SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Ni Nyoman Anandia Vidya Paramita; Irma Rahmayani; Ni Made Widya Pradnya Dewani; Agastya Cahya Ariadi; Ida Bagus Gde Ari Janar Dana +1 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Blood sugar regulation problems such as diabetes are increasing, so sustainable management is needed. Kersen leaves (Muntingia calabura L.) are tropical plants that have potential as traditional blood sugar management through the content of phytochemical compounds contained therein. This article aims to review the potential of kersen leaves in blood sugar management and its implications in the wellness tourism approach. The method used is a literature review of scientific literature, especially the last five years related to the phytochemical content and antihyperglycemic activity of kersen leaves, as well as their implications in wellness tourism. The results of the literature review through in vivo and in vivo approaches show that kersen leaves contain potential phytochemical compounds such as flavonoids, phenols, tannins, alkaloids, and saponins that are able to regulate blood sugar by preventing the oxidation process of important molecules by free radicals, suppressing oxidative stress, inhibiting carbohydrate enzymes, increasing insulin production, and suppressing the glycogenolysis process. In the context of wellness tourism, kersen leaves as a herbal plant can be used as a healthy drink and have the potential to be studied further in the development of wellness tourism, especially related to herbal medicine.

Jayanti Djrami; Amelia Niwele; Novita Polpoke

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah yang diakibatkan oleh kurangnya insulin atau terjadinya resistensi insulis. Daun kersen (Muntigua calabula L) merupakan salah satu tanaman herbal yang berfungsi sebagai antidiabetes. Untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang ada pada daun kersen dan mengetahui apakah daun kersen efektif terhadap penurunan kadar glukosa darah serta konsentrasi berapakah yang paling efektif terhadap penurunana kadar glukosa darah pada mencit (Mus muscullus) yang diinduksi aloksan. Maka metode yang digunakan ialah metode eksperimental dengan rancangan penelitian adalah rancangan acak lengkap. Dilakukan pengujian fitokimia untuk melihat kandungan metabolit sekunder daun kersen mengandung senyawa tanin, flavanoid, saponi dan trepenoid. Setelah itu dilakukan pengukuran pada mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok dengan akuadest sebagai control negatif, metformin sebgai control positif dan ekstrak daun kersen dengan konsentrasi yg berbeda-beda 65%, 70% dan 75% kemudian didapatkan hasil dari penelitian, setelah data diuji mengunakan uji-T (test uji) dan diuji mengunakan paired sampel test, dari hasil uji diketahui bahwa nilai p=0,003 yang berarti nilai tersebut lebih kecil dari nilai probalitas yakni ,0,05 jadi disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian ekstrak daun kersen terhadap pengaruh penurunankadar gula darah dilihat dari nilai signifikanya 0,003. Sehingga didapatkan bahwa ekstrak metabolit sekunder daun kersen dapat menurunkan kadar gula darah dan konsentrasi yang paling efektif dalam menurunkan kadar gula darah adalah konsentrasi 70%.

U.Yuyun Triastuti; Retno Aprilia Susanti

Jurnal Pengembangan IPTeks Seni Kuliner, Tata Rias, dan Desain Mode 2021 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Making pralines filled with dried starfruit with the addition of cherry leaf powder, is an innovation in developing chocolate products, which are varied with candied starfruit filling. In the processing, candied star fruit and chocolate are added with cherry leaf powder, to add aroma to the pralines. The objectives of this study are: 1) To determine the characteristics of candied star fruit with the addition of cherry leaf powder. 2) Knowing the characteristics of candied star fruit pralines with the addition of cherry leaf powder. 3) Knowing the public's acceptance of pralines filled with candied star fruit with the addition of cherry leaf powder. The research methods used are library, experimental, documentation, organoleptic, and hedonic methods. Data analysis using descriptive. The results showed the characteristics of dried star fruit candied with the addition of cherry leaf powder, textured dry on the outside and soft on the inside, sweet taste like raisins, brownish yellow in color, and scented with cherry leaves. Characteristics of pralines filled with candied starfruit with the addition of cherry leaf powder, sweet taste, distinctive aroma of chocolate and cherry leaf powder, dense and slightly rough texture, dark brown color. Public acceptance of candied starfruit pralines with the addition of cherry leaf powder through hedonic test results, the most preferred and accepted by the community is product code 657. Suggestion, it is necessary to test the shelf life, and test the nutritional content of pralines filled with candied starfruit with the addition of powder cherry leaf.

