Publication Search

69,224 articles from 598 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 107

Analytics

Ernawati, Sri; Yaningsyah, Yaningsyah; Anisah, Nur; Hairunisa, Hairunisa; Wiwin, Wiwin

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Logo merupakan identitas visual yang memiliki peran penting dalam membangun citra dan meningkatkan daya saing suatu usaha, termasuk pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki logo yang menarik dan representatif, seperti yang terjadi pada UMKM Maira Produksi di Kota Bima. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam merancang logo usaha sebagai bagian dari strategi branding dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi dan praktik langsung pembuatan desain logo. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari di rumah pelaku usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar desain logo serta berhasil membuat logo yang sesuai dengan karakteristik produk masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas dan inovasi pelaku usaha dalam mengembangkan identitas produk. Dengan demikian, pelatihan pembuatan logo ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas branding, daya tarik produk, dan daya saing UMKM di pasar.

Raudah Nurul Qotimah; Nur Augus Fahmi; M. Nelson Pinem

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, khususnya motivasi kerja dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Istana Mitra Furnindo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Populasi penelitian berjumlah 35 karyawan dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi kerja serta perbaikan lingkungan kerja dapat mendorong peningkatan kinerja karyawan secara optimal. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya bagi perusahaan untuk meningkatkan motivasi kerja melalui pemberian penghargaan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif guna mendukung produktivitas dan efektivitas kerja karyawan.

Ahmad Ahmad; Palupiningtyas, Dyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Industri manufaktur pangan di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam pengendalian biaya akibat ketidakefisienan operasional dan manajemen waktu yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efisiensi operasional dan manajemen waktu proyek terhadap pengendalian biaya pada PT. Macro Prima Pangan Utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential, mengintegrasikan analisis kuantitatif (regresi linear berganda, n=50) dan kualitatif (wawancara mendalam, n=15). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian biaya (β = 0,478; p < 0,01), demikian pula manajemen waktu proyek (β = 0,362; p < 0,01). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,602, mengindikasikan bahwa 60,2% variasi pengendalian biaya dapat dijelaskan oleh model. Temuan kualitatif mengkonfirmasi bahwa praktik preventive maintenance, standarisasi proses, dan monitoring jadwal produksi merupakan faktor kunci keberhasilan pengendalian biaya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur manajemen operasi di negara berkembang dan memberikan rekomendasi praktis bagi industri pangan untuk meningkatkan daya saing melalui efisiensi operasional dan manajemen waktu yang efektif.

mugiyanto; Lutfiyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Transformasi digital menuntut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memiliki kesiapan pemasaran digital agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Namun, kesiapan tersebut pada UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan masih bervariasi terutama pada aspek literasi digital, pemanfaatan infrastruktur, strategi pemasaran, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kesiapan pemasaran digital dengan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada seluruh anggota UMKM binaan kelurahan sebanyak 34 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Spearman untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur digital, strategi pemasaran digital, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan memiliki hubungan positif dengan daya saing usaha lokal UMKM, sedangkan literasi digital pemasaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Dukungan kelembagaan melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi pemasaran digital terbukti memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi untuk promosi dan perluasan pasar. Kesiapan pemasaran digital yang lebih baik berkontribusi terhadap peningkatan visibilitas produk, akses pasar, dan keberlanjutan usaha lokal. Disimpulkan bahwa kesiapan pemasaran digital merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program pemberdayaan UMKM berbasis digital melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur digital, serta pendampingan kelembagaan yang terintegrasi di tingkat kelurahan

Tegar Adhe N. F; Zanuar Ilham Mahendra; Khibran Nur Kartiko; Rizky Subekti Anam; Suseno Suseno

Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen 2026 International Forum of Researchers and Lecturers

UMKM Kerupuk Subur is one of the SMEs quite well-known for its cracker products and is located at Jl. Gedongkuning Gg. Nuri No.66, RT.2/RW.33, Wonocatur, Banguntapan, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. Product packaging is one of the important factors in maintaining the quality of the crackers to keep them crispy and not easily soggy. Currently, UMKM Kerupuk Subur still uses ordinary plastic packaging that is only tied with a string, so its protection against physical damage and product quality deterioration is still limited. Besides functioning as a protector, product packaging also serves as a consumer attraction that can influence purchasing decisions. In 2024, UMKM Kerupuk Subur experienced a production and sales decline of 4.58 percent, which is suspected to be influenced by packaging factors. This study aims to develop Kerupuk Subur packaging based on customer criteria and needs. The Green Quality Function Deployment approach is used to obtain comprehensive information in designing packaging according to consumer needs and preferences. The results of identifying consumer needs show priorities such as packaging that is easy to open, resealable, transparent, environmentally friendly, durable, and tear-resistant. Based on these needs, packaging development alternatives were designed, including an easy-open system, durable and tear-resistant packaging, and resealable packaging to maintain product quality and crispness. Then, testing was conducted with 50 respondents to assess consumer satisfaction. The level of consumer satisfaction falls into the satisfied category, with an average score of 4.18, where 80% of respondents stated they were satisfied or very satisfied with the designed packaging prototype.

