Publication Search

77,052 articles from 735 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Khairunnisa JC Wijaya; Elvia Maryani

DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan 2026 International Forum of Researchers and Lecturers

Introduction: Bronchopneumonia is an inflammatory lung condition involving one or more lobes, characterized by patchy infiltrates commonly caused by Streptococcus pneumoniae (30–50% of cases), followed by Staphylococcus aureus and Klebsiella pneumoniae in more severe infections. Clinical manifestations include high fever, restlessness, dyspnea, rapid and shallow breathing accompanied by rales, vomiting, and either dry or productive cough. Respiratory infections may trigger inflammatory responses that increase excessive mucus production. Case Illustration: A 1-year-5-month-old girl weighing 7.9 kg presented to RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo with shortness of breath and intermittent fever for six days, accompanied by vomiting, decreased appetite and fluid intake, cough, weakness, runny nose, and oral sores. Physical examination revealed a weak general condition, compos mentis consciousness, dyspnea, wheezing, and fine wet rales in both lung bases. Dysmorphic facial features consistent with Down syndrome were observed. Laboratory findings showed leukopenia, eosinopenia, and elevated RDW-CV, while chest radiography indicated bilateral bronchopneumonia. Management included intravenous fluids, antibiotics, antipyretics, antiemetics, and bronchodilators. The patient was diagnosed with sixth-day fever due to bronchopneumonia, mild-to-moderate dehydration, recurrent nausea and vomiting, atrial septal defect, and Down syndrome.

Hardiyanti, Diana; Heryyanoor, Heryyanoor; Pertiwi, Melinda Restu

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang:Dehidrasi dapat menurunkan daya tahan fisik dan mengganggu fungsi tubuh. Aktivitas fisik yang tinggi pada siswa berisiko menyebabkan dehidrasi, terutama jika pengetahuan tentang pencegahan dan penanganannya masih rendah. Edukasi mengenai manajemen dehidrasi penting dilakukan agar siswa mampu mencegah dan menangani dehidrasi dengan tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dehidrasi dan manajemen dehidrasi melalui sosialisasi edukatif. Metode: Peserta yang dipilih dalam kegiatan ini adalah siswa SMA Negeri 1 Martapura sebanyak 37 orang. Metode pelaksanaannya meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pendekatan penyuluhan interaktif serta penggunaan website “TERHIDRASI” sebagai alat bantu deteksi status hidrasi. Penilaian pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah sosialisasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pengetahuan siswa mengenai pengertian, tanda, dampak, dan pencegahan dehidrasi setelah dilakukan edukasi, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 64,9% menjadi 81,1%. Sosialisasi edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga hidrasi tubuh. Simpulan: Kegiatan ini merekomendasikan agar sosialisasi mengenai manajemen dehidrasi terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah, disertai pembiasaan membawa air minum sendiri dan penyediaan fasilitas isi ulang air minum oleh pihak sekolah untuk mendukung perilaku hidrasi sehat siswa.   Kata kunci: manajemen, dehidrasi, prototype, remaja

Risma Tio Siahaan; Dior Manta Tambunan

Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Diarrhea is a disease with signs of changes in the shape and consistency of soft or liquid stools and an increase in the frequency of defecation more than 5 times while for infants the frequency is more than 3 times. The existence of this study determines the effect of zinc administration on reducing the frequency of liquid stools and dehydration in children. With the design method or design in this study is to use a case study. Case study is one type of qualitative method in research that wants to explore a particular case in more depth by involving the collection of various sources of information.

Miranda Putri Arianti; Kabul Fadilah; Karina Rindang Trapsilasiwi

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2023 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Air merupakan kebutuhan utama pada kehidupan manusia. Karena dua pertiga tubuh manusia dipenuhi oleh air. Kegiatan manusia yang menguras cairan salah satunya dari keringat membuat manusia perlu untuk terus mengkonsumsi cairan. Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara menyediakan air keran siap minum bagi penumpang sehingga penumpang tidak dehidrasi. Namun air keran siap minum yang ada di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara memiliki instalasi yang salah sehingga tidak bisa dikonsumsi. Penelitian ini menggunakan metode survey lapangan dengan evaluasi sehingga menemukan rancang bangun yang tepat agar air keran siap minum bisa digunakan kembali. Hasil penelitian memisahkan antara tangki air dan pipa pelayanan domestik dengan pelayanan air konsumsi. Hasil uji kualitas air keran siap minum menunjukkan angka yang memenuhi baku mutu air minum sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 pada pasal 3 nomor 1.

Anggraini, Revita Dwi; Pradana, Arya Kemal; Manggabarani, Saskiyanto; Tanuwijaya, Rani Rahmasari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Futsal merupakan olahraga yang membutuhkan ketahanan fisik yang lebih dibandingkan dengan sepak bola. Banyaknya tenaga yang dikeluarkan oleh pemain mengakibatkan kelelahan sebelum pertandingan berakhir. Kelelahan dapat menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi dan menurunkan performa. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa dan air gula aren terhadap status hidrasi dan performa pada pemain futsal SMK Makarya 1 Jakarta. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling diperoleh sebanyak 18 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok air kelapa muda, air gula aren muda dan air mineral (p-value=0,00) terhadap status hidrasi. Terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok air kelapa muda dan air gula terhadap performa (p-value=0,027 dan p-value=0,028). Tidak terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok air mineral terhadap performa (p-value=0,917). Adanya peningkatan status hidrasi dan performa lebih tinggi pada kelompok air kelapa dibandingkan dengan air gula aren dan air mineral. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kelompok yang mengonsumsi air kelapa muda lebih efektif meningkatkan status hidrasi dan performa.

maulana romli, yana muhammad

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

Perkembangan teknologi semakin maju, kemajuan perkembangan ini dapat memberi keuntungan kepada masyarakat seperti perkembangan pada bidang Kesehatan seperti pada penelitian ini yang membuat aplikasi monitoring kadar gula darah dan tingkat dehidrasi dengan menggunakan MIT App Inventor. MIT App Inventor sendiri merupakan aplikasi web sumber terbuka yang dikembangkan oleh google. Dalam pembuatan aplikasi di MIT App Inventor programnya menggunakan blok-blok yang sangat mudah. Aplikasi ini dapat memonitoring kadar gula darah dan tingkat dehidrasi karena terdapat bantuan dari Bluetooth hc-05 yang berfungsi sebagai komunikasi data pengiriman data monitoring dari Arduino ke android.