefisien regresi 0,453 dan nilai t hitung 5,853 > t tabel 1,980 (sig. 0,000); (2) promosi berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,376 dan nilai t hitung 4,855 > t tabel 1,980 (sig. 0,000); dan (3) secara simultan keduanya berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 96,462 > F tabel 3,060 serta koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,579 atau 57,9%. Lingkungan pendidikan terbukti menjadi faktor dominan dibandingkan promosi. Penelitian ini berkontribusi mengisi kesenjangan literatur yang selama ini mengkaji kedua variabel tersebut secara terpisah, serta menambahkan perspektif spesifik pendidikan vokasi kemaritiman yang masih sangat terbatas. Implikasi manajerial mencakup peningkatan kualitas fasilitas kampus secara berkelanjutan dan transformasi strategi promosi menuju pendekatan digital yang lebih inovatif.  

Kurniawati, Priskila; Sitanggang, Rena

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan penggunaan layanan perbankan digital dalam masyarakat. Kondisi tersebut diikuti dengan meningkatnya kejahatan siber, khususnya Phishing, yang menyebabkan hilangnya dana nasabah melalui manipulasi data dan penyalahgunaan sistem elektronik. Kejahatan Phishing tidak hanya menimbulkan kerugian bagi nasabah, tetapi juga menimbulkan persoalan hukum mengenai tanggung jawab perbankan terhadap keamanan sistem dan perlindungan dana nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kelalaian perbankan dalam perlindungan sistem elektronik serta pertanggungjawaban pidana bank terhadap raibnya dana nasabah akibat Phishing. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan yang terdiri dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelalaian perbankan dapat dilihat dari lemahnya sistem keamanan digital, pengawasan transaksi elektronik, serta perlindungan data nasabah. Pertanggungjawaban pidana terhadap pihak perbankan dapat dikaitkan dengan prinsip corporate criminal liability apabila terbukti terdapat unsur kelalaian yang mengakibatkan kerugian nasabah. Pengaturan mengenai perlindungan konsumen, keamanan sistem elektronik, dan perlindungan data pribadi menjadi dasar penting dalam menentukan tanggung jawab hukum perbankan terhadap korban Phishing. Katakunci: Pertanggungjawaban Pidana, Perbankan, Phishing, Cybercrime, Perlindungan Nasabah.

Aura Mumtaza Arief; Yermia Nugroho Agung Wibowo

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to describe the morphological forms of slang, explain the processes of its formation, and analyze its frequency and distribution in the TikTok content of the account @shadirafirdausi. The study is motivated by the rapid development of slang on social media, particularly TikTok, as a platform where young people express identity, creativity, and social interaction. A qualitative descriptive method was employed using documentation techniques on three TikTok videos, including captions and comments with the highest numbers of views and likes during June–August 2025. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings identified 36 slang words and phrases classified into four morphological processes: phonological modification (30.6%), shortening (30.6%), affixation (25.0%), and compounding with foreign element adoption (13.9%). Phonological modification and shortening were the dominant processes, while affixation and English borrowings further enriched the language forms. These findings demonstrate that slang in @shadirafirdausi’s TikTok content is formed through creative, productive, and adaptive morphological processes that reflect the preference of young speakers for concise, expressive, and easily understood language in digital communication.

Gunawati, Dita Novarina; Puspitasari, Cesaria Fitri; Arnyke, Errythrina Vinifera; Amalta, Luky; Damayanti, Cindy Audina

JAPSI (Journal of Agriprecision and Social Impact) 2026 CV. Komunitas Dunia Peternakan

Poultry agribusiness is a key driver of food security and rural economic development in developing countries. However, the sector remains vulnerable to infectious diseases such as avian influenza and Newcastle disease, which can disrupt production systems and supply chain continuity. Although previous studies have examined poultry disease control, biosecurity, and supply chain disruption, evidence on how risk and crisis communication supports outbreak management and resilience in developing-country poultry agribusiness remains fragmented. This study applied a systematic literature review (SLR) approach under PRISMA guidelines to synthesize risk and crisis communication strategies in poultry disease management and their contribution to supply chain resilience. Only seven relevant studies published between 2020 and 2025 met the inclusion criteria and were analyzed using the PICO framework. Quality assessment using the Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT), combined with systematic data extraction in Microsoft Excel 2021, was conducted to improve methodological transparency and consistency. The novelty of this review lies in integrating communication strategies, enabling and constraining factors, digital tools, One Health perspectives, and public–private collaboration within a single analytical synthesis. The findings indicate that participatory, transparent, and coordinated communication can support disease prevention and crisis preparedness, particularly when strengthened by stakeholder trust, policy support, training, and accessible information channels. However, limited digital literacy, inadequate infrastructure, and cultural barriers may reduce communication effectiveness. Overall, this review highlights the need for inclusive communication systems and collaborative governance to strengthen poultry supply chain resilience in developing countries, while recognizing that the small evidence base limits broad generalization.