Arnold Moruk Pawarrangan; Urbanus Ola Hurek; Meylisa Yuliastuti Sahan

Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This MBKM program aims to develop innovative woven textile designs in Laranwutun Village, Ile Ape District, Lembata Regency, as an effort to enhance the economic value of local products through the utilization of digital marketing based on Facebook. Laranwutun Village possesses significant potential in traditional ikat weaving; however, artisans still face challenges in design development and rely on conventional marketing practices. The program was implemented over a two-month period involving MBKM students, local weavers, and MSME actors. The implementation methods included mentoring in creating innovative textile designs by combining traditional motifs with modern color trends, product photography training, and training on the use of Facebook for promotion and sales. The results indicate an improvement in artisans’ ability to create new designs, enhanced product visual quality, and expanded digital marketing reach. Following the training, five artisans actively utilized Facebook as a promotional medium and successfully received orders from outside the region.Overall, this MBKM activity contributes to strengthening the creative economy based on local culture and enhancing the independence of woven-textile entrepreneurs in Laranwutun Village through accessible and sustainable digital technology utilization.

Oktaviana, Lusi; Herwiyanto; Rohmad Suryadi; Dewi Purnasari; Inna Nur Rokhmah +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan kontributor penting dalam pembangunan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, dan penguatan struktur ekonomi berbasis lokal. Namun demikian, banyak IKM masih menghadapi tantangan berkelanjutan yang berkaitan dengan keterbatasan kapasitas inovasi, rendahnya adopsi pemasaran digital, serta lemahnya akses terhadap kemitraan strategis. Sentra IKM Srikayu di Surakarta merupakan klaster industri furnitur yang mengkhususkan diri pada produk berbahan kayu jati dan mahoni dengan karakteristik kualitas yang kuat, namun perluasan pasar dan pengembangan kemitraannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi internal dan eksternal Sentra IKM Srikayu menggunakan analisis strategis berbasis SWOT sebagai dasar perumusan strategi pengembangan akses pasar dan kemitraan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan mengintegrasikan diskusi kelompok terfokus, wawancara mendalam, dan analisis data sekunder. Hasil analisis matriks IFAS dan EFAS menunjukkan skor masing-masing sebesar 2,82 dan 2,62, yang menempatkan sentra pada Kuadran I, yang mengindikasikan strategi pertumbuhan agresif. Rekomendasi strategi meliputi penguatan branding dan pemasaran digital, diversifikasi desain produk sesuai tren pasar, perluasan kemitraan strategis, serta peningkatan kapasitas produksi dan kapabilitas sumber daya manusia guna menjamin daya saing dan keberlanjutan jangka Panjang.

Yemima Y Denga; Andreas Ariyanto Rangga; Felysitas Ema Ose Sanga

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

This research aims to design and implement a village MSME website as a centralized digital promotional medium to overcome the limitations of conventional marketing and expand the market reach of local products more effectively and sustainably. The system was developed using the waterfall method, encompassing requirements analysis, design, implementation, testing, and maintenance. The system was developed using the PHP programming language and the CodeIgniter framework based on the Model-View-Controller (MVC) architecture to ensure a structured, efficient, and maintainable development process. The implementation resulted in a responsive and user-friendly website equipped with key features such as an informative product catalog, village MSME profiles, and a content management system via an admin dashboard that allows MSMEs to update data independently and flexibly. Functional testing demonstrated that all features functioned well and reliably according to user needs. Therefore, this village MSME website can be concluded as an effective digital solution for increasing the visibility of local products, strengthening MSME competitiveness, and supporting village economic growth through sustainable and integrated online promotion.