Apriyanto, Beni; Karyantina, Merkuria; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Permen jelly adalah produk pangan semi basah yang terbentuk dari cairan dengan bahan dasar gula dan bahan pemanis lainnya. Tekstur permen jelly terbentuk dengan menambahkan gel sebagai bahan yang pembentuk gel. Penelitian ini bertujuan untuk meciptakan inovasi produk permen jelly dari ekstrak daun kersen-pandan yang kaya akan aktivitas antiksidan dan rendah kalori. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai inovasi produk dan pengembangan bahan pangan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 faktor. Faktor yang digunakan yaitu konsentrasi ekstrak daun kersen-pandan dan variasi jenis gula rendah kalori (sorbitol, stevia dan fruktosa). Perbandingan ekstrak daun kersen-pandan yang digunakan adalah 140:60, 160:40, dan 180:20. Formulasi perlakuan terbaik uji kimia pada pembuatan permen jelly ini adalah perbandingan ekstrak daun kersen-pandan 140:60 g dengan jenis gula stevia, dimana aktivitas antioksidan 40,39%, total fenol 2,194 mg GAE/g, gula total 6,711% kadar abu 0,066% dan kadar air sebesar 17,75%. Uji sensorik terbaik adalah perbandingan ekstrak daun kersen-daun pandan 140:60 g dengan jenis gula stevia, dimana warna 4,30 (hijau tua), flavor pandan 2,59 (agak kuat), rasa manis 1,72 (sedikit terasa manis), tekstur kenyal 2,02 (kenyal) dan kesukaan keseluruhan 1,87 (suka).

Oktiva Anggraini, Dyah Titin Laswati, Natalia Retno Ika Sundari &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Penelitian ini bertujuan mengetahui sifat kimia dan sensoris terhadap 3 jenis olahan kersen dari daun,bunga,dan buah. Parameter yang diuji adalah rasa, warna, aroma, tekstur dan kesukaan. Metode yangdilakukan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan diulang 3 kali sebagai blok untuk tiap produk.Pengujian organoleptik secara uji pembedaan nilai dan Hedonic scale test. Panelis yang digunakan 30 panelistidak terlatih yakni masyarakat khususnya anggota KWT Karya Bunda di Dusun Patukan, Ambarketawang,Gamping, Sleman dan mahasiswa. Pembuatan produk olahan daun diolah menjadi kripik bunga menjaditeh yang diseduh, kemudian buah diolah menjadi selai. Hasil penelitian meliputi analisis kimia pada kersensegar dan olahan. Berturut-turut daun, bunga dan buah segar yaitu kadar air adalah 68,33%; 76,12% dan80,43%, kadar lemak (%b/b) 1,1; 0,50; dan 0,05, kadar protein (%b/b) adalah 2,99; 2,06 dan 0,53, kadarabu (%b/b) adalah 5,08; 2,32 dan 0,78, kadar karbohidrat by different (%b/b) adalah 28,76; 7,43 dan 16,85,serta kadar serat (%b/b) adalah 49,6%; 11,61% dan 4,22%. Sedangkan pada bunga juga mengandung kadartanin sebesar 0,37(% b/b); pada buah mengandung kadar gula total 4,53 (%b/b); vitamin C 23,79 mg/100 g(b/b) dan kadar pektin 0,05 (%b/b). Berturut-turut olahan daun(kripik), bunga (teh) dan buah (selai) yaitukadar air adalah 8,33%; 20,21% dan 70,50%, kadar lemak (%b/b) 8,71; 0,72; dan 0,20; kadar protein (%b/b)adalah 6,45; 2,06 dan 0,26, kadar abu (%b/b) adalah 3,26; 7,60 dan 1,02, kadar karbohidrat by different(%b/b) adalah 39,05; 48,53 dan 33,30, serta kadar serat (%b/b) adalah 16,46%; 16,42% dan 5,70%. kadartanin (% b/b) sebesar 0,10; 0,49; 0,70. Hasil uji organoleptik terhadap kripik daun kersen, 66,67% panelismenyatakan suka; terhadap teh bunga kersen 36.67% panelis menyatakan suka serta selai 70% panelismenyatakan suka .Kata kunci: Kersen, kripik, selai, teh.