Hendrawan Tama, Theo; Rudjiono, Daniel; Priyadi, Agus; Hendrawan Tama, Theo; Rudjiono, Daniel +1 more

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

This study aimed to develop a profile video as a promotional and informational medium for State Elementary School 3 Bentangan and to evaluate its feasibility level. The problem was initiated by the school's continuous reliance on print media, such as brochures, and the urgent need for digital content suitable for social media platforms to reach the wider community. To address this, the Research and Development method was employed, utilizing seven stages of development procedures. Data were collected through questionnaires and analyzed using a Likert Scale. The profile video development was validated by media and material experts, and subsequently tested by users. The research results indicated that the developed profile video was highly feasible for use as a promotional and informational medium, based on the validation tests conducted by the media experts, material experts, and users.

Panca Ardhi Noer Cahaya; Irdha Yunianto; Ayyub Hamdanu Budi Nurmana M. S

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Local wisdom, particularly traditional snacks, constitutes an essential part of national cultural identity that needs to be introduced from an early age. However, observations at SDN 1 Tanggungharjo revealed that students' understanding of traditional snacks remains low, compounded by a lack of contextual and engaging visual learning media. This study aims to design an illustrated book titled "Belajar Jajanan Tradisional" (Learning Traditional Snacks) as a local wisdom-based educational medium for grades 3–6 students at SDN 1 Tanggungharjo. The Design Thinking method was employed through five stages: Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test. Data were collected through direct observation, teacher interviews, and student questionnaires. The outcome is a 20-page digital illustrated book in A5 PDF format covering four traditional snacks — klepon, dadar gulung, apem, and kue lapis — with content encompassing their origins, philosophy, cultural values, ingredients, and preparation processes. The applied design elements include character personification, vector cartoon style, bright color palettes based on the snacks' natural colors, rounded sans-serif typography, and a charactercentered layout tailored to the cognitive characteristics of students aged 9–12 years. Trial results demonstrated that the illustrated book effectively enhanced students' understanding of and interest in traditional snacks, while receiving positive feedback from teachers as a contextual and meaningful supplementary medium for thematic learning. 

Risti Puspita Sari Hunowu; Hunowu, Risti Puspita Sari; Siska Udilawaty; Hinta, Mohammad Rizki Putra

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Studi ini menganalisis elemen desain dan semiotika visual konten Instagram pada akun @disparekrafpora_gorontaloprov milik Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Gorontalo sebagai media komunikasi visual dalam membangun identitas pariwisata daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode semiotika Roland Barthes pada tiga tingkat makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Objek penelitian adalah konten visual pada akun Instagram dengan 1.989 unggahan dan 5.643 pengikut per Mei 2026, yang dipilih secara purposif berdasarkan kategori foto destinasi alam, infografis promosi, dan konten budaya/agama. Analisis berfokus pada elemen desain termasuk tipografi, warna, tata letak, dan fotografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten secara konsisten menggunakan palet warna hijau-putih yang mewakili alam Gorontalo, tipografi sans-serif yang berani yang memproyeksikan modernitas, dan fotografi destinasi (pantai, air terjun, hiu paus, Masjid Baiturrahim) yang membentuk narasi mitologis Gorontalo sebagai surga tersembunyi dan 'Serambi Madinah' Sulawesi. Elemen-elemen desain ini bekerja secara sinergis untuk membangun identitas pariwisata Gorontalo di ruang digital.