Ameilia Nurfadhilah; Anis Pitriya; Wahyu Hidayat

Saturnus: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi 2025 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

PT Care Spunbond faces significant challenges in managing production status reports due to its reliance on a manual, paper-based recording system. This results in non-real-time data input, slow data processing, and a high risk of data loss or corruption. To address these issues, this study aims to design a user-friendly, web-based dashboard for monitoring and reporting production status. This system is designed to enable fast data input, provide easy access for the Quality department, and provide secure and integrated data storage. The research method used is a descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and literature studies. After that, a system analysis was conducted using the PIECES framework to identify existing problems, followed by the design of a UML (Unified Modeling Language)-based system. The results show that the proposed system can improve data processing efficiency, improve report accuracy, and ensure better production data security. With the implementation of this system, the company is expected to accelerate data-driven decision-making, increase transparency, and support efforts to continuously improve product quality.

Shodiq, Muhamad Jafar; Muhamad Jafar Shodiq; Joshua Adi Putra; Muhammad Wardoyo; Sri Wahyuni

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etos kerja, motivasi intrinsik, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Cirebon. Kinerja karyawan menjadi salah satu indikator penting dalam menjamin keberlangsungan dan daya saing perusahaan. Namun, ketidaksesuaian antara potensi sumber daya manusia dan hasil aktual di lapangan masih sering terjadi, ditandai dengan rendahnya produktivitas, tingginya turnover, serta loyalitas karyawan yang lemah. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menguji ketiga variabel psikologis internal secara simultan dalam satu model penelitian, berbeda dari studi sebelumnya yang menguji secara parsial. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausal asosiatif. Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 50 responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25 untuk mengukur pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel dependen, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja, motivasi intrinsik, dan kepuasan kerja secara signifikan memengaruhi kinerja karyawan. Etos kerja memiliki hubungan positif, motivasi intrinsik menunjukkan pengaruh negatif jika tidak selaras dengan dukungan organisasi, dan kepuasan kerja berkontribusi dalam menciptakan kenyamanan dan loyalitas. Secara simultan, ketiga variabel tersebut menjelaskan proporsi signifikan terhadap variasi kinerja. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu menyusun strategi pengelolaan SDM yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan faktor psikologis karyawan secara menyeluruh.

Nur Fitri Handayani; Diah Ayu Mawarti

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa memegang peran penting dalam pertumbuhan spiritual dan pembentukan karakter sejak dini. Belum tersusunnya capaian pembelajaran khusus pendidikan kepercayaan bagi anak usia dini menjadi kendala dalam memenuhi hak dan mewujudkan kesetaraan pendidikan agama dan kepercayaan di Indonesia, terutama bagi siswa penghayat kepercayaan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan capaian pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini untuk siswa penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang relevan dan sesuai dengan nilai-nilai Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, guna memenuhi hak konstitusional siswa atas pendidikan agama/kepercayaan, sekaligus mewujudkan kesetaraan akses pendidikan di Indonesia. Pendekatan research and development model Sugiyono yang dimodifikasi dengan tahapan 1) identifikasi potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) penyusunan desain produk, 4) validasi desain, 5) uji coba konsep, 6) desain teruji, digunakan dalam penelitian ini untuk menghasilkan capaian pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini menghasilkan capaian pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini yang di kembangkan sesuai dengan nilai-nilai Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Berdasarkan validasi yang telah dilakukan pengembangan capaian pembelajaran ini dinyatakan layak.

Edi Irawan; Hanifa Sri Nuryani; Fitriah Permata Cita; Didi Suwardi

Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

MSMEs play a vital role in Indonesia's economy, society, and culture. However, some MSMEs, such as "Madu Sumbawa" in Sumbawa Regency, still face challenges in marketing, packaging, and product labeling. Therefore, mentoring activities are conducted to improve the quality and competitiveness of these MSMEs. The approach implemented includes focus group discussions and interviews with MSME owners, as well as mentoring in marketing strategies, packaging, and product labeling. Results achieved include the establishment of a structured marketing system, both online and offline, the use of packaging with digital printing technology, and attractive product labeling that complies with applicable regulations. This mentoring aims to provide added value to MSMEs, so they can be more competitive in local and global markets with more attractive and standard-compliant products. In addition, with this mentoring, MSMEs can improve their ability to utilize digital media, expand market reach, and enhance product image, which will increase competitiveness in an increasingly competitive market.

Ardan, Muhammad; Haryanti, Intisari; Purama, Ita

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

The intense competition in the footwear industry requires companies to adopt effective marketing strategies to influence consumer purchasing decisions. This study aims to analyze the effect of brand image, product design, and price on consumer purchasing decisions for Bata products in Bima City. A quantitative approach was applied, with a sample of 96 respondents selected using accidental sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using validity tests, reliability tests, multiple regression analysis, t-tests, and F-tests with the SPSS program. The results show that brand image has no significant effect on purchasing decisions, while product design and price have a significant positive effect. Simultaneously, brand image, product design, and price significantly influence purchasing decisions for Bata products in Bima City. These findings highlight the importance of product design and price competitiveness in strengthening consumer purchase intentions.

Fajrie, Mahfudlah; Permatasari, Citra; Zahro, Nafissatus; Artalopa, Ryan; Fibrian Noor, Isnan +11 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran krusial dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi kendala dalam aspek pemasaran dan branding produk. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, adalah minimnya inovasi dalam desain kemasan serta kurangnya pemanfaatan strategi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik produk UMKM, khususnya Kerupuk Lala 73, dengan mengembangkan desain kemasan yang lebih menarik serta menerapkan strategi digital marketing. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup observasi, pendampingan, pelatihan, dan evaluasi terhadap pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaruan pada desain label dan kemasan mampu meningkatkan daya tarik produk, sedangkan pemanfaatan platform digital seperti TikTok, Facebook, dan marketplace lainnya berhasil memperluas jangkauan pasar. Dengan strategi pemasaran digital yang tepat, produk UMKM berpotensi lebih dikenal luas dan memiliki peluang yang lebih besar dalam meningkatkan penjualan.

Andrian Hanturri; Bail Ihsan; Dina Aulia; Era Dania; Jibril Pratama Artha Sandi +4 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

The community service activity through KKN 15 UMRAH in Tanjung Uban Selatan Village, Bintan Regency, aims to emphasize the product identity of the KUBE Sejahtera MSME through packaging label design. This MSME previously experienced marketing problems due to simple, unattractive product labels that did not meet BPOM standards, making it difficult for consumers to recognize and compete in the formal market. KUBE Sejahtera consists of ten members offering various types of food products such as banana chips, potato chips, onion cuttings, cookies, and peyek. A participatory approach was implemented so that KUBE members not only received results but also actively participated starting from identifying problems, discussing needs, to designing labels using a simple application. The results of the activity showed an increase in members' understanding of the importance of labels as a marketing strategy, as well as the birth of new label designs that are more attractive, professional, and in accordance with regulations. Various products successfully developed new visual identities with more prominent names and appearances, such as Ketas Potato Chips, MaYure Sejahtera Onion Cuttings, Kerpi'la, and Suka-Suka Peyek. This change has had a positive impact, marked by increased member confidence in selling products and broader opportunities to expand market reach. Overall, this program demonstrates that simple interventions through label design can increase the competitiveness of local products and serve as an effective strategy for empowering MSMEs. It is hoped that this success can be emulated by other business groups to support sustainable community economic growth.

Agus Wibowo; Rahmad Purwanto W; Galuh Juniarto

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Permasalahan sampah di Kota Semarang semakin mendesak dengan produksi harian mencapai 1.200 ton. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Bank Sampah Maju Lestari dalam pengelolaan sampah anorganik melalui pelatihan daur ulang, pengembangan desain produk, manajemen usaha, pemasaran digital, dan penggunaan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kualitas produk, efisiensi pengelolaan sampah, partisipasi aktif masyarakat, pembentukan local leader, dan kesadaran baru terhadap pengelolaan sampah sebagai sumber ekonomi. Program ini berhasil memperkuat struktur organisasi, mengembangkan unit usaha berkelanjutan, serta mendorong transformasi sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kampung Lestari.

Wulandari, Septi; Rizka Syahira Ramadhani; Nadia Salsa Bila; Fiza Istanti Nur Rosida; Dimas Syahputra Aidil Laqod

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu desa yang memiliki potensi culture site gerabah. Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1930an, produk awal yang dihasilkan berupa bentuk boneka pengantin. Tantangan yang dihadapi pengrajin gerabah meliputi tantangan internal dan tantangan eksternal. Pengabdian masyarakat dilakukan menggunakan metode kualitatif pendekatan partisipatif perajin gerabah yang terlibat dalam merencanakan kegiatan berdasarkan wawancara untuk menelaah permasalahan, FGD (Focus Group Discusson), serta mengimplementasi sebagai solusi untuk mengatasi masalah. Tujuan pengabdian ini memberikan pendampingan kepada pengrajin gerabah untuk meningkatkan strategi pemasaran digital, membantu pengrajin gerabah untuk membuat desain inovasi yang sesuai dengan tren pasar. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman pengrajin gerabah terkait pengelolaan platform digital sebagai sarana pemasaran. Pendampingan ini mencakup pelatihan strategi digital marketing melalui penggunaan media sosial, pengelolaan marketplace (Shopee dan Tokopedia) yang digunakan untuk menjangkau pasar secara luas.