Nurul, Amelia; Nurul, Amelia; Nuralvianti, Regita

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Image Quality Assessment has become an important research area in computer vision due to the increasing use of digital imaging in medical, industrial, and remote sensing applications. This study conducted a Systematic Literature Review (SLR) using articles retrieved exclusively from the Scopus database. A total of fifteen Scopus-indexed articles were selected through the PRISMA process consisting of identification, screening, eligibility, and inclusion stages. The findings indicated that convolutional neural networks, transformer architectures, and no-reference approaches dominated recent studies because of their ability to capture complex visual features and improve evaluation accuracy. The application domain strongly influenced method selection, particularly in medical imaging, industrial quality control, and remote sensing. Deep learning methods achieved high performance but required large datasets and high computational resources. Overall, recent research trends shifted from traditional image enhancement toward artificial intelligence-based quality evaluation.

Bumi, Bumi Revaldo; Bumi, Bumi Revaldo; Zulfaedi, Zulfaedi Mahfudz; Afif, Farisi Afif; Army, Army Trilidia Devega

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

Pesatnya kemajuan teknologi digital telah mempercepat adopsi *Internet of Things* (IoT) dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. IoT memungkinkan perangkat fisik untuk berkomunikasi dan bertukar data melalui konektivitas internet, sehingga proses menjadi lebih otomatis, efisien, dan responsif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan IoT dalam meningkatkan efisiensi kehidupan sehari-hari melalui pendekatan tinjauan pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah *Systematic Literature Review* (SLR), yang mengkaji dan menyintesis temuan dari berbagai studi terdahulu mengenai penerapan IoT di berbagai sektor, seperti rumah pintar (*smart home*), layanan kesehatan, transportasi, pertanian, dan pemantauan lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa IoT berkontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi operasional, penghematan energi, perbaikan proses pengambilan keputusan, serta peningkatan kenyamanan pengguna. Terlepas dari berbagai manfaat tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan, termasuk keamanan data, masalah privasi, interoperabilitas antarperangkat, biaya implementasi, dan ketergantungan pada infrastruktur internet yang stabil. Temuan studi ini menunjukkan bahwa IoT telah menjadi salah satu teknologi kunci yang mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas hidup. Pengembangan di masa mendatang diharapkan berfokus pada penguatan aspek keamanan, perluasan standar interoperabilitas, dan integrasi kecerdasan buatan (*artificial intelligence*) guna memaksimalkan efektivitas penerapan IoT dalam aktivitas sehari-hari.  

Viky Zakiyatus Sariroh

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Digital technology advancements have greatly changed how small businesses manage their finances. This change is not only about recording transactions, but it also affects financial control, report preparation, and business decision making. Accounting Information System (SIA) came about as a solution to help small and medium businesses easily, organize, and accurately record their finances, as well as provide reliable financial information. This study aims to explain the role of the Accounting Information System in making it easier to manage the finances of small and medium businesses in the digital age, the benefits gained from using it, and the challenges faced during its implementation. The method used in this research is a literature review, which involves examining books, journals, and other related scientific publications, followed by analysis using a descriptive qualitative approach. Research findings show that using a digital-based Accounting Information System can improve business efficiency, speed up financial reporting, increase transparency, and make it easier for small and medium-sized businesses to get funding access. However, the implementation of the Accounting Information System still faces challenges such as a lack of technological understanding, limited infrastructure, and high implementation costs. Therefore, collaboration and support from various parties are needed to ensure the accounting information system is implemented effectively and sustainably in small and medium businesses.

Ayuningtyas Kasandi; Ayuningtyas Kasandi; Sulartopo; Aris Sarwo Nugroho

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2026 UNIVERSITAS STEKOM

This study aims to analyze the strengthening of digital marketing at Kasandi Foil Pond Printing in optimizing market reach and sales. This study uses a qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation involving the business owner directly. The result show that the implementation of digital marketing is still not optimal, as indicated by the Instagram account that has not been actively used and the use of WhatsApp which is still limited to simple communication and has not been structured as a marketing strategy. The strengthening efforts are carried out through three main strategies, namely optimizing the use of social media, creating attractive visual content, and improving online customer interaction. The visual content created using applications such as Canva and CorelDRAW is able to increase the attractiveness of promotions and attract potential customers. In addition, consistency in posting content and quick responses through WhatsApp also contribute to increased interaction and transaction opportunities. Therefore, strengthening digital marketing based on visual media and digital interaction has the potential to increase market reach and sales if implemented consistently.