Diky Pangestu; Raziq Hasan; Lia Rosmala Schiffer; Yonav Partana

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat kota menuntut tersedianya ruang yang mendukung aktivitas produksi, kolaborasi, dan pengembangan komunitas kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan ruang berdasarkan subsektor ekonomi kreatif dominan di Kota Bogor, dengan fokus pada Bogor Creative Center (BCC) sebagai fasilitas utama. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan pengelola, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsektor kuliner, musik, dan kriya merupakan sektor dengan komunitas terbanyak dan aktivitas yang paling aktif. Namun, fasilitas ruang yang tersedia belum sepenuhnya mendukung kebutuhan spesifik masing-masing subsektor. Seperti pada ruang workshop kuliner belum tersedia, studio musik belum memenuhi standar akustik dan peredaman suara, dan ruang kriya belum dilengkapi zona kerja yang memadai. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan desain ruang yang lebih adaptif dan partisipatif, termasuk penyediaan dapur terbuka, studio terinsulasi, serta ruang kriya semi terbuka yang mendukung kegiatan produksi dan edukasi. Penyesuaian desain ruang yang berbasis kebutuhan subsektor diharapkan dapat meningkatkan efektivitas Bogor Creative Center sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.

Muh. Fadhil Adli Yanuar; Uswatun Chasanah

EBISNIS : JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This study aims to determine the effect of product quality, product design and brand image on purchasing decisions of Honda Vario Automatic Motorcycles through word of mouth as an intervening variable in the Special Region of Yogyakarta. The method used in this study is quantitative with Partial Least Square (PLS) analysis. Data were collected through questionnaires distributed to respondents who are consumers of Honda Vario Automatic Motorcycles in the Special Region of Yogyakarta. The sampling technique used was Purposive Sampling, with a total of 100 respondents. Data processing using SmartPLS 4 with the conclusion that product quality and product design do not have a positive effect on purchasing decisions or word of mouth. Conversely, word of mouth has a positive effect on purchasing decisions. Brand image has a positive and significant effect on purchasing decisions and word of mouth. In addition, word of mouth is only able to mediate the influence of brand image on purchasing decisions, but cannot mediate the influence of product quality and product design on purchasing decisions.

Alifanisa Bianca Fladysti; Faisol Faisol; Susi Damayanti

Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This research is motivated by the development of the local fashion industry driving increasingly competitive competition, including in the bag product sector. This study aims to determine the effect of product design, word of mouth, and price on purchasing decisions for TBLZ Official bag products in Kediri, both partially and simultaneously. The approach used is quantitative research with a causal research type. The sample in this study amounted to 100 respondents who were TBLZ Official consumers. The sampling technique used the purposive sampling method, while data analysis was carried out using multiple linear regression using SPSS software version 25. The results of the study indicate that partially the variables of product design, word of mouth, and price have a significant effect on purchasing decisions, as indicated by their respective significance values ​​below 0.05. Simultaneously, the three variables also have a significant effect on purchasing decisions, with a calculated F value of 330.712 and a significance of 0.001. The coefficient of determination (Adjusted R²) value of 0.909 indicates that 90.9% of the variation in purchasing decisions can be explained by the three independent variables. Thus, companies are advised to focus on design innovation, strengthen word of mouth strategies, and consider appropriate pricing in order to increase consumer purchasing decisions. Keywords: Product Design, Word of Mouth, Price, Purchase Decision, Tblz Official Abstrak. Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan industri fashion lokal mendorong persaingan yang semakin kompetitif, termasuk dalam sektor produk tas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desain produk, word of mouth, dan harga terhadap keputusan pembelian produk tas TBLZ Official di Kediri, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kausal. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang merupakan konsumen TBLZ Official. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel desain produk, word of mouth, dan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi masing-masing di bawah 0,05. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai F hitung sebesar 330,712 dan signifikansi 0,001. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,909 mengindikasikan bahwa 90,9% variasi dalam keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen. Dengan demikian, perusahaan disarankan untuk fokus pada inovasi desain, memperkuat strategi word of mouth, serta mempertimbangkan penetapan harga yang sesuai agar dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen.   Kata kunci: Desain Produk, Word Of Mouth, Harga, Keputusan Pembelian, Tblz Official